NovelToon NovelToon
Izinkan Aku Selingkuh

Izinkan Aku Selingkuh

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Pengganti / Cerai / Tamat
Popularitas:47.5k
Nilai: 5
Nama Author: EsKobok

Karena tidak mendapatkan keturunan dari istrinya, Morgan tidak tahan lagi mendengar ucapan dari kedua orang tuanya. Ia hendak menceraikan Fla, untuk menikahi adiknya yaitu Ara. Namun, Fla sama sekali tidak mengizinkannya. Dari sekian banyak wanita di dunia ini, Fla sama sekali tidak mau berbagi dengan adiknya. Namun, Morgan nekat menyelingkuhi Fla, untuk bersama dengan Ara. Apakah pernikahan mereka akan tetap abadi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EsKobok, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bincang Hangat 2

“Kamu kenapa, sih? Kalau sakit, kenapa gak pernah bilang sama orang tua? Kita ‘kan ... khawatir sama kamu,” omel Mama, membuat Morgan memandangnya dengan bingung.

“Morgan tanya, kenapa Mama Papa di sini? Siapa yang beri tahu?” tanya Morgan lagi, mereka memandangnya dengan sinis.

“Dicky yang kasih tahu Mama. Kenapa, memangnya? Kenapa Mama gak boleh tau keadaan anak Mama sendiri?” ujarnya sinis, membuat Morgan menghela napasnya dengan panjang.

“Bukannya gak boleh, Mah. Tapi Morgan gak mau ngerepotin Mama sama Papa, buat datang ke sini,” bantah Morgan, membuat mereka memandang ke arah Morgan semakin sinis saja.

“Lantas kamu mau repotin siapa lagi, hah? Mana istri kamu?” tanya sinis Papa, yang sudah mulai bergejolak mendengar bantahan Morgan seperti itu.

Morgan terdiam mendengar pertanyaan yang mereka lontarkan. Ia tidak bisa berkata apa pun, karena ia tidak menungkin mengatakan kalau Fla tidak ingin mengurusnya.

“Dicky bilang gak ada yang jagain kamu. Makanya kita semua ke sini. Mana si Fla tidak tahu diri itu?” ujar Mama.

“Istri seperti itu masih saja kamu pertahankan! Sudah tidak bisa memberikan kami cucu, sekarang tidak bisa menjaga dan merawat kamu!” bentak Papa semakin kesal saja dengan Fla.

Morgan memandang mereka dengan sinis, karena ia tidak bisa terima dengan apa yang mereka katakan tentang Fla.

Biar bagaimanapun juga, Fla masih menjadi istrinya yang sah. Ia tidak bisa membiarkan mereka memaki istrinya seperti itu.

“Sudah cukup, Ma, Pa. Morgan capek. Pintu keluarnya ada di sana,” ujar Morgan, membuat mereka mendelik kaget mendengar ucapan Morgan yang terdengar seolah-olah mengusir mereka.

Mama mendelik ke arah Morgan, “Kenapa kamu sekarang jadi berani seperti ini, sih? Kamu ngusir kami?” tanyanya sinis, membuat Morgan lagi-lagi harus menghela napasnya dengan panjang.

“Morgan mau sendiri,” ujarnya, yang tak mau banyak bicara di hadapan kedua orang tuanya.

Mama memandangnya dengan sinis, “Baiklah, Mama Papa akan pergi!” ujarnya, yang merasa sudah sangat sakit hati dengan Morgan.

Mama menoleh ke arah Papa, “Ayo, Pah! Kita pulang!” ajaknya, Papa tak menjawab dan hanya mengikuti langkahnya saja untuk keluar dari ruangan ini.

Morgan menghela napasnya dengan panjang, karena ternyata mereka sudah hilang dari hadapannya.

Karena mendengar mereka mengatakan hal itu, sangat membuatnya merasa sakit. Walaupun ucapan mereka tidak ditujukan untuknya, tetapi ia merasakan sakitnya, karena yang mereka bicarakan adalah istrinya sendiri.

“Jangan sampai mereka memaki Fla di hadapan saya seperti itu lagi. Saya khawatir, saya gak bisa menjaga emosi. Biar bagaimanapun, mereka adalah orang tua saya,” gumam Morgan, yang sangat dilema antara orang tuanya, atau istrinya.

