NovelToon NovelToon
I'M A Night Butterfly

I'M A Night Butterfly

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Nikahmuda / Tamat
Popularitas:270.6k
Nilai: 5
Nama Author: gupita

Panggil saja aku Mentari umur ku yang masih belia di paksa dewasa. Harus menerima masalah begitu berat dalam keluarga. Ibu ku mati bunuh diri tak sanggup menerima ke jahatan yang ayah ku berikan.

Ayah ku menjual ku kepada mami Tiara hanya untuk membahagiakan istri mudanya. Bagaimana kehidupan ku selanjutnya?

Atau aku mati saja ikut bersama ibu ku di surga. Bagaimana nasib adik ku Revalina jika aku mati?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gupita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pertemuan

"Aduh Bang, jangan repot-repot," ucap Revalina basa-basi langsung meraih uang tersebut.

"Idih, kamu Va." Mentari sambil merebut uangnya.

"Kakak ih, kan aku yang di kasih. Bukan Kakak," sungut Revalina.

"Iya-iya nih, gitu aja sewot. Cuma bercanda kali," ucap Bellanca sambil memberikan uangnya kembali.

"Ya Tuhan, calon istri Nata Wiguna pakek baju begini," gerutu Nata dalam hati.

"Abang tumben pagi-pagi udah ke sini?" tanya Mentari.

"Ikut aku yuk," ajak Nata.

"Ke mana?"

"Rahasia," jawab Nata.

"Huu," seru Mentari.

Tiba-tiba Ibu Fatimah datang membawa nampan berisi minuman dan makanan.

"Di minum nak Nata, jangan sungkan-sungkan," tawarnya.

"Wah, Ibu repot-repot nyiapin ini semua," ucap Nata sambil menyeruput minumannya.

"Nggak repot nak, orang ada tamu ya disediakan toh," jawab Ibu Fatimah.

"Oiya, saya mau minta izin, untuk membawa Mentari. Jika Ibu berkenan mengizinkannya," ucap Nata membuat Mentari kagum.

"Boleh, silakan saja. Tapi jangan pulang malam-malam nggak enak sama tetangga," nasehat Ibu Fatimah.

*****

"Woi, bangun woi!" teriak Niki sambil menggedor-gedor pintu.

"Berisik," balas Alex dalam kamar.

"Mau anak ini apa si, kok kesel liatnya," gerutu Niki di depan pintu.

Akhirnya Niki pergi dari kamar yang ditempati Alex, ia memilih untuk sarapan pagi sendirian.

"Rapih banget, mau ke mana?" tanya Alex.

"Gue kira lo mati di dalam kamar, dari tadi di panggilin nggak ada jawaban." Niki tetap asik memakan sarapannya.

"Orang di tanya ke mana, malah jawab apa, nggak nyambung lo," ejek Alex.

"Mau ke kampus lah, mau ke mana lagi gue, hah?"

"Mana sarapan gue?" tanya Alex sambil celingukan.

"Buat sendiri lah, males banget gue buatin lo," jawab Niki sambil pergi.

"Sabar-sabar." Alex sambil mengusap-usap dadanya.

*****

"Bang, kita mau ke mana ya?" tanya Mentari penasaran.

"Kita akan cari sesuatu yang kamu butuhkan," ucap Nata tetap fokus dengan kemudinya.

"Tapi aku nggak butuh apa-apa, Bang." Mentari tetap yakin dengan jawabannya.

"Kamu yakin?"

"Yakin, Bang," jawab Mentari dengan kekeh.

15 menit kemudian mereka berdua berhenti disebuah Mall besar. Mentari tersentak kaget kenapa berhenti di sini pikirnya. Nata keluar dari mobil lalu membukakan pintu untuk Mentari.

"Oh, so sweet," batin Mentari sambil tersenyum sangat manis.

"Kita mau ke mana Bang?" tanya Mentari.

"Kan tadi sudah di jawab," jelas Nata.

"Abang," ucap Mentari penuh penekanan.

"Udah nggak usah dipikirin," ajak Nata sambil menarik tangan Mentari.

Mereka berdua masuk ke dalam mall menuju sebuah butik langganan Mamanya Nata. Mentari tercengang melihat baju-baju mahal, yang terpampang nyata di depan matanya. Mentari ingin menyentuhnya saja takut, pasti harganya mahal.

"Ayo, di pilih, Sayang," titah Nata.

Mentari hanya menggelengkan kepalanya, tanda ia menolak perintah Nata.

"Kenapa diem aja? Ayolah, Sayangku." Nata menuntun Mentari untuk memilih baju.

******

"Pengen pulang, tapi malu," gumam Alex.

Tiba-tiba ponsel Alex bergetar tanda ada pesan masuk. Alex dengan cepat membuka pesan tersebut. Setelah membacanya raut wajah Alex berubah drastis.

0856788xxxx

Hei, kamu!

Aku tunggu jam 13.00

Di mall xxx di cafe xxx

"Ini siapa lagi, nyuruh-nyuruh gue lagi. Nggak tau apa, kalo gue ini sibuk nganggur." Alex bermonolog.

Alex langsung membalas pesan tersebut dengan kilat.

^^^Alex^^^

^^^Maaf, anda salah sambung^^^

0856788xxxx

Nggak usah pura-pura nggak kenal!

Ini gue mobil yang lo tabrak.

"Sialan, perempuan yang nggak seberapa itu," sungut Alex.

Dengan terpaksa Alex menuruti Leona, ia bergegas siap-siap untuk bertemu Leona. Hampir 30 menit Alex mengemudikan mobilnya, karena macet total di perjalanan.

