Pernikahan adalah ikatan suci diantara dua orang yang saling mencintai , namun berbeda untuk Rania Kirana Bramantyo . Yang harus terpaksa menikah dengan Azka hito wijaya , adik dari tunangannya sendiri .
Tiba-tiba cinta pertama kirana datang.
Bayangan masa lalu , menghantui hidupnya . Sedangkan sang suami memiliki kekasih tanpa sepengetahuanya.
Apakah Kirana tetap mempertahankan pernikahannya ?
Atau memilih cinta pertamanya ?
Dan Apakah pernikahan bisa berjalan tanpa di dasari cinta ??
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisyah nurul aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ban 25
00.00 WIB
Tok! Tok! Tok!
Kirana bangun sambil mengucek-ngucek kelopak mata yang tak mampu terbuka, dengan langkah berat ia berusaha mengumpulkan nyawa yang masih tenggelam dalam mimpi.
Clik
Kirana menarik pintu kamar yang baru ia tempati berberapa hari lalu, Ia mencoba membuka mata walaupun berat,"Kenapa?"tanya Kirana sambil menguap dan menepuk-nepuk mulut.
Lelaki itu mamatung sambil memejamkan mata, tanpa menjawab tanggan Azka mendorong badan Kirana agar menjauh dari pintu dan meloloskanya masuk. Azka masuk dalam kamar Kirana dan jatuh tengkurap diatas kasur.
Kirana mulai mengerja-ngerjapkan mata, ia mencoba fokus apa yang terjadi didepannya, "Hah! ngapain kamu disini,"Kirana yang awalnya mengantuk sekarang sudah terjaga setelah menyadari kecurangan Azka.
"Bangun! kamu ngapain disini kamar-mu yang sana,"cerca Kirana sambil menarik-narik tanggan, kaki secara bergantiaan. Tapi tubuh lelaki itu tidak bergerak.
"Ka, bangun! aku banyak kerjaan loh besok," Azka hanya mengubah posisi tengkurap menjadi terlentang tapi tetap dengan mata tertutup.
"Uh!" Kirana mendengus kesal. Seberapa kuat ia menarik dan mengguncang tubuh sang suami tapi lelaki itu tak mau bangun.
"Okey, aku ngalah!"Kirana hendak berdiri, tapi tanggannya di tarik lelaki yang sudah mengusai kasurnya itu.
"Aw,"decak Kirana
"Kamu ngapain sih,"
"Aku pingen tidur sama dedek bayi, masak enggak boleh!"jawab Azka sambil membuka mata secara perlahan dan memeluk sang istri.
"Dasar, kamu ngerjain aku!"teriak Kirana sambil berontak tapi mulut cerewet itu langsung dibekap oleh bibir Azka.
Azka melepas ciuman pada sang istri, Kirana mendorong tubuh Azka agar menjauh darinya dan langsung berdiri,"Pokok-nya aku enggak mau tidur sama kamu sebelum kamu jujur ke-pacarmu,"tutur Kirana sambil memutar tubuh dan membelakangi Azka,"Kalau kamu masih sangat mencintai dia, lebih baik kita cerai!"ancam Kirana.
___
Lelaki berkulit putih berbaring diatas rumput hijau sambil memandang langit yang mendung, ada banyak hal yang menganggunya kali ini. Ia tidak tau semenjak kapan ia jatuh cinta pada Kirana. Tapi di sisi lain ia juga berat meninggalkan Clara, Apa yang harus ia lakukan?. Walaupun ia sudah berkali-kali berencana jujur ke Clara semua itu akan sia-sia, setiap ia melihat wajah Clara ia tidak tega meninggalkan gadis itu.
"Loe ngapin,"tanya Zafran, yang berbaring disamping Azka sambil mendengarkan music di airphone.
"Tumben-tumbenan loe disini,"hamparan rumput hijau itu tepat disamping Basecamp dan seaja di dibuat Zafran untuk dirinya sendiri.
"Gue nenangin diri gue,"
"Emang loe punya masalah apa?"
"Ka! itu Clara nyariin, "tutur Thio sambil berjalan beriringan bersama Clara.
Entah kenapa setiap melihat wajah Clara, ia merasa bersalah, ia seperti menghianati janji pada David berberapa tahun lalu.
"Kamu kenapa sih? kok kayak-nya akhir-akhir ini kamu menghindar?" Thio dan Zafran meninggalkan mereka berdua. Sedangkan Azka sudah bangkit dan duduk diatas rumput.
Azka menarik tanggan Clara agar duduk disampingnya,"Kamu kan tau, aku ketinggalan pelajaran dan ujian sejak aku kecelakaan jadi aku niat mau fokus belajar aja,"tutur Azka bohong.
"Kamu kayak menghindar dari aku tau!"tutur Clara dengan cemberut.
"Mungkin perasaan kamu aja,"
"Aku ada sesuatu buat kamu,"
"Apa?"tutur Azka penasaran.
"Ada dah,"tutur Clara sambil tersenyum manis, wajah itu yang membuat Azka tak tega menyakiti gadis itu. Tapi walaupun begitu ia harus mengambil resiko karna ia tak ingin kehilangan istri dan Anaknya.
___
"Mas Azka!"panggil pak Rt di depan gerbang, Azka yang baru turun dari montor menghampiri pak Rt.
"Ada apa pak Rt?"sapa Azka ramah.
"Ini mas cuma mau ngasih undangan acara maulud, "
"Oh emang acara-nya dimana pak?"
"Di masjid Al-Huda mas,"
Azka menerima edaran itu,"Oh.."
"Kata-nya mbak Kirana hamil?"
"Heheh iya pak!"