Ia wajib menengahi pertikaian, yang terjadi di antara istri dan juga orang tuanya.

Sementara itu, Ilham dan Fla masih saja berbincang melalui telepon genggam.

Kini, mereka terasa lebih akrab dari biasanya. Fla sudah tidak sungkan ketika ia memanggil Ilham dengan hanya namanya saja.

Setengah jam berbincang dengan topic yang tidak keruan, Ilham akhirnya mulai mendapati kemistri dengan Fla. Ia akhirnya memberanikan diri, untuk membahas mengenai Morgan.

“Fla, sebenarnya ... ada yang ingin saya bicarakan sama kamu,” ujar Ilham, Fla terdiam setelah mendengar ucapan Ilham yang seperti itu.

“Memangnya ada apa, Ham? Kenapa jadi kaku begini?” tanya Fla, Ilham tertawa kecil mendengarnya.

“Jangan kaku, dong. Saya cuma mau bilang, saya turut bersimpati dengan permasalahan kamu dan juga Morgan,” ujar Ilham, Fla terdiam sejenak mendengarnya.

Fla terkejut, karena Ilham yang mengetahui tentang permasalahan dirinya dan juga Morgan.

‘Kenapa dia bisa tahu? Apa karena Bang Morgan bercerita sama dia?’ batin Fla yang merasa sangat bingung mendengarnya.

“Emm ... saya sama Bang Morgan, gak ada masalah apa pun,” bantah Fla datar, Ilham tersenyum mendengarnya.

“Saya sudah kenal kamu selama 8 tahun, Fla. Kamu masih saja sama, menyembunyikan permasalahan kamu dengan saya. Saya merasa simpatik sama kamu. Saya bisa mendengarkan kamu berbicara,” ujar Ilham, membuat Fla menghela napasnya dengan panjang.

Seumur hidupnya, Fla tidak pernah ingin mengatakan apa pun kepada orang lain. Namun kali ini, entah mengapa rasanya ia ingin sekali menumpahkan semua perasaan kesal dan sedih, yang tengah ia rasakan.

Fla memandang langit-langit kamarnya. Ia menutupi wajahnya menggunakan telapak tangannya, sementara tangan yang satunya terus memegangi handphone.

Rasanya, ia ingin menumpahkan semuanya pada Ilham. Entah mengapa, ia merasa sangat nyaman bila berbincang dengan Ilham.

‘Kenapa senyaman ini berbincang dengan Ilham? Kenapa dari dulu, saya selalu menutup diri? Kenapa baru sekarang saya rasanya ingin meluapkan semuanya kepada orang lain?’ batin Fla, yang sama sekali tidak pernah mengatakan apa pun pada orang lain.

Tak hanya pada orang lain, Fla juga jarang mengatakan yang ia rasakan pada Morgan. Ia merasa sangat bingung, karena ia tidak lagi bisa menahan perasaan sakit, yang sudah beberapa tahun terakhir ini ia pendam.

Air matanya mulai meluncur dari pelupuknya, membasahi kedua belah pipi dengan sangat cepat. Fla lagi-lagi harus menahan tangisnya, tetapi Ilham seakan mengerti dengan apa yang sedang Fla lakukan.

“Jangan ditahan, luapkan saja semua kesedihan kamu melalui tangisan. Saya dengarkan,” ujar Ilham, membuat Fla tidak merasa ragu lagi untuk menangis.

Fla menumpahkan tangisannya, karena perasaan sedih dan sakit hatinya, yang sudah tidak bisa tertahan lagi. Ia merasa bisa mengutarakan semua perasaannya, jika itu adalah Ilham.

Hanya Ilham.

Bahkan Fla pun tidak pernah mengatakan apa pun pada Sakila, yang merupakan teman terdekatnya.

Beberapa saat Ilham menunggu, Fla merasa sangat lega, karena semua rasa sakit hatinya tiba-tiba saja hilang, setelah ia menumpahkan semua yang ia rasakan.

“Sudah lega?” tanya Ilham, Fla hanya mengangguk, tetapi Ilham seakan sudah tahu, apa yang Fla lakukan di ujung sana.

