NovelToon NovelToon
Brandal Couple

Brandal Couple

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Cintapertama / Playboy / Keluarga & Kasih Sayang / Tamat
Popularitas:101.1k
Nilai: 5
Nama Author: lizkook lovers

"Gue gak akan pernah suka sama cewek modelan monyet liar kayak Lo!!" -Reynhart Adhitama
"Gue juga gak sudi punya cowok bentukan babi hutan kayak lo!!" -Rosyi Amelia





Terpaksa menjalin kasih karena sebuah tantangan, akankah hubungan keduanya berjalan semulus jalan tol? atau malah di penuhi tikungan tajam yang jauh lebih tajam daripada pisau daging?

Yuk, ikuti kisah mereka dalam cerita "Brandal Couple."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lizkook lovers, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

*Positif

Rosyi tidak tahu jika hasil tes DNA bisa keluar secepat ini. Maksudnya, baru saja pagi tadi mereka pergi untuk tes dan malam harinya hasil tes itu sudah sampai di kediaman Zavico Freins.

"Lo gak ngerekayasa hasil tes ini kan?" Rosyi menatap Vico dengan tatapan penuh curiga. Masa bodoh dengan sopan santun, pria itu terlihat seperti om-om pedofil yang suka menculik gadis-gadis cantik.

"Apakah saya terlihat seperti orang yang akan melakukan itu?" Rosyi mengangguk spontan. "Tampang lo kelihatan kayak om-om pedo."

Asisten Zhong hampir saja tertawa jika Vico tak langsung mempelototinya. Pria kelahiran Amerika itu lantas tersenyum. "Hasil tes itu benar apa adanya, kamu adalah anakku, 99% positif."

"Baru 99% belum 100%, itu berarti ada kemungkinan 1% bahwa gue bukan anak lo," Kukuh Rosyi tak mau mengakui Vico sebagai ayahnya.

"Nona besar, Anda harus mengerti. Anda adarah putri tunggar keruarga Freins dan itu benar apa adanya."

Rosyi menatap tajam Asisten Zhong. "Paman tua, lo mending diem deh. L tuh di benerin, orang keluarga kok jadi Keruarga."

"Mulut pedas dan tatapan tajamnya, sangat mirip dengan tuan, bagaimana bisa ia menyangkal jika dia adalah anak tuan," Batin Asisten Zhong dengan bahasa China.

"Semuanya sudah jelas, lebih baik kamu istirahat karena ini sudah malam."

Rosyi melipat tangan dan bawah dada, menatap angkuh pada Vico. "Lo siapa berani ngatur-ngatur gue?"

Vico tidak mengucapkan sepatah katapun, namun tatapan nya yang begitu tajam dan menusuk mampu membuat nyali Rosyi sedikit menyusut. "Aku Daddy-mu, apakah kamu lupa?" Suara dingin itu terdengar seperti sebuah alarm peringatan di telinga Rosyi.

"Cih, menyebalkan!" Rosyi keluar dari ruang kerja Vico dengan kesal. Di luar sana Rania dan Riani sudah menunggu, kedua pelayan itu di tugaskan untuk selalu mengikuti Rosyi kemanapun gadis itu pergi. Yah, bisa dikatakan, mereka adalah pelayan pribadi Rosyi.

Tari kalang kabut mencari Rosyi ke seluruh negara yang bisa anak buahnya jangkau. Ia takut, ia sangat takut jika dirinya akan kehilangan Rosyi untuk selamanya.

"APAKAH KALIAN BODOH?! INI SUDAH BERAPA HARI DAN KENAPA KALIAN BELUM BISA MENEMUKANNYA?!"

"Maaf nyonya, namun kami tidak menemukan jejak nona Rosyi di manapun."

"Ck, tidak berguna!!" Para wanita gagah dengan pakaian serba hitam itu hanya bisa diam menerima cacian yang Tari layangkan. "Pergilah, kalian tidak berguna!"

Tari menyugar rambutnya frustasi.

Ting

Suara notifikasi ponsel membuat Tari menoleh malas, ia mengangkat benda pipih berbentuk persegi panjang itu dengan malas.

Dahi Tari berkerut ketika kontak dengan kode nomor negara asing terlihat di ponselnya. Ia membuka pesan yang kontak itu kirimkan, matanya langsung melebar ketika membaca pesan itu.

'Ku ambil kembali darah dagingku yang kau bawa pergi.'

Tubuh Tari bergetar, handphone di tangannya sampai terjatuh karena itu. "Ti_tidak mungkin dia kan?"

