NovelToon NovelToon
Pacar Kecil Tuan Muda

Pacar Kecil Tuan Muda

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Percintaan Konglomerat / Crazy Rich/Konglomerat / Obsesi / Beda Usia / Diam-Diam Cinta
Popularitas:7.1k
Nilai: 5
Nama Author: mul

" Aku menyukai dia sejak pandang pertama, jadi dia harus menjadi pacarku " ucap Arasya menatap penuh damba pria dewasa yang duduk bersandar di sofa restoran masih dengan stelan jas kerjanya .

......

Sean Brisbane menjadi terheran-heran memikirkan gadis yang sudah beberapa hari ini selalu mengejar nya bahkan berusaha mendekati nya tanpa ragu .

" Sangat centil " ucap Sean mengambil lipstik di tangan Ara lalu membuangnya ke lantai agar bodyguard yang lain tidak melihat dia memakai lipstik lagi .

" Kenapa? apa aku terlalu cantik hingga Kakak tidak kuat menatapku memakai lipstik?" tanya Ara memungut lipstik nya yang di jatuhkan Sean .

" Cantik?" ulang Sean dengan tatapan geli nya pada gadis kepedean itu.

" Ayolah Kak jadi pacar Ara aja , Ara suka sama Kak Sean, ganteng !" gemas Ara dengan tampang cegil nya mencuri kesempatan untuk memeluk sebelah lengan Sean yang masih melek mendengar apa yang barusan dia katakan.


next

yuk baca cerita Ara , sicegil Bang Sean

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mul, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24 Batal

Malam harinya.

Sepanjang hari Sean terus kepikiran penilaian orang tua Ara tentangnya sampai beberapa kali dia hanyut dalam lamunan nya .

" Permisi tuan muda, sudah waktunya makan malam tuan dan Nyonya sudah menunggu " ucap pelayan dengan sopan masuk keruang kerja Sean .

" Iya, aku segera datang " ucap Sean berjalan keluar kamarnya masih dengan wajah gundahnya .

Selama makan malam pun Sean sama sekali tidak bicara dan kembali masuk kedalam kamar begitu selesai makan .

Drettt

Drettt

" Baby, mengapa aku telfon sedari tadi tidak diangkat?" pertanyaan Sean begitu mengangkat panggilan vidio dari Ara.

Sean duduk ditengah ranjang dan bersandar ke sandaran ranjang menatap dengan heran wajah cemberut pacar kecilnya.

" Ada apa?" pertanyaan Sean dengan seulas senyum .

" Ayang jahat" kata Ara dengan mata berkaca-kaca.

" Baby mengapa menangis?" ucap Sean yang langsung hilang ketengan melihat air mata sudah jatuh di pipi Ara .

" Apa aku melakukan kesalahan?" pertanyaan Sean yang perasaan tadi sore Ara masih ceria dan senang Sean ajak jalan-jalan.

" Katakan Baby ?" ucap Sean jadi semakin was-was.

" Semalam Ayang ngajak Tante Shania datang keacara pesta sementara Ara nggak ?" ucapan sendu Ara .

" Sayang gengsi ya kalau bawa Ara karena bukan wanita karir kayak Tante Shania ?" pertanyaan Ara dengan polosnya.

Ara adalah gadis polos yang tidak akan memendam kecemburuan dalam hatinya tapi mengatakan langsung pada Sean .

" Baby tidak begitu, Shania datang karena Ayah yang menyuruhnya untuk jadi pembicara mewakili perusahaan bukan aku yang membawanya " pernyataan Sean dengan jujur .

" Tapi Ayang dekat-dekat sama Tante Shania , bahkan kalian seperti menghadiri acara pesta sekeluarga " ucap Ara dengan suara tersendat .

" Baby aku,"

" Ara lihat di postingan platform bisnis kalian menghadiri acara berempat " ucap Ara yang beberapa waktu lalu melihatnya.

" Hati Ara sakit lihat Ayang dekat-dekat sama wanita lain " jujur Ara tanpa menutupi perasaan nya .

" Baby, sungguh aku tidak tau kalau Ayah akan mengajak Shania jika memang begitu aku pasti akan mengajak kamu, demi tuhan aku berpikir kami hanya menghadiri acara bertiga " ucap Sean dengan serius .

