Mengkisahkan seorang wanita bernama Naura yang di jodohkan orangtuanya dengan seorang pria duda yang memiliki anak. Meski ia hanya seorang ibu pengganti, tapi ia mencintai mereka dengan tulus.
Di awal menikah ia harus berjuang untuk mendapatkan hati anak-anak tirinya, akankah ia bisa?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Shanti san, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
25 - Antusias Tomi
Tomi lekas membuka kaca estalase itu dan mengambil robot kecil itu dan ia tampak senang,Naura yang melihat pun ikut tersenyum senang,beberapa kali bertemu,Baru kali ini Naura melihat senyuman di wajah Tomi.
"Kemari lah Tomi,aku masih banyak koleksi robot seperti yang kau suka itu dan lebih besar,ayo aku tunjukan." ucap Naura.
"Benarkah?." balas Tomi antusias dan Naura mengangguk sambil tersenyum lebar.
"Sisi,kau mau ikut?." Tanya Naura pada Sisi yang asik dengan boneka nya.
"Tidak,aku mau disini saja." Jawab Sisi.
"Baiklah,jangan kemana - mana ya,aku akan segera kembali." Balas Naura dan Sisi mengangguk mengiyakan.
Naura membawa Tomi ke sebuah kamar yang letaknya berada di sebelah kamar Naura.
"Ini kamar siapa?." Tanya Tomi tak berani masuk dan berdiri di ambang pintu.
"Ayo masuk saja,ini kamar Adik ku." Ucap Naura.
Dengan ragu - ragu,Tomi melangkahkan kaki nya masuk ke dalam kamar itu,saat masuk,Tomi terpesona dengan pemandangan berbagai Robot yang keren dan bahkan ada keluaran terbaru juga. "Waw,Tante ini sangat keren " Ucap Tomi.
"Keren kan?,Sekarang Tante mau tanya,Kau mau yang kecil itu,atau kau kembali kan pada ku dan tukar dengan yang lain,yang ada disini?." Tanya Naura. Tomi melihat sejenak robot yang di pegang. "Apa boleh aku menukarnya?." Tanya Tomi dengan ragu.
"Kan aku yang menawarkan padamu,tentu saja boleh,Tapi ingat lah,hanya boleh satu." Balas Naura.
"Iya,ini Tante." Tomi dengan antusias mengembalikan robot kecil yang tadi nya ia pegang pada Naura dan mengambil salah satu robot besar yang berada di kamar itu.
Seperti biasa,Naura melakukan hal yang sama seperti ia lakukan Pada Sisi saat baru pertama kali bertemu,Naura melakukan itu agar anak - anak itu tidak memiliki sifat serakah untuk mengambil banyak dengan semaunya,itu lah cara didik Naura pada anak - anak yang ia temui.
"Terima kasih Tante." ucap Tomi dan berlari keluar dari kamar dengan begitu semangat.
Naura pun rak lansung meninggalkan kamar itu,sejenak ia berjalan ke pojokan,tempat sebuah bingkai foto di gantung. Naura bukan lah anak tunggal,ia memliki seorang adik yang selama ini tinggal Di Australia bersama Nenek dan kakek mereka menempuh pendidikan disana,sebelum nanti dia akan kembali ke Indonesia,sama seperti Naura dulu.
Bertemu setahun hanya sekali dengan Adik ya itu yang kini sudah dewasa pun membuat Naura sudah seperti anak semata wayang Pak Alex dan Bu Sisil.
Naura lalu kembali ke kamar dan melihat Sisi masih bermain boneka,kini di temani Bu Lily.
"Nenek,Aku tidur dengan Tante Naura." Ucap Sisi pada nenek nya.
Bu Lily menatap Naura dengan tatapan tidak nyaman karena merepotkan Naura.
"Tidak apa - apa Tante,aku senang Sisi mau tidur dengan ku,jadi aku ada teman." Ujar Naura saat melihat Bu Lily menatapnya.
"Terima kasih Nak Naura,Sisi pasti akan bahagia jika dia mempunyai Ibu seperti kamu,,yang sangat sangat pada nya." Ujar Bu Lily.
"Kalau begitu,Saya ke kamar dulu nak,mau istirahat." lanjut Bu Lily.
"Iya Tante,selamat malam " Balas Naura dengan senyuman manis di wajah nya.
"Malam juga nak."
"Sisi,Jangan merepotkan Tante Naura,jadilah anak yang baik dan segera tidur." Ucap Bu Lily.
"Iya Nek." jawab Sisi.
Setelah Bu Lily pergi,Naura mengajak Sisi untuk naik ke tempat Tidur,Sisi pun sangat menuruti Naura. "Kau mau dengar cerita dongen sebelum tidur?." Tanya Naura. Sisi mengangguk dengan senang.
Naura mulai bercerita tentang dongeng dan Sisi mendengarnya sembari berbaring memeluk noneka,hingga Gadis kecil itu pun tertidur lelap. Naura yang melihat Sisi sudah tertidur pun menatap wajah gadis kecil itu,mencium kening nya,hingga ia pun ikut berbaring juga dan beristirahat.