NovelToon NovelToon
Because I'M Muslim

Because I'M Muslim

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Persahabatan / Romansa / Keluarga & Kasih Sayang / Sci-Fi
Popularitas:53k
Nilai: 5
Nama Author: Ryn_Frankenstein

Menceritakan seorang remaja muslim yang baru saja lulus dari sekolah pesantrennya. Dia bernama Muhammad Al-Fatih. Sebagai remaja yang baru lulus dari pesantren, ia mencoba menjalani kehidupan sehari-harinya di lingkungan yang baru.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ryn_Frankenstein, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25 : Keluarga Adrian Fernando.

Keesokan harinya, pada hari kamis. Waktu jam sudah di pukul 10.00 wib. Terlihat sebuah mobil pajero sport berjalan di jalan raya pantura. Di dalam mobil itu dinaiki oleh empat orang yang berbeda umur. Satu laki-laki dan tiga perempuan. Laki-laki itu adalah Adrian Fernando, atau dikenal dengan nama panggilannya Adrian. Kini ia sedang mengendarai mobilnya untuk kembali pulang ke Jakarta.

Dan tiga perempuan yang ada bersamanya, yang tak lain istrinya dan kedua anak gadis kembarnya. Yang duduk disebelah Adrian adalah istrinya, yang bernama Monika Urshia. Sedangkan kedua anak gadisnya bernama Victoria Shazmeen Fernanda dan Regina Shakeera Fernanda, nama panggilan mereka Ria dan Gina.

Disamping Andrian mengendarai mobilnya, sesekali Monika mengajaknya mengobrol agar suaminya itu merasa santai dalam menyetir mobilnya. Di kursi belakang, ada Ria dan Gina. Ria memilih tidur, sedangkan Gina hanya fokus bermain ponsel genggamnya, entah apa yang ia mainkan sampai-sampai tak peduli dengan obrolan kedua orang tuanya.

Adrian kembali membawa pulang keluarga kecilnya ke jakarta, karena ia memiliki tanggung jawab dengan pekerjaannya. Adrian Fernando adalah seseorang yang bisa dibilang sukses dalam membuka usahanya. Dia sudah memiliki kurang lebih ada 20 cabang restaurantnya di Jakarta.

Tak hanya itu, Adrian juga memiliki beberapa toko hp di kota yang sama. Sebagai pemimpin, Adrian tidak bisa seenaknya meninggalkan pekerjaannya sebagai pemimpin. Dirinya memiliki prinsip untuk menjadi pemimpin yang baik dan bertanggung jawab untuk semua karyawannya.

Paling lama Adrian pergi keluar kota saat urusan penting atau pergi liburan bersama keluarga kecilnya hanya cukup satu minggu saja, tidak lebih. Sedangkan Monika juga bekerja, tetapi ia bekerja di salah satu cabang restaurant milik suaminya sebagai manager.

Monika tak suka berdiam saja di rumah, ia ingin memiliki kesibukan selain menjadi ibu rumah tangga. Akhirnya Adrian mengizinkan istrinya itu bekerja di salah satu cabang restaurannya sebagai manager, yang kebetulan manager sebelumnya mengundurkan diri. Begitu juga dengan Ria, dia baru-baru ini sudah bekerja.

Tentu saja Ria berkerja di satu tempat yang sama dengan mamahnya sebagai kasir. Adrian tak ingin keluarganya bekerja di tempat lain. Sedangkan Gina, dia masih kuliah. Memang Gina dan Ria sudara kandung kembar, akan tetapi mereka berdua memiliki sifat dan perilaku yang berbeda. Ria yang dikenal dingin, sedangkan Gina, ia masih kekanakan.

Mereka berdua pastinya sering bertengkar. Waktu kecil, Ria dan Gina masuk TK bersama, hingga lulus dan masuk ke sekolah dasar yang sama, mereka masih satu angkatan. Akan tetapi saat mereka sudah duduk di kelas dua SMP, Gina mulai berulah. Dia sering bolos, sering keluyuran entah kemana, hingga akhirnya dia tinggal kelas, sedangkan Ria naik kelas ke kelas tiga SMP.

