NovelToon NovelToon
QUEEN MAFIA

QUEEN MAFIA

Status: tamat
Genre:Komedi / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: yuni rahayu devi

Ini karya pertamaku...

Ada seorang gadis bernama Alsaqueen Azkira Argawijaya mempunyai sifat baik, ramah, murah senyum, manja, dan jail kesemua orang tapi itu DULU. Sekarang namanya Alqueena Azkiya Argawijaya sifatnya sekarang kejam, dingin, datar, dan dia gak akan segan-segan membunuh orang yang telah bermain-main dengan dia mau itu cewek, cowok, tua, muda, anak-anak, maupun bayi. Tapi sifat itu tidak berlaku dengan paman, tante, abang angkat, dan juga sepupu gue.

Dia berubah karena ibunya meninggal dibunuh oleh seorang wanita berumur yang hampir sama dengan ibunya dibantu juga oleh anak perempuannya.
.
.
.
Kalau gak nyambung maaf baru belajar

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yuni rahayu devi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Black Devil

Italia...

Mereka semua berkumpul dikamar Nathan karena teriakannya yang membuat mereka kaget.

"Apanya yang gawat sih bang?" tanya Chandra.

"Black devil malam ini mereka mau ngejual senjata ke Cina" jawab Nathan.

"Selalu bikin ulah" ucap Kevin kesal.

"Dimana?" tanya Al.

"Hutan Selatan" jawab Nathan.

"Malam ini kita kesana gagalin rencana mereka bawa sekitar 20 mafioso, telpon polisi suruh mereka datang ketempat lokasi" ucap Al.

"Siap Al" ucap Nathan.

"Mending sekarang istirahat, supaya tengah malam kita fit" ucap Kevin.

Mereka semua pergi kekamar mereka masing-masing untuk istirahat.

Tengah malam pun tiba, Al dkk dan Nathan sudah siap tak lupa mereka menggunakan topeng mereka masing-masing.

Kurang lebih seperti itu pakaian mereka tak lupa juga mereka menggunakan jubah.

Mereka sudah ada disekitar lokasi transaksi bersama para polisi.

"Mobil yang mirip dengan yang digunakan mereka untuk membawa senjata sudah siap" ucap Nathan.

"Kecohkan mereka semua biar yang disini kita yang urus" suruh Al, mafia black devil ada dilokasi transaksi mereka sedang menunggu mobil yang membawa senjata datang.

"Siap queen" ucap Nathan lalu pergi dari sana.

Beberapa menit kemudian Nathan memberitahu lewat alat komunikasi.

"Queen mereka sudah masuk jebakan, kami sebentar lagi sampai ketempat yang sudah disiapkan" ucap Nathan.

"Bagus hati-hati Mr. N" ucap Al.

"Baik Queen" ucap Nathan.

"Sekarang" ucap Al kepada Chandra dan Kevin.

"Siap Queen" ucap mereka berdua kompak.

"Kalian pergi kesebelah kanan dan kalian kesebelah kiri biar kami dari depan" ucap Kevin kepada mafioso yang ada disana.

"Baik Mr. V" jawab mereka serempak.

"Yang bagian belakang siapa Mr. V?" tanya salah satu mafioso.

"Bagian belakang sudah ada polisi yang berjaga" jawab Kevin.

"Kami permisi" ucap mafioso serempak lalu pergi ketempat yang sudah ditentukan tadi.

Al dkk berjalan dengan santai ketempat transaksi.

"Lagi nungguin senjata ya?" tanya Kevin lembut tapi menusuk.

"Kalian!?" ucap tangan kanan black devil yang bernama Jax.

"Kenapa kaget?" tanya Chandra meledek.

"Kenapa kalian selalu menggagalkan semuanya?!" tanya Jax geram.

"Karena kami gak suka dengan cara kerja kalian" jawab Kevin.

"Serang!!" perintah Jax, sekitar 50 mafioso pun menyerang Al dkk, mafioso dari Angel Of Death ikut membantu Al dkk.

Hanya ada tembakan dan pukulan dihutan itu para polisi ikut membantu Al dkk.

Sedangkan Nathan dia sedang mengamankan senjata-senjata tersebut bersama para polisi.

Al terkena tembakan dibagian kaki kanannya dan tangan kirinya tapi itu tidak membuat Al berhenti menyerang mereka, malahan Al semakin semangat untuk menyerang mereka.

Chandra terkena tembakan ditangan kanannya dan kaki kanannya, sedangkan Kevin dia terkena tembakan dikaki kiri dan kanannya dan juga luka tusukan ditelapak tangan kirinya.

Para mafioso Black Devil tersisa sekitar 10 orang, sedangkan mafioso Angel Of Death masih utuh 20 orang mereka hanya terkena luka tembakan dan tusukan saja.

