Seorang Duchess yang terkenal kejam, kini berbaring koma karena sebuah kecelakaan, saat wanita itu kembali sadar dia seakan berbuah menjadi orang lain dengan ingatan nya hilang membuat semua terkejut dengan perubahannya
"Tuan Nyonya Duchess kehilangan ingatannya".
Perkataan seorang dokter terngiang di kepala Aldrich dia menatap pad Duchess yang menatap dirinya dengan sinis, wanita itu berubah 180 derajat dari sebelum nya
Wanita yang dulu akan bertekuk lutut di setiap perintah yang dia berikan kini terlihat acuh bahkan tidak memperdulikan dirinya walau dia sedang bermesraan dengan kekasihnya
"Ethan mengatakan kalau kita menikah kontrak, jika itu benar kenapa anda harus mengurusi kehidupan saya?". Perkataan Ariana membuat Aldrich tidak suka, wanita itu seharusnya memuja dan mencemburui dirinya dia menjadi tidak tenang!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon natural, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bertukar Pasangan
Tring!
Tanda music berganti setiap pasangan melepaskan tautan tangan mereka, Ariana yang bingung dengan siapa yang akan menjadi pasangan nya dia tidak mengenal orang-orang itu dan Aldrich juga sudah mendapat pasangan hingga seorang pria langsung menggenggam tangannya
Ariana sedikit canggung karena pria di depannya bergerak terlalu cepat dan juga dekat padanya “Anda sangat cantik hari ini, meski tertutup oleh topeng”.
Suara ini, ck sialan . “Tuan Dylan, bagaimana dengan pestanya?”. Ariana berbasa-basi dengan pria itu, dia tidak bisa menghindar dari Dylan karena waktunya sangat tidak tepat
“Pestanya cukup bagus, aku mengagumi acara ini dan orang-orang nya”.
“Syukurlah jika anda suka?”.
Dylan tersenyum penuh kemenangan karena mendapat perhatian dari Ariana, walau wanita itu masih terlihat dingin padanya setidak nya mereka tidak akan sekaku beberapa tahun lalu
“Bagaimana hubungan mu dengan Aldrich Nyonya Duchess, sepertinya kalian cukup dekat sekarang”
“Tidak baik mengurusi hubungan orang lain Tuan Dylan, meski begitu kami baik-baik saja”. Pria ini punya sisi yang membuat orang lain jengkel, wajah tampannya tidak sesuai dengan cara bicara nya
“Anda benar, maafkan aku sudah membuat anda merasa tidak nyaman”. Dylan merangkul pinggang Ariana membuat wanita itu sedikit terkejut dia tidak nyaman dengan situasi ini “Tapi bisakah kita memanggil satu sama lain dengan tidak formal, kita berdua seumuran Nyonya Duchess kita bahkan berteman sebelum nya”
Berteman kenapa hati ku mengatakan tidak, wajah mu bahkan membuat ku sangat kesal!
Melihat tidak ada respon dari Ariana membuat pria itu semakin bertingkah dia ingin wanita itu bersikap manis padanya tapi Ariana malah bersikap acuh dia sedikit kecewa karena kesempatan ini hanya sebentar
“Nyonya Duchess kau tidak mendengarkan ku?”.
“ah maaf saya kurang fokus”. Ariana berbohong dia hanya ingin waktu cepat berlalu dan pergi dari sana
“Kalau begitu bagaimana dengan sastra dan beberapa peraturan pemerintah di daerah ini, sepertinya itu akan menjadi obrolan menarik aku tidak terlalu suka diam ketika berdekatan dengan orang lain”
“Sastra? Oh iya aku membaca beberapa hal dari mereka mengenai sebuah ras dan daerah”. Ariana mengingat beberapa buku yang telah di abaca wanita itu juga menjadi tertarik
Untungnya Dylan juga tertarik mengenai itu, selain menyukai wanita dia lebih suka membaca sastra dan wanita di depannya itu mengetahui keduanya
Dua orang itu berbincang dengan sangat dekat dan saling membalas percakapan satu sama lain, Rafael yang berdiri di ujung pesta untuk mengawasi orang-orang itu juga dapat melihat kedua insan itu
Ariana sendiri tampak mencolok dengan gaun mewah berwarna hijau lumut itu, dan Aldrich dengan pakaan hitam kebanggaan nya . Ada apa dengan tuan Duke, dia lebih perhatian belakangan ini. Rafael tersenyum geli saat melihat Aldrich yang tidak berhenti menatap Ariana dengan seorang pria yang diyakini sebagai Dylan
“Kenapa kau tertawa seperti itu?”. Philip yang berdiri di samping pria itu ikut menatap ke bawah dan pandangannya tertuju pada Dylan dan Ariana
Ck dia bertingkah lagi, padahal baru saja dia menggoda seorang wanita . Philip tidak mengenal wanita yang berdansa dengan Dylan tapi pria itu terlihat berbeda saat berbincang dengan wanita itu
“Tuan Duke apa ada sesuatu yang membuat anda kepikirkan?”. Hanna wanita bangsawan yang beruntung bertukar pasangan dengan Aldrich wanita itu tidak berhenti tersenyum saat mendapatkan kesempatan dengan pria itu
“Tidak ada”
“Pergerakan anda kurang cepat karena tidak mengikuti Irama”.
