NovelToon NovelToon
Kakak Itu Jodohku

Kakak Itu Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pajar Wati

"Saya berharap dimasa depan nanti kita akan berjumpa lagi, tapi tidak sebagai teman. melainkan sebagai pasangan yang sudah terikat secara Agama mau pun Negara. Saya akan menjadi seorang Ayah, sedangkan kamu menjadi seorang Ibu bagi anak-anakku kelak." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang siswa laki-laki kepada Yuri saat kelulusan sekolah, akankah mereka berdua bisa dipertemukan kembali dikemudian hari? Lalu siapakah siswa laki-laki itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pajar Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 24

“Saya memang sudah berniat untuk membelikan

ini semua buat kamu, saya berjuang keras dari bawah. Sampai saya bisa setinggi

ini, ini semua saya lakukan buat kamu.” Aku terdiam tidak bisa lagi berkata

apa-apa lagi.

...

“Terima kasih sudah antar saya pulang,” ucapku

sampai di tempat kostanku, padahal aku bisa pulang sendiri. Tapi bingung bawa barangnya,

mau tidak mau aku harus diantar pulang menggunakan mobilnya.

“Jadi kamu tinggal di sini?”

“Iya.” Kulihat ia terus memperhatikan

kostanku, setelah melihatnya ia menganggukkan kepalanya sambil mengusap

dagunya. Aku tidak mengerti apa yang ia pikirkan saat ini.

“Tempat kostan kamu bagus, kapan-kapan saya

boleh ya main ke sini. Kalau gitu saya pulang dulu ya.”

Akhirnya Kak Alex pulang juga, untuk barang

belanjaannya sudah disimpan di depan pintu kostanku.

...

“Wih, IPhone baru nih. Kayanya ada yang baru

dapat rezeki nomplok nih.” Airin menyenggolku dengan sikunya, ia senang sekali

menggodaku jika aku mempunyai sesuatu apa pun itu.

“Kamu beli di mana? IPhone kamu yang lama ke

mana?”

“Rusak! Kemarin jatuh kena aspal, langsung

hancur enggak bisa hidup lagi.”

“Wow, sayang banget. Tapi untung deh, kamu

masih punya uang. Kan sudah ganti yang baru.” Ia tidak tahu kalau IPhone ini

dibelikan oleh Kak Alex, kalau aku ceritakan, aku yakin sekali dia pasti tidak

percaya.

“Aku enggak punya uang buat beli IPhone baru,

dulu aku beli IPhone aja harus kumpuli uang sampai 3 bulan, itu juga dibantu

sama orang tuaku di kampung.”

“Hah! Masa sih? Lah, terus kamu beli IPhone

ini pakai uang siapa?” tiba-tiba ia menutup mulutnya dengan kedua tangannya,

Airin langsung mendekat padaku dan membisikan sesuatu.

“Jangan bilang kalau IPhone ini, dibelikan

sama Pak Adi,” bisiknya membuat aku langsung memukul lengan Airin.

“Sembarangan kalau ngomong!”

“Aduh! Sakit!” Airin mengelus lengannya yang

tadi aku pukul, kesal juga kalau dibilang IPhone ini dibelikan sama Pak Adi,

heran deh. Kenapa sih selalu saja disangkut pautkan sama Pak Adi.

“Ya, terus kalau bukan sama Pak Adi sama siapa

lagi dong!”

“Rahasia!” kesalku, aku langsung melanjutkan

pekerjaanku yang belum selesai.

“Yuri,” panggil Adi.

“Iya, Pak.”

“Hari ini kamu ikut sama saya ya, saya ada tugas

dari atasan untuk datang ke perusahaan Daya Makmur, kebetulan sekretaris saya

Lisa lagi cuti.”

“Loh, kenapa harus saya Pak? Saya enggak

ngerti Pak masalah pekerjaan Mbak Lisa .

“Nanti saya kasih tahu tugas kamu pas sudah di

sana, kamu jangan takut. Hitung-hitung kamu belajar juga!” aku menggarukan

kepalaku yang tidak gatal, kalau aku ikut ke sana bisa-bisa pekerjaanku semakin

banyak. Enggak mungkin juga aku minta bantuan terus sama Airin, soalnya kemarin

dia sudah bantu aku.

“Gimana? Kamu mau kan? Saya tunggu kamu di

ruang kerja saya.” Di saat Adi melangkah keluar, aku langsung berlari ke

arahnya.

“Pak, tolong jangan saya Pak. Pekerjaan saya

masih banyak banget.” Aku terus memohon agar dia tidak memaksa aku untuk pergi

bersamanya.

