NovelToon NovelToon
TRAUMA

TRAUMA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Teen Angst / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Tamat
Popularitas:117.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ratna Jumillah

Bagaimana jika gadis pendiam dan dingin yang tidak tersentuh bertemu dengan pria buta namun selalu ceria?

Athalea yang hidupnya selalu di penuhi rasa benci terhadap laki laki, di pertemukan dengan Richard Laki laki yang buta namun hidupnya penuh dengan cinta dan kasih sayang.

Akankah seorang Richard Xander Demitrius dapat membuat hati seorang Athalea Adeline yang sekeras batu itu mencair dan bisa mengenal arti cinta?

ikuti kisah Athalea dan Richard dalam TRAUMA.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratna Jumillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

EPS. 25. Si paranoid dan si buta.

Disinilah mereka berdua, di sebuah cafe ternama. Mereka duduk sambil menghangatkan diri mereka dengan kopi di tangan mereka masing masing.

" Sudah gelap, dan kita belum pulang.. Bagus." Ujar Lea tampak frustasi.

Saat ini jam sudah menunjukan pukul 7 malam. Sebenarnya sudah waktu nya makan malam juga, tapi Lea malah berhenti di cafe karena hujan kembali mengguyur.

" Besok besok kamu bawa mobil, supaya kita tidak kehujanan. " Ujar Richard.

" Malasnya bawa mobil, macet. Ah sial.. lapar." Gerutu Lea.

" Apakah di sini tidak jual makanan?" Tanya Richard.

" Apa di sini jual makanan?" Ujar Lea balik bertanya.

" Kamu yang bisa melihat, Lea.. aku tidak tahu." Ujar Richard sambil terkekeh.

" Sebentar aku tanya." Ujar Lea.

" Halo, apakah ada yang bisa di bantu, kak?" Ujar seorang pria, karyawan di cafe itu.

' Sok ramah.' Batin Lea. Begitulah dia ketika berhadapan dengan lawan jenis yang menurutnya terlalu berlebihan.

Padahal sikap ramah tamah adalah bagian penting dari pekerjaan seperti pria itu.

" Apakah di sini ada jual makanan?" Ujar Lea.

" Ada, kak.. sebentar saya ambilkan menu nya." Ujar karyawan itu.

Lea mengernyit bingung ketika melihat gerakan tangan pria itu yang tampak lebih lentik dari wanita.

" Silahkan kak.." Ujar pria itu.

Lea memilih beberapa menu makanan yang ada, hanya pizza, spaghetti dan salad sayuran.

" Kau suka salad sayur? " Ujar Lea.

" Aku tidak pilih pilih makanan, Lea. " Ujar Richard.

" Ok.. " ujar Lea.

Setelah beberama lama menunggu akhirnya makanan mereka pun tiba, Lea kini kembali mengernyit bingung, bagaimana cara Richard makan? Apa harus di suapi saat seperti di rumahnya waktu itu?

" Bagaimana kamu makan?" Ujar Lea.

" Aku bisa makan sendiri Lea, mungkin agak berantakan tapi aku bisa." Ujar Richard.

Lea yang paranoid itu malah menjadi ketar ketir dan membayangkan yang tidak tidak.

" Tidak, tidak, tidak.. Kemarikan, biar aku yang menyuapimu." Ujar Lea akhirnya.

" Ha? Aku bisa Lea. " Uajr Richard.

" Aku suapi atau tidak makan sam sekali." Ujar Lea, kukuh. Dan Richard terkekeh mendengarnya.

" Baiklah - baiklah.. aku menurut." Ujar Richard akhirnya.

Dan akhirnya, Lea makan sambil menyuapi Richard. Lea tidak bermaksud apapun, dia hanya menghindari hal yang tidak dia inginkan terjadi. Tapi untuk beberapa orang yang melihat itu mengira Lea dan Richard adalah sepasang kekasih yang romantis.

' Kenapa semua orang melirik kemari kemudian berbisik? Apakah ada yang aneh dengan penampilanku?' Batin Lea.

Tapi Lea tidak peduli, akhirnya ia selesai makan dan selesai juga menyuapi Richard makan. Richard sendiri terus tersenyum sejak tadi, karena Lea begitu telaten menyuapinya.

" Hujan sudah reda, ayo kita pulang." Ujar Lea, dan Richard mengangguk.

