NovelToon NovelToon
Indahnya Jatuh Cinta

Indahnya Jatuh Cinta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:514.3k
Nilai: 5
Nama Author: IPAK MUNTHE

Abaikan tanda End di atas ya.

Sebelum membaca "Indahnya Jatuh Cinta"

Di saran kan membaca "Talak Tiga" karena semua nya berawal dari sana.

***

Setelah Indah dan Arfan berteman selama dua tahun kini Indah dan Arfan telah resmi menjadi pasangan suami istri. Namun sayang di tengah pernikahan mereka yang terlihat harmonis dan hangat itu siapa sangka kalau Indah belum bisa mencintai Arfan.

Masa lalu Indah yang begitu pilu membuat nya menjadi orang yang menutup hati nya bagi siapa saja termasuk Arfan. Dan pernikahan mereka pun sama sekali tidak di rencana kan. Semua itu karena hal yang membuat mereka terpaksa menikah.

Lalu bagaimana? apa kah Indah akan jatuh cinta pada Arfan yang berstatus suami nya itu?.

Atau kah ia lebih memilih menutup hati nya karena ia takut masa lalu yang kelam itu akan terulang lagi. Karena ia sedang mempersiapkan hati nya bila suatu saat Arfan juga akan melukai nya?.

Terus ikuti cerita nya dan tidak penasaran "Indahnya Jatuh Cinta"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon IPAK MUNTHE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Skip.Tiga bulan kemudian.

***

Tiga bulan sudah berlalu Indah dan Arfan terlihat sangat bahagia apa lagi dengan tingkah Rey yang sangat lucu dan menggemaskan. Sudah tujuh hari Indah menginap di rumah Fatimah karena Arfan sedang dinas di luar negeri dan ia sangat merindukan Fatimah. Dan Arfan menitipkan sebentar Indah bersama Fatimah selama ia pergi berkerja dan Rey juga ikut bersamanya.

Reyhan kini sudah sangat dekat dengan Indah. Kemana pun Indah pergi ia selalu ikut. Reyhan sudah sangat merasakan kasih sayang seorang ibu yang sangat ia rindukan. Bahkan terkadang Mira sangat merindukannya dan ia sering kali meminta Rey menginap di rumah nya namun sering kali Rey menolak karena ia tidak bisa meninggalkan Indah sang ibu sambung yang sangat ia sayangi itu.

Saat ini Mira sedang duduk di sofa lebih tepatnya ia sedang berada di kediaman Fatimah. Ia sedang berusaha membujuk Rey untuk satu malam saja menginap di rumah nya. Namun Rey juga tetap menolak ia sudah kehilangan akal bagaimana cara membujuk cucu yang sekaligus seperti anak kandung bagi Mira.

"Sayang Mama kangen sama Rey" kata Indah yang juga ikut membujuk Rey.

"Bunda Rey maunya sama Bunda" kata Rey sambil memeluk Indah.

"Sayang anak Bunda. Dengerin Bunda" Indah menjauhkan tubuh nya dari Rey dan ia menangkup wajah mungil Rey dan menatap manik mata Rey yang mulai berkaca-kaca.

"Bunga emang ngusir Rey ya" kata Rey yang mulai meneteskan air mata nya.

"Sayang Rey kenapa ngomong begitu?" tanya Indah sambil mengusap lembut air mata Rey dengan tangannya.

"Bunda maksa Rey pergi sama Mama" jawab Rey dengan wajah sedih dan menunduk.

"Rey nggak ada seorang ibu pun yang mengusir anak nya di dunia ini. Dan Rey anak Bunda kan?" tanya Indah dengan lembut.

"Iya" jawab Rey dengan mengangguk.

"Kalau Rey anak Bunda itu berarti Bunda nggak akan pernah mengusir Rey" jawab Indah dengan tersenyum dan mengangkat dagu Rey sedikit agar Indah bisa melihat dengan jelas wajah anak sambung nya itu.

"Terus kenapa Bunda maksa Rey ikut sama Mama" tanya Rey.

"Bunda nggak maksa Rey. Bunda cuman mau Rey ikut Mama satu malam saja. Mama dari bulan lalu ingin tidur dengan Rey. memangnya Rey tidak kasihan sama Mama" kata Indah mencoba memberi pengertian pada Rey.

"Cuman satu malam kan Bunda?" tanya Rey.

"Iya. Memangnya Rey nggak kangen sama Mama sama Papa juga. Mereka sedih kalau Rey sudah nggak mau lagi nginap di rumah Mama dan Papa. Rey nggak boleh bikin mereka sedih karena mereka sayang sama Rey" kata Indah.

"Ya bunda Rey mau nginap di rumah Mama. Tapi Bunda nggak akan tinggalin Rey kan. Rey takut Bunda pergi dan Rey nggak punya Bunda lagi seperti dulu" kata Rey.

Indah mulai mengerti dengan pikiran anak kecil itu. Mungkin selama ini Rey berpikir Mira menjemputnya karena Indah akan pergi meninggalkannya dan ia tidak siap jika harus kehilangan seorang ibu lagi. Karena bersama Indah ia merasa Indah tulus menyayanginya walau pun terkadang Indah suka memarahi Rey karena kenakalan Rey namun itu hanya kemaraha sesaat saja dan itu tidak berarti apa-apa.

"Sayang" kata Indah mulai menarik Rey kedalam pelukannya.

"Bunda janji ya. Nanti jemput Rey di rumah Mama" kata Rey.

