NovelToon NovelToon
Om I Love You

Om I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Pengantin Pengganti / Beda Usia / Tamat
Popularitas:8.4M
Nilai: 5
Nama Author: Cahyaning fitri

Zevanya Putri Sabila adalah sosok gadis yang sangat cantik, periang dan juga dikenal tomboi. Dia memiliki kekasih bernama Yuda Nalendra, seorang pemuda tampan, idola di kampusnya. Mereka dipaksa menikah muda karena sebuah kesalahpahaman.

Namun disaat acara pernikahan akan segera berlangsung, Yuda meninggalkan pernikahannya. Terpaksa Omnya yang bernama Alan Putra Xaquille, yang harus menggantikan Yuda, sebagai pengantin prianya.

Bagaimana perjalanan rumah tangga suami istri ini dengan usia yang terpaut jauh? Apakah mereka bisa menjadi pasangan yang harmonis dan bahagia atau justru sebaliknya?? baca dan ikuti ceritanya...

Hey kakak-kakak yang cantik dan ganteng minta dukungannya buat novel aku ini, biar masuk ranking Favorit dan like... Semoga kebaikan kakak semuanya mendapat balasan yang lebih baik...

Happy reading...🥰💕💕💕💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cahyaning fitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 25

Mentari pagi menyelimuti bumi, suara burung berkicau dari ranting pohon satu ke ranting pohon yang lain.

Hujan tadi malam, mengguyur tanah dan pepohonan memberikan jejak di alam sekitar.

Hawa dingin menyeruak, menusuk tulang.

Seperti biasa pasangan pengantin ini melakukan aktivitas barunya di pagi hari dengan joging mengelilingi kompleks atau taman.

Perangai Alan dan Zee yang ramah membuat tetangga sekitar merasa senang dan kagum.

"Lari pagi ya, Pak Alan?" tanya Bu Siska salah satu tetangga depan rumah.

"Iya, nih Bu!"

"Jangan panggil Pak, Bu! saya belum tua-tua amat kok!"

"Ah, Pak Alan bisa saja!"

"Kalau begitu saya panggil, Mas Alan saja yah!" canda Bu Siska.

"Boleh tuh, Bu!"

Beberapa menit setelah itu Zee keluar, dengan kaos panjang dan celana training ketat.

Melihat suaminya sedang ngobrol dengan tetangga, nggak mungkin dong Zee panggil dengan panggilan Om.

"Pih, Ayo kita joging! Zee sudah siap!" ucap Zee mendekati suaminya, Alan yang mendengar istrinya berbicara begitu manis tentu saja merasa senang.

"Ayo, mih!"

"Ibu Siska, kami joging dulu, keburu kesiangan!" ucap Alan.

"Silahkan .. Silahkan!" jawab Bu Siska.

"Mari, Bu!" pamit Zee, di jawab anggukan oleh Bu Siska.

"Duh, pasangan yang serasi, Prianya tampan dan dewasa, wanitanya cantik!"

"Pokoknya top markotop deh!" ucap Bu Siska memuji pasangan pengantin baru itu.

Alan dan istrinya berlari mengelilingi kompleks, berhenti di perempatan jalan Zee merasa kelelahan.

"Om, berhenti dulu! Zee capek!" ucap Zee sambil ngos-ngosan.

"Ya udah, kita istirahat di sana saja!" Alan menunjuk kios bubur ayam, yang sedang ramai pengunjung.

"Baiklah!" mereka berdua berjalan beriringan mencari tempat duduk yang kosong, mereka memilih duduk lesehan dengan alas tikar, Ada meja kecil di tengahnya. Alan memesan dua mangkuk bubur ayam dan satu piring sate telur puyuh. Mereka makan dengan lahap, menikmati suasana baru dan kebiasaan baru selama menikah.

"Aku senang kau memanggilku Papih!" ucap suaminya tiba-tiba, membuat Zee menghentikan makannya.

"Oh, itu, itu karena ..... !" Zee tergagap, bingung harus menjawab apa.

"Zee belum terbiasa, Om!" lalu jawabnya.

"Kalau begitu biasakanlah, kita ini sekarang sudah suami istri, masa kau memanggilku dengan sebutan, Om!" gerutunya.

"Ehm, baiklah nanti Zee akan coba!" Zee nampak berpikir.

"Aku suka dengan panggilan barumu itu!" ucap suaminya lagi.

"Yang mana?" Zee pura-pura lupa.

"Yang itu?"

"Panggilan Papih!"

"Aku suka! Kelihatan romantis!"ucapan Alan membuat wajah Zee memerah.

