NovelToon NovelToon
Wanita Pilihan Mama

Wanita Pilihan Mama

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Cintapertama / Perjodohan
Popularitas:198k
Nilai: 5
Nama Author: James23

Bramanto Sean Handoyo..seorang pemuda berusia 26 tahun baru saja menyelesaikan kuliahnya di luar negeri
Putra semata wayang dari pasangan pengusaha sukses dan terkenal..Agung Handoyo dan Yuliana Handoyo
Mempunyai masa lalu yang hilang atau lost memory semenjak dirinya hilang di sebuah hutan pinus sewaktu dirinya berusia 10 tahun..masa lalu yang diliputi oleh sebuah misteri


_____________


Aisyah Nandita Prameswari..gadis cantik berusia 25 tahun yang sudah menjadi yatim piatu ketika dirinya berusia 11 tahun
Dirinya di tampung oleh keluarga Handoyo semenjak kepergian kedua orangtuanya
Mempunyai hubungan dengan Bram di masa lalu





Mereka berdua tidak tahu..kalau bu Yuliana Handoyo..mamahnya Bram..berniat untuk menjodohkan keduanya tanpa memberitahu rencananya kepada Bram dan Aisyah

Berhasilkah rencana bu Yuliana dalam menjodohkan keduanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon James23, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26.Nyaris Ketahuan

Sekitar jam 9 malam..mobil BMW hitam yang dikendarai Bram baru memasuki carport rumah bu Rini..tampak bu Rini menunggu di teras rumah

Aisyah lalu turun dan membuka pintu belakang mobilnya..dia lalu membopong Bima yang sudah terlelap tidur

Aisyah yang melihat bu Rini seperti ingin menggantikan Aisyah yang membopong Bima..hanya menggelengkan kepalanya

"Biarin Aisyah aja bu.."

Lalu bu Rini mengikuti Aisyah dari belakang yang menuju ke kamar Bima

Bram tampak menenteng belanjaan mainan kepunyaan Bima dan masuk ke dalam rumah..setelah meletakan mainan Bima di meja makan..Bram lalu menyusul ke kamar Bima

Bu Rini yang melihat Bram sudah di depan pintu kamar..segera menghampirinya

"Kamu mau mandi Bram?" tanya bu Rini

Bram menganggukan kepalanya

Lalu dia mengikuti tantenya ke belakang

"Tadi mamahmu telpon..katanya kamu disuruh tidurnya di sofa Bram..jangan nyampur sama Aisyah" kata bu Rini sambil tersenyum

"Heeeeeh...mamah bisa ajah dah" keluh Bram

Lalu bu Rini meninggalkan Bram yang akan mandi..untuk menyiapkan makan malam

"Anjeun teu mandi teh? (Kamu nggak mandi teh?)" tanya bu Rini pada Aisyah yang keluar dari dalam kamar Bima

"Mandi bu..ngegantos sareng mas Bram (gantian sama mas Bram)" jawab Aisyah

Aisyah yang melihat bu Rini yang sepertinya akan menyiapkan makan malam..lalu membantunya dengan menyiapkan piring di meja makan

"Cobian upami anjeun nyarios badé sumping...Ibu pasti bakal kéngingkeun daging puyuh...karesep teteh (Coba kalau kamu ngomong mau mampir..ibu pasti bakal nyiapin daging burung puyuh..kesukaan teteh)" ujar bu Rini

"Teu kedah repot bu...Kuring oge ujug-ujug sumping kadidie (Nggak usah repot-repot bu..kami juga mendadak mampir kemari)"

____________

Setelah selesai makan makan malam..Aisyah lalu mengambil tas ranselnya yang ada di mobil

Dia juga membawa tas kepunyaan Bram ke dalam kamarnya

"Nanti mas tidurnya dimana?" tanya Aisyah pada Bram yang sudah ada di dalam kamar

"Kata tante..mas tidur di sofa" jawab Bram

"Nggak disini ajah mas?..biar Aisyah nanti tidur sama Bima"

"Nggak usah..kamu disini ajah..mas mah gampang mau tidur dimana ajah.."

Bram lalu mengeluarkan bajunya dan menggantinya bajunya didepan Aisyah

"Masss!!..main buka baju ajah siiih??..nanti kalau ketahuan ibu kan nggak enak mass" kesal Aisyah sambil memalingkan mukanya ke samping

"Braaam...teeeh..tante tidur dulu yaah..sudah ngantuk nih.." kata bu Rini dari luar kamar

"Iya Nte..Bram juga sudah ngantuk..tante tidur duluan ajah" jawab Bram

"Kamu tidur di sofa lho Braaam.."

"Iya Nteee.."

Setelah mengganti baju..Bram lalu duduk di pinggir ranjang

"Kamu dulu tidur disini ya Syaah?"

