NovelToon NovelToon
Dua Kali Jatuh Cinta

Dua Kali Jatuh Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi
Popularitas:952
Nilai: 5
Nama Author: SAIDA VALE

Nadia mati mengenaskan akibat dikhianati. Namun, takdir memberinya kesempatan kedua dengan memindahkan jiwanya ke tubuh Chelsea Latief, gadis kaya raya yang sedang koma.

Terbangun sebagai Chelsea, Nadia tidak hanya harus mencari cara untuk menghancurkan orang-orang yang telah membunuhnya di masa lalu, tetapi ia juga harus bertahan hidup di rumah mewah yang penuh dengan konspirasi racun, sekaligus menghadapi Reynald—tunangan arogan yang tiba-tiba berbalik mengejar cintanya.

"Aku bukan Chelsea yang bisa kamu injak-injak lagi, Tuan Reynald."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SAIDA VALE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 24: Fajar Baru Kirana

Pagi itu, kota seolah merayakan keadilan yang baru saja ditegakkan. Berita utama di setiap stasiun televisi, surat kabar, dan portal berita daring hanya membahas satu hal: Kehancuran dinasti Baskoro Corp. Foto Baskoro dan Elena yang digiring masuk ke dalam mobil tahanan dengan pakaian tahanan berwarna oranye menjadi pemandangan yang memuaskan bagi publik, terutama bagi para mantan karyawan yang dulu pernah dizalimi oleh mereka.

Nadia berdiri di balkon kantor barunya—kantor yang dulu merupakan ruang kerja pribadinya saat masih menjadi Nadia Kirana. Ia menatap ke langit biru, menghirup udara pagi yang terasa begitu segar tanpa beban dendam yang selama ini menghimpit dadanya.

"Nona Chelsea, tim konstruksi sudah selesai memasang papan nama baru di lobi," Adrian masuk dengan wajah yang berseri-seri. Ia menyerahkan sebuah tablet yang menampilkan rekaman langsung dari lobi gedung.

Di layar, papan nama raksasa bertuliskan BASKORO CORP telah diturunkan dan diganti dengan huruf-huruf logam elegan yang membentuk nama: KIRANA-LATIEF GROUP.

Nadia tersenyum tipis. "Kirana... nama itu akhirnya kembali ke tempat yang seharusnya."

"Ada satu tamu yang ingin menemui Anda di ruang kunjungan tahanan sebelum ia dipindahkan ke penjara pusat, Nona," tambah Adrian, suaranya sedikit merendah. "Elena."

Di ruang kunjungan tahanan yang dipisahkan oleh kaca tebal, Elena tampak sangat mengenaskan. Kulitnya pucat, matanya cekung, dan tangannya gemetar hebat. Begitu melihat Nadia masuk, Elena langsung menempelkan tangannya ke kaca, air mata mengalir deras.

"Chelsea... tolong aku... aku dipaksa oleh Baskoro! Aku tidak pernah ingin mendorong Nadia!" tangis Elena pecah, suaranya parau melalui alat komunikasi. "Aku akan memberikan kesaksian melawan Baskoro, tapi tolong tarik tuntutanmu padaku. Aku tidak bisa hidup di penjara!"

Nadia duduk dengan tenang, menatap mantan sahabatnya itu tanpa ada sedikit pun rasa kasihan di matanya. "Elena, kamu punya waktu bertahun-tahun untuk jujur. Kamu punya ribuan kesempatan untuk berhenti menikmati harta yang bukan milikmu. Tapi kamu memilih untuk tertawa di atas makam sahabatmu sendiri."

Nadia mencondongkan tubuhnya ke arah kaca. "Nadia Kirana mungkin sudah memaafkanmu di surga, tapi aku... aku bukan Nadia. Aku adalah hukumanmu di dunia ini. Nikmatilah setiap detik di balik jeruji besi, Elena. Karena di sana, kamu akan punya banyak waktu untuk mengingat wajah Nadia setiap kali kamu memejamkan mata."

Nadia berdiri dan berbalik tanpa menunggu jawaban lagi. Ia meninggalkan Elena yang menjerit histeris memanggil namanya. Pintu besi berat tertutup di belakangnya, menandakan akhir dari hubungan pengkhianatan itu.

Malam harinya, Reynald mengadakan perjamuan kecil di kediamannya. Hanya ada mereka berdua di meja makan yang diletakkan di taman belakang, dikelilingi oleh pendar lampu gantung yang hangat dan aroma bunga melati yang harum.

Reynald menuangkan anggur putih ke dalam gelas Nadia. Pria itu tampak lebih rileks, jasnya telah dilepaskan dan lengan kemejanya digulung hingga siku.

"Selamat atas peresmian Kirana-Latief Group, Chelsea," ucap Reynald sembari mengangkat gelasnya.

Nadia menyentuhkan gelasnya ke gelas Reynald. "Ini semua berkat Anda, Tuan Reynald. Tanpa aliansi ini, saya mungkin masih terjebak di mansion Latief."

Reynald meletakkan gelasnya, lalu menatap Nadia dengan tatapan yang sangat dalam dan intens—tatapan yang membuat jantung Nadia berdegup kencang secara tidak sadar.

"Kontrak kita sudah selesai, Chelsea," ucap Reynald pelan. "Baskoro sudah hancur. Hendra di penjara. Kirana Group kembali padamu. Secara teknis, kamu bebas untuk pergi sekarang."

Nadia terdiam. Kata-kata 'bebas untuk pergi' entah mengapa terasa sedikit menyakitkan di telinganya. Ia menunduk, memainkan ujung sendok peraknya. "Ya... Anda benar. Saya bebas sekarang."

Reynald berdiri dari kursinya, melangkah mendekati Nadia, lalu berlutut di sebelah kursinya. Ia meraih tangan Nadia, menggenggamnya dengan kelembutan yang sangat kontras dengan reputasinya sebagai CEO berdarah dingin.

"Tapi aku tidak ingin kamu pergi," bisik Reynald. "Kontrak itu mungkin sudah selesai, tapi aku ingin menawarkan sesuatu yang baru. Sesuatu tanpa tanggal kadaluwarsa, tanpa syarat bisnis, dan tanpa sandiwara."

Reynald mengeluarkan sebuah kotak beludru kecil dari sakunya. Di dalamnya terdapat sebuah cincin berlian biru yang sangat indah—sebiru mata Nadia Kirana yang dulu ia kagumi dari jauh.

"Chelsea Latief... atau siapa pun jiwa hebat yang ada di dalam tubuh ini," Reynald menatap Nadia dengan kejujuran yang mutlak. "Maukah kamu menjadi tunanganku yang sesungguhnya? Bukan karena kontrak, tapi karena aku tidak bisa membayangkan masa depanku tanpa singa betina kecil yang berani ini di sampingku?"

Nadia menahan napasnya. Air mata haru perlahan menggenang di matanya. Untuk pertama kalinya dalam dua kehidupan, ia merasa benar-benar dicintai bukan karena hartanya, melainkan karena jati dirinya.

Nadia mengangguk pelan sembari tersenyum lebar. "Ya, Reynald. Aku mau."

Reynald menyematkan cincin itu di jari manis Nadia, lalu menariknya ke dalam pelukan yang hangat dan penuh janji. Di bawah saksi bulan yang bersinar terang, kisah balas dendam Nadia Kirana telah resmi ditutup, digantikan oleh babak baru kehidupan Chelsea Latief yang penuh dengan cinta sejati yang abadi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!