NovelToon NovelToon
Padepokan Eyang Sujo

Padepokan Eyang Sujo

Status: tamat
Genre:Rumahhantu / Horor / Tamat
Popularitas:58.9k
Nilai: 5
Nama Author: Jejet Utami

Jangan plagiat, kalau plagiat kau akan didatangi eyang sujo dan selamanya gak akan bisa kaya..miskin terus....! Sebuah padepokan milik eyang Sujo. Penduduk di sana sangat tahu kebiasaan eyang Sujo yang suka menyendiri. Anehnya eyang Sujo sudah hidup beratus ratus tahun tapi belum mati. Ada banyak misteri di padepokan itu yang membuat warga merasa ngeri. Orang yang datang ke padepokan itu kebanyakan orang luar daerah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jejet Utami, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ke kota

Terimakasih bagi pembaca yang memberi like komen, permintaan update dan tips yang banyak..penulis akan menulis lagi

Tak lama kemudian sampailah Sumantri dirumah Jono. Rumah Jono tampak asri seperti dahulu. Tak banyak perubahan yang terjadi. Pohon jambu yang ada di depan rumah Jono juga tumbuh subur.

Sumantri mulai melihat ke arah ruang tamu dan tak ada orang di sana. Dengan pelan, Sumantri mulai mengetuk pintu rumah Jono, namun tak ada jawaban sama sekali dari pemilik rumah

"Loh, kemana Jono?" Kok tumben tidak ada di rumah hari libur begini?" Kedua Orang tua Jono juga tidak ada di rumah ini" gumam Sumantri sambil mengamati keadaan rumah Jono.

Karena bingung, Sumantri bertanya kepada tetangga sebelah mengenai keberadaan Jono yang tak terlihat di dalam rumahnya.

"Pak, apakah bapak tau kemana pergi nya Jono dan keluarganya?" Kok tumben dia tidak ada di rumahnya?" tanya Sumantri pada tetangga Jono.

Tetangga Jono yang saat itu sedang duduk bersantai menikmati rokok dan gorengan segera memandang Sumantri dengan tatapan penasaran.

"Oh ya dik, kamu dari mana?" dan siapanya Jono?" tanya tetangga Jono penasaran. Tetangga Jono tak sembarangan memberitahukan keberadaan Jono karena banyak terjadi kejadian tak diinginkan di lingkungan daerah itu.

"Oh, saya sahabat lamanya Jono yang berada di desa" Sudah lama kami berdua tidak bertemu" Apakah bapakk bisa memberitahukan keberadaan Jono kepada saya?" tanya Sumantri pada bapak itu

"Ehm, bukannya gak mau ngasih tau ya dik, sekarang banyak kejadian tak diinginkan di kelurahan kami" Ada yang mencari penduduk daerah ini dan tak dikenal, eh tiba-tiba saja orang itu ingin berbuat jahat pada salah satu warga di sini" ujar tetangga Jono.

Sumantri menganggukkan kepalanya dan tak memperpanjang hal ini. Dirinya tahu bahwa tetangga Jono tidak salah juga. Hingga akhirnya Sumantri pergi pusat kota yang tak jauh dari rumah Jono. Tak lupa Sumantri menuliskan surat pada Jono dan dia menitipkannya pada bapak tua tetangga Jono tadi.

"Pak, ini surat untuk Jono dari saya" Sampaikan salam saya pada Jono ya?" bilang saja saya baru saja pulang dari padepokan" Nanti Jono pasti mengerti" ucap Sumantri

Setelah memberikan sepucuk surat pada Jono, Sumantri pergi ke pusat kota. Hanya butuh beberapa menit saja Sumantri sampai ke kota tujuan.

Sesampai di kota, Sumantri melihat ke sekeliling, terlihat banyak mobil mewah yang berlalu lalang di jalab raya.

"Ini yang dinamakan kota?" ramai sekali" Aku harus gimana sekarang?" Aku tak punya kawan sama sekali" gumam Sumantri sambil berjalan menyusuri pasar yang banyak orang yang sedang berjual beli.

Saat Sumantri berada di dalam pasar, banyak makhluk aneh yang ternyata ikut berjualan mengikuti tuan nya. Ada yang meludahi makanan mereka dengan air liurnya dan Sumantri bisa melihat jelas pemandangan itu.

Hingga suatu ketika, perut Sumantri keroncongan dan hal itu membuat Sumantri bingung mencari warung terdekat.

Tak butuh waktu lama bagi Sumantri untuk mencari warung makan. Sumantri akhirnya tiba di sebuah warung makanan, di sana menyediakan berbagai macam makanan yang siap makan. Namanya warung bu Marni. Terlihat karyawan nya sibuk melayani pembeli yang sudah mengantri termasuk Sumantri.

Sambil menunggu antrian, Sumantri melihat ada banyak makhluk aneh yang nimbrung di warung itu. Makhluk aneh itu tampak nya tahu jika Sumantri bisa melihat mereka. Makhluk itu mulai meludahi makanan yang dibeli oleh pembeli. Setiap makanan yang di suguhkan pasti tak lupu dari air liur demit nakal itu.

"Hoek..." Sumantri mulai muntah melihat hal itu dan sikap Sumantri membuat pengunjung lain yang berada di dekatnya merasa risih dan jijik.

"Hei, pak, kok muntah di sini, ayo sana minggir" ujar salah satu pengunjung yang mengantri di dekatnya dan pengunjung itu bernama Ridwan.

"Kamu gak lihat makhuk aneh yang meludahi makanan di sini?" tanya Sumantri pada Ridwan.