"Iya mas" jawab Aisyah sambil membuka ranselnya untuk mengambil baju ganti

"Mas keluar dulu yaaah..Aisyah mau ganti baju.." pinta Aisyah

Bram tidak beranjak dari bibir ranjang..tapi dia tarik tangan Aisyah untuk mendekatinya

"Nanti kita tidur berdua lagi yaaah?.." ucap Bram sambil memeluk pinggang Aisyah

"Mas bandel yaah..tadi kan ibu dah bilang..mas tidur di sofa" kata Aisyah sambil melepaskan belitan tangan Bram yang ada di pinggangnya

"Mosok kamu tega sih?..ngeliat mas tidur di sofa sendirian..yaah...kita tidur berdua lagi yaaah?..kan kemaren mas nggak ngapa-ngapain kamu" rayu Bram

"Nggak mau!!...udaaah..mas keluar..Aisyah mau ganti baju" sahut Aisyah sambil menarik Bram agar bangun dari ranjang..dan mendorongnya keluar dari kamar

"Iih...kamu mah tega sama mas Syaah.." rajuk Bram

"Biariiin....weeeek" ledek Aisyah sambil menutup pintu kamar

Bram lalu dengan gontai melangkahkan kakinya ke ruang tamu..dia lalu merebahkan badannya ke sofa

Dia lalu mengambil handphonenya..dia lihat-lihat foto waktu di Transtudio..sampai di satu foto..tampak Aisyah tersenyum ceria di samping Bima..dia lalu zoom hingga hanya tampak wajah Aisyah di screen handphonenya

"Kamu kok cantik banget sih Syaah.." kata Bram sambil memperhatikan foto Aisyah

Dia lalu croop foto Aisyah..dan dia jadikan wallpapper di handphonenya..Bram tersenyum melihat handphonenya..hingga dia memejamkan matanya dengan handphone masih di tangannya

_______________

Setelah sholat Subuh..Aisyah lalu keluar dari kamar..dia tersenyum melihat Bram yang tertidur di sofa

Dia lalu ke belakang untuk membuatkan kopi buat Bram..di dapur bu Rini tampak sedang menyiapkan sarapan untuk mereka dan Bima

"Ibu ngadamel naon? (Ibu bikin apa?)" tanya Aisyah

"Eh..teteh..ngadamel sarapan kanggo Bima..anjeun hoyong ngadamel kopi? (eh..teteh..bikin sarapan buat Bima..kamu mau bikin kopi?)"

"Muhun bu..kanggo mas Bram (Iya bu..buat mas Bram)"

Bu Rini tersenyum melihat Aisyah yang sedang meracik kopi di kitchen set

"Ari anjeun di Jakarta tiasa séhat teh? (Kamu di Jakarta sehat teh?)" tanya bu Rini

"Sehat bu..Alkhamdulillah" jawab Aisyah

"Kamari di Dago..geuning ziarah ka kuburan ayah ibu?..atanapi henteu? (Kemarin di Dago..sempat ziarah ke kuburan ayah ibu?..atau nggak?)" tanya bu Rini

"Muhun bu..sami mas Bram..Bima wayah sekolah masup naon bu? (Iya bu..sama mas Bram..Bima sekolahnya masuk apa bu?)"

"Mengke siang..di antar karo mang Dadi (Nanti siang..diantar sama mang Dadi)"

Setelah kopinya jadi..Aisyah lalu membawa ke depan dan dia taruh di meja di depan sofa yang ditiduri oleh Bram

"Mass..mas Bram..bangun..sholat Subuh dulu mas.." kata Aisyah sambil menggoyang-goyangkan badan Bram

Bram menggeliat bangun..lalu dia duduk dan menggerakan badannya yang kaku

"Pagi Syaaah..hoaaaam..hmmm..kamu bikinin mas kopi?" tanya Bram yang melihat ada segelas kopi di meja

"Iya..mas sholat dulu yaah..abis itu baru ngopi.."

"Baiik Nyonyaaaaaah!!" kata Bram sambil memencet hidung Aisyah dan beranjak bangun

Aisyah berusaha tidak teriak ketika hidungnya di pencet oleh Bram

"Sakit tau mas!!" kesal Aisyah

Bram hanya tertawa sambil menuju ke belakang

"Pagi Nte.." sapa Bram yang melihat tante Rini sedang menyiapkan sarapan

"Pagi Bram..tumben kamu pagi-pagi dah bangun"

"Iya noh..dibangunin sama satpam.." gerutu Bram sambil masuk ke kamar mandi

"Tapi satpamnya cantik kan?" ledek bu Rini sambil tersenyum

Sekitar jam 8 pagi..Aisyah dan Bram siap-siap untuk kembali ke Jakarta

Bima membantu membawakan ransel kepunyaan Aisyah ke mobil

"Teteh nanti main kesini lagi yaak!!" pinta Bima

"Iya sayaang..Insya Alloh..kalau ada waktu teteh nanti pasti main kesini lagi" ujar Aisyah sambil memasukan tasnya ke bangku belakang

"Dedek sekolah yang pinter yaah..jangan nakal..jangan ngelawan orangtua..sama jagain ibu yaah" pinta Aisyah yang berjongkok didepan Bima

Bima menganggukan kepalanya

Aisyah lalu memeluk Bima dan mencium kedua pipinya

"Nih..teteh kasih buat jajan dedek..kalau bisa ditabung yaaah.." kata Aisyah sambil memberikan amplop ke Bima