Rosyi sudah benar-benar muak, Rania dan Riani terus saja mengikutinya kemana pun. Bahkan dua maid muda itu dengan senang hati menunggu di depan pintu kamar Rosyi ketika gadis itu tak mengizinkan mereka masuk.

Selain karena Rania dan Riani yang mengawasinya 24 jam nonstop, Rosyi juga kesal dengan para penjaga yang ternyata diam-diam juga mengawasi nya.

Dan yang lebih menyebalkan lagi, Rosyi baru menyadari bahwa didalam kamarnya penuh dengan CCTV, kecuali di bagian kamar mandi dan wardrobe.

"Pria kaya itu benar-benar menyebalkan. Dia sudah membuat penjagaan yang ketat supaya aku tidak bisa kabur, dasar gila!"

DUGH...

"AKHH!" Rosyi yang kesal menendang lemari kecil di samping tempat tidur, sialnya, patung kancil di atas lemari itu malah terjatuh dan mengenai kakinya hingga memar.

BRAK!!

"NONA BESAR!!" 5 Orang penjaga beserta Rania dan Riani mendobrak pintu dengan paksa karena panik mendengar jeritan Rosyi dari dalam.

"Nona besar, apakah Anda baik-baik saja?" Tanya seorang penjaga.

"Kakiku memar, apakah aku terlihat baik-baik saja di mata mu?! Akh... sakit sekali..." Rosyi meringis pelan.

Si kembar Rania dan Riani bergegas mendekati Rosyi, mereka pun memapah sang nona besar menuju kasur yang sebenarnya jaraknya sangat-sangat tidak jauh dari tempat Rosyi berdiri. "Berlebihan, aku bisa sendiri."

"Tapi nona, kaki Anda memar."

"Memar seperti ini bukanlah apa-apa, aku sudah sering mendapatkan luka seperti, jadi kalian santai saja." Yah, itu kenyataan bukan? Dulu Tari setiap hari selalu memberikan luka yang bahkan jauh lebih buruk dari ini, jadi, memar sekecil ini bukanlah apa-apa.

"Tapi nona, tadi anda menjerit."

"Aku hanya terkejut, jangan berlebihan."

"Nona, kami mohon, berhati-hati lah lain kali..."

"JANGAN LUKAI DIRI ANDA LAGI," ucap ke-lima penjaga itu sambil membungkuk.

Satu alis terangkat Rosyi terangkat. "Memangnya kenapa jika aku terluka?"

"Anda adalah harta keluarga Freins, tuan akan membunuh kami jika kami sampai kecolongan hingga mengakibatkan anda terluka."

"Oh... Begitu." Rosyi tersenyum penuh arti.

"Astaga nona besar! Nona, ayo turun nona, nanti nona bisa jatuh!" Rania dan Riani sudah ketar-ketir dibawah sana melihat Rosyi yang santai menikmati mangga langsung dari pohonnya, sebuah hobi yang tidak akan pernah hilang dari seorang Rosyi Amelia Freins.

Yang di khawatir malah terlihat begitu santai, memakan buah mangga yang ia kupas sendiri dengan menggunakan pisau kecil. "Mangga nya enak, apakah kalian mau?" tawarnya.

Kedua pelayan yang khawatir itu menggeleng, "Nona, sebaiknya Anda turun ke bawah nona, kami akan mengupaskan mangga terbaik dari China untuk anda."

"Ck, lebih enak makan langsung dari pohonnya tauk!!"

"Nona, saya mohon, turun nona." Bukan hanya Rania dan Riani saja yang khawatir, namun semua penjaga juga turut khawatir dengan apa yang Rosyi lakukan.

"Ck, kalian berisik!" Rosyi lanjut memetik satu buah lagi dan mengupasnya.

"Akh...Shh..."

Tes...

Dua tetes darah dari tangan Rosyi jatuh mengenai tangan Riani yang langsung melotot horor. "Da_darah nona..."

Bruk...

Pelayan pribadi Rosyi itu jatuh tak sadarkan diri.

"RIANI!"

Mendengar keributan dari bawah, Rosyi pun menunduk dan melihat Rania yang panik menepuk pipi adik kembarnya yang tak sadarkan diri. Sedangkan para penjaga di sana berusaha mati-matian membujuk Rosyi untuk segera turun dan mengobati lukanya.

"Lah, gue yang luka kok di yang pingsan," ucapnya terheran-heran.

PLAK!!

