NovelToon NovelToon
Pembalasan Istri Yang Dianggap Miskin

Pembalasan Istri Yang Dianggap Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami
Popularitas:35.4k
Nilai: 5
Nama Author: less22

Di hari anniversary mereka yang ketiga tahun, Grizla ingin menaikkan jabatan suaminya dari Manager menjadi CFO dalam diam.

Tapi malam itu, ia terpaksa mengurung niatnya karena ibu dan adiknya ikut campur di hari perayaan anniversary mereka.

Dan lebih menyakitkan lagi, mertuanya itu membawa wanita asing bersama mereka yang membuat ia tidak nyaman dan membuat ia ragu harus menyerah posisi itu.

Lama kelamaan, suaminya mulai bersikap dingin, tidak ada keharmonisan ruma tangga yang ia dambakan. Akhirnya suaminya selingkuh dengan wanita tersebut yang ternyata satu kantor dengannya, alasan selingkuhnya adalah ia menginginkan seorang anak.



Plot twist-nya adalah, perusahaan itu miliknya, yang mengangkat suaminya sebagai manager adalah dirinya melalui orang Kepercayaan yang menjadi CEO sementara di perusahaan G' Jaya.

"Hari ini buka matamu lebar-lebar, siapa yang telah mengangkat derajatmu!" - Grizla

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon less22, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Antonio menarik napas dalam-dalam sebelum mengetuk pintu kayu jati berukir di hadapannya.

Jantungnya berdegup sedikit lebih kencang dari biasanya, ada rasa tidak tenang sejak Boni memberi tahu tentang pergantian kuasa proyek.

Tok! Tok! Tok!

"Silakan masuk," terdengar suara Siska dari dalam, terdengar formal dan dingin.

Antonio memutar kenop pintu. Begitu pintu CEO terbuka lebar dan ia melangkah masuk, langkahnya langsung terhenti. Matanya memicing.

Di atas kursi kebesaran CEO yang biasanya ditempati Siska, kini duduk seorang wanita lain.

Wanita itu menyandarkan punggungnya dengan santai, namun memancarkan aura intimidasi yang kuat. Sementara Siska, wanita yang selama ini ditakuti seluruh karyawan sebagai pimpinan tertinggi, justru berdiri tegak di samping kursi itu dengan sikap hormat.

Wanita misterius itu mengenakan topi pantai bertepi lebar yang sengaja agak diturunkan, dipadu dengan kacamata hitam besar yang menutupi sebagian besar wajahnya.

Kacamata itu begitu mengecoh pandangan, menyembunyikan sebagian wajahnya.

Antonio terpaku di tempatnya. "Postur tubuh itu... gestur itu..."

"Dia benar-benar mirip Grizla..." batin Antonio, dadanya tiba-tiba bergemuruh. "Tapi tidak, itu tidak mungkin Grizla. Si bodoh itu mana punya nyali duduk di kursi seperti ini? Tapi sial, kenapa rasanya kebetulan sekali? Kemarin malam Grizla tidak pulang setelah kami bertengkar, dan hari ini tiba-tiba muncul Nyonya G sebagai pemilik asli perusahaan ini?"

Grizla, dari balik kacamata hitamnya, tersenyum sinis melihat kepanikan yang terlintas sesaat di wajah suaminya.

Ia sengaja sedikit mendongakkan kepala, membiarkan Antonio menatapnya, layaknya wanita misterius.

Melihat Antonio yang malah melamun dan terus menatap atasannya dengan tidak sopan, Siska berdeham keras.

"Ada yang bisa saya bantu, Pak Antonio? Mengapa Anda berdiri saja di sana?" tanya Siska.

Nada suaranya dijaga agar tetap sopan secara profesional, meskipun ada rasa muak yang mendalam.

Siska tahu betul bagaimana bajingan di depannya ini memperlakukan Grizla selama ini.

