NovelToon NovelToon
Safira [Sugar Baby]

Safira [Sugar Baby]

Status: sedang berlangsung
Genre:Teman lama bertemu kembali / Teen / Selingkuh
Popularitas:24.9k
Nilai: 5
Nama Author: putrijawa

SPIN OFF Ayah Untuk Safira

Dihadapkan dengan kenyataan bahwa status dirinya merupakan anak rahasia, membuat Safira harus extra hati - hati untuk bersikap dengan seorang pria. Belum lagi sikap sang ayah yang seolah enggan menganggap keberadaannya. Semakin membuat Safira membenci sosok ayah biologisnya.
Beruntung Safira masih memiliki sosok laki - laki yang bisa ia jadikan sosok panutan. Laki - laki yang nantinya akan menjadi role mode nya untuk mencari tambatan hati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putrijawa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapture 25.

Malam ini, sesuai permintaan Bima. Safira sedikit merias wajahnya dengan make up tipis namun mampu membuat wajahnya semakin terlihat cantik. Ia mengenakan midi dress selutut warna navy dipadukan dengan sneakers putih. Rambut panjangnya di kuncir setengah dengan poni yang dibiarkan menutupi sebagian keningnya.

Safira termasuk gadis yang tak terlalu feminin. Ia lebih suka mengenakan kaos atau kemeja oversize. Namun untuk malam ini, khusus untuk pertemuannya dengan Bima, gadis cantik itu mengenakan gaun.

"Cantik banget dedek Fia. Jadi pengen Babang karungin." celutuk Bima yang langsung mendapat tatapan tajam dari Rendy.

"Canda, Om. Santai. Jangan dibawa serius. Peace." ucap pria itu lagi sambil tertawa pelan.

"Bunda mana, Pa ?" tanya Safira sambil melongokan lehernya ke arah ruang keluarga.

"Bunda lagi nenangin Skye. Ngeliat Bima disini dia jadi ngerengek pengen ikut. Gak lucu 'kan kalo nanti dia ikut kalian dan ngerusak moment yang udah dirancang sama BimBim." jelas Rendy membuat putri semata wayangnya itu mengangguk paham.

"Ya gak papa, sih, Om. Jatuhnya 'kan nanti kalo orang liat kita kayak keluarga bahagia." celetuk Bima sambil tertawa pelan.

"Kuliah yang bener. Baru mikiri keluarga bahagia."

"Sip, Om. Kalo itu gak usah diragukan." ucap Bima mantap. "Kalo gitu... Izin bawa anak gadisnya dulu, ya, Om."

Tangan Bima terulur untuk menyalami tangan Randy. Lalu mengulurkan tangannya lagi pada Safira. "Ayo, Tuan Putri. Kita kencan dulu. Babay Baginda Raja." selorohnya sambil melambaikan tangan.

"Fia pergi dulu, Papa." ucap Safira yang juga ikut melambaikan tangannya.

"Jaga baik - baik anak gadis saya. Kalo sampek ada yang lecet..."

"Langsung dinikahkan 'kan, Om ?" sela Bima yang langsung mendapat tatapan tajam dari Rendy.

"Jangan macem - macem kamu." ancam Rendy seloroh.

"Ampun, Om. Mana berani saya macem - macem. Semacem aja, Om kalo sama Fia." sahutnya sambil berlari kecil menyusul Safira yang sudah masuk ke dalam mobilnya lebih dulu.

"Jangan pulang malem - malem." pesan Rendy

"Pulang subuh, kok, Om." pekik Bima membuat Rendy mengumpat kesal di tempatnya.

"Berandal satu itu." ucap Rendy sambil menatap mobil Bima yang telah melewati gerbang kediamannya. "Semoga selalu bisa membuat Fira bahagia."

"Mereka udah pergi ?"

Rendy menoleh saat mendengar suara istrinya. "Udah. Baru aja. Skye gimana ?" tanyanya sambil merangkul pinggang istrinya

"Lagi video call sama satria. Jadi lupa kalo ada Bima." sahut Risa. Kepalanya menyandar pada bahu kekar suaminya. "Gak terasa, ya. Safira udah segede ini. Papanya aja sampek udah mulai was - was buat milih calon mantu."

Rendy tertawa pelan mendengar sindiran sang istri. Ia memang sangat protektif dengan putri sambungnya itu. Tentu ia tak ingin pria sembarangan yang menjadi pendampingnya kelak.

"Sejauh ini BimBim, sih udah lolos seleksi. Tinggal mantau aja." sahut Rendy membuat sang istri tertawa pelan.

"Aku boleh minta tolong, gak ?"

"Minta tolong apa, sayang ?" tanya Rendy sambil mendekap erat istrinya. "Kita masuk, yuk. Ngobrol di dalem aja."