Al sekarang sedang menyerang Jax tanpa ampun, dia tidak memberikan celah sama sekali kepada Jax untuk melawan sampai-sampai Jax kewalahan dengan pukulan Al yang bertubi-tubi.

Tak lama Jax pun meninggal karena ditembak oleh Al tepat dijantungnya lalu dia menebas kepalanya Jax. Para mafioso sudah meninggal semua.

Para polisi berterima kasih kepada mafia Angel Of Death karena mereka selalu membantu pihak kepolisian, para wartawan datang ketempat kejadian memfotokan Al dkk yang memakai topeng yang sedang berbicara dengan para polisi.

Setelah selesai mereka pulang kemansion dengan luka tembakan yang didapat mereka.

"Sebentar lagi dokter sampai" ucap Nathan yang melihat luka mereka.

Tak lama dokter pun sampai dan mengeluarkan peluru yang ada di tangan dan kaki mereka, setelah selesai dokter pun pulang.

"Gue mandi dulu" ucap Al lalu pergi kekamarnya.

"Kalian juga istirahat sana" ucap Nathan kepada Chandra dan Kevin.

"Kita pamit dulu ya bang" ucap Kevin.

"Lo juga istirahat bang" ucap Chandra.

"Siap" ucap Nathan.

Mereka semua masuk kekamar mereka masing-masing karena jam sudah menunjukkan pukul 03.00.

Rizky dkk dan Naila dkk sedang santai ditaman belakang yang ada dimansion Rizky karena hari ini adalah hari minggu.

"Gimana kabar mereka ya?" tanya Risa.

"Gue kangen sama mereka" ucap Fatur.

"Gue mau nelpon tapi disana jam 3 subuh mereka pasti lagi istirahat" ucap Naila.

"Mereka pasti baik-baik aja" ucap Dion.

"Gue takutnya musuh mereka itu kuat" ucap Rosa.

"Tenang mereka semua pasti bisa ngelawan musuh mereka kita doain aja" ucap Putra.

"Semoga deh" ucap Rosa.

Mereka hanya diam menikmati pemandangan pagi ditaman, Nyonya Zahra yang melihat mereka ada disana hanya tersenyum.

"Kurang Al, Chandra, sama Kevin disini semoga kalian gak kenapa-kenapa" gumam Nyonya Zahra tersenyum lalu pergi dari situ.

 

Di Italia...

Hari berganti malam, Al dkk dan Nathan sedang makan malam bersama.

"Kita pulang kapan Al?" tanya Kevin.

"Besok juga bisa kalau mau" jawab Al.

"Yaudah besok aja" ucap Kevin.

"Gue suruh bang Riko buat siapin semuanya nanti" ucap Al.

"Hati-hati ya kalian" ucap Nathan sambil tersenyum manis.

"Abang juga hati-hati disini, jaga diri abang baik-baik, kalau ada apa-apa telpon Al langsung" ucap Al membalas senyuman Nathan yang tak kalah manis memperlihatkan lesung pipinya.

"Iya bener tuh kata Al" ucap Chandra sambil tersenyum.

"Gue pasti bakal kangen sama lo bang" ucap Kevin tersenyum.

"Gue juga pasti bakal kangen banget sama kalian bertiga, nanti kapan-kapan gue ke Indonesia deh" ucap Nathan tersenyum.

"Bener ya" ucap Al dkk bersamaan dengan mata berbinar.

"Iya bener, tapi nanti gak tau kapan" ucap Nathan.

"Kita pasti akan nungguin abang" ucap Al tersenyum senang.

"Iya, yaudah abisin makanan kalian udah itu kalian beres-beres baru tidur" ucap Nathan.

"### Siap komandan laksanakan" ucap Al dkk kompak memberi hormat setelah itu mereka tertawa lepas karena tingkah mereka sendiri.

Andai semua abang angkat Al berkumpul pasti akan lebih seru, sifat Al dkk yang datar dan dingin pasti akan hilang digantikan dengan sifat jail, nyebelin, manja mereka semua.

Al dkk sudah mengemasi barang-barangnya mereka sekarang sedang istirahat tapi tidak dengan Al dia sedang duduk didepan balkon kamarnya.

"Mom maafin Al karena Al masuk dunia gelap, tapi kalau Al gak masuk kedunia gelap Al gak akan seperti ini, Al gak akan jadi gadis yang kuat, maafin Al Mom maafin Al" ucap Al pelan sambil melihat langit italia.

"Al sayang banget sama Mommy, Al bersyukur punya abang angkat yang sangat sayang sama Al yang mau nerima Al apa adanya, Al juga bersyukur punya Chandra, Tante, dan Om yang sayang sama Al, Al sayang kalian semua kalianlah sumber kekuatan Al, tanpa kalian semua Al gak akan bisa jadi seperti ini" ucap Al lagi.