Bima melihat ke arah ibunya..meminta persetujuannya..bu Rini pun mengangguk

"Terima kasih ya teh!!" ucap Bima sambil memeluk Aisyah kembali

Bram tersenyum melihat keakraban antara Bima dan Aisyah

"Nte..Bram pamit yah!!" pamit Bram

"Iya Bram..hati-hati" kata bu Rini sambil memeluk Bram

"Inget pesan tante yaaah..tante titip Aisyah sama kamu.." bisik bu Rini di telinga Bram

"Iya Nte.." jawab Bram

Aisyah lalu menghampiri bu Rini

"Bu..Aisyah pamit" ucap Aisyah sambil mencium tangan bu Rini dan memeluknya

"Iya teh..hati-hati yaah" kata bu Rini sambil mencium kedua pipi Aisyah

Lalu Bram dan Aisyah masuk kedalam mobil

"Dadaaaa Bimaaaa!!" pamit Aisyah dari dalam mobil yang bergerak mundur

Bima membalas lambaian tangan Aisyah disamping ibunya

"Assalamuallaikum!!" ujar Aisyah

"Waalaikumsallam." jawab Bima dan ibunya berbarengan sambil melihat mobil yang dikendarai Bram menghilang di tikungan

_______________

Terlihat BMW hitam yang dikendarai Bram sudah melaju di tol Cipularang menuju Jakarta

Di dalam mobil..Aisyah tampak memainkan handphonenya disamping Bram sambil tersenyum sendiri

Bram yang melihatnya menjadi heran

"Kamu kenapa sih?...dari tadi mas lihat senyum-senyum sendiri" tanya Bram

"Iiih...mas kepo daaah..." ledek Aisyah

"Hmmm..gitu yaaaah?" kata Bram

"Mas juga punya foto special yang mau mas share di Instagram..foto waktu kamu tidur dikamar mas.." kata Bram yang pandangannya tetap kedepan

Aisyah pun kaget..begitu Bram menyebutnya dia mempunyai foto dirinya waktu tidur dikamarnya Bram

"Foto apaan mas?" tanya Aisyah

"Iiih...kepo daaah!!" balas Bram

"Aauuuu!!" teriak Bram..karena Aisyah mencubit lengannya

"Kok nyubit siih..panas tauuk?" kata Bram sambil mengelus-elus lengan kirinya

"Foto apaan mas!!..mas jangan sembarangan main upload ke Instagram yaaah!!" sewot Aisyah

"Terserah mas doong...weeeek" kata Bram sambir mencibir ke Aisyah

"Hiiiiih...!!" kata Aisyah sambil memukul lengan kiri Bram lagi

"Aduuuh...sekarang malah mukul.." kata Bram sambil tertawa

"Mas!!...foto apaan??" tanya Aisyah yang penasaran

"Mas gimana mau ngasih unjuk ke kamu?...lagi bawa mobil nih.." elak Bram

"Tuh...didepan ada rest area..kita minggir dulu mas.." pinta Aisyah yang melihat ada rambu rest area

Akhirnya mau nggak mau..Bram memasuki rest area KM 62 tol Cikampek

Setelah memarkirkan mobilnya

"Mana mas..foto yang mau mas upload ke Instagram mas.." tanya Aisyah yang sudah tidak sabaran

"Whooaa..whooaaa...easssyy...eassyy..sabar kenapa neng...mas liatin dulu foto yang tadi bikin kamu ketawa sendirian.."

Aisyah yang cemberut lalu menunjukan foto dia dan Bima waktu di Transtudio

"Orang foto kayak gini ajah..mas ampe segitu penasarannya..sekarang giliran mas..mana fotonya!!" kata Aisyah

Bram hanya tersenyum..lalu dia tunjukan foto waktu Aisyah yang mabuk dan tertidur di dadanya

"Eiitss..jangan dipegang.." kata Bram yang menghindari tangan Aisyah yang mau merebut handphonenya

"Aisyah nggak jelas masss.." kata Aisyah

Bram lalu mengirimkan foto itu melalui WA ke nomor Aisyah

"Tuh..sudah mas kirim ke WA kamu.."

Aisyah terperanjat kaget..begitu melihat foto yang dikirim Bram

"Hapus nggak mass!!" sentak Aisyah yang mukanya merah padam

"Boleeeh...tapiii...ada syaratnya" pinta Bram sambil tersenyum

Aisyah yang marah menatap tajam ke Bram

"Apa syaratnya?" tanya Aisyah

Bram tidak menjawab hanya mengedipkan matanya sambil tersenyum nakal

"Apaan massss???" tanya Aisyah lagi

"Hmmmm...nanti ajah...mas sekarang laper nih Syaah..kita makan dulu yuuuk.." jawab Bram sambil menyopot seatbelt nya

"Masss...hapus nggak!!" pinta Aisyah lagi sambil menahan tangan Bram yang ingin beranjak keluar dari mobil

Bram mendengar suara Aisyah berubah parau..dan dia melihat raut muka Aisyah berubah..matanya berkaca-kaca menahan tangisnya dan memohon kepada Bram

Bram jadi nggak enak hati melihat raut muka Aisyah yang berubah dari yang marah menjadi raut muka sedih

"Hapus maaaas...Aisyah malu.." kata Aisyah yang mulai terisak sedih

Bram memegang kepala Aisyah dan lalu memeluknya

"Mas cuma bercanda kok.." kata Bram sambil mengelus-elus kepala Aisyah

Aisyah sesugukan di pelukan Bram

"Aisyah malu masss..."