Setelah membayar makanan nya, Lea dan Richard pun melesat pergi dari sana.

" Astaga.. Gadis tadi begitu cantik, begitu baik dan begitu.. Ah.. Aku ingin punya pacar seperti dia. " Ujar pria yang gemulai, karyawan cafe itu.

" Kamu yang belok ini apa bisa dapat pacar yang lawan jenis?" Ujar teman nya.

" Melihatnya membuatku sadar, bahwa wanita juga bisa melindungi laki lakinya. Kamu lihat tadi? Dia menyuapi kekasihnya dengan sangat telaten. Kekasihnya tampan, sayang nya buta." Ujar si pria gemulai sambil manyun.

" Ish, aku tidak tahu lagi isi otakmu." Ujar kawan nya.

Lea memebelah jalanan malam itu dengan cepat, ia takut hujan turun lagi. Richard pin memeluk Lea, agar mengurangi dingin yang menabrak tubuh Lea. Lea tidak mempermasalahkan nya, ia pikir Richard takut jatuh.

Hingga akhirnya keduanya sampai di kediaman Richard.

" Astaga sayang, kalian baru pulang?" Ujar Fitty.

" Iya, ma.. Terjebak hujan." Ujar Richard.

" Ya ampun, kenapa tidak menghubungi supir saja untuk menjemput kalian.." Ujar Fitty.

" Lea bawa motor, tante." Ujar Lea.

" Ya ampun, ayo masuk.. " Ujar Fitty.

" Tidak tante, Lea harus pulang.. Mama pasti mengkhawatirkan Lea juga. Selamat malam tante.. Chard, aku pulang." Ujar Lea, dan fitty mengangguk.

" Hati hati di jalan Lea.." Ujar Richard dengan wajah seakan tidak rela membiarkan Lea pergi.

" Hm.." Sahut Lea singkat.

Setelah Lea pergi, Richard menghela nafasnya.. Ia ingin mengantar Lea, tapi dia bisa apa, dia buta.

" Ma, apakah sudah ada kabar dari dokter tentang donor mata ku?" Ujar Richard.

" Belum sayang, sangat sulit mendapatkan donor mata yang cocok denganmu. Kamu sabar ya??" Ujar Fitty dan Richard hanya bisa mengangguk

' Saat aku sudah bisa melihat nanti, aku akan pastikan kamu pulang dan pergi bersamaku Lea..' Batin Richard.

" Hattcchi! Hattchi!!"Lea bersin bersin setelah sampai di rumahnya.

" Ya Tuhan, Lea.. Kamu dari mana saja.. " Ujar Livy.

" Mengantar Richard, ma. Lea mau ke kamar, mau membersihkan diri, badan Lea kotor semua." Ujar Lea.

Lea langsung berjalan dan naik ke lantai dua dimana kamarnya berada. Dia langsung membersihkan tubuhnya. Pantang bagi Lea tidur sebelum membersihkan dirinya.

" Lea.. Susu hangat nak?" Ujar Livy.

Tapi tidak ada sahutan dari Lea karena suara gemricik di kamar mandi begitu derasnya. Saat Livu hendak meletakan segelas susu hangat, ia tidak sengaja melihat surat keterangan DNA milikLea dan Anton.

" Astaga, apa yang mau Lea lakukan dengan Anton? Dia sampai mengambil DNA Anton." Gumam Livy.

Tak lama, Lea pun keluar dan melihat sang mama yang memegang hasil DNA itu.

" Lea, bisa kamu jelaskan ini apa?" Ujar Livy.

" Seperti yang mama lihat, itu hasil DNA." Ujar Lea singkat.

" Mama tau, tapi kamu mau apakan hasil DNA ini?" Ujar Livy.

" Hasil DNA itu ingin Lea berikan pada pria bren*sek itu. Lea invgn dia menyesal dan menangis darah atas perbuatan nya sendiri, ma." Ujar Lea.

" Lea, sayang.." Ujar Livy

" Jangan bilang mama mau menghalangi Lea! Mama masih saja mau diam di hina olehnya? Mama masih saja mau di katai perempuan kotor olehnya? Lea anak pria bren*sek itu, ma! Dan dia harus tau kenyataan nya." Ujar Lea langsung tersulut emosi.

" Bukan begitu maksud mama, nak.. Mama hanya tidak mau kamu menjadi pendendam." Ujar Livy.

