NovelToon NovelToon
THE SILENT SECTOR

THE SILENT SECTOR

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:14k
Nilai: 5
Nama Author: Siti Marina

Mantan agen rahasia dari sektor 7 kini kembali setelah masa tugasnya delapan tahun selesai.... Faas laki-laki pendiam yang selalu di anggap keluarganya adalah aib karena sifat pendiam nya membuat keluarga membuang Faas ke Amerika dengan dalih untuk meneruskan pendidikannya di sana, namun bertahun-tahun lamanya, menurut keluarnya ,Faas tetaplah laki-laki pendiam yang tidak bisa berbuat apa-apa,selain menghabiskan uang keluarganya, padahal di balik pendiam nya Faas , ada rahasia tersembunyi yang tidak ada satu keluarga nya yang tahu .



_
_
_
Bismillahirrahmanirrahim....
Assalamualaikum...
bertemu lagi dengan author yang suka-suka...
yuk ikuti kisahnya ... , ini kelanjutan cerita tentang Faas sebagai rekan sektor 7 shadow Midi.
semoga sukaaaaa
dan selamat membaca.... yang tidak suka tinggal skip, dan untuk yang mau mengikuti cerita ini, mohon dukungannya ya, 🥰🥰🥰🥰 terimakasih 🙏🏻

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Siti Marina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23

Faas, yang masih setia dengan penyamaran rambut beruban dan kumis tebalnya mendongak dari balik kacamata kotak tebalnya. "Katakan, Sekretaris Eliza. Ada masalah dengan berkas yang tadi?"

"Bukan, Tuan. Saya ingin mengajukan permohonan cuti resmi selama dua hari, dimulai pada hari Kamis depan. Persis di hari Anda meminta jadwal dikosongkan," ujar Eliza dengan nada suara yang tenang dan tertata.

Mendengar permintaan itu, ego Faas sebagai Tuan Malik sekaligus calon suami seketika terusik. Di balik kumis palsunya, ia menahan senyum misterius, namun ia sengaja ingin menguji sejauh mana profesionalisme dan kejujuran Eliza di tempat kerja. Faas menegakkan punggungnya, melipat tangan di atas meja, lalu memasang raut wajah yang sangat dingin dan mengintimidasi.

"Cuti di hari Kamis depan?" tanya Malik dengan suara berat yang sengaja ditekankan. "Anda baru bekerja di sini sebagai Sekretaris Utama, Eliza. Dan hari Kamis depan adalah hari yang sangat krusial bagi beberapa penyesuaian agenda saya. Untuk urusan apa Anda mengajukan cuti mendadak seperti ini?"

Eliza sempat menelan ludah melihat tatapan tajam bosnya. Namun, sebagai pribadi yang kini mengutamakan kejujuran dan telah berhijrah dari masa lalunya yang penuh kepalsuan, Eliza tidak ingin berbohong.

"Saya ingin menikah, Tuan Malik," jawab Eliza jujur, menatap langsung ke arah kacamata tebal bosnya dengan binar mata yang tegas namun sopan.

Deg.

Meskipun sudah tahu jawabannya, mendengar kata menikah keluar langsung dari bibir Eliza di dalam ruang kantornya sendiri tetap membuat dada Faas bergemuruh hebat. Namun, aktingnya sebagai Tuan Malik yang kaku harus tetap berjalan.

"Menikah?" Malik mendengus pelan, berpura-pura tidak habis pikir. "Alasan yang sangat klise untuk seorang karyawan baru. Apakah pernikahan ini tidak bisa ditunda sampai kontrak kerja tiga bulan pertama Anda selesai? Perusahaan ini bergerak dengan ritme yang sangat cepat, Eliza. Saya membutuhkan sekretaris yang fokus, bukan yang pikirannya terbagi karena urusan domestik."

Perdebatan kecil pun mulai memanas. Eliza yang merasa kehidupan pribadinya sedikit disudutkan tetap berusaha menjaga profesionalismenya. Ia tidak mundur, ia melangkah satu senti lebih dekat ke meja kerja.