"Ssst..jangan nangis..kita kan mau makan..nanti kalau dilihat orang kan nggak enak..disangkain kenapa-napa lagi.."

"Mas janji yaaah...fotonya jangan mas upload.."

"Iya mas janjiii..." kata Bram sambil mengecup rambut Aisyah yang tertutup Pasminanya

Aisyah lalu menarik kepalanya dari pelukan Bram..dan mengusap air matanya yang mulai mengalir dipipinya

"Tapi kalo mas kirim ke mamah boleh dooong???...aaaaaaah!!."

Bram berteriak karena pinggangnya dicubit cukup keras oleh Aisyah

"Mas bercanda muluuuuu!!" kesal Aisyah

Bram pun tertawa terbahak-bahak

"Cubitan kamu panas bener tau Syaah.." kata Bram di sela-sela tawanya sambil mengelus-elus pinggangnya yang terasa panas

"Mas paling demen kalau kamu marah Syaah..soalnya kalau kamu marah malah tambah cantik..hahahaha" gelak Bram

Aisyah makin cemberut..

"Jadi..mas maunya Aisyah marah terus?...iyaaa?" tanya Aisyah dengan nada yang tinggi

Aisyah lalu memukuli tangan dan pundak Bram

"Heeeh...mas maunya kayak gini kan?..iya kaaan???..heeeeh.." kata Aisyah yang terus memukuli badan Bram

Bram tertawa sambil menunduk dan melindungi kepalanya dari pukulan Aisyah

"Hiiih..." kesal Aisyah

Aisyah makin bernafsu memukuli Bram yang terus tertawa..sepertinya Bram tidak merasakan apa-apa

Hingga Aisyah menghentikan pukulannya

Bram lalu bangun dan menoleh ke arah Aisyah

"Kok udaaahan??...kamu capek yaah??" tanya Bram sambil tersenyum

Aisyah hanya terdiam dengan nafasnya yang terengah-engah

"Sekarang gantian mas.."

Aisyah terperanjat kaget..karena tiba-tiba Bram memajukan wajahnya menuju ke wajahnya..spontan Aisyah menahan laju wajahnya Bram dengan kedua tangannya

"MAS MAU NGAPAIN???" teriak Aisyah

Bram terus mendorong wajahnya ynag tertahan oleh tangan Aisyah

Aisyah terus menahan wajah Bram yang terus merangsek kedepan...akhirnya kalah oleh dorongan Bram

Aisyah langsung menutup wajahnya dengan kedua tangannya dan memunggungi Bram

Bram lalu menciumi sekitaran wajah Aisyah yang tidak tertutupi oleh tangannya

"Mas balesnya nggak pake pukulan.." kata Bram sambil terus menciumi tangan Aisyah yang menutupi wajahnya

"Mas balesnya pake ini.."

"MASSSS....UDAAAH....UDAAH MASSS!!" teriak Aisyah yang terpojok sambil tetap menutupi wajahnya yang diciumi oleh Bram

"Ampun nggak?...heeeh...mukulin mas lagi nggak?" tanya Bram yang terus melancarkan serangan ciumannya

"Iyaaaa....ampuuun...Aisyah minta ampun maaaass..."

Bram lalu menghentikan serangan ciumannya..Aisyah lalu membuka kedua tangannya dan menatap Bram yang matanya nanar menatap dirinya

"Masss?" tanya Aisyah yang heran bercampur takut..melihat mimik Bram beda dari biasanya

Aisyah lalu dengan cepat langsung keluar dari mobil

"Kamu mau kemana Syaah?" tanya Bram yang masih didalam mobil

"Mas bikin Aisyah takut.." jawab Aisyah yang berdiri di samping pintu

Bram lalu keluar dari mobil..dan menghampiri Aisyah yang masih berdiri disamping pintu mobil

"Ayuuk..kita makan dulu..mas sudah laper nih.." kata Bram sambil menjulurkan tangannya

"Mas jangan kayak tadi lagi yaaah.."

"Kayak gimana?" tanya Bram

"Yang barusan..muka mas bikin Aisyah takut.."

Bram pun tertawa kecil

"Mas sekarang sudah inget semuanya..kamu dulu waktu kecil paling takut kalau mas pelototin kayak tadi.." kata Bram sambil tersenyum dan mengedipkan matanya

"Ayuuk..mas sudah laper niiih.."

