NovelToon NovelToon
Luka Berbalut Cinta

Luka Berbalut Cinta

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Playboy / Konflik etika / Tamat
Popularitas:295.1k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Ternyata cinta yang ia terima hanya semu, ternyata selama ini ia hanya cinta sendirian. lalu...
apa yang harus ia lakukan saat ia telah menyerahkan sagalanya sebagai bukti cintanya justru kenyataannya....

ketulusannya hanya di jadikan bahan taruhan.

Azalina Akira Sadewa,
gadis cantik berusia 17 tahun yang cinta mati kepada kekasihnya yang bernama Alexis Arron Megantara hingga bersedia menyerahkan miliknya yang paling berharga untuk laki laki itu.

namun ternyata....ia hanyalah bahan taruhan Alex dan teman temannya.
Tidak ada cinta bagi Alex untuk Zalina.

apa yang di lakukan Zalina saat ia tahu kenyataan pahit itu.....?!
sementara ia sudah terlanjur menyerahkan miliknya yang paling berharga untuk Alex.

ikuti kisah baru aku ya .....

" LUKA BERSELIMUT CINTA...."

Semoga suka dan tak pernah bosan selalu ngikuti karya aku...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 25 sedikit celoteh Zakia

Pukul delapan malam,

Pintu kamar Zakia nampak sedikit terbuka,

Sementara Zakia...

Bocah tiga tahun itu nampak berbaring di kamarnya dengan di temani sang nenek yang juga turut berbaring di sisinya.

Tak jauh dari pembaringan Zakia, nampak Mitha sang baby sitter sedang merapikan almari pakaian bocah itu.

Sesekali perempuan berusia tiga puluhan itu nampak menoleh ke arah majikannya sambil tersenyum kecil.

" tadi itu non Kia ngeyel minta di temani bu Lilin ke kantin buat beli kue Yangti...

Padahal mbak Mitha udah ingetin jangan lo..." Mitha menimpali perbincangan ke dua majikannya yang berbeda generasi hati itu.

Sama seperti bu Maryam, sebenarnya Mitha juga miris melihat kondisi Zakia yang seperti kekurangan kasih sayang itu.

Mendengar ucapan sang baby sitter Zakia sontak bangun dari berbaringnya dan langsung duduk sambil menatap Mitha tajam.

Kedua tangannya berkacak pinggang.

" kok mbak Mitha ingkal janji ?! Kan tadi cudah janji nggak bilang Yangti...?!?! " omel Zakia masih dengan memelototi Mitha.

Mitha sontak terpingkal melihat tingkah absurd majikan kecilnya itu.

" masak....?!?! kok mbk Mitha lupa ya kalau udah janji...!! " jawab Mitha masih meggoda Zakia.

" aaa....Kia nggak cuka cama mbak Mitha...becok Kia nggak mau cekolah cama mbk Mitha....." rengek Zakia sambil menghentak hentakkan kedua kakinya yang kini ia selonjorkan di atas kasur.

" eee....apa apaan ini pakek hentak hentak kasur...sudah sudah sudah....

Yangti nggak suka yang kayak begini, sudah Kia...sudah...." omel bu Maryam sambil memegangi ke dua kaki Zakia agar tak lagi menghentak hentak.

Badannya terasa sakit karena terhentak kasur yang di hentak Zakia.

Zakia melipat kedua tangannya di depan dada sambil manyun.

" Kia....kalau nggak mau sekolah sama mbk Mitha terus mau sekolah sama siapa ?!

Mama sibuk, papa juga sibuk..yangkong juga....

terus yangti kalau lama lama di sekolahan nungguin Kia sekolah yan ada nantu sakit semua badan yangti.

" nggak papa Kia cekolah cendilian, kan ada bu Lilin....

Bu Lilin cayang kok cama Kia..." oceh Zakia sambil bicara dengan bibirnya yang lucu dan kemudian kembali merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur.

Bu Maryam menatap sang cucu.

" Kia...

dengarkan yang yangti katakan,

bu Lilin di sekolah itu kerja...bukannya jagain Zakia...

Muridnya juga banyak...bukan Zakia saja...jadi jangan merepotkan bu Lilin terus " bu Maryam mencoba menasehati sang cucu.

Zakia merengut menatap sang nenek.

" bu Lilin itu cayang cama Kia yangti.....kalena kata bu Lilin Kia itu pintel,

Kia juga cayang banget cama bu Lilin " jawab Zakia masih dengan wajah dan ekspresi lucunya saat bicara.

" boleh yangti tahu kenapa Kia memanggil bu Lilin dengan panggilan lilin, Kia nggak bisa panggil namanya bu Lilin dengan benar ?! " tanya bu Maryam sambil memiringkan tubuhnya dan tangannya terulur memeluk Zakia.

" bica...tapi Kia suka panggil bu Lilin kalena bu Lilin sepelti cahaya Lilin yang cantiiiiiiiiik cekali..." celoteh Zakia membicarakan sosok gurunya di sekolah.

Sementara itu di balik pintu,

Alex yang baru datang menghentikan langkahnya di depan pintu kamar sang putri ketika ia mendengar putrinya itu sedang berceloteh dengan sang nenek dan membicarakan sosok gurunya yang ia panggil bu Lilin.

Alex mencebikkan bibirnya sambil mengerutkan keningnya mencoba membayangkan sosok guru yang saat ini sedang menjadi bahan perbincangan sang putri dan sang mama.

Sekaligus sosok yang tadi siang juga di puji puji oleh sang di hadapannya.

Alex tanpa sadar menggigit bibirnya sendiri kuat kuat ketika bayangannya tentang sosok guru Zakia malah mengingatkannya pada sosok Zalina....