“Kalau sudah lega, saya bisa mengatakan yang ingin saya katakan?” tanya Ilham, berusaha meminta izin pada Fla.

“Ya,” jawab Fla dengan singkat.

Ilham tersenyum mendengarnya, ‘Ternyata berbicara dengan Fla, tidak sesulit berbicara dengan Morgan,’ batin Ilham tersenyum memikirkannya.

“Sangat disayangkan, kalau pernikahan kamu dengan Morgan harus berakhir, hanya karena permasalahan keturunan,” ujar Ilham, membuat Fla menghela napasnya dengan panjang.

“Dari mana kamu tau soal ini?” tanya Fla.

“Tadi saya tidak sengaja mendengar ucapan Morgan, saat kamu pulang,” jawab Ilham sedikit menutupi semua yang sebenarnya terjadi.

Padahal, Ilham juga sudah menanyakan tentang ini pada Morgan. Namun, ia tidak ingin memberi tahu Fla, karena tidak ingin terlihat sangat ikut campur dengan permasalahan mereka.

“Oh, Bang Morgan bicara apa aja?” tanya Fla.

“Hanya mengeluh, karena permasalahan ini berawal dari soal keturunan,” jawab Ilham.

1
Surati
bagus ceritanya 👍
Dea M P 💞⚘🌷🌷⚘💞
gile bener dah ni cerita, klo adik tiri masing mendingan, lah ini kk kandung loh, ngapa gak sekalian tulis judul turun ranjang, seartinya habis nikahin kk cerei truss nikahin adek nya, behhhh🤨🤨
Shifa Burhan: lah ada novel yang lebih parah selingkuh dengan mertua

*masih berstatus istri anaknya tapi juga berhubungan badan dengan bapaknya

dan yang parah kelakuan menantu dengan mertua itu dibenarkan dan berakhir bahagia
total 1 replies
Nadrah Nandar
gantung Thor masa sih cerai sama Fla terus sama Ara lagi aduh ceritax yg masuk akal dong Thor kasihan wanita kalo di gituin
Renita 85: kaga jelas
total 2 replies
adiah diah
Sikap ilham sih baik, tapi kok agak memaksa yah seakan².ingin ikut campuran urusan rumah tangga orang 😧😧
adiah diah
Jangan mati morgan nanti janda fla diambil dokter ilham dong. 😀😀😁
adiah diah
Tadi pelakor, sekarang pebinor la la la 😂
adiah diah
Sebenarnya aku sangat suka dwngan pasangan fla dan morgan....
tapi bingung harus bilang apa lagi. 😊
adiah diah
Mati aja sekali morgan ha ha ha ha ha 😎😎
adiah diah
Jadi laki kok lembek banget sih 😊😗😙
adiah diah
Morgan gak terima bngat dengan takdirnya, yg belum bisa mempunyai anak, banyak diluar sana gan yg lebih lama berumah tangga tapi tidak memiliki anak tapi mereka tetap bahagia menjalani nya 😀😀😀
adiah diah
Berarti kamu menyalahkan takdir dong fla.
adiah diah
Pelakor sekarang sangat pemberani yah 😀😀
adiah diah
Kesel bngat bacanya.
adiah diah
Gak usah bilang cinta kalo gak bisa jaga perasaan, gedeg bngat bacanya 😠😠😤
adiah diah
harus bngat yah punya keturunan???bila memang benar saling mencintai seharusnya bisa dong menerima kekurangan pasangan kita jangan cuma kelebihannya aja, jangan egois lah 😤😤😤
adiah diah
Saya mampir thor, nyimak dulu ceritnya kalo sedih aku mundur thor 😢🙏🙏
EsKobok: enggak sedih kok kak 😁😁😂😂😂
total 1 replies
👊🅼🅳💫
pencitraan 🥴🥴 faktanya laki² g py hatee
👊🅼🅳💫
neng Ara JD valak🤧🤧
👊🅼🅳💫
pikir aj sdri😤😤
👊🅼🅳💫
kaaan...😌
udh di bikin kecewa gmn mo bersikap biasa-biasa ajah🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!