NovelToon NovelToon
Gettato Nel Passato

Gettato Nel Passato

Status: tamat
Genre:Sistem / Janda / Mengubah Takdir / Fantasi Wanita / Bertani / Tamat
Popularitas:826.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: RAS( BY.AR)

IG: ras_by.ar_
Sinopsis :

Bagian 1
Seakan tak percaya pada hidup yang seolah khayalan. Baru semalam ia tertidur karena kelelahan dan sekarang ia berpindah jiwa ke masa lampau, Chu Wei memasuki tubuh seorang janda berusia 32 tahun yang namanya sama dengan nya, memiliki 3 anak laki-laki yang sudah dewasa. Beruntung di keajaiban masih ada keajaiban, DING! 9"Sistem Pasar, beli dengan harga murah, jual dengan harga mahal" setidaknya ada sistem yang bisa membantu nya dari kelaparan.

"Ibu mertua saya sangat misterius sekarang, dia selalu mengeluarkan barang-barang secara misterius. Mengapa selalu mengumpulkan sayuran? Darimana uangnya itu datang? Namun saya tidak berani bertanya, asalkan ada makanan untuk di makan, itu sudah cukup."


Bagian 2 :
Dari seorang janda petani miskin menjadi pejabat yang di hormati satu benua? Bagaimana bisa? Penasaran gak?


Note : Tamat dengan 116 Bab, sisanya cuma promo karya baru kok! Sekian wasallam 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon RAS( BY.AR), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 24

Kedua anak Chu Wei pergi membeli sesuatu untuk istri mereka, Chu Wei berjalan ke toko camilan. Membeli beberapa camilan untuk di berikan kepada Yuzi, meskipun camilan di pasar sistem sangat murah tapi setelah punya uang membeli untuk di belanjakan juga tidak salah kan. Ia ingin mencoba camilan di zaman kuno ini.

Chu Wei memilih-milih di toko camilan ada begitu banyak jajanan dan itu semua berharga tidak lah murah.

Chu Wei "Saya ingin membeli setengah kilo kue bulan dan setengah kilo kue kupas."

"Total nya tujuh puluh lima koin "

Chu Wei membayar nya dan kemudian memasukkan barang nya ke dalam tas gendongan nya. Ia pergi menuju gang sepi lalu mulai membeli beberapa barang dari pasar sistem.

[ DING! Sepuluh kati gula pasir berhasil di beli seharga 20 koin tembaga ]

[ DING! Sepuluh kati gula merah berhasil di beli seharga 20 koin tembaga ]

Chu Wei memasukkan semua barang yang di beli nya ke dalam tas punggung. Kemudian ia pergi ke luar gerbang, tempat gerobak sapi Samo dan titik kumpul nya dan anak-anak nya.

Kereta gerobak Samo akan pergi ke kota saat pagi dan kembali tengah hari lalu pergi lagi ke kota pada sore hari. Dan Chu Wei telah menghitung waktu nya Samo masih belum kembali ke desa.

Kedua anaknya telah kembali, Chu Wei menaik kereta gerobak dan mereka kembali ke desa dengan gerobak sapi.

Menjelang matahari terbenam, kereta sapi telah kembali ke desa. Chu Wei membayar tiga koin dan kemudian berjalan kembali ke rumah nya. Saat memasuki halaman ia melihat menantu kedua nya masih menjaga perapian tungku.

Menantu kedua nya melihat bahwa Ibu mertua, Suami dan Kakak Ipar nya sudah kembali. Ia berjalan mendekati, "bu biar saya bawakan"

Chu Wei membiarkan Man Yue mengambil tas gendong nya. "Bu, apakah anda ingin mandi dengan air hangat? Saya akan merebus nya "

"Baik, panggil saya jika air hangat nya sudah selsai."

Chu Wei masuk ke dalam rumah nya di ikuti anak pertama, anak kedua tinggal di halaman menemani istrinya.

Ia nampak malu-malu untuk memulai pembicaraan. Man Yue menatap ada yang aneh dengan suaminya ia menatap dan bertanya. "Ada apa dengan mu? Apakah kamu memiliki pembicaraan? "

"Itu... Begini... Ini" Gu Mao mengeluarkan sesuatu dari saku nya. "Ini adalah uang koin yang ibu saya berikan, dia menyuruh saya memegang nya dan memberikan anda hadiah, namun saya tidak tahu hadiah apa yang anda inginkan jadi saat tidak membeli nya, saya ingin memberikan anda uang nya saja"

Hubungan mereka memang cukup canggung, Gu Mao yang malu-malu dan Man Yue yang dewasa. "Anda telah membuat pilihan yang baik, saya tidak tertarik pada hadiah apapun. Mengenai uang ini kamu berikan saja pada Ibu. Ibu yang mengurus keuangan dan dia yang membeli semua bahan pokok, aku tidak akan pegang."