"Maaf sebelumnya, Tuan Malik. Saya sangat menghormati kebijakan perusahaan dan profesionalisme Anda," sanggah Eliza tegas, suaranya tetap tenang tanpa ada nada manja sedikit pun yang biasa ia tunjukkan pada Faas. "Namun, pernikahan ini sudah dijadwalkan oleh pihak keluarga kami dan tidak bisa ditunda lagi. Saya menjamin, seluruh pekerjaan, sinkronisasi jadwal Anda, hingga delegasi tugas selama dua hari saya cuti akan selesai malam sebelum hari Kamis. Saya tidak akan membiarkan urusan domestik saya merugikan Apex Core sepeser pun."

Faas terpaku di balik penyamarannya. Ia sangat kagum melihat bagaimana Eliza mempertahankan haknya dengan cara yang begitu anggun, cerdas, dan tetap menghormati posisinya sebagai atasan. Rasa bangga membuncah di hati Faas😊, gadis yang akan menjadi istrinya beberapa hari lagi ternyata adalah wanita yang sangat tangguh di dunia profesional.

Malik diam selama beberapa detik, sengaja menciptakan keheningan yang menegangkan untuk membuat Eliza sedikit berdebar. Ia mengetukkan pulpennya ke meja, lalu menghela napas pendek yang dibuat-buat berat.

"Janji yang sangat berani, Sekretaris Eliza," ucap Malik dingin. "Baik. Saya pegang kata-kata Anda. Jika sampai hari Rabu malam ada satu saja berkas atau jadwal saya yang berantakan, saya tidak akan segan untuk mengevaluasi posisi Anda di sini. Cuti Anda saya izinkan."

Eliza seketika bernapas lega, sebuah senyuman formal namun manis terukir di wajah cantiknya. "Terima kasih banyak atas pengertian Anda, Tuan Malik. Saya permisi untuk kembali menyelesaikan laporan."

Eliza membalikkan badannya dan melangkah keluar dengan anggun. Begitu pintu kaca itu tertutup rapat, Faas langsung menyandarkan punggungnya ke kursi kebesaran. Ia melepas kacamata tebalnya, lalu terkekeh rendah sendirian di dalam ruangan yang sepi.

"Kamu sungguh luar biasa, Eliza," batin Faas dengan tatapan elangnya yang kini berubah menjadi sangat lembut dan penuh cinta. "Kamu berdebat sangat keras demi mendapatkan izin menikah dengan pria yang saat ini sedang memberikanmu izin itu. Bersiaplah, karena di hari Kamis nanti, bos kaku yang baru saja kamu hadapi ini yang akan menjadi suamimu".

_______

Beberapa hari kemudian di malam hari sebelum acara akad besok, atmosfer di dalam mansion mewah keluarga Abrari mendadak berubah menjadi neraka. Jam dinding baru menunjukkan pukul delapan malam, namun ruang tengah yang megah sudah dipenuhi oleh jeritan amarah dan isak tangis yang memecah keheningan.

klakkkk!

Sebuah benda plastik kecil berbentuk persegi panjang dilemparkan dengan kasar ke atas meja kaca, mendarat tepat di depan wajah Husen yang sedang duduk menegang. Benda itu adalah testpack dengan dua garis merah yang sangat jelas.

"Lihat kelakuan anak lak-lakimu yang tidak punya otak itu, Husen!" teriak Roy, papa Megan, dengan wajah merah padam dan napas memburu. Di sampingnya, Keti, mama Megan, berkacak pinggang dengan mata melotot penuh emosi, sementara Megan sendiri menangis sesenggukan di sofa, sengaja menyembunyikan wajahnya yang sembap.

Jihan dan Jenita yang berada di sana langsung pucat pasi. Gavin berdiri di sudut ruangan dengan tubuh gemetar, wajahnya mendadak kehilangan seluruh pasokan darah.

"Megan hamil anak Gavin!" jerit Keti histeris, menunjuk-nunjuk wajah Gavin. "Dan jangan coba-coba mengelak! Megan, kasih lihat bukti yang kamu punya ke keluarga terhormat ini!"

Dengan tangan gemetar yang dibuat-buat, Megan mengeluarkan ponselnya dan menggeser layar, memperlihatkan beberapa foto yang diambil bulan lalu. Di sana terpampang jelas foto Gavin yang sedang tidur terlelap di atas ranjang sebuah hotel mewah, bertelanjang dada di dalam pelukan Megan, di mana tubuh mereka berdua hanya ditutupi oleh selimut tebal.