Antonio tersentak, tersadar dari lamunannya. Ia segera memperbaiki posisi berdiri dan berdeham, mencoba mengembalikan wibawanya.

"Ah, maaf. Anu... begini, Bu Siska," Antonio melangkah dua tindak lebih dekat ke meja kerja, mencoba mengabaikan sosok wanita bertopi di tengah. "Saya datang ke sini ingin meminta kejelasan terkait draf proyek kerja. Bukankah selama berbulan-bulan ini saya yang menyusun dan mengurusnya dari nol?"

"Lalu?" tanya Siska pendek, melipat tangan di dada.

"Kenapa hari ini tiba-tiba draf itu dialihkan dan diberikan kepada Boni? Dia itu asisten saya! Kenapa pihak manajemen, atau bahkan Anda sendiri, tidak berdiskusi atau memanggil saya terlebih dahulu sebelum menyerahkan proyek besar itu? Ini benar-benar tidak adil bagi kerja keras saya!" kata Antonio, suaranya sedikit naik karena merasa harga dirinya diinjak-injak.

Siska tidak langsung menjawab. Ia melirik sekilas ke arah Grizla yang memberikan kode berupa anggukan kecil yang nyaris tak terlihat.

"Pak Antonio. Keputusan ini bukan diambil sepihak oleh saya, melainkan langsung disetujui dan diperintahkan oleh Nyonya G selaku pemilik tunggal perusahaan ini. Beliau menginginkan Boni untuk memegang kendali penuh, mengawasi proyek dari awal mulai hingga akhir nanti," kata Siska angkat bicara, suaranya tenang namun menekan.

"Tapi Boni itu tidak punya pengalaman sebanyak saya, Bu Siska! Proyek ini taruhannya nama baik perusahaan!" potong Antonio defensif.

"Boni memiliki analisis yang jauh lebih bersih dan berbakat dalam menangani bidang ini dibanding Anda yang belakangan ini sering tidak fokus," balas Siska tajam.

"Dan tolong ingat posisi Anda, Pak Antonio. Anda adalah karyawan di perusahaan ini, digaji oleh perusahaan ini. Sementara Nyonya G... adalah pemilik mutlak dari tempat Anda mencari nafkah. Beliau memiliki hak veto penuh untuk memberikan, memindahkan, atau mencabut proyek itu dari siapa pun. Termasuk dari Anda," kata Siska dengan sengaja mengulurkan tangan ke arah wanita di sampingnya.

Antonio mengepalkan tangannya di sisi tubuh. Rasa malu dan amarah bercampur aduk. Ia memberanikan diri menatap langsung ke arah wanita bertopi pantai itu.

"Nyonya G. Saya menghormati posisi Anda sebagai pemilik perusahaan. Tapi sebagai karyawan yang sudah berdedikasi di sini, saya rasa saya berhak mendapatkan alasan yang lebih masuk akal. Mengapa saya disingkirkan begitu saja?" tanya Antonio, mencoba mengetuk sisi profesionalitas sang pemilik.

Ruangan itu hening sesaat. Antonio menunggu dengan napas memburu.

Tiba-tiba, wanita yang duduk di kursi CEO itu terkekeh pelan. Suara itu... terdengar begitu familier di telinganya, namun dengan nada yang jauh lebih tegas dan berkuasa di banding dengan suara istrinya di rumah.

Grizla sengaja memajukan tubuhnya, menumpukan kedua tangannya di atas meja, lalu berbicara dengan nada rendah yang penuh penekanan.

"Alasan?" tanya Grizla, memalsukan intonasi suaranya sedikit lebih berat agar suaminya tidak langsung mengenali seratus persen.

"Alasannya sederhana, Pak Antonio. Karena saya tidak suka melihat proyek berharga saya dipegang oleh orang yang terlalu sombong hingga melupakan posisinya. Mengapa? Apa Anda merasa keberatan dengan keputusan saya?" Grizla balik bertanya.

