Novel ini bercerita tentang seorang gadis yatim piatu, yang selama ini tinggal dipanti asuhan, lalu jatuh cinta dengan seorang pemuda kaya, dan rencananya mereka akan segera menikah, namun karna ia bukan dari kalangan orang berada,membuat kedua orangtua suaminya tak merestui pernikahan mereka, akan kah mereka bisa hidup bahagia meski tanpa restu orang tua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rahutia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa-apaan Wanita Itu? Berhijab Tapi Pacaran
Dari kejauhan terlihat Lala terus memperhatikan Jaka dan Intan, ia merasa jika pria yang dipanggilnya ayah tersebut sedang bertengkar dengan wanita itu, merasa penasaran Lala pun akhirnya bertanya pada sang nenek.'' Nek, sebenarnya Tante rambut pendek itu siapa sih nek? kok dia malah-malah sama ayah?'' tanya Lala dengan bahasa cadelnya
'' Sepertinya dia teman nya ayah, sudah kamu jangan lihatin mereka terus, mending kita makan es krim Lala mau?''
'' Mau nek, yang rasa vanila ya?'' ucapnya yang diangguki oleh sang nenek.
Tak lama terlihat Jaka menghampiri meja dimana Lala dan Bu Uma sedang memakan es krim mereka.'' Enak banget sih, ayah gk dipesankan juga?'' ucap Jaka yang tiba-tiba sudah berada didepan meja mereka
'' Eh ayah, ayah juga mau?'' ucap Lala yang langsung diangguki oleh Jaka
'' Pesan dulu dong, itu sama om yang ada disana.'' ucapnya sambil menunjuk penjual es krim yang ada ditoko tersebut.
'' Gk ah, ayah mau yang punya Lala aja, boleh?
'' Yang ini yah?'' ucapnya sambil menunjuk eskrim miliknya. sedangkan Bu Uma hanya tersenyum menanggapi nya
'' Iya, boleh gk?'' ucap Jaka sambil tersenyum
'' Tapi ini kan bekas Lala yah? ayah pesan yang baru aja.'' ucapnya
'' Gk ah, ayah maunya punya Lala, gk apa-apa deh bekas jigongnya Lala.'' ucap Jaka lagi sambil tersenyum geli melihat wajah menggemaskan putrianya tersebut
'' Benar ayah mau punya Lala?'' tanya gadis kecil itu lagi memastikan, dan Jaka mengangguk pasti, pria itu juga tidak tau kenapa ia mengatakan hal konyol tersebut, namun ia merasa perasaan nya pada sang gadis kecil tersebut semangkin bertambah, apa lagi saat Intan sempat menyarankannya untuk menjauhi nya, itu membuat Jaka tak suka mendengarnya, Jaka benci itu.
'' Aaa... ayah!" ucap Lala seketika membuyarkan lamunan Jaka
'' Iya sayang.'' ucapnya sambil membuka lebar mulutnya, dan Lala pun langsung memasukan eskrim tersebut kedalam mulutnya
'' Gimana ayah enakkan?
'' Enak banget sayang, sudah Lala makan lagi ya.'' ucapnya sambil mengusap lembut rambut panjang gadis kecil tersebut.
'' Maaf bu, tadi ada sedikit masalah.'' ucap Jaka tak enak hati pada Bu Uma
'' Tidak apa-apa nak Al, pasangan kekasih terkadang memang biasa salah faham seperti itu.'' ucap Bu Uma sedikit memancing agar Jaka mau bercerita, setidaknya ia tau tentang perasaan pria yang ada didepannya saat ini pada wanita itu, Bu Uma hanya tak ingin Aisyah sakit hati nantinya, jika tau kenyataannya kalau suaminya sudah tak mencintainya lagi.
'' Sebenarnya dia adalah tunangan saya, tepatnya wanita yang dipilih orangtua saya untuk menjadi istri saya.'' jelasnya sambil tersenyum paksa
'' Semua orangtua ingin yang terbaik untuk anak-anaknya, dan mereka tak akan menjerumuskan anaknya.'' sambung bu Uma, entah kenapa ucapan Bu Uma terdengar tidak enak ditelinga pria itu, seolah tak ingin menerima kenyataannya.
'' Kenapa murung? apakah perkataan ibu salah?'' ucap Bu Uma
'' Tidak ada yang salah dengan ucapan ibu, hanya saja saya merasa tidak suka mendengarnya.'' ucapnya
'' Loh kenapa? yang ibu lihat wanita itu cantik, dan sepertinya berpendidikan tinggi.''
'' Tapi saya tidak mencintainya Bu.'' ucap Jaka, dan ini lah jawaban yang ditunggu-tunggu oleh Bu Uma sejak tadi. Terlihat wanita paruh baya tersebut tersenyum tipis.