"Gini amat hidup di kota," gumam Alex.

Sampai di mall Alex mencari keberadaan Leona, ia mencoba menghubungi Leona tapi tidak ada jawaban membuat Alex sedikit kesal.

"Hai," sapa Leona sambil melambaikan tangan.

"Hem," jawab Alex dengan gumaman.

"Yuk, masuk ke dalam cafe. Aku udah laper nih," ajak Leona.

Baru saja melangkah Alex mendengar namanya dipanggil, ia langsung membalikkan tubuhnya.

"Alex," panggil Mentari.

Alex hanya tercengang melihat Mentari sangat cantik dan mempesona. Mengenakan sebuah mini dress selutut berwarna merah tua. Alex tak bergeming hanya bisa mematung.

"Sumpah, cantik banget," batin Alex tak berkedip sedikit pun.

"Dari mana kamu?" tanya Bellanca.

Leona menyenggol tangan Alex, agar ia sadar dari lamunannya.

"E..., dari rumah tadi," ucap Alex sedikit gugup.

"Siapa dia?" selidik Nata.

"Pacar aku lah Bang," jawab Nata dengan bangganya.

"Iya kan, Sayang?" tanya Alex meminta persetujuan Leona.

"Duh, ni bocah sekata-kata kalo ngomong," batin Leona kesal.

"Iya, Bang," jawab Leona dengan canggung.

"Widih, Bang Nata sekarang alih profesi, CEO jadi tukang angkut barang," ejek Nata.

"Ini namanya cinta, bawain barang calon istri," jawab Nata sok cool-nya.

"Ya Tuhan, baru kali ini liat Bang Nata kaya gini, bucinnya tingkat dewa. Biasanya dia bossy, sekarang jadi budak." Alex bermonolog di dalam hatinya sambil menggeleng-gelengkan kepalanya.

"Kenapa?" tatapan Nata berubah tajam.

"Nggak pa-pa, Bang. Ayo, kita masuk," ajak Alex.

Nata yang menenteng paperbag dimasing-masing tangannya, sampai ia susah untuk menggandeng tangan Mentari. Tapi dengan pengertiannya Mentari meraih paperbag di tangan Nata. Lalu menggenggam tangan Nata dengan romantis, membuat Alex terbakar api cemburu.

"****!" batin Alex saat melihat adegan romantis yang Mentari dan Nata lakukan.

"Ayo, Bang. Kita masuk," ajak Mentari dengan tersenyum.

Alex tersadar cinta tidak harus di miliki, tetapi ia susah untuk move on.

"Ayo, buruan," titah Leona tanpa mengerti isi hati Alex.

"Iya, bawel," sungut Alex meninggalkan Leona.

"Tungguin!" ucap Leona sedikit berteriak.

Di meja makan Alex melihat Nata tetap menggenggam tangan Mentari. Alex sengaja memamerkan kemesraannya dengan Leona.

"Memangnya cuma mereka yang bisa," umpat Alex dalam hati.

"Sayang, sini duduk," ucap Alex sambil menarik kursi untuk Leona.

"Apa-apaan si Alex ini, makin ngelunjak deh panggil-panggil Sayang," batin Leona.

Tetap saja Leona menuruti perintah Alex, duduk dengan anggun walaupun hatinya mengumpat.

"Sayang, mau pesen apa?" tanya Alex.

"Ngikut aja deh, apapun yang kamu pesan. Pastinya, aku suka," jawab Leona sambil mengerlingkan matanya.

"Astaga ini perempuan. Apa sedang menggoda ku?" tanya Alex pada dirinya sendiri di dalam hatinya.

"Oke," balas Alex lanjut memesan makanan kepada pelayan cafe yang sudah menunggu pesanan.

Bersambung.....

Happy reading guys,

Jagan lupa memberi like,komentar,vote & hadiah.

Stay tune terus ya guys,jangan lupa tekan tanda favorit agar kalian tidak ketinggalan.

Terimakasih atas dukungan kalian.

1 like pun sangat berarti untuk ku ❤❤❤

1
Anita
semangat thor😊
raisa_aQiLa
di tunggu kisah selanjutnya.. semangat thor
raisa_aQiLa
baru mampir nii thor.. seru ceritanya. semangat terus up nya
Dewi Masitoh: terima kasih kak, ♥️
total 1 replies
Diah Fiana
kasian mentari, semangat untuk mentari dan kkak author 🥰
Diah Fiana
aku bawa 5 bintang kak ☺️
Lenkzher Thea
Lanjut ka 👍❤
Nur Adam
djkit bgt thoor pdhl dh lama ga up,,hehe lnjut smgt
Dewi Masitoh: maaf ya kak 😆
total 1 replies
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nur Adam
smgt lnjut
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Keren ka lanjut 👍❤
Perempuan Terindah
Hadiiirr kak author....
Dewi Masitoh: terima kasih kaka
total 1 replies
Anni 21
hai author baru up lg kirain mau di gantungin thor tpi othor bkin crita nay gk satu sih ya dan aku baca semua😘😘
Dewi Masitoh: lope-lope buat kakak ♥️
total 1 replies
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut ka, sukses selalu👍❤
Rahma AR
😙
Adeirmalubis
next
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Nur Adam
smgt lnjut
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Paulina H. Alamsyah Asir
lanjut thor semangat....💪💪💪❤❤❤
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut 👍❤
Dewi Masitoh: ♥️♥️♥️♥️♥️
total 1 replies
Rahma AR
lanjut...🥰💪💪
Rahma AR: 🥰🥰🥰🥰🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!