Lalu Aisyah menyambut uluran tangan Bram

"Kok mas bisa inget lagi?" tanya Aisyah yang berjalan disamping Bram

"Inget dooong..kan mas udah dibantuin sama pak Darwis..terus juga..kamu dulu tuh paling takut sama kodok.." kata Bram sambil tersenyum

Aisyah terkejut ketika Bram bilang kalau dia paling takut dengan kodok

"Si..siapa yang takut sama kodok?..Ai..Aisyah nggak takut sama kodok.." kata Aisyah yang berusaha menutupi kegugupannya

"Masaaaaaak???...Ituuu!!..ada kodok disamping kamu Syaah!!" kata Bram tiba-tiba

Aisyah spontan berteriak dan meloncat ke depan Bram

Melihat itu..Bram tertawa terbahak-bahak

"Hahahahaha..kamu tuh nggak bisa bohong tahu Syaaah...hahahahaha" gelak Bram

Aisyah cemberut dan menekuk mukanya..setelah tahu kalau dirinya dibohongi oleh Bram

Dia langsung memukul dada Bram

"Mas seneng banget sih ngerjain Aisyah.." kesal Aisyah

Bram lalu menjawil hidung Aisyah

"Soalnya..kalau kamu belum nangis..mas nggak bakal berhenti ngerjain kamu.." kata Bram sambil nyengir

Aisyah makin menekuk mukanya

"Nanti Aisyah bilangin ibu nih masss.." ancam Aisyah

"Bilangin ajah...nanti tinggal mas upload ke Instagram atau mas kasih unjuk ke mamah foto kamu yang tadi.." kata Bram sambil meninggalkan Aisyah yang berdiri di lahan parkiran

"Massss Braaam!!..." teriak Aisyah kesal

Bram langsung belari ketika Aisyah mengejar dia

Untungnya disekitaran parkiran di rest area KM 62 masih sepi..jadi kelakuan Bram dan Aisyah yang saling kejar-kejaran tidak menjadi perhatian orang lain

_____________________

Sekitaran jam 12 siang..Bram telah memasuki daerah Cilandak..sebentar lagi dia akan sampai dirumahnya..dia lihat disampingnya..Aisyah yang tertidur lelap di jok mobilnya

Berhubung situasi di tol JORR macet..Bram menggunakan kesempatan itu untuk mengamati wajah Aisyah lekat-lekat yang terlelap

"Cantik sekali kamu Syaah..."

Dia kembali teringat pesan tantenya..agar dirinya menjaga Aisyah

"Memang bener apa yang di bilang sama tante..laki-laki mana yang nggak bisa menampikan pesona kamu Syaah.."

Hingga lamunannya terputus oleh getaran handphonennya..mamahnya menelpon

"Assalamuallaikum mah..Bram baru nyampe depan Citos...mamah lagi dimana?..PIM 2?.. hmmm..nggak deh mah..Bram mau langsung pulang..ngantuk mah...Aisyah?" Bram menoleh ke arah Aisyah yang masih terlelap tidur

"Aisyah tidur mah...oh iya..Bram lupa bilang sama Aisyah..hehehe..sorry ya mah..iya mah...iya mah..iya mamahku sayaaaaaang...waallaikumsallam"

Bram lalu meletakkan handphone di konsol tengah

Tak terasa..Bram sudah memasuki komplek perumahannya..setibanya di depan gerbang rumahnya..dia bunyikan klakson agar pak Imam membukakan gerbangnya

Setelah terbuka..Bram lalu mengarahkan mobilnya ke garasi

"Syaaah..dah nyampe nih..." kata Bram sambil melepaskan seatbeltnya dan meluruskan badannya yang kaku

"Syaaah...sayaaaang...bangun.." colek Bram

Bram yang melihat Aisyah yang juga tidak bangun..lalu keluar dan pindah ke arah pintu Aisyah..setelah terbuka dia mencopot seatbeltnya Aisyah

Bram lalu dengan perlahan membopong Aisyah kedalam menuju ke kamarnya

"Looh..kok dikunci?" tanya Bram karena pintu kamar Aisyah dikunci

Setelah membetulkan bopongannya..Bram lalu membawa Aisyah ke kamarnya di atas

Setelah sampai didalam kamarnya..Bram lalu meletakan Aisyah di ranjangnya..dia perhatikan Aisyah yang masih terlelap dengan tersenyum

"Nanti kalau pas bangun tahu ada disini lagi..gimana yaaah?"

Dia lalu mengganti bajunya dengan kaos dan celana boxernya..setelah mengunci pintu kamarnya..dia menuju ke kamar mandi

Bram yang sudah selesai dengan ritual mandinya..menuju ke lemari pakaiannya sambil mengelap rambutnya yang basah..dia melihat Aisyah masih terlelap tidur di ranjangnya

Tiba-tiba terbersit niat usil di kepala Bram..dia kunci pintu kamar lalu mencabut anak kunci kamarnya dan menuju ke ranjangnya..lalu dengan perlahan dia rebahkan badannya disebelah Aisyah..dia pandangi wajah Aisyah sambil tersenyum..lalu dia kecup perlahan kening dan ujung hidung Aisyah

"Kita tidur berdua lagi yaah.."