"I love you all" ucap Al sambil tersenyum manis.

Al masuk kekamarnya untuk mengistirahatkan tubuhnya yang sangat lelah itu. Luka tembakannya masih belum sembuh tapi Al tidak merasakan sakit sedikit pun.

 

Saat ini Al dkk sedang berada dimobil yang disupiri oleh Riko, mereka baru saja sampai ke Indonesia hari sudah mau berganti pagi, mereka pergi dari Italia tengah hari jadi mereka sampainya malam hari.

Mereka sedang diperjalanan menuju mansion yang saat ini selalu ditempati Al dkk, dimana lagi kalau bukan didepan mansion Rizky.

"Gimana disana?" tanya Riko memulai pembicaraan.

"Aman terkendali" jawab Kevin.

"Syukur deh, tapi itu luka kalian?" tanya Riko lagi.

"Biasalah ngegagalin penjualan senjata ilegal" jawab Chandra.

"Ohhh, terus kalau ditanya sama yang lain kalian jawabnya gimana?" tanya Riko lagi.

"Eh iya gak kepikiran" jawab Kevin.

"Ntar aja deh mikirnya nunggu ditanya" jawab Chandra.

"Kebiasaan lo Chan" ucap Al sambil menggelengkan kepalanya.

"Nanti udah ditanya diem aja" ucap Riko.

"Jaga image dong, biar Kevin aja yang jawab hehe" ucap Chandra.

"Eh kok gue sih?" tanya Kevin.

"Karena lo pinter bohong keorang lain dan mereka percaya, tapi lo gak bisa bohongin kita semua" ucap Al tersenyum.

"Haduh harus mikir dong gue" ucap Kevin menarik napasnya dalam-dalam lalu dihembuskan dengan kasar.

Mereka akhirnya sampai dimansion tepat pada saat jam 04.00, mereka melajukan mobilnya dengan kecepatan kecil karena didalam mobil mereka terus berbicara.

Mereka memasuki mansionnya lalu masuk kekamar masing-masing untuk mengistirahatkan tubuh mereka.

Jam menunjukkan pukul 06.00 mereka semua berada dibalkon kamar masing-masing sambil berolahraga. Kamar Chandra berada di sebelah kanan kamar Al, kamar Kevin berada disebelah kiri kamar Al, kamar Riko berada disebelah kiri kamar Kevin, dan kamar Al berada diantara kamar Chandra dan kamar Kevin.

"Eh acara Tuan Abiansyah sekitar 3 minggu lagi" ucap Riko sambil olahraga dibalkon kamarnya.

"Semuanya udah siapkan?" tanya Al yang kegiatannya sama dengan Riko, Chandra dan Kevin juga mereka semua sedang olahraga dibalkon kamar masing-masing.

"Tinggal 10% lagi Al panggungnya akan jadi, kalau dekorasi yang dibuat oleh Tuan Abiansyah sih udah 80% jadi" jawab Riko.

"Mereka gak curigakan sama Marco dengan Diki?" tanya Al.

"Nggak kok tenang aja, mereka berdua juga pakai masker jadi gak ada yang kenal muka mereka" jawab Riko.

"Masa kerja pakai masker" cibir Kevin.

"Lah emang iya emang gak boleh?" tanya Riko.

"Ya gak bolehlah kalau masker bengkuang, kalau masker buat nutup mulut sama hidung boleh" jawab Kevin sambil tertawa kecil.

"Setan kau, gue kira kenapa" ucap Riko ikut tertawa.

"Kebiasaan lo bang Ke" ucap Chandra, Al hanya menggelengkan kepalanya saja melihat tingkah mereka.

"Eh nama gue Kevin bukan bang Ke" ucap Kevin membenarkan.

"Sama aja" ucap Chandra cuek.

"Sial kau" ucap Kevin kesal, Riko hanya tertawa melihat mereka semua.

 

Dimansion Rizky mereka sedang sarapan Naila dkk dan Rizky dkk masih ada di rumah Rizky.

"Perasaan tadi subuh Bunda ada denger suara mobil didepan mansion" ucap Nyonya Zahra.

"Orang lewat kali Bun" ucap Fatur.

"Tapi berhentinya didepan, siapa tau itu Al sama yang lain" ucap Nyonya Zahra, Rizky dkk dan Naila dkk saling pandang lalu mereka pergi keluar diikuti Nyonya Zahra dan Tuan Rian.

Saat mereka sudah sampai luar mereka melihat Al dkk dan Riko sedang olahraga dibalkon kamarnya masing-masing.