"Selamat-nya mas,"
"Terimakasih pak,"
"Yaudah mas saya permisi dulu mau bagikan ke yang lain,"pamit pak Rt.
"Assalamualaikum,"Pak Rt meninggalkan Azka dan berjalan kerumah lain.
"Walaikumsallam,"Azka masuk kedalam rumah sambil menimbang-nibang isi amplop itu.
Clik!
"Baru pulang?"
"He'eh"jawab Azka,"Apa tu?"tanya Kirana.
"Ini dari pak Rt,"Menyerahkan pada wanita yang sedang rebahan diatas sofa, Azka masuk kedalam kamar, ia mandi dan ganti baju. Setelah selesai ia duduk disamping Kirana, ia meletakan kaki Kirana diatas pahanya. Sedangkan gadis itu sibuk menonton senetron di Chanel nasional.
"Ih kuku-ku panjang tolong potongin ka,"
"Ogah!"
"Ih nanti dedek bayi-nya ambek loh,"Kirana mengelus-ngelus perut yang datar.
Terpaksa Lelaki itu masuk kedalam kamar dan mengambil potongan kuku dan kembali ke sofa, ia memotong kuku kaki Kirana secara bergiliran. Melihat kaki mulus Kirana membuat Kirana Azka manahan nafsunya.
"Eh gue kayak-nya mau nyari kerja diperusahan papa,"
"Beneran?"
"Iya,"
"Bagus,"
Azka berniat menjahili Kirana ia menggelitik alas kaki Kirana membuat gadis itu mengeliat,"Geli tau,"
Azka melanjutkan memotong kuku, tapi sesekali ia menggoda Kirana,"Beneran, kamu mau aku tendang!"teriak kirana yang jengkel pada Azka.
"Udah-udah,"Kirana mengangkat kaki di paha Azka dan beralih posisi duduk.
"Sorry, boleh enggak megang perut, lagi kangen sama dedek bayi?"
"Enggak!"
"Aku pingen ngelus-ngelus dedek bayi," Azka hendak meraih perut Kirana tapi perempuan itu menepis tanggan sang suami.
"Enggak boleh!"
"Nanti papa-nya iler loh!"
"Hah! masak ada,"
"Ada dong,"
___
"Yuk!"Cherry menunggu Kirana disamping meja kerja Kirana.
Kirana sibuk mengetik dan membaca map berwarna biru berulang-ulang dan melihat catatan dibukunya sesekali.
"Sana dah sendiri,"
"Hu, enggak enak kalau makan sendiri kerasa kayak di kucilkan,"
"Ih nanggung ni,"
"Ayo Ra! "Menarik-narik tanggan Kirana.
"Okey-okey, heran gue masak gak bisa gitu makan tanpa ditemenin,"
Mereka berdua berjalan keluar dari kantor denga bergandengan tanggan, dulu waktu awal-awal mereka bekerja di kantor ini ada berberapa orang yang mengira bahwa Kirana dan Cherry adalah lesbian karna mereka sangat dekat.
Seorang lelaki menyandarkan tubuhnya di mobil, ia mengamati setiap orang yang berlalu -lalang masuk dan keluar kantor. Tiba-tiba mata elang itu menatap pujaan hatinya yang sudah lama ia tunggu.
David melambaikan tanggan, Cherry langsung berlari kearah David karna ia tau akan di traktir oleh lelaki itu.
"Udah lama nunggu Dev?"tanya Cherry antusias.
"Enggak kok,"
"Loe traktir kita berduakan?"Cherry selalu semangat masalah makanan.
"Iya,"
Kirana dan Cherry masuk kedalam mobil, Kirana duduk dikursi depan sedangkan Cherry duduk dibelakang, sibuk chetting dengan sang kekasih.
"Kita ke-Restoran sushi ya?"tanya David.
"Iya-iya! gue paling demem sama sea food,"ucap Cherry antusias.
"Apa yang enggak loe demem cher!"tutur Kirana.
___.
___.
___.
David, Cherry dan Kirana sudah duduk dikursi restoran berinterior jepang. Dua porsi shasimi dan satu porsi sushi berada diatas meja. Kirana ingler melihat Shasimi ia-pun langsung melahap makanan jepang itu. Tiba-tiba perut Kirana merasa mual, Ia-pun menahan makan itu keluar kembali dari mulutnya. Kirana langsung berdiri dan berlari kearah toilet sambil membungkam mulutnya.
"Itu Kirana kenapa Cher!" Cherry yang sibuk memakan sushi baru menyadari temannya tak ada disampinya.
Cherry mengangkat bahu,"Coba gue liet!,"Cherry pergi meninggalkan David yang tampak khuwatir pada Kirana.
Cherry berjalan kearah toilet, Ia bergegas masuk kekamar mandi wanita.
"Hoek! Hoek!"Kirana muntah-muntah diatas waftafel, Cherry kaget langsung menepuk-nepuk punggu Kirana.
"Loe kenapa?,"
Kirana membasuh mulut dengan air keran,"Efek bumil!"
"Apa?, loe"
Bersambung...
KLO GK KSI HRAPAN KE CLARA, CLARA TKKN TERLUKA, HRSNY JUJUR, BAIK KE TMAN2 LO ATAUPN CLARA..
BAGUS BUNDA LUSY, BAWA AJA SI RANA, BIAR MMPUS TU SI AZKA ANJING..
DAN AZKA KNP BILANG KLO MNCINTAI CLARA, MNIKAH KRN DIJODOHKN...
DASAR AZKA ANJING YG GK PUNYA PNDIRIAN..
DASAR GK PNY HATI & OTAK LOO