sesuai judul HUKUMAN QUEEN MAFIA..
Alexa di hukum karna telah membunuh ribuan nyawa menjadi permaisuri yang tersingkir karna di fitnah telah mendua..
menjalani misi nya membuat Kaisar takluk juga hidup bersama Kaisar..
akankah queen mafia ini sanggup menyelesaikan misi.. atau bahkan justru ikut terperangkap dalam misi nya..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Alexa queen
"sudah kak." tanya Eza begitu melihat Alexa keluar dari rumah sakit.
"sudah Mobil sudah kamu siapkan?" Eza mengangguk.
"kita kemana kak." Eza membukakan pintu depan untuk Alexa.
"kita ke ruko aja ada yang mau Tias bahas kata nya." Eza mengangguk.
"bagaimana keadaan dede nya." Alexa mengelus perut nya.
"bagus Dia sudah 6 bulan, waktu yang begitu cepat." Eza tersenyum waktu yang begitu cepat namun begitu berharga 5 bulan dekat dengan Alexa, Di ajari mengemudi, Bela diri dan masih banyak Lagi.
"usaha kakak berkembang sangat pesat apa kakak nggak kepikiran buat buka cabang." cetus Eza.
"nggak? Ini saja kakak sibuk."
"apa kakak sudah dengar soal kantor Wiguna yang sedang membutuhkan catering, Kita bisa masuk ke sana kak." Alexa mengangguk setuju.
"sudah Tias urus soal itu, Dan katanya kita akan meeting dengan perusahaan mereka Sekalian bawa sempel. " jelas Alexa.
"kita ke ruko dulu setelah itu baru ke kantor Wiguna." Alexa mengangguk Mereka sampai di ruko milik Alexa.
"bu, Kita harus segera ke kantor Wiguna, Jadwal meeting di percepat sebab pemilik perusahaan nanti malam akan mengadakan pertunangan." cegat Tias pada Alexa dan Eza.
"kalian sudah bawa sempel juga berkasnya." Tias mengangguk.
"ya sudah ayok, Tunggu apa lagi, Bawa kita ke sana Za." mereka kompak menuju kantor Wiguna Untung saja jarak nya hanya satu kilo saja.
Alexa dan Tias masuk ke dalam perusahaan milik Tuan Wiguna, Dengan Eza yang membawa sempel nya.
"permisi mbak? Kami dari queen catering ingin bertemu dengan pemilik perusahaan, Kami sudah membuat janji katanya satu jam lebih cepat dari jadwal meeting di awal." jelas Tias Alexa menatap setiap ruangan kantor Wiguna Elegant.
"oh iya bu Mari saya antar." Alexa Tias juga Eza mengikuti kemana mbak resepsionis mengantar mereka.
"mari silahkan masuk Ini ruang nya."
"terimakasih mbak." ujar Tias, Mereka kompak masuk Terlihat satu pria muda Juga satu wanita di sebelah nya.
"permisi pak bu."salam Tias.
"mari silah kan duduk, kalian perwakilan dari queen catering bukan." Tias mengangguk.
"saya sekertaris nya, Ini pemilik queen catering ibu Alexa queen, Dan adik nya tuan Eza." jelas Tias, Yah mereka taunya Eza adalah adik dari Alexa queen.
"salam kenal Saya Devan asisten pribadi pak Kaisar pemilik perusahaan ini, Dan dia Mutia sekertaris Pak Kaisar juga." mata Alexa membola Tidak kah ia salah dengar.
Deg deg deg.
"kita bisa mulai meeting nya kali ini." ujar Devan, Tias memulai presentasi nya.
Selama jalan nya meeting Alexa hanya bisa terdiam, Otak nya masih terus berjalan tentang nama pemilik perusahaan besar ini.
"terimakasih atas kepercayaan perusahaan yang besar seperti kalian kepada catering kecil seperti milik kami, Semoga kerja sama kali ini bisa berjalan dengan Lancar ya pak Devan." Alexa terkesiap mendengar meeting sudah selesai.
"sama sama nona Tias, Terimakasih banyak juga." Alexa menatap nanar tiga undangan di depan Tias.
"ayok kak." ajak Tias begitu meeting selesai.
Eza menggandeng Alexa keluar ruang meeting nya.
"kakak sakit." tanya Eza Alexa menatap Eza.
"undangan apa itu." Tias melihat tiga undangan di tangan nya.
"undangan pertunangan bu eemmm KAISAR DAN VINA." Alexa menghentikan Langkah nya.
"kenapa kak."
"tidak papa kita kembali, Nanti malam kita bersiap datang ke sana." mereka memasuki Lift.
"apa kita harus belanja kak." Alexa menggeleng.
Ting.
"kita tak perlu be." ucapan Alexa terhenti ketika berpapasan dengan mata seorang lelaki yang sangat ia kenal.
Deg deg deg.
"Ka Kaisar." mata Alexa. Meredup hingga Alexa akan terjatuh.
"KAKAK.!!"
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...