NovelToon NovelToon
Istri Pertama Atau Kedua (?)

Istri Pertama Atau Kedua (?)

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Cintamanis / Poligami / Konflik Rumah Tangga-Konflik Etika / Tamat
Popularitas:171.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Clara

Alina Stella Putri Denarjaya yang menikah dengan Ansel Raharga Satya Putra karena sebuah tragedi.
Pada awalnya Alina mengira jika dirinya adalah istri satu satunya namun dirinya salah. Ansel menyembunyikan sesuatu di balik pernikahan mereka.

Sebenarnya apa yang terjadi dengan pernikahan Alina? Lanjut baca yuk

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

25.

Dokter yang telah memeriksa Alina beranjak hendak keluar dari ruangan itu. Namun sebuah tangan menahan lengannya mencegah dirinya agar tidak pergi.

"Apa yang terjadi padaku" tanya Alina yang ternyata sudah siuman

"Kau baik baik saja itu hal biasa yang terjadi pada ibu hamil" ucap sang dokter

"Aku hamil?"

"Ya sudah empat minggu" ucap dokter itu

"Aku memintamu untuk jangan katakan ini pada siapapun" ucap Alina dan dokter itu hanya mengangguk kemudian pergi

Saat keluar dari ruangan dirinya langsung di todong pertanyaan oleh Ansel.

"Bagaimana keadaan Alina" tanya Ansel

"Dia baik baik saja tidak ada yang perlu di khawatirkan" ucap sang dokter

"Lalu kenapa dia bisa pingsan" tanya Ansel

"Mungkin dia hanya kelelahan" ucap dokter itu. Ansel hanya mengangguk membiarkan dokter itu pergi.

Ansel bergerak maju hendak membuka pintu ruangan Alina. Namun hal itu ia urungkan.

"Kenapa? Masih karena janji itu?" tanya Chen

"Ya. Aku akan tetap menepati janjiku" ucap Ansel

"Baiklah" ucap Chen

"Aku titip dia jika terjadi sesuatu katakan padaku" ucap Ansel dan menepuk bahu Chen

"Ansel hentikan ini semua" ucap Chen

"Ya aku harus menghentikannya meskipun harus dengan cara sedikit memaksa diriku sendiri" ucap Ansel

"Apa maksudmu?"

"Tidak ada"

Ansel berlalu pergi. Dia tidak akan menemui Alina lagi. Dan dirinya hanya menitipkan Alina pada Chen.

Ansel masuk ke dalam mobilnya. Hanya diam. Tidak melakukan apapun. Pergi? Tidak. Pria itu hanya menunggu. Entah menunggu siapa dan untuk apa dia pun tak tau.

Chen masuk ke dalam ruangan Alina. Wanita itu langsung menatap Chen dengan dahi mengkerut.

"Kau yang membawaku kesini?" tanya Alina datar

Sejenak Chen ragu. Ingin dia menjawab jika bukan dirinya tapi Ansel. Tidak!! Itu tidak boleh ia lakukan.

"Iya"

"Apa kau tidak ingin berterima kasih pada seseorang yang sudah menolongmu?" tanya Chen

"Ya terima kasih" ucap Alina dingin

"Baiklah kau butuh sesuatu?" tanya Chen

"Tidak"

"Apa kau sudah makan?" tanya Chen lagi

"Belum di restaurant aku bahkan belum memesan makanan" jawab Alina dngin

"Sekarang kau mau apa" tanya Chen

"Terserah. Belikan aku makanan. Aku lapar" ucap Alina

Chen kembali keluar dari ruangan Alina. Pria itu melangkah menyusuri koridor rumah sakit. Mata Ansel memicing saat melihat Chen keluar dari rumah sakit.

Ansel keluar dari mobilnya dan berjalan menghampiri Chen.

"Ada apa?" tanya Ansel

"Alina belum makan dan dia lapar sekarang. Aku kira kau sudah pulang" ucap Chen

"Belum aku tadi menerima telfon dari seseorang" ucap Ansel

"Baiklah"

"Biar aku yang membeli makanan. Tetap tunggu disini" ucap Ansel dan kembali masuk ke dalam mobilnya.

Menjalankan mobilnya perlahan keluar dari area rumah sakit. Mencari makanan untuk Alina.

"Makanan apa yang dia inginkan" gumam Ansel yang tidak tau apa yang ingin di makan oleh Alina

Akhirnya Ansel menjatuhkan pilihannya untuk membelikan steak. Makanan yang di pilih oleh Alina saat makan bersama di restaurant waktu itu.

Setelah membeli makanan itu, Ansel kembali ke rumah sakit. Dirinya memberikan makanan yang baru saja ia beli pada Chen

"Aku pergi dulu" Ansel pergi sedangkan Chen masuk ke dalam ruangan Alina.

"Aku tidak tau apa yang kau mau jadinya aku membelikan ini" ucap Chen

"Apa ini?"

Aku juga tak tau batin Chen

"Buka saja sendiri" ucap Chen dengan menggaruk tengkuknya yang tidak gatal

Alina membuka bungkus makanan itu. Aroma yang keluar dari makanan itu tercium sangat menggoda membuat selera makan Alina meningkat.

"Aku menyukainya" ucap Alina dan memakan makanan itu

Pilihanmu tepat Ansel batin Chen sambil memperhatikan Alina makan

.

*Like dan Komen*

1
Dewi Nirwani
kok jack berbuat jahat , ansel menghindar2 aja , gak bls mrk
kavena ayunda
g masuk akal pdhl.ansel ngilang lama ngaco bgt lu thor
Imel Mah Revan
ceritanya seruuu... sebenarnya Alina itu siapa sihh? misterius bnget
ari
ceritanya bagus dn cepat jln ceritanya tp krg feelnya,sbnrnya bagus sih cerita yg tdk terlalu panjang biar gk rumit cm feelnya itu
Sulati Cus
yup bener g perlu pk hati jika g mau tersakiti pk logika aja😂
Sulati Cus
semakin pinisirin sp g komen
Sulati Cus
buahahaha untung paksu ku pinter masak 😂😂😂
Sulati Cus
sultan mah bebas mau beli kerupuk seharga 50m jg bebass
Sulati Cus
keren penuh misteri
Sulati Cus
😂😂😂😂😂😂😂
Sulati Cus
😂😂😂😂😂😂😂sumpah serapah ku jk pg badmood
scarlet
hamil 4 mgg,, pdhal kejadiannya sdh berbulan2,,, 🤣🤣🤣
scarlet: sy pikir minimal sdh 12 mgg,, terhitung menghilangx Ansel 2 bln dan hari2 lainx,,,
total 1 replies
mbok e bocah
q suka ceritanya lugas
mbok e bocah
seru
Mawar berduri
alina wanita baik2, mandiri dan mapan jd sulit diraih harganya mahal...
Puji Mulyani
ini kok seperti mafia ya agak ngeres aku bsca nya
Kamala Rasan
buset duit kyk mainan aja
Indrinawati Indrinawati
penuh misteri...
Indrinawati Indrinawati
lanjut Thor 👍👍
Indrinawati Indrinawati
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!