"Suaminya ini benar-benar to the point sekali!" pikir Zee.

"Baiklah, Zee coba Om, eh maksudnya Papih!" Zee tersenyum manis menampilkan deretan gigi putihnya.

"Good, kamu memang istri yang penurut!" puji suaminya.

"Om, eh maksudnya Papih, Apakah Papih sering makan di pinggir jalan seperti ini?" tanya Zee sambil mulutnya penuh dengan telur puyuh.

"Sering, habiskan dulu makanan di mulut mu!"

"Apakah Papih nggak malu?" tanya Zee lagi.

"Kenapa harus malu?"

"Justru saat kita membeli dagangan orang, secara tidak langsung kita ikut membantunya menjadi penglaris!"

"Habiskan makananmu! Setelah ini kita pulang!"

"Okey,"

Selesai menghabiskan makanannya, mereka pun pulang ke rumah. Zee memilih langsung mandi dan bersih-bersih, karena badannya terasa gerah dan lengket. Sedangkan suaminya mandi di kamar lain, karena akan mempersingkat waktu. Keluar dari kamar mandi, Zee melihat suaminya sudah rapi dengan jas warna hitam dan sepatu warna hitam.

"Wah, Om sudah siap saja!" Alan membulatkan matanya dengan sempurna.

"Eh, Papih maksudnya!" Zee tersenyum geli, pasalnya suaminya protes di panggil Om.

"Cepatlah, nanti kau terlambat!"

"Iya, Pih!"

"Seperti biasa nanti aku jemput, sekalian kita makan siang bersama!"

"Baiklah!"

Zee berdandan secepat mungkin, agar suaminya tidak menunggu lama.

Mobil melaju dengan kecepatan sedang menuju kampus, sampai di kampus Zee lihat sudah ada Echa yang menunggu di area parkiran.

Setelah menyalami punggung tangan suaminya, Zee hendak keluar namun tangannya di tahan suaminya.

"Ada apa, Pih?" tanya Zee.

Alan mencium kening istrinya dengan sayang, membuat wajah Zee seperti udang rebus yang sangat merah .

"Saat sang suami mencium puncak kepala istrinya setiap pagi, maka akan selalu di beri keberkahan di rumah tangganya!" ucap Alan, membuat hati Zee tercubit.

"Iya, Pih!" Zee keluar dari mobil suaminya, sampai tidak tahu HP nya terjatuh, Zee turun dari mobil dan melambaikan tangan.

"Bye .. bye!"

Zee berjalan menuju Echa yang sedari tadi berdiri menunggunya.

"Selamat pagi, Ca?" sapa Zee.

"Pagi, Zee!"

"Kok suami kamu gak keluar mobil? gue mau ngomong sama suami kamu?" ucap Echa.

"Buat apa?" tanya Zee.

"Ya, aku mau omelin tuh Om-om! karena udah nikahin anak di bawah umur! pedofil tuh namanya!" kesal Echa.

"Hush, sembarangan banget kamu ngomongnya!" jawab Zee.

"Lah, emang bener kan?"

"Bodo amat!" Zee malas menjawab pertanyaan Echa, Zee melangkahkan kakinya menuju kelas, disusul oleh Echa di belakangnya.

Hendak menuju kelasnya, Zee melihat kerumunan orang di depan papan pengumuman.

Zee sempat heran, karena teman-temannya menatapnya sinis dan juga menghibahnya.

"Ternyata seorang Zee adalah istri Om-om!" salah satu temannya mengghibah.

"Ha ... ha .. ha! nggak menyangka saja, yah!" kata teman yang lain.

"Dulu simpanannya kali !" jawab seseorang lagi.

"Simpanan atau hamil duluan!"

"Ha...ha...ha!" mereka tertawa mengejek.

Zee yang penasaran menghampiri papan pengumuman tersebut, di sana ada banyak poster karikatur mirip dengan dirinya dan seorang Om-om yang tua, gendut dan botak.

Di sana banyak tertulis ejekan dan sindiran yang di tujukan jelas untuk Zee.

Zee yakin ini pasti ulah saudara tirinya,Zee yang di bantu Echa mengambil semua poster tersebut menyobek dan membuangnya ke sampah.

Zee mendatangi kelas Ratu, Zee lihat Ratu sedang tertawa puas bersama teman-temannya.

Zee melabrak Ratu, dan menjambak rambut saudara tirinya dengan brutal.

"Aku tahu ini perbuatanmu!"

"Kau kan yang memasang poster murahan itu!"

"Aduh sakit, dasar cewek gila, cewek bar-bar, lepaskan rambut ku!"

"Ah, sakit!" Ratu mengaduh kesakitan.

