Status : On Going
HATI-HATI MENGANDUNG UNSUR DEWASA!!! YANG MASIH DIBAWAH UMUR SILAHKAN SKIP!!!
Siapa sangka seorang mafia akan jatuh cinta pada gadis yang akan menjadi mangsa selanjutnya untuk ia habisi???
Namun keajaiban cinta itu memang benar ada dan terjadi pada pasangan itu
"Haruskan aku menggodannya?"
"Cihh begitu murahnya aku harus menggodanya terlebih dahulu"
"Lihatlah dia tampangnya pun begitu dingin bagaimana aku bisa meluluhkan hati mafia kejam itu"
Panjang lebar miranda bicara merasa tak adil baginya harus bisa mendapatkan hati seorang mafia kejam itu.
"Ahh kau bahkan belum mencobanya tapi sudah menyerah,payah sekali kau ini"jawab bella pada miranda.
"Hahaha akan ku buat kau jatuh cinta pada kakakku yang tampan itu,miranda!"ucapnya dalam hati dengan tersenyum evil menatap marchell dan miranda.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jessy Elish, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Rubah kecil
Haii guys maaf ya baru bisa up lagi,karna kemarin author lagi sibuk jadi ga sempat buat up.
Tapi sekarang udah up and Thankyou yang masih setia nungguin eps selanjutnya.
Happy Reading:)
"Kelvin? Ambil alih semua misi! Bersihkan semua klan kenzi! Jangan ceroboh."ucap marchell mengabari kalau ia tak bisa ikut turun melawan klan kenzi,karna ia masih harus mencari stella.
"Siap tuan,tapi ada apa tuan? Kenapa anda tidak ikut?"tanya kelvin khawatir,karna tidak biasanya marchell tidak ikut dalam menjalani misi.
Karna kelvin tau,kalau marchell tidak akan bisa diam jika melawan para klannya,sebagai ketua mafia yang terkenal kejam dan terkaya,tapi ia tidak pernah sama sekali membiarkan semua divisinya melawan klan sendirian.
"Aku baik-baik saja,kau tidak perlu khawatir! Intinya kau harus tangani semua dengan baik!"peringat marchell dan langsung memutuskan panggilannya dengan kelvin.
Setelah panggilan itu terputus,marchell langsung melempar ponselnya hingga hancur dan retak.
Ia memijit pelipisnya yang sedikit berdenyut.
Sampai saat ini stella masih belum ditemukan dan hilang tanpa kabar.
Stella pergi meninggalkannya dan sekarang ia tidak bisa ikut turun tangan menangani semua klannya.
Untuk yang kedua kalinya stella membuatnya seperti orang gila,karna stella sekarang benar-benar meninggalkannya pergi meski bianca masih bersamanya tapi ia tidak ingin stella pergi darinya lagi.
'Kemana kau sayang? Kau senang membuatku seperti orang gila seperti ini!' Batin marchell.
Tok! Tok! Tok!
"Masuk!"Suruh marchell mendengar ketukan pintu ruangannya.
"Permisi tuan,saya hanya memberi kabar,maaf kami belum bisa menemukan nona stella,kami sudah berusaha semampu kami tapi tetap kami tidak menemukan jejak-jejak nona stella."Jelas sam pada marchell dan membuat marchell semakin marah.
"Sial!"
Pranggg!!!
"Payah! Hanya mencari satu manusia kalian bodoh? Cari sampai ketemu!"teriak marchell dan melempar botol minuman alkoholnya pada dinding dekat sam berdiri.
"Baik tuan! Saya permisi."tegas sam dan langsung keluar,karna ia tidak ingin jadi sasaran emosi marchell.
"Ini semua gara-gara wanita ja*ang itu!"geram marchell dan menyalahkan miranda sumber penyebabnya.
"Aku akan memberimu pelajaran Jala*g!"ucapnya lagi dan langsung keluar dari ruangannya menuju kamar tempat miranda.
Ceklek!
Setelah membuka pintu kamar itu,marchell langsung melihat miranda yang masih tertidur,rupanya obat yang ia beri itu begitu berpengaruh.
Namun baru beberapa menit,miranda bangun dan meringis,merasakan kepalannya yang sedikit berat dan berdenyut.
Ia mengedarkan pengelihatanannya,mencoba memerhatikan semua sudut kamar itu.
"Dimana aku? Kepalaku sangat sakit dan apa ini kenapa tangan kaki ku terikat sem-"ucapan miranda terpotong.
"Sudah bangun rupanya jala*g?"potong marchell saat melihat miranda bangun dan langsung mendekati miranda.
"Lepaskan aku breng-"
"Jangan menyebutku brengsek! Atau kau akan mendapat akibatnya!"geram marchell yang langsung mencengkram pipi miranda.
"Apa peduliku? Kau memang brengsek!"jawab miranda tidak takut dan lagi mengatai marchell berengsek.
Plak!
Tamparan panas kembali miranda rasakan dan membuat sudut bibirnya kembali mengeluarkan darah segar.
"Sekali lagi kau menyebutku berengsek! Aku akan membunuhmu!"ancam marchell,tapi miranda sama sekali tidak takut dan membuatnya semakin berani melawan marchell.
"Aku tidak takut berengsk! Aku lebih baik mati daripada harus tetap disini!"
Plak!
Lagi dan lagi marchell menampar miranda hingga kepala miranda terhuyung ke samping.
"****** seperti dirimu harus diberi pelajaran."ucap marchel dan langsung merobek pakaian miranda hingga menampilkan bra miranda saja.
"Apa yang kau lakukan berengsk! Jangan menyentuhku!"berontak miranda berusaha melindungi tubuhnya agar marchell tidak menyentuhnya.
