NovelToon NovelToon
Our Feelings

Our Feelings

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Cintamanis / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:695.4k
Nilai: 5
Nama Author: Wulan Jadhoo

Entah sejak kapan perasaan yang disebut Cinta itu hadir ditengah-tengah mereka. Entah sejak kapan pula rasa nyaman yang selalu mereka rasakan saat bersama mulai terasa berbeda. Dan entah sejak kapan rasa sesak yang dinamakan Cemburu itu ada saat salah satu dari keduanya tengah dekat dengan orang lain.
Mereka menyadari ada hal yang beda dari biasanya. Namun, mereka Menolak jika ada Cinta yang mulai bersemi diantara keduanya.

" Jika benar ini adalah Cinta,, mengapa harus merasakan sakit berkali-kali saat mulai mencintaimu?" Kartia Kirana A

" Jika pada akhirnya kita saling jatuh cinta,, semestinya tak perlu merasakan jatuh bangun berkali-kali karena menahan cemburu " Eka Andriawan H

Kisah ini berbeda dari kisah " I Hate You Mr.Police "sebelumnya, namun kisah ini masih saling berkaitan. jadi sebelum membaca kisah ini, baiknya membaca kisah yang pertama dulu agar terhindar dari kebingungan 😊😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wulan Jadhoo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Toko yang nyaman

" Gue cuma kasi tau bro, sebaiknya lu pikirin dan pahami perasaan lu sendiri, kurang lebihnya yang tau perasaan itu yah hanya lu sendiri, kalau lu ternyata udah sayang banget sama Tia bukan karena dia sahabat lu, gue kasi saran lebih baik ungkapkan aja, sebelum lu menyesal karena lambat menyadari "

Ucapan Raja masih saja terngiang-ngiang ditelinga Andri. Entah mengapa saran Raja itu ada benarnya, Namun kenapa hatinya masih berusaha meyakinkan sisi yang lainnya untuk tetap beranggapan bahwa perasaan itu tak akan ada lebihnya.

Malam ini, pria itu begitu kalut, hingga ia memutuskan untuk tidur lebih awal. Mencoba dan terus berusaha memejamkan mata, namun ternyata gagal

Sial..!

Ucapan Raja siang tadi bagai sebuah lagu pengantar tidur, yang masih terus bernyanyi dikepalanya. Bahkan sayangnya malah sulit membuat Andri seakan frustasi dibuatnya.

" Aku kenapa sih, nggak biasanya aku kayak gini " gumamnya. Ia beranjak dari tempat tidurnya untuk mencuci muka, mungkin dengan begitu ia akan merasa lebih relax.

Setelah keluar dari kamar mandi, Andri melirik ponselnya yang terletak diatas meja. Ponsel itu berkedip dan bergetar tanpa membunyikan suara.

Senyum Andri terkembang saat melihat nama sipemanggil dilayar ponselnya.

" Tia"

" Yah, ada apa sayangku ?" ucap Andri

" Andri, aku minta tolong dong " ucap Tia memelas dibalik telfon, Andri mengerutkan keningnya.

" Minta tolong apa? "tanya Andri

" Atm aku limit nih, aku butuh transfer lagi ke tim produksi,, " ucap Tia panik

" Ya ampun Tia,, aku kira kamu kenapa,, ternyata cuma masalah itu "

" Heheh,, tolong yang Andri sayang aku yang tampan " ucap Tia merayu. Gadis itu memang sangat gencar merayu sahabatnya itu jika sedang ada maunya

" Hem,, giliran ada maunya saja, manis banget " Andri mengendus kesal

" Hehehe,, mau yah "

" Iya berapa memangnya?"

" Sisa 10 jt, ntar aku kirim no reknya "

" Oh, oke deh "

" Yaudah, aku tutup yah,, makasih "

" Eh,, itu doang? nggak ada yang mau di obrolin lagi nih selain minta tolong ?" Andri seakan enggan menutup telfon

" Hemmm, ada " jawab Tia singkat

" Apa?"

" Makasih atas bantuannya, dan selamat beristirahat lelaki terhebatnya akuh " ucap Tia. Tanpa mendengar jawaban dari Andri panggilan itu seketika berakhir.