Teman-teman Ratu yang menyaksikan hanya berteriak histeris tidak berani menolong takut kena amukan singa betina.

"Lepaskan aku Zee!"

"Kau berani bikin masalah dengan ku, hah!"

"Sudah ku bilang, jangan ikut campur urusan ku!"

"Sakit Zee, kau wanita gila." Ratu hendak menendang Zee, dengan gerakan cepat Zee menghindar dan memelintir tangan Ratu ke belakang.

Semua teman-teman Ratu dan anak-anak yang lain riuh ramai menyaksikan pertengkaran dua saudara itu, membuat para dosen mendengar dan menghampiri mereka.

"Hentikan!" teriak Pak Candra, salah satu dosen senior di kampus, Zee menghentikan aksinya.

"Apa-apaan kalian?"

"Ini kampus bukan ring tinju! Kenapa kalian membuat keributan, sekarang juga kalian ke kantor Dekan!" tegas Pak Candra.

Membuat mereka terdiam dan mengikuti langkah Pak Candra untuk ke kantor Dekan.

to be continued....

1
Firanty Ranty
astaga KNPA nich novel JD muter-muter kek roller coaster tiba" Marsha Tante nya Zee adik kandung dari almarhumah mama kandung Zee
Firanty Ranty
astaga kocak bgt ternyata mereka bertiga
Firanty Ranty
yaelah KNPA coba mesti inget ke Marsha Thebear si Alan
Firanty Ranty
waaah.. ternyata Elmar dari dulu dah jatuh cinta sama ratu.sbnrnya ratu itu baik cuma jahat nya klu cuma sama ratu aja.tp skrng dia dh insyaf
Firanty Ranty
baru tahu rasa kau yud
Firanty Ranty
rasain kau Yuda bakal di tinggal sama ratu
waah Elmar bisa jd nanti dia yg bakal sama ratu
Firanty Ranty
ratu dah insyaf dan sudah menjadi istri yg baik dan penurut klu pun ratu mau jahat ke Yuda bisa saja klu ratu mau apalagi fisik Yuda yg lumpuh total tp karena ratu cinta metong sama si Yuda koplak makanya dia GK mau jahat balik ke Yuda dia terima semua perlakuan Yuda padanya untung mertua ratu sangat tulus kebaikannya sama ratu
Firanty Ranty
author nya lebay bikin ngakak 🤣🤣🤣🤣
semahal mahalnya parfum bertahan di serat pakaian paling lama 2/3 hari ini sampai tujuh turunan tujuh tanjakan juga dong Thor🤣🤣🤣🤣
Firanty Ranty
waaah.... Untung loe Zee hamil mu kagak nyiksa paksu mu dgn morning sickness kan seru klu paksu ikut ngalamin morning sickness 😁😁😁
Firanty Ranty
Yuda dan ratu sama" kena karma
hmmm...
skrng rumah tangga Zee dan Alan adem ayem tp nanti pasti bakal hadir Ondel" mantan si Alan itu
siap" Readers emosi 😁😁
Firanty Ranty
waaah...tahu ( bunting) tuuch
Firanty Ranty
nanti pasti Marsha Thebear datang JD pelakor
Yuda dah c*cat GK mungkin JD pebinor
Firanty Ranty
adegan nya pasti belut nyariin lubang nya😁😁🤭🤭🤭
Firanty Ranty
yaelah Zee baru juga menikmati indahnya pengantin baru dah timbul mslh, seharusnya Zee bikin kesepakatan terlebih dahulu dengan suami apakah boleh KB atau GK nya apalgi baru nikah
Firanty Ranty
tanpa mereka ketahui klu benih Yuda sudah tertanam di rahim seorang gadis
Firanty Ranty
haaaaaaah....kapan gw punya blackcard
nanti dech gw bangun mimpi dulu nikah sama J-Hope BTS baru bisa punya blackcard
wkwkwkkkkkkk...🤣🤣🤣
Firanty Ranty
karma,tp syukur lah sblm Yuda mendapatkan karma nya itu dia dh tanam benih JD keturunan Nalendra msh ada papa dan mama Nalendra 😁
Firanty Ranty
Alan terlalu menikmati rupanya 🤣🤣
Firanty Ranty
lha kok kabara duka Yuda kagak nongol" yaa bukannya Yuda kecelakaan
hmmmm🤔🤔 apa gw yg slh fikir
Firanty Ranty
aaah... si ratu loe blm ketemu aja Ama saudara ipar tiri loe klu dh ketemu dijamin mulutnya pasti nganga dan pasti sifat iri nya datang lagi wkwkwk 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!