NovelToon NovelToon
PENGANTIN PENGGANTI

PENGANTIN PENGGANTI

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nietta

Kalina terjebak dalam situasi yang tidak menyenangkan ia di undang untuk menghadiri pernikahan sahabatnya. Namun kenyataannya malah berbalik dia harus menggantikan sahabatnya yang tiba-tiba menghilang dalam acara pernikahan nya sendiri.

Akankah Kalina menerima pernikahan itu ??
Akankah seorang Abimanyu jatuh cinta pada wanita yang bukan tipenya ???



Instagram


nietta_28

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nietta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PART 25 MASA LALU KALIN

Pagi ini rasanya begitu indah bagi insan yang sedang jatuh cinta. Abi yang sudah dari tadi bangun enggan beranjak pergi dari tempat tidur, ia terus memandangi wajah polos istrinya yang sedang meringkuk dalam pelukannya.

Masih ingat akan kejadian semalam di mana saat Abi meminta istrinya itu memanggilnya sayang, wajahnya yang langsung memerah membuat Abi sangat senang dan gemas pada istrinya itu. Bagaimana tidak senang istrinya malu-malu memanggilnya sayang.

Abi tahu istrinya itu baru pertama kali dekat dengan seorang laki-laki lebih dari sekedar teman, maka istrinya itu akan merasa canggung apa yang di lakukan Abi semalam. Dan Abi sangat mengerti itu.

Suara dering telepon menyadarkan Abi yang dari tadi terus memandangi istrinya yang sedang tidur. Di raihnya handphone yang ada di nakas samping Abi. Lalu iya pun mengangkat telponnya, di lihatnya siapa yang meneleponnya.

" Iya kenapa ?" Abi tahu siapa yang berbicara di sebrang sana.

" Jam berapa kejadiannya ?" Abi bertanya dengan serius, lalu ia pun mendengarkan apa yang di bicarakan orang yang ada di sebrang sana dengan raut wajah yang serius.

Kalin yang mendengar suaminya berbicara, berlahan membuka matanya, Kalin memperhatikan suaminya yang sedang serius berbicara dengan orang yang ada di sebrang telpon.

Tidak berapa lama Abi pun mengakhiri pembicaraannya dengan orang yang berada di sebrang telpon, Abi pun melihat istrinya yang sedang tertidur, saat ia melihat ke tempat istrinya Abi melihat Kalin sudah terbangun.

Di tatapnya istrinya yang sedang tersenyum padanya, dan ia melihat istrinya bangun dari ranjang dan menghampirinya dengan senyum lebar.

Sambil tersenyum bahagia Kalin merasa aneh pada suaminya itu, Abi menatapnya begitu dalam dan serius seperti ingin mengutarakan sesuatu tapi berat di ucapkan. Sangat terlihat di raut wajah suaminya itu.

" Telpon dari siapa, kayanya serius banget ?" Kalin bertanya pada Abi agar rasa penasarannya itu hilang.

" Dari pengacara aku."

" Dari pengacara !" Kalin terkejut ia takut suaminya ada masalah yang bersangkutan dengan hukum. " Memanganya kamu punya masalah apa ?" Selidik Kalin pada suaminya.

Abi yang melihat wajah Kalin sangat cemas, iapun langsung memegang tangan Kalin dan menuntunnya untuk duduk di pinggiran ranjang.

" Barusan pengacara aku kasih kabar, kalau Om Prasetyo meninggal karena bunuh diri di dalam penjara."

Kalin yang mendengar kabar itu hanya diam dan menundukkan kepalanya, ia tidak tahu harus bagaimana, laki-laki itu yang telah membunuh Bunda dan hampir merenggut kehormatannya. Laki-laki yang terus membayanginya dalam ketakutan selama ini.

Abi yang memegang tangan Kalin dan melihat istrinya tertunduk tanpa menunjukkan apapun padanya, Abi sangat cukup mengerti. Abi pun memeluk tubuh istrinya itu.

" Kalau kamu mau menangis, menangislah biar hati kamu lega."