"Hah?" makhluk aneh seperti apa?" Kau berhalusinasi rupanya?" Sana minggir pak, mengganggu saja" ujar Ridwan kesalm

Mendengar ucapan Ridwan, Sumantri hanya diam bengong dan mulai menyadari jika demit nakal itu tak bisa dilihat orang lain, dan hanya dia saja yang bisa melihat nya.

Sambil menahan sikap, Sumantri terdiam dan akhirnya mulai beradaptasi dengan keadaan. Hingga akhirnya tibalah giliran Sumantri.

Makanan sudah diberi lauk pauk dan Sumantri memilih ayam goreng dan sayuran. Saat Sumantri mulai menerima piring, salah satu demit nakal mulai menghampiri Sumantri dan dengan cepat, Sumantri menahan makhluk itu agar tak mendekati makanannya.

"Minggir kamu" ucap Sumantri lirih. Walau lirih, Ridwan yang ada di dekatnya mulai penasaran dengan sikap aneh yang dilakukan Sumantri. Sambil membawa piring nya yang penuh makanan, Sumantri memilih tempat duduk yang ada di pojok. Demit nakal yang tau bahwa Sumantri bisa melihat mereka langsung menghampiri Sumantri lagi, namun kali ini mereka memegang kaki Sumantri,

"Tuan, kau bisa melihat kami?" salah satu demit nakal mulai menyapa Sumantri namun untuk menjaga sikap, Sumantri pura-pura tidak tahu dengan apa yang dilihat nya saat itu.

Pelan tapi Pasti, Sumantri akhirnya telah sampai tempat paling pojok warung itu. Sumantri memegang erat piring yang berisi makanan dan ayam goreng yang saat itu tepat di depannya. Sambil melihat ke segala arah Sumantri meliat apakah ada demit yang mendekati makanan nya dan meludahi makanan nya seperti yang dilakukan kepada pembeli lain. Ternyata saat Sumantri melihat ke bawah meja, ada beberapa demit nakal yang memang sedang menunggu Sumantri lengah. Mereka seakan ingin menemani Sumantri dan ikut makan bareng Sumantri.

"Pergi kalian, jangan ganggu aku, aku mau makan dengan tenang" ucap Sumantri sembari menghentakkan kaki nya.

Beberapa pengunjung lain keheranan melihat sikap aneh Sumantri hingga banyak pembeli yang tak jadi beli makanan di situ karena kawatir Sumantri akan mengamuk.

Salah satu pelayan rumah makan itu akhirnya melaporkan kejadian itu pada bu Marni yang merupakan pemilik rumah makan itu.

"Bu, maaf mengganggu" Ada pembeli yang bersikap aneh di warung" Dia terlihat marah-marah tidak tahu marah dengan siapa" Sepertinya dia orang gila" ujar salah satu pelayan warung itu.

"Oh, mana orangnya?" Aku ingin melihat nya" ucap bu marni

"Itu bu" ucap pelayan warung sambil menunjuk ke arah Sumantri

Terlihat Sumantri dengan pakaian lusuh sedang duduk sambil memegang makanan nya. Mata Sumantri seakan melihat sesuatu yang tak kasat mata dan setelah melihat sosok Sumantri, Marni seakan tahu jika Sumantri bukanlah orang sembarangan.

Pelan tapi pasti, marni sang pemilik warung mencoba mendekati Sumantri dan memberanikan diri untuk bertanya kepada Sumantri.

"Permisi tuan, maaf mengganggu waktunya"

"Apakah aku boleh duduk di sini"? Ucap Marni pada Sumantri

"Ya boleh" jawab Sumantri pendek. Sambil memakan nasi dan ayam yang ada di depannya, Sumantri melihat ke arah Marni, sosok wanita setengah baya sang pemilik warung makan itu.

1
JEJE @●@
Kamu kasih istri dan suruh org rawat 🫩 apa ini namanya 🫠🫠🫠🫠🫠

Mqqfkqn mulutku yah
JEJE @●@
Ssja itu apa yah 😦
neng ade
cerita nya bagus
neng ade
Sumantri udah menerima akibat nya bersekutu dngn iblis dari padepokan eyang sujo ..
neng ade
Sumantri sengaja melanggar pantangan yang di berikan eyang Sujo.. dia ingin mengakhiri semua nya
Didit Nur
Sri jahat
neng ade
seperti nya Sri udh terlambat datang ke rumah Sumantri..
Nia jeje
iya wes sejak kemarin masih review..makaasih uda setia membaca..saya usahakan sampai tamat..setelah itu saya pindah lapak ya
Gede Artha
update thor
neng ade
langsung bereaksi
neng ade
Sri sasaran si cebol sedangkan bayi nya sasaran si demit itu .. bakalan seru ini ..
Ima Diah
pasar bunian....
Rusliadi Rusli
hahahaha.... itu istri gaib mu...mantri
neng ade
tanpa sadar setiap habis bercinta sari pati jiwa mu tersedot secara perlahan lahan sampai waktu nya tiba nanti km udh tak punya tenaga lagi
Erlina Arlena
wujud aslinya kali
neng ade
jangan2 nanti Sinta akan membuka kamar Sumantri dan akhir nya tau rahasia Sumantri
Yurnita Yurnita
suka cerita nya
Liani Purnapasary
thor 😁😁ayo dong up lg
Liani Purnapasary
kapan up nya thor
Nia jeje: bentar mungkin nanti malam mau nulis
total 1 replies
Wiwin Winarti
di tunggu lanjutannya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!