NovelToon NovelToon
KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

KITA,LUKA DAN DUNIA LUAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir / Penyelamat
Popularitas:270
Nilai: 5
Nama Author: Selya

Namaku Arsyila Nadira
Keluarga ku masih utuh Namun retak.

Di rumah ini aku punya dua nama,
"beban keluarga"saat piring pecah karena Ayah melemparnya ke Ibu.
Dan "tidak ada"saat mereka berdua lupa, aku masih duduk di meja makan saat mereka bertengkar.

Ibuku yang punya banyak hutang membuat amarah ayah melonjak setiap hari.

Aku terpaksa terjun sebagai 'wanita malam '
untuk merubah ekonomi keluarga ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21

Malam yang di ambang kehancuran jiwa,Arsyila meratapi nasibnya di pojokan kamar kos kecilnya.Masih terngiang di telinga nya cacian dari mamah Rey,orang baik yang berubah jadi pemarah dalam sekejap.Ketika jiwanya telah di racuni oleh perkataan Melly.

Arsyila membuka ponselnya,melihat rekomendasi klub malam yang bayaran nya sangat fantastis hanya dengan menjadi penari klub.Membuat Arsyila tergiur karena tubuh sexy nya yang memungkinkan bisa masuk ke sebuah klub besar di kota Bogor.

"umm... mungkin aku besok akan datang ke klub ini,"gumam Arsyila pelan.

Arsyila bermalam pertama kali di sebuah indekos barunya.Ia juga menyebar info di sosial media tentang orang tuanya yang hilang.Arsyila akan memberi imbalan bagi siapa saja yang berhasil menemukan keberadaan orang tuanya.

"semoga dengan cara ini Ayah dan ibu bisa cepat ketemu,"gumam Arsyila sambil berbaring di atas kasur.

Keesokan harinya...

Rumah mewah yang setiap pagi sudah tercium aroma masakan dari dapur.Kini hanya bisa memesan makanan di luar lewat aplikasi online.

"ah kangen sekali masakan mu... Syil,"gerutu Rey di meja makan.

Rey sudah seharian tidak bicara dengan mamahnya.Rey bersikap cuek semenjak orang yang ia cintai telah di usir oleh mamahnya dari rumah mewah itu.

.

Arsyila sedang bersolek di kamar kos nya, niatnya untuk mendatangi klub malam terbesar di kota Bogor itu ternyata bukanlah khayalan semata.Ia memakai pakaian terbuka ,bersolek dengan lipstik merah merona di bibirnya.

Ia melihat ke arah kaca,meratapi sejenak dirinya yang menyedihkan.Namun disisi lain ia tidak boleh terus terpuruk.Arsyila menghela nafas panjang,berharap langkahnya yang ia ambil kali ini bisa menghasilkan pundi-pundi uang,supaya hidupnya tidak terus dihina oleh orang lain.

Sebuah klub malam yang berdiri dengan indah dari sisi depan,terparkir mobil-mobil mewah milik pejabat dan pengusaha.Yang datang hanya sekedar melepaskan penat dan menghibur diri melihat pertunjukkan para penari klub sexy.

Langkah Arsyila semakin dekat dengan klub itu,walaupun di pagi hari namun klub itu sudah ramai di kunjungi oleh beberapa orang.

Ia mencari wanita yang di juluki sebagai 'madam' di sana.

"untuk apa Lo datang ke sini?"Tanya madam Anggie dengan nada bicara nya yang serak.

"saya mau menjadi salah satu penari klub di sini,"ujar Arsyila tanpa basa-basi.

"wah-wah ada kelinci yang menyerahkan diri ! Baiklah madam lihat tubuh sexy dan kecantikan kamu boleh juga,"ucap Madam Anggie sembari menatap Arsyila dari ujung rambut hingga ujung kaki.

"terimakasih madam ! Mulai malam ini Arsyila janji tidak akan mengecewakan madam,"ucapnya dengan wajah sumringah.

"nama kamu di klub malam ini—Sarah ! Ya Sarah nama yang tepat untuk kamu... Mulai malam ini kamu boleh masuk,"ucap Madam Anggie.

Langkah pertama nya berhasil,siapa yang bisa menolak tubuh sexy Arsyila dan kecantikan nya.Malam ini ia harus menari setengah telanjang untuk menghibur para om-om yang sengaja mencari kepuasan memanjakan matanya di sana.

.