" Huhuhuhuhu. . ." Kalin menangis sejadi-jadinya di pelukan Abi, rasa sesak yang selama ini Kalin simpan, ia tumpahkan semuanya lewat tangisan.

Kalin memeluk erat suaminya tak ingin ia melepaskan pelukannya pada Abi dan Abi pun membiarkan itu semua, pakaian Abi basah oleh air mata Kalin yang sedari tadi tidak berhenti menangis.

Abi berusaha menenangkan Kalin dengan mengelus punggung Kalin, agar istrinya itu tenang.

Kalin yang sudah merasa tenang, tangisnya pun sudah mulai pelan, Abi terus mengelus punggung istrinya tanpa berkata apapun.

Setelah merasa tenang Kalin pun melepaskan pelukannya pada Abi, wajahnya terus menunduk.

" Maaf , baju kamu basah karena aku." Sambil menunduk Kalin merasa bersalah karena telah mebuat pakaian suaminya itu basah karena air matanya.

" Kenapa harus minta maaf." Tangan Abi menyetuh pipi Kalin dan mengusap air mata yang masih tersisa di pipi Kalin. " Harusnya aku yang minta maaf sama kamu."

" Minta maaf atas apa ?" Kalin bingung atas permintaan maaf suaminya tersebut.

" Aku minta maaf, karena aku udah membuat semuanya tidak sesuai rencana kamu."

Kalin mengerti atas ucapan suaminya itu, ia pernah menyalahkan atas kepergian Bunda pada suaminya itu. Dan Kalin tidak menyangka itu, membuat suaminya merasa bersalah sampai sekarang.

" Sayang, maaf sudah membuat kamu merasa bersalah atas yang terjadi pada aku dan Bunda, saat itu pikiranku sedang kacau sekali. Mungkin ini sudah takdir aku dan Bunda harus seperti ini." Kalin merasa bersalah pada Abi karena telah menyalahkan akan kepergian Bunda.

" Tapi kamu pernah bilang sama aku karena kamu menikah dengan aku rencana kamu sama Bunda jadi gagal."

" Sebenernya aku dan Bunda memang berencana ingin meninggalkan rumah itu dan Om Prasetyo, tapi sebelum pergi aku ingin mencari uang dulu yang cukup untuk memiliki tempat tinggal kami yang baru. Aku tidak mau pergi dengan keadaan terlunta-lunta seperti aku kecil, saat ayah pergi meninggalkan aku dan Bunda.

Kalin menatap wajah Abi dengan sayang. Ia tahu bahwa suaminya itu akan setia mendengarkan ceritanya, dan Kalin pun melanjutkannya sambil menatap wajah Abi.

" Sebenernya Bunda ibu sambungku, tapi Bunda sudah menganggap aku seperti anaknya sendiri, ayah pergi dengan meninggalkan hutang yang banyak, lalu kami pergi dari rumah dengan keadaan terlunta-lunta. Dan di saat kami dalam keadaan putus asa, kami bertemu dengan Om Prasetyo, aku dan Bunda pikir Om Prasetyo orang yang baik, ternyata tidak. Bunda dan Om Prasetyo tidak ada ikatan suami istri karena Om Prasetyo tidak mau menikah dengan Bunda, setiap hari Bunda selalu di marahi dan di pukuli, setelah aku sedikit dewasa om Prasetyo suka melakukan hal yang tidak pantas terhadapku dan Bunda tahu. Namun Bunda berusaha melindungi aku biar aku tidak di ganggu oleh Om Prasetyo." Kalin menceritakan semua masa lalunya pada Abi sambil menangis, air mata terus berjatuhan di pipi mulus Kalin.

Walaupun Abi sudah tahu semua tentang masa lalu Kalin, tapi ia dengan sabar mendengarkan semua cerita dan keluh kesah istrinya itu. Abi pun merasakan sakit saat istrinya bercerita sambil menagis.

Seandainya Abi di pertemukaan dengan istrinya dari dulu, mungkin saat itu ia bisa menolong istrinya dari rasa ketakutan dari laki-laki brengsek itu.