Sewaktu Ria sudah duduk di kelas dua SMA, Gina duduk di kelas satu SMA, tetapi mereka masuk SMA yang berbeda. Setelah lulus SMP, Gina memilih SMAekolah yang berbeda dari kembarannya, awalnya Adrian menolak, tapi Gina malah kabur dari rumah, akhirnya Adrian mengalah dan menuruti anak gadisnya itu. Ketika Ria sudah lulus SMA, Gina malah tinggal kelas di kelas dua SMA, karena ia kembali berulah.

Pergaulan Gina yang ia ikuti salah. Dia sering bolos bersama temannya, sering keluyuran tak jelas. Sampai akhirnya Adrian mengancamnya akan menarik semua fasilitas pemberiannya. Itulah senjata terakhir Adrian bila Gina sudah sangat susah diberitahu dan tak menuruti nasehat kedua orang tuanya. Mau tak mau akhirnya Gina patuh.

Meski sudah kuliah, Gina masih saja berulah, hanya saja, dia tidak pernah bolos. Akan tetapi setelah pulang kuliah, dia tak langsung pulang, melainkan dia pergi keluyuran tak jelas entah kemana bersama teman-temannya. Dan masih saja keluar dari rumah tanpa berpamitan. Sungguh, Adrian dan Monika saja tak habis pikir dengan tingkah laku Gina yang begitu.

"Pah, nanti makan siangnya di tempat biasanya ya." ucap Monika.

"Iya, mah." sahut Adrian sambil menganggukkan kepalanya.

Keluarga Adrian memiliki restaurant langganan setiap pergi ke Semarang. Entah itu saat mereka pergi ke Semarang, atau saat balik ke Jakarta, mereka pasti mampir kesana. Setiap tahunnya, mereka ke Semarang dua kali, tentu saja mereka pergi ke rumah nenek yang merupakan keluarga dari pihak Monika.

"Kemarin papah bilang ketemu orang baik. Siapa sih pah ?" tanya Monika.

Monika penasaran, karena kemarin Adrian dan kedua anaknya pulang, dan Adrian hanya memberitahu kalau dirinya bertemu orang baik. Dia hanya bilang begitu, tak menceritakan detail begaimana ia dan Ria berhasil membawa Gina untuk pulang ke rumah neneknya.

Adrian pun melihat Gina melalui kaca spionnya, rupanya anaknya itu sudah tertidur. Adrian tersenyum melihat kedua anak gadisnya tertidur secara bersampingan, ia pun jadi teringat saat mereka berdua masih balita, begitu damai sekali ketika teringat mereka saat itu.

"Owh, dia namanya Fatih." sahut Adrian yang masih mengendarai mobilnya.

"Namanya Fatih ? Namanya bagus juga." Monika berkomentar.

"Nama lengkapnya Muhammad Al-Fatih. Dia masih remaja, kayanya dia juga baru lulus sekolah di tahun ini. Papah merasa senang saat ngobrol sama dia. Dan hebatnya, dengan ramahnya dia bisa membuat Gina terdiam, dan mau diajak pulang saat itu." Adrian menjelaskan tentang Fatih menurut pandangannya.

"Kok papah tau nama lengkapnya ?" tanya Monika lagi.

"Kan papah juga kenalan sama dia, mah." jawab Adrian yang masih tersenyum.

"Nama depannya Muhammad, berarti dia islam ?" tanya Monika memastikan.

Adrian menganggukkan kepalanya. "Dia islam, dia orang yang baik. Tentu saja papah senang mendapat kenalan seperti dia. Betapa beruntungnya papah selalu bertemu orang-orang muslim yang baik."

"Owh, jadi papah merasa tak beruntung kalau bertemu orang muslim yang buruk ?" balas Monika, ia bermaksud menebak dibalik kata-kata suaminya barusan.

Adrian menghela nafasnya. "Sudahlah, mah. Mau bagaimanapun, mereka adalah teman dan saudara muslim kita. Mereka semua orang baik, begitu juga dengan kaum kita. Mereka yang tak baik adalah oknum yang tak bertanggung jawab."

Terkadang Adrian merasa tak suka bila istrinya memandang kaum muslim dari satu sisi saja. Karena sebelum menikah dengannya, Monika pernah berpacaran dengan seorang pria yang beragama islam. Ya, Monika dan mantannya saat itu berpacaran meski berbeda keyakinan. Parahnya, mantannya itu berperilaku yang tidak sesuai dengan apa yang diajarkan dalam agamanya.