'' Kalau kau tidak mencintainya kenapa bertunangan dengannya? nak Al yang menjalaninya, maka nak Al juga harus bisa bersikap, maaf, ibu bukannya bemaksud untuk mengajari nak Al, hanya saja kalau menurut ibu sesuatu yang dipaksakan itu tidak lah baik, dan nantinya pasti akan ada salah satu yang terluka karna sesuatu yang dipaksakan itu." jelas Bu Uma, sedangkan Al hanya diam, mencerna kalimat demi kalimat yang diucapkan oleh wanita paruh baya yang ada didepannya saat ini.
' Lala gk suka sama tante tadi ayah.'' ucap Lala tiba-tiba, membuat Bu uma dan Jaka langsung mengalihkan pandangannya pada gadis kecil yang masih terlihat asik memakan eskrim nya tersebut.
'' Sayang kenapa bicara seperti itu?'' ucap Bu Uma
'' Ya Lala gk suka nek, Lala gk mau punya ibu lagi, Lala kan sudah punya bunda.'' ucapnya membuat Bu Uma dan Jaka tersenyum maklum
'' Sayang lagian siapa yang bilang kalau Tante tadi mau jadi ibunya Lala?'' ucap Jaka
'' Jadi Lala salah ya yah?'' tanya nya polos
'' Salah sayang,, sudah kamu jangan pikirkan itu lagi ya? sekarang sebaiknya Lala habiskan es krimnya habis itu kita main.'' ucap Jaka, hari ini ia ingin menyenangkan hati gadis kecil tersebut.
***
Saat ini terlihat Jaka, Lala dan bu uma sedang makan disalah satu restoran yang ada didalam pusat perbelanjaan tersebut, disaat mereka hendak makan tiba-tiba terdengar suara handphone bu Uma berdering
' Tunggu ya nenek angkat telpon dulu.'' ucapnya yang sedikit menjauh dari meja.
'' Ibu dimana?'' terdengar suara seorang wanita dari seberang telpon
'' Ada direstoran seafood dilantai dua.'' jawab Bu Uma
'' Baiklah kami akan segera kesana sekarang.'' ucap wanita tersebut yang tak lain adalah Aisyah, dan rencananya ia dan Jimi akan segera kerestoran tersebut, dimana saat ini Jaka, Lala dan Bu Uma makan, karna memang mereka sudah berada disana saat ini, tepatnya didepan gedung tersebut
' Dimana mereka?'' tanya Jimi, sambil melangkah masuk kedalam gedung tersebut
'' Ada direstoran lantai dua.'' jawabnya
''.Oh, yasudah yuk kita keatas sekarang.'' ucap Jimi yang diangguki oleh Aisyah, sebenarnya Jimi dan Aisyah memang sengaja datang ketempat dimana saat ini Jaka berada, mereka ingin melihat bagai mana reaksi Jaka jika tau kalau Lala itu adalah anak dari kekasih abangnya Jimi.
Sedangkan direstoran terlihat Jaka, Lala dan Bu Uma sedang menikmati makanan mereka.
'' Gimana sayang enak makanannya?'' tanya Jaka saat melihat bagai mana lahapnya Lala menyantap makanannya, hingga blepotan diwajahnya
'' Enak yah, Lala belum pernah makan disini sama Bunda, biasanya bunda selalu ajak Lala dan nenek direstoran yang didekat rumah aja, dan rasanya beda., lebih enak ini yah.' jelasnya
'' Benarkah? wah kalau gitu ayah akan sering-sering ajak Lala makan disini.'' ucap Jaka
'' Mau banget yah, tapi sama bunda juga ya?'' ucap Lala
'' Sama bunda ya? tentu saja.'' jawabnya, walaupun sebenarnya Jaka tak tau apakah bunda nya Lala tersebut akan menyukai jika dirinya sering membawa putrinya keluar.
Dari kejauhan Jaka melihat Aisyah dan Jimi sedang melangkah menuju kearah restoran yang satu ini mereka kunjungi.'' Bang Jimi, Aisyah, mereka ada disini?'' gumamnya sambil terus memperhatikan keduanya, yang terlihat begitu akrab, melihat itu Jaka merasa tak suka.
Apa-apaan wanita itu? berhijab tapi pacaran.
Batinnya
Saat Jaka tengah asik dalam lamunannya, terdengar suara Lala yang memanggil bunda pada seseorang, membuat Jaka langsung menoleh kearah wanita yang dipanggil oleh Lala tersebut
Next
kesel liatnya
gak bisa comen di setiap bab nya...
jaka bisa kecelakaan itu krn menyelamatkan ibunya yang tak tau diri itu🤧😢😢😢....