NovelToon NovelToon
Tentang Kenangan

Tentang Kenangan

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Tamat
Popularitas:192.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nilam Hayatul Husni

Adelia yang sedang mencari teman masa kecilnya tidak menyadari bahwa yang ia cari ada didepan matanya.

Devan!

Pria yang menyelamatkan Adel 12 tahun lalu

"Akhirnya aku menemukanmu,"

Adel benar-benar bahagia, tapi tidak sampai saat dia tau bahwa laki-laki yang ia cintai sudah dijodohkan belasan tahun yang lalu.

Kini Adel frustasi dan pergi meninggalkan laki-laki itu dan memulai hidup baru di negeri orang.

Apakah mereka akan bertemu kembali?
Apakah rasa yang mereka miliki sebelumnya akan kembali?
Apakah mereka benar-benar ditakdir kan untuk bersama?

Baca kelanjutannya agar rasa penasaran kalian terbayar.

Jangan lupa like, vote dan tambahkan sebagai favorite.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nilam Hayatul Husni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CPR!

Seseorang membekap Adel dari belakang. Adel langsung diseret dan dimasukan ke sebuah gudang yang gelap dan pengap.

"Hmpp!!" usaha Adel untuk melepaskan diri.

Namun sayang, tangan Adel diikat dibelakang dan mulutnya disumpel memakai kain, sehingga dia tidak bisa berbicara.

"Lo udah ngerebut sahabat gue! Jadi jangan salahin gue, kalau gue lakuin ini!" ucap orang itu sinis dan langsung meninggalkan Adel dan menguncinya di dalam.

Adel sudah pengap dari tadi, ditambah dengan Nyctophobia-nya (takut ruangan gelap), Adel jadi lebih ketakutan dari biasanya.

Dia akan merasa sesak bila lama-lama dalam ruangan gelap dan pengap. Kini energinya mulai terkuras dan dia sudah tergeletak di lantai.

Diwaktu yang sama di tempat berbeda, Devan menanyakan Adel pada Mia dan Dina karena dia sudah lama tidak melihat Adel.

"Mana Adel?"

"Toilet!" Jawab Dina ketus.

"Napa, lo? Mau ngintip dia? Mesum lo!" lanjutnya lagi.

"Ckk!"

"Ehh.. Tapi, ini udah 10 menit loh Adel pergi ke toilet. Tapi sampe sekarang masih belom keliatan batang idungnya," Ucap Mia teringat.

Seketika itu Devan berbalik dan hendak mencari Adel, namun sepersekian detiknya tiba-tiba listrik mati.

Devan teringat akan sesuatu, kilasan masa lalunya. Devan yang mengingatnya langsung berlari mencari Adel dengan menerobos gelapnya malam tanpa cahaya.

"Gawat!!"

"Woyy, Devan. Gawat apanya?" Tanya Dina.

Namun, Devan tidak menjawab malah dia sudah hilang dari pandangan Dina.

Disisi lain..

"To..long..!! A.. ku... ta.. kut... ge.. lapp..!" Ucap Adel dalam hati.

Adel mulai kehilangan kesadarannya, namun seketika itu..

"Brakk!"

Suara pintu yang terbentur tembok saking kerasnya pintu itu dibuka

"Adell!"

Teriak orang itu ketika mendapati Adel tergeletak dengan tangan diikat dan mulut disumpel.

"Devan!"

Devan membuka ikatan Adel dan menyandarkannya di dadanya.

"Ak.. aku ta..kut ge.. lapp!" ucap Adel seketika dengan masih sesak napas.

"Gue tau. Karena itu gue mau ngeluarin lo dari sini," ucap Devan.

Saat hendak membawa Adel keluar dari gudang, tiba-tiba orang yang sama melakukan hal yang sama. Gudang dikunci kembali dan kini mereka berdua terkurung.

"Perusak rencana lo, Devan! Tapi gak papa, justru ini lebih menarik!" ucap orang itu sinis lalu meninggalkan mereka berdua.

Devan sadar dan tau kalau Adel sudah sesak dari tadi, tadinya dia ingin membawa Adel keluar agar sesaknya bisa ditolong. Namun sekarang keadaanya sudah seperti ini, tidak ada lagi yang bisa ia lakukan selain..

"Hmpp!!" Adel tidak bisa bicara.

Bukan karena dia tidak bernafas, justru karena sekarang dia tengah diberi nafas buatan alias CPR.

Bukannya Devan mencari kesempatan dalam kesempitan, namun hanya ini yang bisa ia lakukan selagi menunggu seseorang membuka pintu dan menyelamatkan mereka.

Dan benar saja..

"Clingg!" listrik kembali hidup dan..

"Klak!" pintu terbuka dari luar dan alangkah terkejutnya orang-orang saat melihat kelakuan Devan terhadap Adel.

"Devan!" teriak Mia marah.

"Lepasin sahabat gue!" ucap Dina melanjutkan.

Namun Devan tidak memperdulikan ucapan mereka, dia langsung berdiri dan membawa Adel keluar dari gudang dengan gaya Bridal Style-nya.

Devan melewati pesta Bianca, yang mana disana ada banyak orang dan otomatis banyak yang melihat tingkah Devan dan Adel.

"Ehh.. tu Devan kan? Kok gendong Adel sih,"

"Ehh.. Adel napa tuh. Pingsang deh kayaknya,"

"Widih.. tadi gandengan, sekarang udah digendong aja. Enak banget Adel,"

Itulah kata-kata yang keluar dari mulut orang-orang yang tidak tau akan masalah yang mereka hadapi. Namun Devan tidak memperdulikannya, dia hanya ingin membawa Adel ke tempat yang bersih dan tenang.

1
Elisabeth Ratna Susanti
boomlike ❤️
Elisabeth Ratna Susanti
like fav ❤️
Fitri Chan
the bilionaire genius daughter hadir bawa like kak.mampir juga ya🤗
Duva Andika
bagus kk
Ciipiw🔫
ashiapppp
miqaela_isqa
Semangat trus buat kakak 🤗
Rola
selamat kk. semoga sukses, jangan lupa singgah
Liana'S
di Tunggu karya selanjutnya Thor.
semangat
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
See you next again kk 👋 13 mantan Ry mampir next.....
Liana'S
next
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semangat kk 13 mantan Ry mampir
Mommy Gyo
3 like hadir thor mampir di karyaku cantik tapi berbahaya
Liana'S
Next
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Makin seru kk 13 mantan Ry mampir next....
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Makin seru ,13 mantan Ry mampir next...
Ciipiw🔫
lama sih om jemputnya😭keculik kan😭
Erni Handayani
masih dendam aja tuh nisa udh bertahun2 juga....
lanjut thor...sering2 UP ny
🦄Nuii🦄: Jangan lupa baca ceritaku yang baru kak
Pelayan Tuan Muda Tampan judulnya
total 1 replies
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Semangat trs kk 💪💪, 13 mantan Ry nunggui kk up
Ciipiw🔫
ga pernah ketinggalan dong akuu😂
🟢🌻⃝⃟𝓜֟፝•ᴿʸ MENTARY🐌
Makin seru kk , 13 mantan Ry mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!