1
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣 semakin benci semakin di pikiran setelah itu bakal kehilangan saat tarik ulur,,,,kepo karena GK di hubungi🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣griza vane🤣🤣🤣🤣🤣 cowok gila bucin parah ,,, jangan harap yg kedepannya cuma memanfaatkan griza sebagai netizen kak less garis keras jangan harap dapat doa restu dari kami🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna
Xander si cowok gila mulai beraksi,,,, mengeluarkan jutsu jutsu buayanya , untuk sementara skor masih 1-0 karena buaya betina nya masih jual mahal,,,🤣🤣🤣🤣 ingat Xander belum selesai massa Iddah nya🤣🤣🤣🤣
siti solihah
benci dan cinta itu bedanya tipis....
less22: setipis tisu🤣
total 1 replies
Night Watcher
tau ah.. di episode2 ini kalo muncul xpander tak scroolll2 aja...
masih blm good mood..🤭🤭🤭
less22: padahal seru lho cinta-cintaan 🤣
total 1 replies
Night Watcher
walaupun ada celah utk penangguhan, tapi duit siapa yg mau dipake utk biaya penangguhannya?🤭🤭🤭
Wega Luna
ternyata si griza GK jauh beda dengan cowok gila nya🤣🤣🤣🤣 cocoklah🤭
less22: semakin menjadi-jadi🤣
total 3 replies
Fajar Fathur rizky
cepat bikin lebih hancur Antonio bikin dia lebih memilih mati
Fajar Fathur rizky: cepat bikin Antonio mati
total 2 replies
Wega Luna
kayak nya Antonio dijebak dan diculik sama cowok gila nya griza deh🤣🤣🤣🤣🤣
Wega Luna: biar seru, tebak tebakan dong kalo GK tebak tebakan GK asyik🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Wega Luna
cowok gila🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
less22: iya, gila emang🤣
total 1 replies
Wega Luna
sabar ya grizla ngadepin orang kayak vane itu bakal menguras emosi,,,🤣🤣
Night Watcher
kukira setelah bisa menghancurkan anto dan klrgnya grizla bisa tersenyum lega, tapi ternyata malah hrs berhadapan dgn org yg mengandalkan kekuasaan utk mencapai keinginannya.
yakin? kalo hidup bersama org yg penuh pemaksaan dan otoriter? bukan karna cinta tapi karna takut & terpaksa? 🤦
jadi males nunggu lanjutannya thor.🤦
less22: hiksss dia itu cuma bohong, mau menyertakan aja lho
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
dasar nene lampir
Fajar Fathur rizky
cepat tangkap widya itu
Night Watcher
persaingan bisnis apa persaingan asmara sih?
kyk bahasa ketua rafia eh mafia..🤦
irena
ga papa sama grizla yg penting xander tajir melintir dan tangguh ditakuti semua orang
less22: betul tuh, ketimbang sama laki miskin banyak tingkah lagi🤣🤣
total 1 replies
Wega Luna
kok lebih parah dari Antonio,,,, cowok tipe gini ngeri woi🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣, belum apa apa udah semengerikan itu
Ambu Rinddiany Thea: /Good/😯
total 7 replies
Night Watcher
mencla mencle... katanya tanpa nego dan syarat, bebas menentukan tempat resto atau cafe manapun,
sekarang harus siang ini jam satu siang,dan restonya sky garden,😇 berarti dua poin yg jd syarat.
emang bukan "nego" tapi syarat yg harus dipenuhi...😂😂😂🤭🤦
less22: namanya jug orang berkuasa🤣🤣
total 1 replies
Maria Lina
outhor curang ..cerita yg 2 nya di tambah 1 1 gk thor hehe
less22: hahah hari ini🤣🤣
total 1 replies
Ambu Rinddiany Thea
semangat antonio ngesooot teruuuus 🤭😆
less22: semangat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!