"Tapi begini... Ibu bilang kita bisa menyimpan uang yang Ibu berikan, kita juga bisa menyimpan uang kita. Ibu bilang ini sebagai pegangan uang di antara kita."

Man Yue berpikir, sebagai pegangan? Ya seperti nya itu tidak buruk.

"Baiklah, berikan pada saya. Saya akan menyimpan nya" Gu Mao tersenyum senang seperti orang konyol dan memberikan uang nya.

Di dalam rumah makanan telah tersaji, Wu Hua Ning baru saja mengangkat makanan tersebut dari panci panas. Setelah hujan beberapa hari lalu, sayuran di ladang mulai tumbuh. Hidangan hari ini kacang panjang tumis daging babi, acar lobak, tumis babi dan sup tulang, ada pula nasi putih. Chu Wei mandi membersihkan dirinya, untung nya sumur nya keluar air setelah hujan beberapa hari itu, berbeda dengan beberapa rumah tangga di desa. Sumur mereka masih kering, membuat mereka masih mengambil air dari rumah Li Zheng.

Di dalam kamar Gu Zhi dan istrinya Wu Hua Ning pun sedang membicarakan mengenai pegangan uang. Awalnya mereka berniat mengembalikan sisa dari uang yang Ibu nye berikan terakhir kali. Namun siapa sangka Ibu nya masih memberikan mereka uang dan memerintahkan mereka untuk menabung uang tersebut sebagai pegangan.

"Saya memberikan beberapa kain berwarna untuk anak kita, ini juga bisa di buat sebagai pakaian dalam. Sisa uang nya saya serahkan kepada Anda untuk di simpan"

"Baik, saya akan menyimpan uang nya."

Chu Wei telah selsai mandi dan rasanya menyegarkan. Ia mengikat rambut nya dan berjalan ke meja makan, di sana Yuzi, Gu Mao dan menantu kedua sudah duduk menunggu yang lain untuk makan.

"Dimana kakak mu dan istrinya? "

Yuzi "Seperti nya dia berada di kamar, saya akan panggil kan"

Saat akan pergi anak pertama dan menantu pertama sudah muncul, mereka tak menunda lagi dan langsung makan. Anak pertama dan anak kedua menggunakan banyak tenaga hari ini, mereka makan satu mangkuk lebih dari biasanya.

"Semuanya, dengarkan saya." Chu Wei menarik napas nya sebelum berbicara. "Keluarga kita telah hidup susah sejak lama, sekarang saat nya keluarga kita keluar dari kesusahan. Sebelum musim dingin tiba, saya berencana untuk membuat rumah yang lebih baik dari rumah jerami, tidak apa-apa itu bukan rumah ubin biru, rumah Adobe juga sangat bagus. Namun sebelum mendapatkan rumah, kita perlu mencari uang yang cukup. Saya, Gu Zhi dan Yuzi akan keluar untuk berdagang. Gu Mao, saya tugaskan anda untuk membuat batako Adobe. Satu orang tidak akan bisa terkumpul banyak, kita akan melakukan nya secara bergantian. Keluarga kita akan bekerja keras sebelum musim dingin tiba." Ucap Chu Wei.

Semua anggota keluarga mengangguk semangat, Ibu mereka mengarahkan keluarga mereka pada kemakmuran dan mereka harus bekerja keras.

Semuanya mulai bekerja, kecuali Wu Hua Ning yang hamil besar dan Gu Yuzi yang belum dewasa, mereka mendapatkan pekerjaan ringan.

Tugas utama Wu Hua Ning adalah memasak, bersih-bersih rumah dan mencuci pakaian akan di lakukan bergiliran dengan Man Yue. Tugas utama Man Yue adalah mencari rumput untuk kelinci, mencari sayuran liar di gunung dan ia akan membantu suaminya jika senggang. Malam ini mereka semua bergadang membuat Es Jelly Mawar, Chu Wei memerintah kan Wu Hua Ning untuk diam saja, namun dia tidak bisa tidur diam. Dia mengambil kain dan membuat pakaian untuk anaknya.

Man Yue telah mencari bunga mawar siang tadi dan itu lebih dari cukup untuk membuat ratusan Es Jelly dan sirup. Tengah malam kemudian mereka dapat beristirahat dengan tenang, Chu Wei yang begitu lelah langsung tertidur begitu masuk dalam selimut dan kasur empuk.