Bram meraih kepala Aisyah dan dia taruh di pundaknya lalu memeluknya

"Mas sayang sama kamu Syaah.." kata Bram sambil mengecup rambut Aisyah yang tertutup Pasminanya

Aisyah menggeliat sebentar di pelukan Bram

Lalu tak lama kemudian..mata Bram mulai terpejam

__________________

Adzan Ashar terdengar dari Masjid Al Muhajirin

Tampak mobil Mercedez Silver C 600 memasuki halaman kediaman keluarga Handoyo..ternyata mobil bu Yuli yang dikendarai oleh pak Rizal

"Mas Bram sudah nyampe kayaknya tuh Zal.." kata bu Yuli yang melihat mobil Aisyah ada di garasi

"Iya bu.." kata pak Rizal yang memarkirkan mobilnya di samping mobil Aisyah

Bu Yuli lalu keluar dari mobil..dan berjalan ke arah pos satpam

"Maaam?..." panggil bu Yuli

"Iya bu.." jawab pak Imam yang keluar dari pos

"Tadi mas Bram pulang jam berapa?"

"Kira-kira jam 1-an bu.." jawab pak Imam

Setelah mendengar jawaban dari pak Imam..bu Yuli lalu berlalu untuk masuk kedalam rumah..setelah berada di dalam..bu Yuli segera menuju ke meja makan

"Biii...bi Surti?.." panggil bu Yuli sambil duduk di kursi

"Dalem buu?.." jawab bi Surti seraya keluar dari arah dapur

"Dalem bu.." kata bi Surti setelah berada di samping meja makan

"Mas Bram sudah makan belom?" tanya bu Yuli

"Belom bu..dari tadi pas pulang..den Bram belom turun-turun dari kamarnya bu.."

"Ooh..ya sudah kalau gitu..Aisyah mana?" tanya bu Yuli

"Neng Aisyah kayaknya masih tidur dikamarnya bu..." jawab bi Surti

"Ya sudah..buatkan saya lemon tea ya bi.."

"Baik bu.." jawab bi Surti sambil kembali ke dapur

Sepeninggal bi Surti..Bu Yuli lalu beranjak ke arah kamar Aisyah..setibanya di depan kamar Aisyah..bu Yuli mengetuk pintu kamar Aisyah

"Teeh..teteeeeh..." panggil bu Yuli sambil mengetuk pintu kamar Aisyah

Bu Yuli heran..tidak ada jawaban dari dalam kamar Aisyah

"Tumben...sayah kali sih teteh nyaak...disauran henteu némbalan (Tumben..kecapean kali sih teteh yaah..dipanggil nggak nyahut)"

Karena Aisyah tidak menjawab panggilannya..bu Yuli lalu beranjak ke arah kamar Bram

Setibanya di kamar Bram bu Yuli lalu membuka handle pintu

"Looh...kok..tumben di kunci?" tanya bu Yuli

Lalu bu Yuli mengetuk pintu kamar Bram

"Braaaam?...bukain pintunya sayaaaang?...mamah nih.." kata bu Yuli memanggil Bram sambil mengetuk pintu kamarnya

Bu Yuli tidak tahu..kalau didalam kamar..Bram tengah tidur seranjang bersama Aisyah

Aisyah yang tengah terlelap di pelukan Bram terbangun oleh suara ketukan di pintu

"Braaaam?...buka pintunya dooong sayaaang..mamah mau masuk nih! .."

Aisyah terperanjat kaget..karena mendengar suara bu Yuli ada didepan pintu kamar Bram dan dia tambah kaget lagi..begitu tahu kalau dirinya berada di kamar Bram dan tengah tertidur dipelukan Bram

"Astagfirulloh!!..."

Wajah Aisyah langsung pucat..dia bangun dan dia melihat Bram masih tertidur

"Masssss!!!...mas Brammm!!.." bisik Aisyah sambil menggoyang-goyangkan badan Bram

Diluar kamar..bu Yuli masih saja mengetuk pintu kamar dan memanggil Bram

"Maasssss!!" panik Aisyah yang melihat Bram tidak juga bangun

"PLAAAAK!!!"

Aisyah yang panik menampar pipi Bram..hingga Bram terbangun mengangkat kepalanya

"Huuuuuh??..ad.."

Bram tidak melanjutkan pertanyaannya..karena mulutnya langsung dibungkam oleh Aisyah

"Ada ibu di depan kamar masss!!" bisik Aisyah

Bram langsung terperanjat kaget..begitu Aisyah mengatakan kalau ada mamahnya didepan pintu kamar

Dia langsung bangun dan melihat ke Aisyah yang bingung dan ketakutan

"Braaaam?..." panggil bu Yuli lagi

"Ii..iiya maaah...sebentar.." jawab Bram

"Kamu ngumpet di lemari!!...cepetaaann!!" bisik Bram kepada Aisyah

Aisyah lalu bergegas menuju ke lemari pakaian Bram..dan bersembunyi didalam sana

Setelah memastikan Aisyah sudah bersembunyi di dalam lemari..Bram lalu bergegas ke pintu kamar..tapi dia lupa..kalau anak kuncinya dia cabut

"Braaaaammm...kok lama bener siiih?" tanya bu Yuli

"Sebentar maaah..." kata Bram sambil merogok kantong celananya

Tak lama kemudian..wajah bu Yuli muncul dari balik pintu

"Kok tumben sih..pintu kamar kamu kunci?" tanya bu Yuli penuh selidik menatap Bram

"Lagi ngapain kamu dikamar?"