Otak Gavin seketika berputar mundur, mengingat kejadian terkutuk satu bulan lalu. Malam itu ia mabuk berat setelah berpesta di sebuah club malam. Saat terbangun di siang harinya, ia terkejut setengah mati karena sudah berada di atas ranjang bersama Megan. Yang membuat Gavin membeku saat itu adalah adanya noda merah yang kentara di atas sprei putih hotel.

Saat itu, Megan langsung menangis histeris, meraung-raung menuduh Gavin telah merenggut keperawanannya dalam keadaan mabuk. Karena panik, merasa bersalah, dan tidak mengingat apa pun, walaupun di dalam hati kecilnya ia merasa ada yang janggal dan tidak begitu yakin karena ia tidak mengingat apapun, Gavin akhirnya menuruti semua kemauan Megan. Itulah alasan mengapa selama satu bulan terakhir Gavin royal membelikan tas dan barang-barang mewah ratusan juta rupiah untuk menyumpal mulut Megan agar rahasia ini tidak sampai ke telinga ayahnya.

Namun malam ini, bom waktu itu meledak.

"Gavin...!!!"

BRAK!

Husen menggebrak meja kaca hingga bergetar hebat. Pria paruh baya itu berdiri dengan dada kembang kempis, matanya menatap Gavin bagai singa yang siap menerkam mangsanya. "BENAR APA YANG ADA DI FOTO ITU, GAVIN?! JAWAB PAPA!!"

"P-Papa... Gavin... Gavin waktu itu mabuk, Pa. Gavin gak sadar," bisik Gavin terbata-bata,

Plakkkk ....

Husen langsung menampar Gavin, sampai wajah Gavin terlempar ke samping.

Gavin langsung berlutut di lantai dengan tubuh menggigil ketakutan. Otoritas Husen terlalu mengerikan untuk dihadapinya.

"Pa.... maaf in Gavin pah, Gavin tidak sengaja, Gavin tidak ingat" ucap Gavin dengan suara bergetar takut.

Jihan langsung menangis, mencoba memeluk Husen. "Mas, tolong tenang dulu, Mas. Pasti ada salah paham, Gavin anak baik-baik...."

1
suti markonah
lanjut thorr🙏🙏🙏
Sri Supriatin
tks upnya Thor 💪💪💪
Sri Supriatin
semakin seruuuu belum kejutan bos Faas🤭🤭🤭
Susi C
ceritanya saya suka👍👍 semngat terus buat up ya thor💪
Xin
Tidak terbayangkan apa saja yang akan terjadi nantinya, Semngat Eliza💪👍.
Sri Supriatin
Jaa di gantung 🤭 penasaran 😄😄
Sukarti Wijaya
ayyooo semangat eliza...💪💪💪
Sri Supriatin
wah palang.merah, tiwas ikut degdrgan 🤣🤣🤣
suti markonah
sabar faas mlm pertamanya tertunda~nanti ketika sudah prg tamu tinggal gempur siang dan malam🤭🤭jangan lupa nanti ketika sudah di rumah abrari jangan jadi wanita lemah ya~
Yasmin Natasya
lanjut thor,🙏 semangat up💪😍
Sri Supriatin
Selamat menempuh hidup baru, bu Diana taulah isi hati anak laki2 nya💪💪💪kejutan demi kejutan menyusul, gimana sama ibu mertua Thor 🙏🙏🙏🙏
suti markonah
lebih terkejut lagi klo hussen tahu bahwa APEX CORE perusahaan milik faas
suti markonah
selamat faas, eliza semoga samawa
Xin
Alhamdulillah , selamat buat Faaz dan Eliza.
Sukarti Wijaya
alhamdulillah ssahhh...👍
Sri Supriatin
Tks upnya thor, wah sy jadi deg deg an kaya Husein🤭🤭
Xin
Terkejut kan pak Husen?🤭
suti markonah
piye pak hussen?.mati kutu kowe..keluarga daneswara saja nerima faas dengan tangan terbuka dan nerima apa ada nya lha kowe seorang ayah yg tidak tahu menahu anak kandungnya
Sukarti Wijaya
hampir mendekati malah digantung thor🤭😄🤣
Lovita BM
bab itu ditunggu² readers faas 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!