1
Atoen Bumz Bums
menantunya kok nggak melahirkan ya
tapi waktu awal-awal katanya perutnya udah besar ini sampai udah siap habis musim dingin belum melahirkan juga
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Sabar~
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
kenapa chi wei nggak buka kede aja jualan bahan-bahan pokok daripada warga jauh-jauh ke pasar
dia beli bahannya dari sistem jual lagi sama warga kan dapat untung
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Kan harus ada sebab juga dia dapat barang darimana, warga nya curiga An soalnya
total 1 replies
Atoen Bumz Bums
dari magrib berubah jadi zuhur🤣🤣🤣
Atoen Bumz Bums
chu Wei kasian jg Masi gadis malah jd nenek2🤣
Atoen Bumz Bums
anaknya suruh nyoba buat batu bata kenapa
Atoen Bumz Bums
kenapa nggak nyoba jualan biar tambah kaya
iraas
seruuuu thoorrrr... lanjuuuttttt...💚
Sutami Andriani
👍👍👍
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Thanks ☺️
total 1 replies
Nana Maulana
bantay
Kang Comen
ternyata merek minuman Aqua sudah dilupakan oleh warag 62😄😄😄
mong air
masalah sudah dtg...
Rizky Pratama X Rizal Santoso: 🫣🫣🫣🫣🫣
total 1 replies
mong air
ttanya mna si serigala kecil bsma anjing krcil
Amiera Syaqilla
hello author🤗
Becce Ana'na Puank
Luar biasa
Memyr 67
𝗁𝗎𝖻𝗎𝗇𝗀𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝖺𝗉𝖺? 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗄𝗎𝗇𝗈 𝖽𝗂 𝖼𝗁𝗂𝗇𝖺 𝖽𝖺𝗇 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗁𝖺𝗋𝗋𝗒 𝗉𝗂𝗍𝗍𝖾𝗋 𝗍𝗁𝗈𝗋?🤣🤣
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Entah, Lintas Budaya Maybe ~
total 1 replies
Memyr 67
𝖾𝗇𝖺𝗄 𝗍𝗎 𝗌𝗂𝗉𝗎𝗍 𝗌𝖺𝗐𝖺𝗁. 𝖺𝗄𝗎 𝗃𝗎𝗀𝖺 𝗌𝗎𝗄𝖺
Memyr 67
𝖼𝗁𝗎 𝗐𝖾𝗂 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀 𝖽𝖾𝗌𝖺, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝗉𝗂𝗇𝗍𝖺𝗋 𝖻𝖺𝖼𝖺 𝗍𝗎𝗅𝗂𝗌
Memyr 67
𝖻𝖾𝗇𝖾𝗋𝖺𝗇 𝗈𝗍𝗁𝗈𝗋 𝗅𝗎𝗉𝖺 𝗇𝖺𝗆𝖺 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁 𝗍𝗈𝗄𝗈𝗁𝗇𝗒𝖺. 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗅𝖾𝗅𝖺𝗄𝗂 𝗅𝗂 𝗓𝗁𝖾𝗇𝗀, 𝗒𝗎𝖾 𝗓𝗎, 𝖽𝗂𝗀𝖺𝗇𝗍𝗂 𝗃𝖺𝖽𝗂 𝗍𝗂𝖾 𝗓𝗎
Rizky Pratama X Rizal Santoso: Sorry...🙏🤭
total 1 replies
Memyr 67
𝖺𝖽𝖺 𝗆𝖺𝗀𝗁𝗋𝗂𝖻 𝖽𝖺𝗇 𝖽𝗓𝗎𝗁𝗎𝗋, 𝖽𝖺𝗁 𝖽𝗂𝗄𝖾𝗇𝖺𝗅 𝖽𝗂 𝗃𝖺𝗆𝖺𝗇 𝗄𝗎𝗇𝗈? 𝖽𝗂 𝖼𝗁𝗂𝗇𝖺 𝗅𝖺𝗀𝗂 🤣🤣🤣
Memyr 67
𝗉𝗎𝗇𝗒𝖺 𝗌𝖺𝗍𝗎 𝗃𝗎𝗍𝖺 𝖽𝗂 𝗌𝗂𝗌𝗍𝖾𝗆, 𝖼𝗁𝗎 𝗐𝖾𝗂 𝖻𝖾𝗅𝖺𝗇𝗃𝖺 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌 𝖻𝖾𝖻𝖺𝗌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!