Alex menghela nafas berat, sebelum akhirnya ia melanjutkan langkahnya meninggalkan tempat itu dan menuju kamarnya sendiri.

Sebenarnya ia ingin segera menemui Zakia tapi ia ingat ia baru saja sampai dan belum membersihkan diri.

Cklek...

Alex membuka pintu kamarnya dan ia langsung terkejut ketika ia melihat sang istri telah berada di dalam kamar dan nampak duduk dengan tenang di atas tempat tidur sambil bersandar pada hardboard tempat tidur.

Zoya nampak sedang asyik membaca majalah fashion.

Dan ketika melihat kehadiran sang suami, Zoya segera mendongak menatap Alex dengan raut bahagianya.

" kamu sudah pulang ?! " tanya Alex dengan raut wajah penuh tanya.

" iya..sudah hampir satu jam yang lalu, lihat aku sudah bersih bersih malah..." jawab Zoya sambil turun dari tempat tidur kemudian berputar sebentar menunjukkan pakaian dinasnya pada Alex.

Pakaian dengan bahan kain yang sangat tipis, dan sangat pendek juga tanpa lengan.

Pakaian yang Zoya pakai sangatlah transparan higga memperlihatkan semua miliknya.

Ia sengaja melakukan itu, ia merasa hubungan pernikahannya dengan Alex semakin hari semakin garing.

Karenanya ia ingin menggoda sang suami.

Senyum sumringah terpancar di wajah Zoya, sudah lama rasanya Alex tak lagi menyentuhnya secara intens.

Alex menatap Zoya dengan kening berkerut.

" yang...aku kangen..." kata Zoya sambil melingkarkan kedua lengannya di leher kokoh Alex dan menciumi pipi Alex.

Tapi bukannya membalas perlakuan sang istri, Alex malah melepaskan kedua tangan Zoya dari lehernya.

" kamu sudah pulang dari setu jam yang lalu tapi kamu masih di sini dan tidak menemani Kia ?! " tanya Alex dengan nada agak ketus.

Zoya sedikit merengut.

" aku lelah sudah kerja seharian, ketemu banyak orang...

aku sengaja pulang lebih awal karena aku sengaja pengen berdua sama kamu yang....aku kangen...

Kamu udah lama banget nggak nyentuh aku...." Zoya mulai merajuk.

" tidak ada yang menyuruh kamu kerja Zoya...aku masih sanggup memberi kamu uang berapapun yang kamu minta..." sentak Alex geram.

" kamu sendiri yang memaksa untuk kerja dan karena pekerjaanmu itu kamu menelantarkan aku dan Zakia...

asal kamu tahu...Zakia sampai mengemis perhatian dan kasih sayang dari orang lain karena kamu sama sekali tidak pernah memberikan itu padanya.

aku jadi ragu...sebenarnya...kau itu menyayangi Zakia atau tidak.

Kenapa kau bisa seperti tidak punya waktu sedikitpun untuknya..." omel Alex dengan wajah merah padam menahan amarah.

Sungguh Zoya keterlaluan dan hanya memikirkan dirinya sendiri.

" Lex...." panggil Zoya ketika Alex melangkah menjauh darinya

" aku mau mandi..." jawab Alex dingin dengan terus melanjutkan langkahnya ke kamar mandi.

Sementara Zoya...

Wanita itu berdiri mematung di tempatnya berdiri.

Matanya nampak berkedip pelan ketika ucapan Alex kembali berputar di kepalanya.

( aku jadi ragu...sebenarnya kau itu menyayangi Zoya atau tidak ?! Kenapa kau seperti tak punya waktu sedikitpun untuknya )

Zoya menghela nafas berat.

" tak apa kau mengira aku tak menyayanginya...

asal kau tak mengira dia bukan anakmu...." kata Zoya lirih nyaris tak terdengar.

Tatapan wanita itu tiba tiba kosong terarah ke arah luar jendela kamarnya itu.

1
Lina Febriyanti
menarik
Amilawati
menyesal bacahya zalian di buang di rendahkan serendahnya tpw nanti dia nikah juga SM Alex malah hamil anak Alex,sejak awal dia murahan masa karangter utamanya muarahn tdn bermoral lagi👎
tris tanto
lha buktinya 10th lu gk sm alin lu udh nikah terlepas itu perjodohan ato apaun secara sadar lu yg pilih kan
Paon Nini
sinting.... sekali manusia suka gelap celup itu akan jadi kebiasaan. kasihan sekali aku dengan pemikiran dia yang kayak gini
Paon Nini
ortunya zalina tau g sih alasan kenapa mereka pacaran dan kenapa akhirnya mereka putus?
Paon Nini
aku tetep masih curiga kalau kado itu adalah test pack
Paon Nini
dia bukan orang baik dia bwhat btw
Paon Nini
pertanggungjawaban? saat kamu ambil perawannya dia juga kamu harus tanggung jawab bodoh, bukan saat dia hamil doang
Paon Nini
semoga selingkuhannya dateng deh
Paon Nini
pret
Paon Nini
sllu bgt
Paon Nini
kalau bener ini marik circle alex emang patut di jauhi
Paon Nini
nah kan
Paon Nini
si narik ngak lagi hamilin anak orang juga kan?
Paon Nini
bicarain aja kalau udah kayak gini
Paon Nini
kan Arthur mau tanggung jawab kecuali dia lepas tanggung jawab baru kalain malu. lagian emang si zoya ini banyak mau ya gunj jadinya
Paon Nini
ya harunya si alex ngeh jika dia ngak pernah having sex sama zoya terus zoya baru nikah 7 bulan udah lahiran kalain bisa kroscek dong
Paon Nini
harusnya km berlutut minta maaf jika perlu lex
Paon Nini
dia tau ternyata
Paon Nini
oh astaga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!