" Lea tidak mendendam! Lea hanya ingin menampar pria bren*sek itu dengan kenyataan. Dia selalu mengatai mama perempuan kotor, mengatai Lea anak haram. Dia harus tahu kenyataan bahwa Lea adalah anaknya, dengan begitu dia akan tertampar oleh perbuatan nya sendiri." Ujar Lea.

" Jangan halangi Lea ma, Lea sudah bukan anak kecil yang hanya akan diam ketika mama di hina." Ujar Lea.

Livy berkaca kaca, bukan maksud dirinya membuat Lea menjadi korban diantara dirinya dan Anton, Livy hanya tidak suka memperpanjang masalah. Tapi yang Lea katakan benar.. Anton sudah sering mengatai mereka dengan ucapan kotor.

Wajar jika Lea begitu emosi dan ingin membuat Anton menyesal. Akhirnya Livy mengangguk..

" Mama mengerti sayang, mama tidak akan menghalangimu.." Ujar Livy.

" Mama yakin? Akan lebih bagus lagi jika mama masih mengingat kira kira siapa yang menjadi saksi pada malam itu, saat dia mabuk." Ujar Lea.

" Tante Fitty yang tahu kejadian malam itu, mama dan tante Fitty selalu tinggal bersama di apartemen milik tante Fitty." Ujar Livy.

" Bagus.. Lea akan bertanya pada tante Fitty nanti. Ketika semua bukti sudsh terkumpul, baru Lea akan memuka semuanya." Ujar Lea..

"Tapi bagaimana jika nanti dia akan mempersulit kita, nak?" Ujar Livy.

" Mustahil, Lea sendiri yang akan mematahkan lehernya jika dia berani mempersulit kita." Ujar Lea dengan tatapan kebencian nya.

TO BE CONTINUED...

1
MoonRin
wah keren 🥹
lagu favorit ku
MoonRin
wild flower nya RM 🥹
Kustri
waow livy pnya perusahaan? 👍
Kustri
apa pekerjaan levy, pnya supir sgl, hrs lanjut ky'a💪
Rina aza
Kecewa
Rina aza
Buruk
Sadiah Suharti
sedih cerita nya..smpe nangis
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Makasih banyak suport nya kak.. 😊🙏🏻🙏🏻😁
total 1 replies
Sadiah Suharti
yah gak JD dpt lampu hijau nya ini mah..😀😀
Sadiah Suharti
mamam tuh Anton..🤪🤪
Sadiah Suharti
hebat aku suka 👍🏻👍🏻
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Terimakasih kak..
total 1 replies
DFD Mom
Livy bukan thor? bukan Fitty... Fitty kan mamanya Richard
Dewi Yanti
Aku suka karakter Lea
Ma Malikha
good job thoor...
bagus ceritanyaa... jangan terlalu membenci.. krana suatu saat bisa jd cinta.. begitu jg sebaliknyaa....
teruslah berkaryaaa.... semangaaat
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Terimakasih banyak dukungannya kak.. 🥹

Semoga kakaknya selalu di beri kesehatan.. 🤲🏼😇 Aku terharu banget, kakak baca semua karyaku.
total 1 replies
Ma Malikha
si gendut.... yg tampan
Dysha♡💕
luar biasa🥰❤️
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Terimakasih banyak dukungannya kak.. 🥹🥹 Semoga kakak selalu dalam lindungan Allah SWT.. 🤲🏼😇😇
total 1 replies
Dysha♡💕
jantungnya serasa pada mau loncat😂😂
Dysha♡💕
sibiang kerok pasti bakal buat masalah 😏
Dysha♡💕
setruk sekalian aja si Anton
fifa
aku baru mampir semoga cerita'y bagus seperti yg lain Thor 👍👍
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Terimakasih sudah mampir, kak ~ 😉😊
Jangan lupa mampir di karya baru Author A GIRL ENTANGLED IN MEMORIES ya kak~
total 1 replies
Neno
sdh end rupanya,
ceritanya ringan g ribet,ada pesan moral jg, semangat buat author x
🦊𝐇𝐀𝐊𝐔𝐍𝐀🏴‍☠️࿐: Terimakasih sudah mampir kak~ 😉😊
Jangan lupa mampir di karya baru Author nanti ya~
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!