Andri tersenyum simpul memandangi ponselnya. Entah mengapa setelah berbicara dengan Tia, ia merasa jauh lebih tenang.

Dan sekali lagi, ucapan Raja siang tadi kembali terekam dikepalanya. Bahkan suara Raja sekilas seperti nyata.

" Apa iya aku udah cinta sama kamu ? huh,, tapi sejak kapan " gumamnya, yang lalu merebahkan badannya ketempat tidur.

Setelah lama bergulat dengan pikirannya sendiri, akhirnya Andri tertidur.

-

Seminggu kemudian.

Tia sudah berada diruko. Ruko itu sudab tertata rapi, layaknya sebuah toko, Tia sudah menyusun barang-barangnya dengan begitu rapi didalam etalase.

Dan sesuai keinginannya, ia ternyata butuh satu orang untuk membantunya dalam menjaga toko.

Tia, mempekerjakan seorang mahasiswi yang tinggal disekitar kostnya dulu. Gadis itu kurang mampu sehingga ia harus bekerja sambil kuliah. Berhubung sebulan lalu gadis itu terkena pengurangan karyawan, jadi Tia berinesiatif untuk mempekerjakannya. Dan Tia menyuruh gadis itu untuk tinggal bersamanya diruko. Yah, paling tidak diruko itu Tia tak akan kesepian.

" Rina, tolong yang ini dibawa kegudang penyimpanan yah,, produk yang ini terlalu banyak dipajangan " ucap Tia

" Oh iya baik Kak " Rina mematuhi perintah Tia.

" Hem, waktunya makan siang nih, kamu mau makan apa? maaf yah kita belum sempat belanja bahan didapur, kita delevery saja yah" ucap Tia, dan mendapat anggukan dari Rina.

Belum sempat memilih menu makanan yang akan ia pesan, seseorang datang ketokonya dengan sebuah kantong pelastik besar.

" Selamat siang, apa Owner dari Kartia Beauty care ada ? saya membawa paket dari seseorang " ucap orang itu.

Tia tertawa, saat tau siapa yang sedang berbicara, sebab ia tahu betul pemilik suara yang sedikit ngebas itu hanya dimiliki satu orang di dunia, siapa lagi kalau bukan sahabatnya Andri.

" Eh,, ada pak kurir, silahkan masuk Pak,, " ucap Tia.

Andri tertawa kecil mendengar perkataan Tia.

" Nih, aku bawain makan siang buat kamu dan karyawan kamu,, aku tau pasti kamu sibuk kan, dan nggak sempat masak " ucap Andri

" Duh,, kebetulan banget, aku baru mau delevery order ,, eh kamunya udah datang bawa makanan,, emang kamu best banget lah " puji Tia

" Rina ayo sini, kita makan,, hari ini kita ditraktir sama babang tampan " ucap Tia lagi.

Rina ikut bergabung bersama Andri dan Tia. Banyak sekali macam makanan dan minuman yang dibawa oleh Andri, sehingga gadis kecil itu bingung mau makan apa.

" Kenapa cuma diliatin Rin,, kamu nggak suka makanan ini?" tanya Tia

" Eh, nggak kak... suka kok, cuma aku bingung mau makan apa, abis banyak banget macamnya hehehehe " jawab Rina polos

" Makan aja apa yang kamu mau,, makan semua juga nggak apa-apa, mumupng semua gratis,, ini rezki gadis solehah seperti kita " ucap Tia.

Andri terkekeh lagi mendengar ucapan temannya, yang terlihat lahap menyantap makanan. Sepertinya Tia begitu sangat lapar dan juga doyan 😁

" Kalau kurang, kita bisa minta lagi sama Kak Andri " sambung Tia lagi. Matanya berkedip melirik Andri yang dari tadi hanya tersenyum.

" Iya Rin,, selama aku ada disini kamu boleh minta apa aja,, ntar aku catat hutang bos kamu ini " canda Andri dan membuat Tia tersedak makanan

" Eh, pelan-pelan dong makannya, nggak usah buru-buru, kamu ini kayak anak kecil saja " ucap Andri, yang langsung memberikan minum kepada Tia, tak lupa menghapus sisa makanan yang ada di sekitar bibir Tia.