"Nggak ngapa-ngapain mah..Bram tidur maaah..Bram capek..ngantuk" jawab Bram sambil menguap

Lalu bu Yuli melangkah masuk ke dalam

"Kamu bawa perempuan ke dalam sini yaaah?" tanya bu Yuli curiga sambil melihat-lihat ke sekeliling kamar Bram

"Mamah ngomong apaan siiih?"

"Mamah curiga Bram..kan nggak biasanya kamu ngunci pintu kamar" kata bu Yuli

"Ada apa sih mah?...Bram ngantuk nih.." tanya Bram sambil menguap

"Gimana kemaren di Dago?" tanya bu Yuli sambil duduk di sofa kamar Bram

"Gimana apanya mah?" tanya balik Bram heran

"Urusan papah yang papah serahin ke Aisyah..beres kan?"

"Kata Aisyah sih..beres maaah.." jawab Bram sambil duduk disebelah mamahnya

Bu Yuli lalu membelai rambut Bram

Tiba-tiba..bu Yuli menjewer telinga Bram

"A..a..a..aaduuh!!...." teriak Bram yang telinganya kena jewer mamahnya

"Kok mamah main jewer aja siih?" tanya Bram sambil memegangi telinganya yang habis kena jewer

"Itu hukuman dari mamah..karena kamu mamah kasih amanat buat jagain Aisyah ajah nggak bisa!!" kata bu Yuli

Aisyah yang mengintip dari dalam lemari tersenyum geli

"Rasain kamu maaas..hihihi..kena jewer sama ibu.."

"Kok mamah nyalahin Bram sih?.. Aisyah kan jatuh sendiri maah..dianya ajah kalo jalan nggak pake mata!!...aaaaaahh!!" teriak Bram karena telinganya kena jewer lagi oleh mamahnya

"Kamu kalau dibilangin mamah ngelawan terus yaaah?" sentak bu Yuli sambil sewot

Aisyah yang mengintip dari balik pintu lemari makin geli melihat Bram yang kena jewer lagi

Bram hanya bersungut-sungut sendiri sambil memegangi kupingnya

"Kamu nggak macem-macem sama Aisyah kan Bram?" tanya bu Yuli

"Ng..nggak dong maaah...mamah percaya sama Bram deeeh.."

"Kamu nggak tidur sekamar kan?"

Bram terperanjat kaget dengan pertanyaan mamahnya barusan..begitu pula Aisyah yang menguping pembicaraan antara Bram dan mamahnya

"Kalo tidur sekamar memangnya kenapa mah?...aaaaah!!.." teriak Bram karena kali ini pahanya kena cubitan oleh mamahnya

"BRAAAAM!!...mamah serius!!!" sewot bu Yuli sambil melotot ke arah Bram

"Iya maaaah...aduuuh.." kata Bram sambil mengelus-elus pahanya

"Perempuan dimana-mana semuanya sama..apa-apa mainnya cubitan!!" sungut Bram

Bu Yuli hanya tersenyum dingin

Aisyah menutup mulutnya dengan tangannya menahan tawa yang melihat Bram dicubit pahanya

"Enggak Aisyah...nggak mamah..apa-apa main nyubit ajah!" kesal Bram

"Kenapa memangnya?...Aisyah sering nyubitin kamu yaaah?" tanya bu Yuli

"Bukan sering lagi maaaah...sampai biru-biru nih mah..badan Bram.." kesal Bram mengadu ke mamahnya

"Biarin..biar kamu rasa..memang mamah yang nyuruh Aisyah untuk nyubit kalau nggak mukul kamu..kalau kamu macem-macem sama dia.." sahut bu Yuli

Bram makin cemberut..lain halnya dengan Aisyah yang mengintip dari dalam lemari..dia makin tersenyum geli

"Berarti kamu sering dong kurang ajar sama Aisyah?..kalau tadi kamu bilang Aisyah sering nyubitin kamu?"

Bram berteriak kembali..karena mamahnya kali ini mencubit pinggangnya

"Sudah apa mah...memangnya nggak sakit?" gerutu Bram

"Kamu tidur sekamar nggak Bram..sama Aisyah??" tanya bu Yuli lagi

"Iya mah..seranjang malahan mah...eehh!!...nggak!!..nggak!!.." ujar Bram sambil menahan tangan mamahnya dan melihat mamahnya melotot dan bersiap untuk menyubit dirinya lagi

"BRAMMMMM!!...KAMU BENERAN TIDUR SERANJANG SAMA AISYAH??" tanya bu Yuli dengan nada tinggi

"Nng..nggak dong maaah..Bram dikamar bawah..Aisyah dikamar atas.." elak Bram

"Beneeeeer???..kamu nggak bohong sama mamah kan?" tanya bu Yuli yang masih melotot ke arah Bram

Bram menggelengkan kepalanya

"Okeee..nanti mamah mau tanya Aisyah..kamu disana macem-macem nggak sama dia..kalau perlu nanti mamah telpon mang Harja.."

Bu Yuli lalu bangkit dan melangkah ke lemari pakaian Bram

"Mamah mau ngapain?" tanya Bram

"Mamah beliin baju batik buat kamu Bram..kemaren mamah taruh di lemari kamu.."

