NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Kikan

Takdir Cinta Kikan

Status: tamat
Genre:Patahhati / Cintapertama / Tamat
Popularitas:630.3k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Ternyata tidak hanya kehilangan kekasih, Kikan juga kehilangan kehormatannya saat seorang pria menyebutnya penganggu rumah tangga orang lain.

Semuanya terjadi karena fitnah yang kejam.

Bagaimana Kikan menjalani hidup dengan kenyataan pahit, bahwa ada janin di dalam rahimnya karena tragedi itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 25 Trauma

Astra keluar dan meninggalkan kamar perawatan Kikan. Arin yang berada di sana melihat punggung pria itu pergi. Kakinya hendak melangkah masuk saat samar-samar suara tangis terdengar dari dalam. Tangan Arin mengambang. Perempuan ini urung untuk membuka pintu.

 

“Sepertinya aku akan ke toilet dulu,” gumam Arin dan menutup pintu pelan.

 

***

 

Rangga mau kembali ke kamar perawatan Kikan, tapi dia berpapasan dengan Arin yang baru saja keluar dari toilet.

 

“Kikan sudah tidur lagi?” tegur Rangga saat melihat kekasihnya.

 

“Enggak. Ada Pak Astra tadi.”

 

“O.”

 

“Kok biasa aja?” tanya Arin dengan bibir cemberut.

 

“Apanya yang biasa?” Rangga heran.

 

“Kak Rangga enggak heran kenapa bisa Pak Astra muncul di rumah sakit?” selidik Arin.

 

“Enggak tuh, kenapa?”

 

“Dasar laki-laki. Kan seharusnya Pak Astra itu enggak usah muncul. Masa dia enggak peka kalau Kak Kikan itu masih sakit hati,” omel Arin.

 

“Kan itu hanya menjenguk.  Lagipula dia itu atasan. Jadi ketika ada bawahannya pingsan saat masih berada di perusahaan, Pak Astra merasa perlu menjenguknya,” kata Rangga dalam kacamata seorang laki-laki.

 

“Tapi enggak bisa gitu. Kak Kikan itu habis di sakiti sama Pak Astra, jadi Pak Astra itu harusnya tahu diri. Merasa bersalah, begitu. Jangan sok perhatian setelah membuang Kak Kikan dong.”

 

“Mungkin menyesal?” jawab Rangga asal.

 

“Menyesal? Sekarang? Waktu itu kenapa dia mau menikah dengan Ruby? Padahal kan waktu itu Pak Astra kekasihnya Kak Kikan, tapi dia seenaknya saja tiba-tiba menikah dengan Ruby,” geram Arin.

 

Astra? Kikan?

 

Tidak sengaja, Dicto yang sebenarnya mau menjenguk Kikan, melihat dua anggota tim perencanaan 1 ini dan ingin menyapa mereka. Namun dia justru mendengar cerita tentang Astra dan Kikan yang tidak pernah ia ketahui.

 

Dicto menoleh ke lorong di depannya. Lalu ia bergegas menuju kamar Kikan di rawat.

 

Bodoh! umpat Dicto. Sekarang fokusnya hanya satu, yaitu mendatangi kamar Kikan segera dan ... Napas Dicto naik turun karena tergesa-gesa ingin segera sampai di kamar ini. Dicto hendak membuka pintu dan masuk, tapi ... mendadak ada ragu yang masuk di dalam hatinya.

 

Dia berniat mengaku salah dan meminta maaf. Namun apa semudah itu? Apa semuanya akan semudah yang dia pikiran? Dia sudah menodai wanita itu, tidak mungkin Kikan langsung memaafkan dan selesai begitu saja. Apakah sebenarnya Kikan tidak tahu kalau dia adalah pria yang menodainya malam itu, jadi dia bersikap biasa saja setelah bertemu dengannya? Dicto jadi meragu.

 

Dia melihat di dalam sana, Kikan sedang duduk dengan mengusap wajahnya. Kepedihan terpancar jelas dari wajah perempuan itu. Tentu saja begitu. Apalagi dia tahu bahwa Kikan belum pernah melakukannya, karena ada noda merah di atas sprei yang menunjukkan itu pertama kalinya. Kejadian itu pasti membuatnya terpukul. Apalagi harus bertemu lagi sebagai bawahan dan atasan.