“Terus kalau kamu enggak mau ikut saya sama

siapa? Lisa lagi cuti.”

“Ada Airin sama Mbak Lia.” Aku menunjuk ke

arah mereka berdua, tiba-tiba Airin berjala ke arah kami. Aku kira dia akan

setuju, nyatanya aku salah.

“Saya enggak bisa ikut, pekerjaan saya masih

banyak. Jadi silakan Pak Adi bawa dia saja.”

“Saya juga setuju dengan usulan Airin,” timpal

mbak Lia.

“Nah, dengarkan apa kata senior kamu? Mereka

masih sibuk, jadi hanya kamu saja yang akan menemani saya ke sana! Saya tunggu

kamu di ruang kerja saya 15 menit lagi!” Tanpa mendengar keluhanku lagi, Adi

langsung keluar begitu saja.

“Airin, Mbak Lia. Kok kalian berdua tega sih

sama aku? Tugas aku kan masih banyak,” keluhku lagi sambil memajukan bibirku

2cm.

"Ri, kamu ikut aja  samaPak Adi, jangan suka tolak. Gitu-gitu kan

dia atasan kamu, jangan bikin dia marah. Dulu aku sama Airin juga begitu kok.

Suka ikut Pak Adi kalau Mbak Lisa cuti," ucap mbak Lia, aku hanya bisa

pasrah. Mau tidak mau aku harus ikut sama Pak Adi. Dengan rasa malas, aku

membereskan kerjaanku sebelum pergi ke ruang Pak Adi, tak lupa aku membawakan

tas.

Di tempat parkiran mobil.

"Kamu sudah siap?” tanya Adi

"Saya sudah siap Pak.”

“Jangan lupa pakai sabuk pengaman, kalau

terjadi sesuatu di jalan kita sudah terlindungi dengan sambuk pengaman,”

jelasnya, aku hanya menganggukkan kepalaku, tak lama mobil keluar dari parkiran

kantor. Butuh waktu 1 jam untuk sampai di perusahaan Daya Makmur.

“Kita sudah sampai, ayo turun.”

“Pak, kalau boleh saya tahu. Kita datang ke

sini ada urusan apa ya?”

“Kita mau bahas masalah acara yang akan

diadakan oleh kedua belah pihak karena sudah berhasil menjalan kerja sama

antara perusahaan kita dengan perusahaan DM. Seharusnya yang datang ke sini

atasan kita langsung, tapi karena beliau masih sibuk sama tugasnya. Jadinya

saya yang diutus.”

“Hoh, gitu ya.” Akhirnya kami berdua turun

dari mobil, dan disambut oleh asistennya kak Alex bernama Ali.

“Selamat datang Pak Adi,” ucap Ali menyambut

kedatangan kami berdua, setelah bersalam kami diajak ke lantai atas di mana

para atasan sudah menunggu kami.

1
Sri Mulyani Yani
Luar biasa
Sitikhumairoh
tor ini q yg bingung ato gimana sih....tiba2 ude adegan Sandra menyandra
dewi
mkasih ceritany.
Juliai Ani
nyimak dulu
aurel
hai kak yuk mampir juga di lapak aku, siapa tau kakka tertarik, jangan lupa tinggalkan jejak
Owin Kupon
bikin hami kgi thor biar meerka bahgia jngn kecewa mlulu dari pertma smapi terkhit nggk ada kebhagian sm sekalipun thor
Owin Kupon
semngt thor berikan kesalamt pada bai merka biar bhgia thor kasian aku lihtnya
Owin Kupon
udah lma berpisah seharusnya udah melmar dn menika balik bolak trus ceritanya
Yati Maryati
lanjut lagi dong thor ceritanya biar seru
Siti Mutmainnah
good luck
sansan
Yuri yg dicium AQ yg melting...
Natasya
lanjutt thor
Endang Winarsih
akhirnya nikah juga, ceritanya seru..
Endang Winarsih
mampir kak, kelihatannya seru nih
Siti Rejeki
keren
Aqila Azka
pemeran utama cewek ya terlalu munafik..pgang g ble..cium g bole..sok suci x..ceritanya pn muter2 trus g da titik temunya..
Karyati Yati
olh PO
Bundy Tristan
tor ...tolong deh si Yuri suruh Nerima cinta si Alek..lama lama bosen ,,takut saya klw cek jual mahal nanti ujung ujungnya di kerjain laki laki..
Lena Sari
semoga kk
Rika Khoiriyah
lihat cogan, makanya gk konsen🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!