" Baby jangan menangis lagi, tidak pernah terbesit dalam pikiranku untuk menyakiti perasaan kamu " ucap Sean jadi risau sendiri menatap Ara yang masih menangis .

" Baby percaya padaku, tidak sedikitpun hatiku berpaling dari kamu , aku menjaminnya , aku mencintaimu " pernyataan Sean .

" Aku berjanji akan selalu menjaga jarak dari setiap wanita di sekitarku, percaya padaku, jangan ngambek lagi ya" kata Sean membujuk pacar kecilnya.

" Baby " panggil Sean terus membujuk Ara yang hanya diam saja .

" Baby jangan diam saja begini, jika marah padaku maka mengomel saja aku akan mendengarkan nya tapi jangan diam begini " ucap Sean yang merasa tersiksa didiami pacar kecilnya yang biasa sangat cerewet itu .

" Baby "

" Apa?" kata Ara mengusap air matanya.

" Besok aku akan menghadiri acara bisnis lagi dan aku akan membawa kamu, jangan sedih lagi " ucap Sean menghibur Ara .

" Nggak, Ayang pergi aja sama selingkuhan Ayang " kata Ara dengan ketus .

" Baby berhenti over thinking publik pun tau kalau pacarku adalah kamu " pernyataan Sean yang sama sekali tidak menutupi informasi soal hubungan nya dengan Ara .

" Mmmh, setiap haripun ada berita yang ngaku-ngaku pacar sampai bertunangan dengan Ayang " kata Ara .

" Tapi cuma hubungan aku dengan kamu yang diklarifikasi soal kebenaran nya kan " ucap Sean .

" Baby, kamu itu bukan hanya pacarku tapi istri masa depan sebab itulah aku tidak pernah menyembunyikan hubungan kita dari siapapun jadi berhenti over thinking " ucap Sean.

" Aku tidak suka dan tidak mau kamu terus menangis hanya untuk hal-hal yang tidak penting" ucap Sean .

" Babyku yang cantik harus selalu ada senyum dibibir manis nya " ucap Sean yang sangat menyayangi pacar kecilnya.

" Besok setelah aku bertemu dengan Daddy dan Mommy, malam nya kita akan menghadiri acara bisnis bersama " ucap Sean yang memang seharusnya menghadiri setiap acara dengan Ara dari sekarang.

Selain itu Sean bisa mengajari pacar kecilnya sedikit demi sedikit tentang tatakrama seorang Nyonya di depan publik .

" Besok pelayan akan mengirimkan gaun dan semua perlengkapan yang akan kamu pakai ke pesta " ucap Sean yang ingin mengenakan pakaian senada dengan Ara .

" Ayang nggak perlu repot-repot, kalau cuma untuk menghadiri acara bisnis Ara punya gaun kok " kata Ara yang merasa Sean mengirimkan gaun karena berpikir Ara tidak punya .

" Baby aku mengirimkan bukan karena kamu tidak punya, tapi ingin memakai pakaian senada " ucap Sean .

" Mmmmh baiklah, nanti Ayang suruh aja pelayan butiknya yang nganter kerumah biar Ara bisa sekalian bayar " kata Ara .

" Baby, mengapa membahas soal pembayaran apa aku segitu tidak punya uang nya di matamu?" Sean merasa tersinggung mendengar ucapan Ara .

" Ara tau uang Ayang banyak untuk bayar baju, tapi bagaimanapun baju itu Ara yang bakal pakai jadi Ara lah yang bayar " kata Ara dengan polos, lagian untuk apa berharap dibayarkan orang lain kan yang pakai baju Ara .

" Baby, aku yang menghadiahi kamu sebuah gaun karena akan menemani aku menghadiri acara bisnis " ucap Sean meralat ucapannya sambil geleng kepala.

Pacar kecilnya ini benar-benar tidak ada jiwa materialisnya!.

" Wahhhh, terimakasih Ayang " kata Ara dengan mata berbinar bahkan belum melihat hadiah yang Sean kasih dia sudah senang duluan .

" Baby, Aku mencintaimu" pernyataan Sean menatap Ara yang selalu excited dan menghargai setiap pemberian Sean sekecil apapun.