Mantan pacar istrinya sering mabuk-mabukkan, dan parahnya lagi dia sering mengabaikan kewajibannya sebagai kaum muslim. Adrian tak habis pikir dengan istrinya saat itu, kenapa selama masa berpacaran dengan mantannya malah tidak menegurnya ? Berbeda dengan dirinya, sedari dulu Adrian selalu dikelilingi orang-orang baik.

Dulu Adrian juga tinggal dan besar di lingkungan yang banyak orang islamnya. Dan yang membuat Adiran salut, mereka baik dan menghargai dirinya dan keluarganya. Mereka tidak pernah sekalipun membeda-bedakan ia dan keluarganya saat itu yang jelas-jelas berbeda keyakinan dengan mereka. Justru mereka saling membantu.

Akhirnya, Adrian pun mengalihkan pembicaraanya tentang pekerjaan. Mereka pun membahas tentang pekerjaan, dan rencana kedepannya bagaimana.

.....

Beberapa hari kemudian, tepatnya hari senin. Ya, yang dimana hari ini adalah hari pernikahan Liana dan Nathan. Kini mereka sudah sah menjadi suami istri. Orang-orang yang datang terdiri dari tetangga, saudara dekat, rekan kerja, dan sahabat Liana serta sahabat Nathan juga.

Fatih tersenyum senang melihat kakak perempuannya sudah menikah. Lalu ia memandangi kakak laki-lakinya yang duduk di sampingnya. "Mas, kapan menyusul ?"

Ali terkekeh mendengar pertanyaan adik laki-lakinya itu. "Entahlah. Masmu ini sedang ingin fokus dulu sama pekerjaaan. Tinggal tunggu tanggal mainnya."

1
Ghiets'Enay
kayak gini lebih baik daripada netizen t****ok yg nyuruh nonis syahadat.lbh menenangkan lebih keterima
nadi4lien
lucu wkwk
Yurika23
aku mampir ya Thor.... keren ceritanya enak di baca...
Filan
menyibukan diri
Filan
Pas dia pulang itu udah kelulusan? Masa pulang sendiri? Kelulusan pasti ortu harus datang.
Filan
Kalau mondok memang pulangnya hanya pas libur ngikutin peraturan pondok. Jadwal menjenguk juga ketat dikasih waktu-waktu tertentu.
Filan
kenapa disebut mengabdi bukan belajar?
setahu saya pengabdian itu semacam bekerja di sana tanpa dibayar, atau dengan bayaran seadanya tanpa dipatok.
Rhagiel
akhirnya... Fatih ketemu keluarga kandungnya
Rhagiel
wuihhh...di bab ini mulai ada keseruannya nih....mantap Thor
Rhagiel
banyak karya tulisan yang sudah saya baca, apapun itu genre atau bobot didalamnya, akan tetapi sangat jarang sebuah karya tulis yang mengandung banyak nasehat bahkan syiar di dalamnya...
salut untuk penulis, semoga ALLAH SWT selalu
memayungi penulis dengan banyak keberkahan serta kesehatan terus.
Rhagiel
maashaa ALLAH....
luar biasa Author satu ini, ada selipan syiar di dalam karya novel ini...😊
saluuutt saluuuutt...terus syiar dalam tulisan ya Thor...👍👍👍
semangaaattt 💪💪💪
Rhagiel
Subhanallah
Rhagiel
mantuuuuuulllll thoooorr
Rhagiel
makin seru nih ceritanya Thor 😁
Rhagiel
Author pinter nih bikin tulisan yang mengandung bahan buat muhasabah diri...
sehat terus & terus sehat Thor 💪
Rhagiel
awal cerita yang menarik 👍
Setiabudi Utomo
kapan Thor updatenya?
taiger geming: lanjut thor
total 1 replies
AbhiAgam Al Kautsar
kalo di kehidupan nyata jelas di semprot kamu Tih
Nabil Sempoi
bang mana lanjutannya
Waspray Aja
niat fatih bagus itu thor.. tapi juga harus lihat sikon juga... misal teman2nya fahmi terpropokasi oleh fahmi bisa jadi bulan bulanam tu fatih...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!