Asih—ibu Arsyila yang sedang membantu mencuci pakaian para penghuni panti jompo.Ia di datangi pengurus panti yang melihat postingan di sosial media tentang dirinya.

"Asih lihat ini ! Putri mu mencari keberadaan mu...,"ujar pengurus panti sambil menunjukan foto di sosial media nya.

"Syila... Maafin ibu nak sudah membuat mu risau,"Asih meneteskan air mata.

Pengurus panti mencoba menghubungi nomor yang tertera di postingan sosial media Arsyila.

Arsyila yang baru saja sampai di indekos nya,mendapati notifikasi panggilan dari nomor tak di kenal.

"siapa ini ? Angkat sajalah siapa tau penting,"gumamnya pelan sambil memencet tombol hijau di layar ponselnya.

"Ya Halo ! Maaf ini siapa yah ?"Tanya Arsyila dengan nada sopan.

"maaf dek... Ini Pengurus panti jompo 'harapan anda' ibu yang adek cari-cari ada disini,"ucap pengurus panti.

Tanpa berfikir panjang,Arsyila langsung menutup panggilan di ponsel nya dan menuju ke panti jompo yang di maksud.Perasaan nya sudah sedikit lega karena mengetahui keberadaan ibunya yang ia cari-cari.Tinggal Ayah nya yang entah pergi kemana.

Arsyila memesan taxi online untuk pergi kesana,tepat di depan panti jompo 'harapan anda' mobil taxi berhenti.Arsyila langsung turun dan masuk ke dalam.

Terlihat raut wajah ibunya yang menyesal telah pergi dari rumah itu tanpa berpamitan dengan Arsyila.

"ibu !"Arsyila langsung memeluk erat ibunya.

"malam itu Arsyila pulang... Namun rumah itu kosong tak berpenghuni Bu,"ucapnya sembari memeluk ibunya.

"maafin ibu nak... Ibu terpaksa tinggal disini untuk bantu-bantu disini,"ucap Asih dengan suara pelan.

"pulanglah bersama Arsyila Bu... Sekarang Arsyila tinggal di kos yang lumayan besar untuk kita berdua.Dan Ayah— dimana ?"Tanya Arsyila sambil menatap wajah ibunya.

"Ibu juga tidak tau,semenjak ia melontarkan kata perpisahan.Ibu tak tau Ayahmu pergi kemana?"Jawab Asih sembari meneteskan air mata.

Setidaknya Arsyila bersyukur,salah satu orangtuanya sudah di ketemukan.Asih melihat perubahan dalam diri Arsyila yang semakin berani berpakaian terbuka.Namun ia tak berani banyak bertanya dengan Arsyila, yang terpenting ia bisa tinggal nyaman bersama putrinya.

Arsyila tersenyum bahagia, setidaknya ia bisa bernafas lega karena telah menjemput kembali ibunya dengan keadaan sekarang yang punya banyak pegangan uang di saldo rekening nya.

"untuk sementara kita tinggal di kos dulu ya Bu.Syila akan pakai uang syila untuk membeli mobil,dan pelan-pelan Syila akan mengumpulkan uang lagi untuk membeli rumah,"Ujar Arsyila kepada ibunya.

Asih terdiam sejenak,tak langsung menjawab perkataan Arsyila tadi.Malah ia sempat berfikir tentang pekerjaan apa yang sekarang putrinya lakukan.Namun Asih tidak bisa banyak bertanya karena takut kehilangan arah lagi.

Taxi online telah sampai di depan indekos Arsyila yang lumayan besar.Arsyila dan ibunya turun dari taxi online.

"ibu bisa bernafas lega di sini tanpa di kejar-kejar oleh hutang lagi,"gumam Arsyila pelan.

Asih malu terhadap Arsyila, perlakuan nya selama ini yang memperlakukan Arsyila dengan kurang kasih sayang dan penuh amarah karena rasa ego-nya.

Namun Arsyila malah masih tetap mencari nya dan menerima nya dengan baik.Tanpa berkurang sedikitpun kasih sayang nya terhadap ibunya.

"maafin ibu ya Syila... Selama ini ibu jahat sama kamu !"Raut wajah Asih yang tiba-tiba murung.

"tidak apa-apa Bu.Syila tau kalau ibu banyak beban fikiran,"jawab Arsyila dengan nada santai.

Hari ini Asih bisa beristirahat tenang di kamar kos Arsyila.Namun ia juga masih terus kepikiran dengan suaminya yang sekarang entah dimana.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!