"Iya sayang. Besok pagi Ayah sudah sampai Ayah sama bunda langsung pergi jemput Rey" kata Indah.

"Iya Rey ikut Mama terus Rey nginap di rumah Mama" kata Rey sambil melepas pelukan nya dari Indah dan ia berlari memeluk Mira yang duduk di sofa saling berhadapan dengan Indah.

"Mama" kata Rey sambil memeluk Mira.

"Sayang Mama kangen" kata Mira juga membalas pelukan Rey.

"Ma nanti kita ke mall ya Rey mau beli mobil-mobilan terbaru" kata Rey sambil duduk di pangkuan Mira.

"Iya nanti Mama sama Papa ajak Rey ke mall. Ya kan Pa?" tanya Mira pada Hartono yang duduk di sebelahnya.

"Iya dong Ma" jawab Hartono tersenyum pada Rey.

"Asik" ketriak Rey.

"Terimakasih ya Indah" kata Mira.

"Buat apa Ma?" tanya Indah bingung.

"Karena kamu sudah menjadi ibu untuk Rey. Dan Mama yakin sekali kamu sangat menyayangi Rey sampai Rey lebih sayang sama kamu dari pada sama Mama" kata Mira yang merasa terharu melihat kedekatan Rey dan Indah.

"Mama nggak boleh ngomong begitu itu kan memang sudah menjadi kewajiban Indah. Yang sudah menjadi istri Mas Arfan" kata Indah dengan senyum bahagia.

"Ya sayang sekali lagi Mama ...." belum sempat Mira melanjutkan ucapannya Indah sudah berlari pergi meninggalkan Mira sambil menutup mulut nya.

"Huek huek huek" Indah terus memuntahkan air dan rasa mual nya sudah dari kemarin ia rasakan. Namun hanya sebentar saja bila ia sedikit istirahat maka mual itu hilang lagi.

"Indah kamu kenapa" tanya Fatimah yang mulai berlari.

"Huek huek huek" Indah terus memuntah kan air.

"Kamu hamil Nak" tanya Mira yang baru saja datang.

"Tidak Ma. Sepertinya maag Indah kambuh" jawab Indah.

"Huek huek huek" ia merasa tubuhnya lemas dan ia mulai tidak sanggup berdiri.

"Bu Indah ke kamar dulu. Kepala Indah pusing Bu" kata Indah.

"Hati-hati Nak muka mu pucat sekali" kata Fatimah yang merasa khawatir melihat wajah pucat Indah.

"Ma maaf ya tapi Indah kekamar dulu. Kepala Indah pusing sambil Indah minum obat di kamar" kata Indah lagi.

"Ya sayang tidak apa. Ayo Mama antar" kata Mira yang juga sedikit khawatir. Ia tidak yakin Indah mual karena penyakit maag nya ia bisa melihat perubahan tubuh Indah dan Mira yakin Indah saat ini sedang mengandung.

"Ya Ma. Indah sendiri juga bisa jalannya Ma. Indah kuat Mama di sini saja" kata Indah yang merasa tidak enak bila mertuanya itu memapah tubuhnya sampai kekamar.

"Ya sudah kamu hati-hati" kata Mira.

"Ya Ma" jawab Indah.

Indah mulai menaiki tangga dengan berpegangan dan ia langsung membuka pintu kamarnya saat ia sudah berada di depan kamarnya lalu masuk. Ia ingin membaringkan tubuhnya sebentar namun belum sempat Indah membaringkan tubuhnya ia sudah merasa mual lagi. Dengan cepat ia berjalan kekamar mandi untuk memuntahkan isi perutnya.

"Huek huek huek" Indah mendudukan tubuhnya di lantai karena kakinya sudah tidak mampu lagi untuk menopang tubuhnya yang terasa lemas.

"Huek huek huek" setelah ia merasa dirinya cukup kuat menopang tubuhnya ia bangun dan kembali berjalan dengan pelan menuju ranjang dan beristrirahat sambil mengambil minyak anggin yang tergeletak di ranjangnya.

1
Nyi Nur
the best
Sylvia Arita
lanjutannya mnaa
Mahmudah Mahmudah178
kok tamat thor lanjut dong
Novi Yantisuherman
Kasian wkwkwkwk
Novi Yantisuherman
OMONGAN doa bang.
Jadi hati - hati klo ngatain orang takutnya ketulah, " Mulutmu Harimau Mu"
Doharta Debora Be Gultom
nanggung cerita nya 😭
Rukmini Iyuk
lanjut dong
Rukmini Iyuk
seru ceritanya
Saufia Saufia
lanjuuut
Candra Ari Pangastuti
bagus Om..emang kudu di toyor tuh si Arfan..yg bener aj foto mantan istri masih dipajang
Tiah Sutiah
wah dino di kerjain😁
Tiah Sutiah
arfan kau sungguh keterlaluan 🤣🤣
Tiah Sutiah
semoga rumah tangga indah dan arfan baik baik aja
Tiah Sutiah
kasihan yeni kalau dino ga balas perasaan nya
Tiah Sutiah
srmoga indah dan arfan slalu bersama slamanya
Tiah Sutiah
ikut dong ndah liburan nya😂
Tiah Sutiah
panasssss yg bikin nikmat🤣🤣🤣🤣
Tiah Sutiah
cape deh pelakor lagi lagi pelakor🙄
Tiah Sutiah
senangnya indah mulai bahagia sama keluarga baru nya
Tiah Sutiah
owh gitu to cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!