"Kalian bisa bekerja atau tidak?! Bagaimana bisa anak saya terluka ketika kalian ada disana?!" Rosyi tak menduga bahwa Vico akan pulang siang itu juga hanya karena kabar bahwa tangan terkena pisau. Pria itu bahkan memarahi para penjaga yang tidak tahu apa-apa.

"Mereka gak salah, gue emang sengaja kok." Vico menoleh ketika mendengar suara putri tercintanya.

Pria pemilik wajah super datar itu menatap sang putri yang melihat santai bersandar di ambang pintu dengan tangan yang belum di obati sama sekali. "Obati dulu lukamu baru kembali berbuat ulah."

Kedua tangan Rosyi terkepal kuat. "Lepaskan aku! Bawa aku kembali kepada mommy!"

"Melepaskan mu kepada wanita gila itu? Wanita yang selalu menyakiti fisikmu itu? Jangan harap!"

"DIA BUKAN WANITA GILA! DIA IBUKU!" Rosyi naik pitam.

"Ibu mana yang akan menyiksa anaknya hanya karena hal sepele seperti dia?

"Lo gak tau apa-apa soal nyokap gue, jadi mending Lo diem aja."

Vico terkekeh, lalu bertepuk tangan. "Aku tahu segalanya tentang ibumu. Aku tahu, masalalunya dan aku tahu apa saja yang dia lakukan. Aku bahkan tahu jika dia mengancam kekasih mu untuk menjauhi mu."

"Apa maksud mu? Mommy mengancam Reyn?" Kening Rosyi berkerut.

Vico tersenyum miring. "Kamu sudah tinggal bersama Tari selama bertahun-tahun, seharusnya kau tahu bagaimana tabiatnya."

Rosyi terdiam, tak bisa mengelak karena yang Vico ucapkan masuk akal. Maksudnya, Rosyi tahu benar jika Tari akan melakukan apapun demi supaya keinginannya terpenuhi, bahkan jika ia harus nguras air laut pun akan ia lakukan.

Dan selama ini, Tari selalu ingin Rosyi menjauh dari Reyn. Bukan hal mustahil jika Tari akan mengancam Reyn untuk menjauhinya. S*al, Rosyi merasa bodoh karena percaya dengan apa yang ia lihat tanpa tahu kebenarannya.

...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...

Harta berharga Freins Family.

1
Mechellangelica
ciri² ibu yang harus di gebrek-gebrek biar gepeng sekalian🥰
Bening
ini itu maksud nya berkencan
Rara
ngeriii euy
adindameythadwiutami
Ih
Eduwin Suhandi
bahagia apanya thor, lawak lo thor
Ay
wkwk lawak banget endingnya
Helmi Sintya Junaedi
lah????
melongo saya😮😮😮😮
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
akhirnya kok gini si Thor
saya sdh merasa di bodohi😑
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
kok gini😢
hadiya nur Jannah
lah blm liat reyn dan rosyi bahagia udah tamat aja Thor mana Endingnya reyn mlh meninggal duluan lagi😥😥😥
나의 햇살
tak santet juga nanti keluarga Freins ini
Angel Nindya
Tor, kalau gw muncul dlm novel.. dn membunuh Kelvin, apa yg akan terjadi..
Angel Nindya: ide bagus
total 6 replies
나의 햇살
kyknya Rosyi udah terpengaruh sama Reyn dan kawan²nya makanya sifatnya jadi kyk gitu, padahal dia belum tau cerita yang sebenarnya kenapa bapak yang dianggapnya bapak kandung gk peduli sama dia dan mamanya juga tiba² kambuh karena mama dan bapak kandungnya dijebak sama bapak tirinya
Angel Nindya
lnjt thor
나의 햇살
entah ngapainlah Rosyi kabur, padahal bapak kandungnya gk pernah ketemu sama dia tapi dia malah lebih milih pria yang udah melukai hatinya
Angel Nindya: hanya rosyi yg tau,, tpi kmu tau kn rosyi suka kebebasan? si bapak nya itu kyk ngitung dia dirumah, blg keluar itu pun sama bodyguard. .
total 1 replies
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
jangan buat mereka langsung ketemu sama Vico y thor
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
yeee I like it
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
macam tak cerita 2 pemeran utama
mereka pisah terus 😤
ini kapan ketemuany
itu si Vico ga kyk sayang sama ankny tapi bawaanny obsesi😒😔
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
ya elah konflik baru dtng konflik lain blm siap lah Thor 😔
𝐣𝐞𝐨𝐧 𝐓𝐢𝐠𝐞𝐫
ikut alur aj deh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!