 

Arin sempat menemukan wakil Presdir mereka berdiri di depan pintu dan melihat keadaan di dalam. Namun dia tidak mengerti kenapa pria itu tidak masuk dan justru pergi dari sana.

 

Sebelum masuk, Arin mengamati sejenak keadaan di dalam. Terlihat Kikan sudah tidak lagi menangis. Arin akhirnya berani masuk.

 

“Aku pikir aku belum boleh masuk selamanya,” ledek Arin saat berada di dalam. Kikan yang tadinya menunduk, kini mendongak.

 

“Darimana?” tanya Kikan dengan wajah senang akhirnya Arin muncul lagi.

 

“Ke toilet. Eh, iya. Barusan ada Pak Dicto di depan pintu,” ujar Arin membuat jantung Kikan bagai di pikul palu Godam. Matanya langsung melebar, dan menatap dengan was-was. "Pak Dicto dari menjenguk Kakak, ya?" tanya Arin seraya duduk di kursi samping ranjang.

 

“D-dicto?” tanya Kikan seraya terbata. Suaranya bergetar. Arin yang mendengar suara Kikan aneh, mengerjapkan mata. Tidak menduga reaksinya seperti itu.

 

“Iya,” sahut Arin seraya mengamati ekspresi Kikan yang mendadak ngeri. “Kak Kikan ... Ada apa?” tanya Arin cemas seraya mendekat dan menyentuh tubuh Kikan perlahan. Tubuh itu gemetaran.

 

“T-tidak. Aku tidak apa-apa,” sahut Kikan masih dengan suara dan tubuh bergetar. Arin khawatir. Kikan menarik selimut. Meringkuk dan memeluk dirinya sendiri. “Aku tidak apa-apa. Ya. Aku pasti tidak apa-apa,” racau Kikan pelan.

 

“Kak Kikan ....” Arin langsung memeluk tubuh Kikan. Melihat reaksi barusan, pasti telah terjadi sesuatu. Arin tidak pernah melihat reaksi ngeri barusan. Dia menduga pasti ada sesuatu yang telah terjadi pada Kikan.

 

Pikiran Arin pun tertuju pada wakil presiden direktur yang baru, Dicto. Karena saat mendengar nama itu, Kikan langsung gemetaran dan berwajah ngeri.

 

Selain cerita Pak Astra, sepertinya ada cerita lain lagi. Dan sepertinya itu berhubungan dengan Pak Dicto, tapi apa? Cerita apa yang membuat Kak Kikan bagai melihat hantu? Wajahnya langsung pucat pasi setelah aku bilang kalau ada Pak Dicto di depan pintu.

______

 

1
Nayy
kenapa aku juga sakit yaa😭
wulan dini
bagus
Rahmawati
bagus bgt
Rahmawati
beneran hamil. kayaknya
Rahmawati
jgn hamil dong kikan
Rahmawati
orang lagi kena musibah malah diTambah lagi dengan menghancurkan masa depan kikan
Rahmawati
selera kikan memang bagus
Rahmawati
hohohoho ternyata Astra tdk sebaik yg orang kira
Rahmawati
nyesek banget jadi Kikan,, si Astra pasti di janjiin jabatan yg bagus sm papa ruby
Riaaimutt
hadir 🙋‍♀️
Asri Yunianti
Luar biasa
Martin Yan
Kikan hamil, Ruby bs sewot kl tahu hamilnya krn Dicto 😀😀😀
Mrs. Utomo
Baca ini untuk kedua kalinya. 💞
Mrs. Utomo
Kurang panjang ceritanyaa ❤️
Lia Sakking
biar bintang bicara
Dhinok Farrel
bagus.....,👍👍💖
Dhinok Farrel
Kikan kurang ih nyiksa dicto nya
Dhinok Farrel
jahat ihhhh😠
kasian Kikan
noers
vavo
Neaaaa(ʘᴗʘ✿)o(〃^▽^〃)o
diiih fucek boy... enak nyaa di ulek jd sambel tuh si astra... 😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!