"Jangan munafik ******! Kau bahkan sudah menjadi ****** luke,dibayar berapa kau hah?"
"Tidak! Aku bukan ******!."
"Dasar ******! Tidak mau mengakui dirimu ja*ang? Dasar munafik."
Bugh!
Tendangan keras mengenai perut miranda,hingga membuatnya meringis kesakitan dan beberapa detik selanjutnya ia tak sadarkan diri lagi.
Karna terlalu keras tendangan yang marchell berikan,hingga membuatnya tak sadarkan diri.
"Dasar rubah! Jangan berpura-pura! Aku tidak akan memberikanmu ampun!"marchell mencoba menguncang tubuh miranda,namun miranda tak juga bangun,sampai pada akhirnya marchell sedikit panik.
Jangan sampai wanita ini mati konyol seperti ini
"Hei bangun rubah kecil!"coba marchell lagi membangunkan miranda,namun tetap,miranda tak juga bangun.
"****!"
"Sam? Panggil dokter grish sekarang!"suruh marchell pada sam melalui panggilan.Dengan cepat sam mematikan panggilan itu dan ia langsung menghubungi dokter grish,yang tak lain adalah anak dari dokter trish yang sudah menjadi dokter pribadi marchell juga.
Setelah menunggu waktu 30 menit,akhirnya dokter grish datang dan lansgung memeriksa miranda yang masih tidak sadarkan diri.
"Maaf tuan,pasien hanya kelelahan dan pasien juga belum makan,dan kalau boleh saya bertanya,apa pasien pernah terjadi atau ada sesu-"tanya dokter grish namun marchell sudah lebih dulu menjawab sebelum pertanyaan itu selesai.
"Tidak apa,dia hanya sedang berlatih bela diri."jawab marchell berbohong,karna ia tak mau orang lain mengetahui kalau ia sudah menendang perut miranda.
"Baiklah,tapi saran saya,lebih baik pasien istirahat terlebih dahulu karna kondisinya masih lemah."saran dokter grish dan langsung berpamitan pada marchell.
Setelah dokter grish pergi,marchell kembali ke kamar miranda,sebelum dokter grish datang,marchell terlebih dahulu membuka ikatan pada tangan dan kaki miranda sampai sekarang tangan dan kaki miranda tak terikat lagi.
"Emma bawakan makanan dan minum ke kamar miranda sekarang!"perintah marchell pada emma melalui enterkom yang ada dikamar itu.
Tak berselang lama,emma datang membawa makanan dan minum,ditaruhnya nampan yang berisi makanan dan minum di atas nakas samping ranjang miranda.
"Setelah dia bangun,beri dia makan!"perintah marchell lagi pada emma dan pergi meninggalkan kamar itu.
***
Dilain tempat...
"Bagaimana? Apa ada yang mengetahui keberadaan ku dengan stella?"tanya luke pada bodyguardnya,yang saat ini mereka sedang diruang kerja luke yang ada dirumah itu,yang tak lain ada di bali.
"Tidak tuan,saat ini masih aman dan tidak ada yang mengetahui keberadaan anda."jawab bodyguard luke cepat.
"Bagus,pastikan tetap aman dan jangan sampai bocor!"perintah luke dan dianggukan oleh bodyguardnya.
"Baik tuan,kalau gitu saya permisi."izin bodyguard itu dan langsung keluar dari ruangan luke.
Luke kembali ke kamarnya yang saat ini ada stella yang sedang tertidur pulas.
"Hei sayang? Apa kau tidak lapar hm? Ayo bangun makan,aku sudah menyiapkanmu makanan."luke mencoba membangunkan stella,tapi tidak ada jawaban dari stella.
"Baiklah,kalau kau tidak bangun juga aku akan mengendongmu sampai meja makan."ancam luke dan langsung membuat stella membuka matanya.
"Aku sudah bangun,luke."jawab stella cepat dengan nada khas bangun tidurnya.
"Ku kira kau tidak akan bangun,aku akan menggendongmu kalau tidak bangun juga."luke terkekeh karna stella cepat bangun dari tempat tidurnya.
"Tidak perlu,aku bisa berjalan sendiri."ucap stella namun matanya masih sedikit terpejam kala menunggu kesadarannya kembali.
"Dengan mata yang terpejam seperti ini? Baiklah aku akan mengendongmu."luke langsung mengakat tubuh stella,sontak stella terkejut dan langsung mengalungkan tangannya pada leher luke.
Sesampai dimeja makan,luke langsung mendudukan stella dikursi.
"Aku belum mandi luke,lihat aku terlihat menyedihkan seperti ini."ucap stella seraya menatap tubuhnya yang terlihat berantakan karna habis permainan panasnya itu dengan luke.
"Tidak apa,kau terlihat cantik dan sexy."jawab luke enteng,stella berdecak kesal lalu mulai mengambil makanan yang ada dimeja itu dan menyantapnya hingga habis,sesekali luke dan stella saling menyuapi dan bercanda bahagia,meluapkan rasa rindu mereka yang tak terbalas bertahun-tahun dan sekarang mereka akan kembali merajut rasa kasih sayang dan cinta dengan tulus dan berjanji satu sama lain untuk tidak saling meninggalkan.
Dan luke sudah berjanji pada stella,ia akan menikahi stella 1bulan lagi dan mereka akan berjanji pada tuhan untuk saling mengisi kekurangan mereka masing-masing.
Buat yang ga suka kalian bisa skip jangan dilanjutkan ya.
Thankyou buat yang masih setia baca cerita aku and don't forget support my story.
Mohon Bersabar ya
jngn lama" tersiksa ky gitu..
semoga kebusukan drck terbongkar..
semoga kebusukan stela sm luke di liat sm marcel