“Maaf”. Aldrich menatap wanita itu sesaat lalu kembali menatap Ariana yang bersama dengan Dylan . Lihat apa yang akan ku lakukan nanti pada mu, beraninya kau tersenyum seperti itu pada pria lain
“Tuan Duke, bagaimana kehidupan anda bersama dengan Nyonya Duchess saya khawatir karena kabarnya Nyonya Duchess kurang memperlakukan anda dengan baik”. Wanita itu tersenyum smirk karena rumor kedua orang itu telah tersebar di antara para bangsawan mereka bisa membodohi orang awam tapi tidak dengan mereka yang notabene nya dekat dengan pemerintahan . Masa bodoh mengenai Nyonya Duchess, aku akan sangat bangga jika aku bisa menjadi selir pria ini
“Oh ya? Hubungan kami baik-baik saja Nona, kami sangat baik”
Ting!
Suara music untuk terakhir pergantian terakhir sebelum acara itu selesai, semua orang bersiap untuk berganti pasangan mereka
Dylan menggenggam Ariana dengan kuat dia tidak ingin bertukar posisi walau wanita itu sudah melepaskan genggamannya, tapi sayangnya seorang pria sudah menegurnya dari belakang
“Ehhem!”. Aldrich dengan tidak tahu malunya berdiri di belakang Dylan “Waktu pergantian music tuan Dylan, silahkan berganti kau harus mengikuti aturan pesta”
“Baiklah tuan Aldrich, terlalu menyenangkan bisa mengobrol dengan Nyonya Duchess Lancroix”. Pria ini sangat menyebalkan, dasar pengganggu
Aldrich menggenggam tangan Ariana tatapan nya terlalu mendalam hingga membuat canggung “Bagaimana dengan Dylan sepertinya kau menyukai berdansa dengan pria itu”
Mulai-mulai ….. akan lebih baik jika aku berdansa dengan angina kedua pria ini sama gila nya!. “Tuan Dylan dan Saya berbincang mengenai sastra dan juga ilmu pemerintahan daerah, dia tidak punya waktu banyak besok karena mereka akan pulang jadi kami membicarakan nya tadi”. Ariana menjelaskan yang sebenarnya tapi itu tidak juga mengubah tatapan tajam pria itu dia tidak puas dengan apa yang dilakukan Ariana
“Benarkah? kau tertawa dengannya apa sastra dan ilmu pemerintahan memiliki unsur komedi?”.
“Ya Tuan Dylan sedikit humoris”.
Aldrich menggigit bibir bawahnya dia merasa sangat kesal sekarang, dia memperhatikan Dylan lagi pria itu hanya mengobrol tanpa diselingi tawa dengan wanita yang menjadi pasangannya
Sial kenapa perasaan ini sangat mengganggu, kenapa juga aku harus mengurusi wanita ini aku jadi terlihat bodoh. Aldrich mengumpat pada dirinya sendiri dia sangat ingin memarahi Ariana saat itu juga tapi dia juga tidak ingin wanita itu salah paham
“Ada apa tuan Duke?”. Wanita itu menatap suaminya dengan bingung, karena Aldrich terlihat aneh di depannya
“Tidak ada, kenapa kau mengurusi hidup orang lain”. Aldrich menatap kesal wanita itu, membuat Ariana semakin bingung dan ikut kesal karena pria di depannya
Dasar pria aneh, ck kapan pesta ini akan selesai aku sangat lelah .
Kedua orang itu terdiam dalam pikiran mereka masing-masing posisi mereka yang berdekatan dengan music klasik yang mellow membuat mereka semakin dekat
Aldrich cukup tenang karena itu adalah sesi dansa terakhir mereka, dan pesta juga akan selesai seorang pria yang menjadi pemimpin pesta menatap pada mereka menunjukan jika sesi dansa sudah berakhir
Ariana melepaskan genggaman pria itu dan menjaga jarak dari Aldrich, lalu bergabung dengan kumpulan wanita bangsawan
“Nyonya Duchess, tuan Duke terlihat sangat senang saat berdansa dengan saya, apa kalian sedang ada masalah?”. Hanna mendekati wanita itu, Ariana menyadari jika Hanna ingin mencari masalah dengannya
Apa-apaan, huh mengganggu saja wanita ini pasti mengincar Duke, ck kejar saja jika kau suka toh kau tidak akan bersaing dengan ku. Ariana hanya diam menanggapi wanita itu dia lebih tertarik untuk berbincang bersama wanita lain yang tidak mencari gara-gara dengannya “Saya permisi dulu, Nona Hanna oh iya, mengurusi hubungan orang lain itu tidak baik terutama saat anda belum menikah”