"Itu Al sama yang lain?" tanya Risa tak percaya.

"Iya itu mereka" jawab Fatur sambil melihat Al dkk dan Riko.

"Samperin" ucap Rizky lalu pergi diikuti yang lainnya.

Setelah sampai didepan gerbang mansion Al mereka diberhentikan oleh penjaga mansion.

"Kalian mau ngapain pagi-pagi kesini?" tanya penjaga tersebut.

"Kita mau ketemu Al sama yang lain" jawab Naila.

"Tunggu sebentar" ucap penjaga tersebut.

"Nona ada yang mau bertemu dengan nona" ucap penjaga itu sedikit berteriak, Al menghentikan kegiatannya dia lalu melihat kebawah dan ternyata ada orang tua Rizky, Rizky dkk dan Naila dkk.

"Suruh masuk" jawab Al, dia lalu turun dari balkon dengan menggunakan tangga yang ada didekat balkonnya diikuti yang lainnya.

Al dkk dan Riko sampai dibawah, semua orang yang ada disana melihat Al dkk dari atas sampai bawah.

"Kalian kenapa?" tanya Naila melihat kaki dan tangan mereka dibalut perban.

"Kita gak kenapa-kenapa kok" ucap Kevin.

"Kok bisa kayak gini, kalian ngapain di Italia?" tanay Nyonya Zahra sambil menghampiri Al dkk.

"Kita cuman main disana" jawab Kevin.

"Gak mungkin main sampai kayak gini" ucap Nyonya Zahra yang tanpa sadar meneteskan air mata membuat Al dkk merasa bersalah.

"Bunda kenapa nangis?" tanya Al dkk kompak.

"Kita gak apa-apa Bun" ucap Chandra sambil tersenyum.

"Kita baik-baik aja Bun buktinya kita berdiri disini" ucap Al sambil tersenyum.

"Bunda gak usah khawatir kita baik-baik aja" ucap Kevin sambil tersenyum.

Rizky dkk dan Naila dkk kaget karena ini pertama kalinya mereka melihat Al dkk tersenyum.

"Mereka senyum? manis"batin Rizky.

"Manis banget kalau senyum"batin Dion.

"Kalau setiap hari senyum bisa-bisa diabetes gue"batin Putra.

"Ini bener mereka senyum, manis banget, senyumnya ngajak nikah"batin Fatur.

"Alamak senyumnya manis banget"batin Naila.

"Aduh meleleh gue"batin Rosa.

"Diabetes dah gue"batin Risa.

Al dkk lalu mengembalikan ekspresi wajahnya seperti semula.

"Jangan nangis lagi ya Bun, kita baik-baik aja" ucap Kevin.

"Ini cuman luka kecil Bun" ucap Chandra.

"Gak sakit kok, tenang aja" ucap Al.

"Lebih baik kita masuk dulu" ucap Riko.

Mereka semua masuk kedalam mansion, duduk diruang keluarga. Riko menyuruh art untuk menyiapkan cemilan dan minuman untuk mereka semua. Tak lama cemilan dan minuman pun datang.

"Kalian sebenarnya kenapa?" tanya Tuan Rian, Al dkk dan Riko saling lirik, mereka bingung harus jawab apa.

***Bersambung***

1
Mrs. Kan
Selama aku baca novel tentang MAFIA baru kali ini MAFIA nya sholat 😭😭
Shabrina
Bagus sih tapi masih banyak typonya
Dede Mila
jejak
Amelia Amel
Thor perut gw sakittttt
Shabrina
Next
Yura Safira
keren
anu naninu
hmm keren
Nitaaaaaaaa
😍
Tataaaaaaaaaaa
.
Ratna Henita
tlng season 2 ny thor
Ratna Henita
knp episode main d ulang trus thor
Nayyira
lanjulanjutt
Nayyira
lanjut
Libra3
lebih tepatnya bawa para ART atau mereka ke tempat yang aman,,
kalau disimpan keknya rada ganjal
Qayum Dan Qasih
lanjut thor
Yoni Hartati
makanya kenapa ikut2 an ngerepotin kan .makanya mikir riz kamu itu cuman merepotkan dan dijadikan kelemahan. mestinya jodohnya al jgn orang yg lemah mestinya yg kuat jgn riz jodohnya
Yoni Hartati
bodoh amat rizk,km ikut al jd beban .apa tdk mikir?
Shelvia Amanda Dika: benar itu kak
total 1 replies
Yoni Hartati
nyusahin ini nama nya rizky. apa tdk pikir km cuman beban .
Yoni Hartati
mereka kok suka banget ngikuti al? apa mereka tdk sekolah?
Sri Aisyah
gak asing telinga denger tiba tiba " brakkkkkk" 😉😉😀😀😀
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!