Abi pun memeluk Kalin dengan sayang dan sangat erat. Ia tidak ingin melepaskan pelukannya saat ini.

" Biarkan aku memelukmu sayang, aku tidak mau kamu sedih lagi, sayang," Abi mengecup kening Kalin lalu ia benamkan wajahnya di ceruk leher Kalin.

" Lupakan semuanya yang pernah kamu lalui denga laki-laki itu. Kamu jangan takut aku akan selalu ada buat kamu.

Kalin yang mendengar ucapan Abi langsung membalas pelukan Abi dengan penuh sayang.

" Terimakasih, sayang. Kamu udah hadir buat aku, sekarang aku merasa bahagia sama kamu." Ucap Kalin penuh haru karena Tuhan sudah mempertemukannya dengan Abi.

Abi yang mendengar itu , lalu ia melepaskan pelukannya, di hapusnya air mata Kalin, lalu di ciumnya kening Kalin, setelah itu Abi pun mencium wajah Kalin dengan sayang.

Ia tidak mau istrinya bersedih lagi, Abi berjanji akan selalu membuat istrinya itu selalu bahagia di sampingnya. Dan tidak akan membiarkan istrinya itu di sakiti lagi, oleh siapapun termasuk dirinya.

Kalin yang melihat tingkah suaminya yang tidak berhenti menciumi wajahnya, hanya bisa tersenyum .

 

~ Happy reading ~

 

Jangan lupa like, komen, favorit dan Vote ya 😘

Follow Instagram

annie_nietta

1
0mezell
baru mampir perdana di pertengahan thun 2025 salam knl Author
Itha
rubah donk panggilanya kok manggi nama. ganti mas aja,
Wa Tinah
endingnya gantung banget
Titik Martiyah
,heeheehe....ternyata aku salah menduga.....
Ari Mania
Luar biasa
Rina
merasa tidak enak yg bagemane lin...???
suamimu baik loh, meskipun menikah tanpa cinta dan dadakan. tp dia memoerlakukan kamu dgn baik.
kamu blm tau aja para istri kontrak atau istri pengganti lainnya diperlakukan sprti apa sama suaminya (di awal, walau akhirnya bucin sih). mereka dihina, disiksa dak kadang direndahkan harga dirinya dgn membawa wanita masa lalu suaminya.
suamimu nih baik pake banget tau. awas nyesel loh ya...
Rina
kok kalin kaya gitu sih ya...
walaupun sedang marahan, seharusnya ttp melayani sprti biasanya....ini ga mau lagi nyiapin baju kerja dan ngambilin makan.
ntar kalau ada pelakor, ngreog....
Rina
kasihan pak pol nya thor, karena kecolongan pistol.. pasti habis ini cenat cenut tuh ginjal
Rina
jangan sampai si jess² itu balik lagi dan bawa anak. terus ngaku² kalau itu anaknya dgn abi....
terus ngemis² minta balikan sama abi demi anak....
Rina
jangan² nih aki² sebenarnya naksir lagi sama kalin....
segitunya banget, lagaknya ga suka sama kalin buat nutupin perasaan sukanya kan.... ckckck
Rina
doa mu terkabul kalin.... kamu yang ingin keluar dari rumah bundamu, kini hampir terwujud....
Princhesz
mana lanjutanya Thot?
Thressia Gwen
adytia lo laki2 banci
Thressia Gwen
pantas marah2 melulu ank tiri to,,hehee mau km embat kan ommm
Muly Yanti
jgn salah kan suami karin.. koreksi diri..
Kang cilok: mampir kak ke hantu tampan 😄
total 1 replies
Muly Yanti
aduh kasi kasi lah haknya aby.. dosa lho..
Muly Yanti
aduh karin mau di buat enak ngak mau..
Muly Yanti
masa malu sm suami.. itu enak nikah sekalian pacaran.. serulho..
Muly Yanti
aduh seru lho ceritanya..
Muly Yanti
seru"
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!