Ara benar-benar mencintai Sean dengan tulus tanpa mengharapkan apa-apa.

.............

Keesokan harinya Sean pulang kerja lebih awal untuk membenahi penampilan nya karena sore nanti akan pergi kerumah Ara bahkan sudah menyiapkan beberapa bingkisan .

" Bim, aku merasa takut " ucap Sean yang masih belum hilang wajah cemasnya memikirkan penilaian keluarga Ara .

" Tuan muda, tenanglah. Selagi tidak memperlakukan nona Shania dengan spesial kenapa harus takut, orang lain juga bisa menilainya mana yang punya hubungan khusus mana yang tidak" ucap Bimo menemani Sean yang sedang potong rambut di barbershop .

" Aku hanya takut orang tua Ara berpikir berlebihan dan memikirkan alasan mengapa aku tidak membawa Ara semalam sedangkan Shania bersamaku, apalagi soal scandal tentang kami yang sering menjadi trending topik" ucap Sean .

" Bim, jika seandainya kamu yang menjadi Daddy Ara apa yang akan kamu pikirkan tentangku, jawab aku jujur Bim" pinta Sean yang entah kenapa terus kepikiran.

" Aku," ucapan Bimo terhenti begitu ponsel Sean bergetar .

" Sebentar" Sean mengangkat telfon biasa dari Ara .

" Hallo Baby" ucap Sean .

" Ayang kata Daddy tidak bisa bertemu sore nanti, Daddy mendadak ada urusan diluar kota " ucap Ara .

Sean dan Bimo langsung saling tatap dengan segala pikiran mereka ketika Daddy tiba-tiba membatalkan pertemuan .

1
Yel
ehh jgn lah sampai sean nikah dgn yg lain jg 🫠 ga relaaa
partini
siapa sih Thor ortunya Ara penasaran
Yel
lagi thor 🤭
Yel
selama ini kan ara trs yg ada untuk sean, nah nanti bikin ga direstui dulu trs bikin sean yg ngejar 🤣
partini
bikin konflik ga ada restu dari pihak cewe Thor ,Ara kan cinta ma Sean masih so so only bisa dong jodohin ma yg lain buat Sean kelimpungan sebentar
Arin
Nah lo.......cara Daddynya Ara menilaimu, tergantung bagaimana kemarin Sean memperlakukan Shania. Apakah seperti pasangan? atau menjaga jarak..... Kalau sudah merasa bahwa dirimu akan mengecewakan Ara, paling tidak akan direstui
Dan harus lebih berjuang dengan keras lagi untuk mendapatkan restu. Bukan hanya Ara yang harus dituntut untuk mengikuti aturan di keluarga Sean saja
Dewi kunti
Apa yang akan.......
Dewi kunti
bapamu gendeng Sean
Yel
itu ayah sean minta di geplak 🤣
partini
ko ayah gitu ,,ga beres ini mah jangan dia yg punya istri dua ayo buk cari tau jangn anda di poligami
Arin
Wah.... Hati-hati Bu.... Kalau suamimu mengizinkan anakmu Sean buat ber istri 2 jangan-jangan suamimu juga sama..... ingin juga punya istri 2🤣🤣🤣🤣
partini
Thor bikin Ara tantrum Dong biar Sean kelimpungan,aku yakin mantan Sean pasti menggatal deh
Ara pergi agak jauh dulu jujurly aku penasaran Ara anak siapa yah dari sekian novel kan mafia semua
Dewi kunti
🤭🤭🤭🤭🤭Oalah noooookkk ,sean njededek😂
Arin
Memang cari masalah si Sean nih..... udah tau pacarnya suka tantrum. Masih saja mau di pegang-pegang tangannya sama cewek lain
Yel
jambak ra jambak!! 🤣
partini
3 bilang dikit Sean parah 😂
Yel
baru aja mau blg thor, bnyk juga cewenya sean 🤣 ada rose, shania, irene lagi
Dewi kunti
🙈🙈🙈🙈 aduuuuuuhhhh nich bocil tantruman,sabar Sean 🤭🤭🤭
Dewi kunti
wis timbang rame terus Ndang dirabeni wae, kesuwen
partini
ehhh putus,, alamak kalian berdua ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!