Rina melihat interaksi antara Tia dan Andri yang begitu dekat dan terlihat sangat serasi. Rina yang masih muda mungkin tak tahu siapa Andri, namun ia bisa melihat jika keduanya pasti memiliki hubungan lebih.

Ih,, so sweet banget sih pacarnya Kak Tia.. Rina membatin.

" Ih,, nggak usah modus deh, malu tuh ada anak dibawah umur " ucap Tia, Andri reflek menjauhkan tangannya dari wajah Tia.

" Maaf yah Rin udah bikin kamu mikir yang nggak-nggak ,, ayo lanjutkan makannya " ucap Tia, gadis kecil itu hanya tersenyum lalu melanjutkan makannya.

Setelah makan siang, Tia mengajak Andri naik kelantai dua untuk melihat ruangan yang ada. Biar bagaimanapun hampir semua yang ada didalam toko semua dari Andri. Hanya saja Tia menata ulang letak barang-barang yang ada, hingga lebih terlihat rapi.

" ini kamu semua yang buat?" tanya Andri

" Aku sama Rina yang atur,, lebih rapi kan?" Andri mengangguk setuju.

" Gimana temapat baru kamu, apa toko ini cukup nyaman?" tanya Andri lagi

" Tentu saja,, sangat nyaman malah, apa lagi keamanan disini terjamin,, aku nggak nyangka aja bisa membuka toko ini lebih cepat dari perkiraan aku,, mengingat harga sewa toko ini sangat fantastis " jelas Tia

" Dan kamu malah membelinta atas namaku, mungkin anak sultan gitu kali yah,, beli ruko kayak beli rengginang, gampang banget " sambung Tia lagi

" Hahaha,, kamu ini lucu banget sih, " ucap Andri gemas, reflek ia mencubit hidung Tia

" Aw " Tia meringis

" Yang penting kamu senang dan nyaman,, itu udab buat aku bahagia " ucap Andri lagi

Tanpa sadar Tia menghambur kepeluakan Andri, melingkarkan kedua tangannya dipinggang Andri. Tia mendongakkan wajahnya agar bisa menatap wajah Andri

" Makasih yah Ndri " ucapnya kemudian.

Tanpa berkata apapun, Andri mendekatkan wajahnya ke wajah Tia, lebih dekat dan lebih dekat lagi, hingga mereka merasakan hembusan nafas satu sama lain. Hingga hampir tak ada jarak lagi dan...

" Kak ,, Eh Maaf " Rina datang mengangggu suasana romantis mereka 😁😁✌🏻

-

Bersambung.....

Mohon dukung karya Author yah, dengan cara baca dan tinggalkan jejak like dan komen, serta vote setiap senin.10 pon dari kalian sangat berarti untuk Author😊

1
Yuli Purwa
the end 🥰🥰🥰
Yuli Purwa
bener bang hrs sering ditengokin 🤭🤭🤣
Yuli Purwa
dasar bumil jahil 🤣
Yuli Purwa
extra part Thor 😂🤣
Yuli Purwa
setiap manusia punya jalan cerita masing-masing 😔😔
Yuli Purwa
jangan somplak Tia,,, 😬😬😬
Yuli Purwa
sabar ya Tia sayang 🥰🥰🥰
Yuli Purwa
😢😢😢 keturunan kan Allah yang kasih
Yuli Purwa
biar puas mesra-mesraan nya Tia sm bang Andri 😁😁 sabar sayang
Yuli Purwa
🤭🤭🤭🤭
Yuli Purwa
gooollllll 💪💪🤣🤣
Yuli Purwa
gagal maning belah duren 🤣🤣
Yuli Purwa
bhahaha 🤣🤣 selamat menunggu ya bang Andri 😜
Yuli Purwa
1/2 halal 😁😁😁
Yuli Purwa
lebay nya bang Andri 😜😜
Yuli Purwa
mode ngambek bang 🤭🤣
Yuli Purwa
yes lah 🤣🤣😜
Yuli Purwa
girang banget bang Andri 😜😜
Yuli Purwa
hahaha Gatot deh bang 🤣🤣🤣
Yuli Purwa
wkwkwk kok aquh bahagia jg ya 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!