Bram terperanjat kaget..buru-buru dia hampiri mamahnya agar tidak mendekati lemari pakaian dia..yang didalamnya ada Aisyah yang sedang bersembunyi

"Ehh..maaah...eeee...Bram juga punya oleh-oleh dari Bandung..eee...kita ambil yuk maaah...soalnya oleh-olehnya Bram taruh di mobil.." kata Bram sambil memegang pundak mamahnya

"Oiyaaa?..oleh-oleh apaan Bram?" tanya bu Yuli

"Mangkanya..yuuk kita ambil dimobil..sama titipan dari tante Rini" kata Bram yang berusaha bersikap normal...seolah-olah tidak terjadi apa-apa didepan mamahnya

"Tapi mamah mau kasih unjuk baju batik kamu dulu Braaam..."

"Soal baju Bram gampaaang maah...kita ambil oleh-oleh mamah dulu yuuk..ayuuuk dong maaah.." bujuk Bram

Bu Yuli memandangi Bram..akhirnya dia tersenyum

"Ayuuuk dah kalau gitu..kamu kalau sudah maunya mesti harus.."

Lalu Bram mengajak mamahnya untuk keluar dari kamarmya

Aisyah yang mengintip dari dalam lemari..segera keluar dan menyelinap ke kamarnya melalui tangga belakang..agar tidak berpapasan dengan bu Yuli

Sesampainya di kamarnya..Aisyah lalu duduk di tepi ranjangnya dan gelisah memikirkan kejadian barusan

Badannya masih gemetaran ketakutan karena dirinya nyaris ketahuan sama bu Yuli kalau dirinya tidur bersama Bram dalam satu ranjang

Lalu dia ambil handphonenya dan mengirim WA ke Bram dengan tangan yang masih gemetaran

"Mas tadi ngapain ngajak Aisyah kekamar mas sih?" kirim Aisyah

"Untung ajah ibu nggak mergokin Aisyah didalam" kirim Asiyah lagi

Tiba-tiba..pintu kamarnya diketuk

"Teeeh..teteeeh..."

Ternyata bu Yuli mengetuk pintu kamarnya

"Iya bu..sakedap.."

Lalu Aisyah membuka pintu kamarnya

"Iya bu.."

"Anjeun paratos hudang teh? (Kamu sudah bangun teh?)"

"Enggeus bu.. (Sudah bu)"

"Tadi Ibu ngetok panto...anjeun henteu nembalan teh..capek yaah? (Tadi ibu ngetuk pintu..kamu nggak menjawab teh..capek yaah?)" tanya bu Yuli

"Punten bu..kalo abdi henteu ngejawab nyauran ibu (Maaf bu..kalau saya tidak menjawab panggilan ibu)"

"Suku anjeun parantos aya cageur? (Kaki kamu sudah sembuh?)"

"Enggues bu..(Sudah bu)"

"Ya sudah..ikut ibu yuuk..ibu mau makan sama mas Bram" kata bu Yuli sambil membelai kepala Aisyah

"Sakedap bu...abdi hoyong gentos baju heula (Sebentar bu..saya mau ganti baju dulu)" kata Aisyah

"Iya..nanti ibu tunggu di ruang tamu yaaah.."

"Muhun bu..(Baik bu)"

Lalu bu Yuli beranjak ke depan

1
lina sungaisail
Kenapa ga update lgi ya, padahal ceritanya bagus kelihatan natural,,
Sayang klo berhenti gitu aja,,
Mawar Berdury
coba ajh klw berani 😂😂😂
Mawar Berdury
serem jg cerita x
Elly Mulianingsih
l anjutkan
Atep Sudirta
aneh langsung berhenti
Sri Risdawati
menarik ga ngebosenin
Keyila Ramadani
ko berhenti ka sayang cerita nya bagus banget
rama
ceritanya bagus
alurnya juga tertata rapi
recomend buat cari bacaan yg berkualitas
rama
kok rada horor thor?
rama
gede ambek itu apa thor ?
Sri Fatmawati
Rambut wanita itu aurat teteh ...yang boleh lihat cuma muhrimnya. secantik cantiknya wanita tidak menutup rambutnya lebih cantik kalau ditutup, klu bram terbawa pergaulan di LN, seharusnya aisyah kan bisa menjelaskan akibat tdk memakai jilbab
Dia Novita Sari
jangan lama up nya Thor,nanti yg baca pada kabur,karya mu bagus
Ana Qanita Fitry
Kok ada bir sih dirumahnya Thor
kan latar belakangnya Islamic.
Lili Suryani Yahya
Ttp semngat thorrr
Ardiyanti Anti
sangat menginspirasi dan menghibur......
Destyn 75
Alhamdulillah.Dpt Berkah di Jum'at ini 😂
Ardiyanti Anti
semoga selalu di beri kesehatan oleh allah swt, aamiin.......
Sudjar wadi: terima kasih kakak..atas doanya
total 1 replies
Dewi Ummu Kultsum
kok lama bngt yaaa gk d lanjut
Fauzi Gaming
noveknya bagus saya sangat suka membacanya
Santi Vinza
cerita ini putus di sini aja ngk berlanjut ya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!