"Cari tau siapa Arsena. Fira udah tanya Arya tentang Arsena. Tapi kayaknya Arya juga gak tau pasti. Soalnya Arya bilang kalo Arsena bukan adiknya. Tapi feeling aku bilang kalo mereka itu masih saudara. Mungkin aja Arya gak tau tentang adiknya yang lain. Kamu tau sendiri 'kan gimana Arya ? Dia gak akan peduli tentang hal - hal yang kayak gini. Apalagi menyangkut Fira."

Rendy mendengarkan cerita istrinya dengan baik. Bukan hal yang sulit baginya mencari tahu tentang suatu hal. Mengingat pekerjaan dan koneksinya yang sang luas hingga memudahkannya mendapat informasi.

"Aku usahain, ya." ucapnya seraya mengecup pelipis sang istri.

***

"Tumben ngajak ke resto ?" tanya Safira saat mobil yang dikemudikan Bima memasukan pelataran sebuah restoran mewah.

Sebelum menjawab, Bima melirik gadis cantik di sampingnya seraya tersenyum manis. "Menyesuaikan sama pakaian kamu, Fi. Gak lucu 'kan kalo aku ngajak kamu makan di pinggir jalan."

Pria tampan itu membuka pintu kemudi untuk keluar. Setelahnya berlari memutar untuk membuka pintu tempat Safira duduk.

"Silahkan, princess." ucap Bima sambil mengulurkan tangannya ke arah keluar.

Safira tertawa pelan melihat tingkah pria tersebut. "Cosplay jadi pengawal ?"

"Pengawal pribadi sampai akhir nanti. Assekk." sahut Bima sambil tertawa pelan.

Pria itu lantas mengulurkan tangannya dan langsung disambut oleh Safira. Menggenggam erat tangan lembut yang begitu kecil dalam genggamannya.

"Romantis gak tempatnya ?" tanya Bima saat mereka sampai di lantai dua.

Kafe bertema outdoor dengan banyak lampu temaram yang menggantung. Beberapa tanaman hias berada disudut ruang terbuka.

"Lumayanlah." sahut Safira membuat pria disamping mendengus sebal.

Safira tertawa pelan melihat ekspresi menggemaskan Bima. "Ini kita gak duduk ? Berdiri aja gitu ?" tanyanya seloroh.

"Iya. Berdiri aja biar hemat biaya." sahut Bima asal.

Tak seperti ucapannya, pria itu menuntun Safira untuk duduk di kursi paling sudut dekat pembatas.

"Kita duduk disini aja. Kalo misal kamu mual terus pengen muntah karena liat aku, kamu bisa langsung muntahin ke bawah. Dan dari sini aku juga bisa langsung mantau mobil aku. Masih aman atau enggak."

Safira menggelakan tawanya. "Prepare bangetnya sama tempatnya."

"Babang Bima gitu, loh." sahut Bima sambil menepuk - nepuk dadanya bangga.

Seorang pelayan datang dan menyerahkan list menu ke meja mereka.

"Chicken steak ? Atau Baked salmon with asparagus ? Biasanya kamu paling suka sama asparagus 'kan ? Ini pakek garlic lemon butter sauce. Mau ?" tanya Bima pada Safira membacakan menu ditangannya.

Safira mengangguk pelan. "Itu aja, deh. Minumnya aku mau lemon squash."

"Oke." Bima langsung menoleh pada pelayan. "Udah di catet, Mas ?"

Pelayanan pria itu tersenyum ramah. "Saya ulangi, ya, Mas. Baked salmon with asparagus and garlic lemon butter sauce dua. Minumannya lemon squash dua."

"Itu aja, Fi ?" tanya Bima lagi sebelum mengiyakan ucapan pelayan tersebut.

Safira hanya mengangguk pelan menatap Bima lalu beralih pada pelayan pria tersebut.

"Baik, Mas, Mbak. Mohon ditunggu sebentar pesanannya. Saya permisi dulu."

"Kenapa liatin aku terus ? Terpesona, ya sama ketampanan Babang Bima ? Ngaku lo ?" tanya Bima seraya menaik turunkan kedua alisnya.

"Iya. Malam ini kamu ganteng. Keliatan dewasanya. Tapi gak sama kelakuannya."

Wajah Bima seketika memberengut sebal. "Ibarat aku udah kamu naikkan tinggi banget. Terus tiba - tiba kamu hempasin aku ke bumi. Tega kamu, Fi."

Safira tertawa pelan. "Aku udah ngomong jujur loh, Bim. Kamu emang ganteng. Ganteng banget malah. Ya, meskipun masih gantengan Papa, sih."

"Udah, deh, Fi. Males banget aku denger pujian kamu." sahut Bima kesal.

Safira meraih tangan pria dihadapannya dan menggenggamnya lembut. "Jangan ngambek, dong Abang Bima yang ganteng. Nanti jeleknya keliatan. Dede Fia jadi ikutan sedih."

Bima mengulum senyumannya. Mana bisa ia berlama - lama marah pada gadis cantik itu. Bima menarik tangan Safira dan mendekatkannya ke bibir. Mengecup lembut punggung tangan gadis cantik itu lalu mengulas senyuman.

"Sayang pakek banget sama Safira Mazayya."

1
SarSari_
wuaaahh udah cntik, pinter, lulusan termuda...yg dapetin hatinya safira yakin deh bruntung bngt
cimownim
Safira ketemu siapaa???
MARDONI
Cerita tentang Safira yang harus menghadapi kenyataan sebagai anak rahasia dan sikap ayahnya yang tidak mengakui keberadaannya sungguh menyentuh hati. Namun, adanya sosok laki-laki yang bisa jadi panutan dan role modelnya membuat cerita terasa penuh harapan. Semangat terus untuk karya ini, penasaran banget dengan kelanjutan perjuangan dan pencarian tambatan hati Safira! ✨
MARDONI
Lucu banget melihat Safira yang biasanya santai sampai berdandan khusus buat Bima. Reaksi Rendy juga khas banget sebagai papa yang protektif 😂 Tapi bagian paling manis jelas saat mereka sudah duduk di restoran. Bima yang terus menggoda Safira, Safira yang balik meledek Bima, sampai akhirnya mereka saling menggenggam tangan… suasananya benar-benar romantis dan bikin senyum sendiri.
꧁☆ ⃟⃟Lybu•°Achaa♡ hiatus
Kalo aku jadi Safira kayaknya ngga bakal sekuat itu dehh ngadepin semua cobaan yg dia alami.Masih punya ayah tapi orang itu gaada.Kalo aku sih udah milih buat pasrahh aja ngga kaya dia yg masih kuat.
putrijawa: Safira kuat karna bundanya juga kuat😁
total 1 replies
Hunk
Di keluarga barunya pun ayah nya dah punya anak. Sedih banget.
Hunk
Ibu adalah yg terbaik
MARDONI
hati Safira kelihatan banget nggak nyaman tiap ketemu Arsena 😭 padahal Mamih sama Papih Arsena baik banget. Tapi pas Kaivan datang bawa iga bakar terus Safira langsung senyum cerah itu kerasa beda banget suasananya. Arsena yang ngeliatin dari jauh sambil cemburu tuh bikin deg-degan juga 🥹
putrijawa: takut ada perang ya?
total 1 replies
Izmie kim💜
dua kemungkinan sih cowok lebih banyak pertimbangan kalau di tolak dia takut hubungan yang dulu baik malah akan jadi gak enak aja
Izmie kim💜: nah gitu makanya laki-laki kalau suka sama temen selalu mikir mikir dan nahan dulu kalau mau nembak 🤭
total 2 replies
Izmie kim💜
heh safira anak kandungnya bukan kaya kamu woy
putrijawa: sabar pemirsah
total 1 replies
cimownim
jarang banget dapet papah Sambung sebaik itu😍
SarSari_
lah Adit nih gak update apa gimna sih 😂
putrijawa: gak ada yg tau tentang kemampuan Safira😁
total 1 replies
Indira Mr
Anak nya aku udah gede.. 😂😂😂
putrijawa: halo tante.. anaknya ganteng yaa 🤭
total 1 replies
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Susah yaa jadi anak yg gak bisa marah2 ke org tua😔 padahal kelakuan mereka kadang di luar nurul🤦
putrijawa: bener. apalagi punya sifat gak enakan😔
total 2 replies
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Ayah tukang boong nih
Rensᴛ⑅⃝ˢ🐈
Selamat ulangtahun ya Safira 🍰
putrijawa: walaupun sudah lewat, tapi trima kasih 🤭
total 1 replies
LOL #555
hah , itu bukan ayah sambung nya kan ?🧐
MARDONI
Safira kelihatan ceria banget di dapur sama Chef Kaivan, apalagi pas dia antusias banget soal masakan. Terus bagian Bima yang chat sambil bercanda soal “calon CEO” itu bikin senyum sendiri. Tapi kalimat terakhir yang tiba-tiba ada orang bilang “takdir ingin mempersatukan kita” itu bikin deg-degan banget 😭
SarSari_
betul , Safira mah cewek mahal...
Izmie kim💜
takut juga ya ngadepin laki-laki kaya gitu setau aku makin di tolak makin gencar mending kita jaga jarak perlahan aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!