Jiang Hao hanyalah pemuda yang lugu dan polos , jujur dan sedikit konyol , kehidupan sehari harinya seperti kebanyakan pemuda pada umumnya.
Memiliki cita cita keluarga yang bahagia dan keinginan untuk menjadi kaya .
Tapi kehidupan yang di idam idamkan di dalam pikirannya, tidak ada sama sekali.
Tatkala adik kandung yang baru pulang dari dinas militer masuk ke kehidupannya.
Merebut tunangan yang di mana dalam satu minggu akan ia nikahi, serta sikap dan sifat keluarganya yang berubah dengan memutuskan semua hubungan darah termasuk tunangan dan keluarganya.
Juga ia mendapat fitnah keji , sehingga tubuh dan jiwanya hampir mati, namun itu menjadi berkah tersembunyi, darah dan bakat bela dirinya keluar setelah 20 tahun tersegel.
Saat itu juga dunia bela diri kuno terguncang dan nama Jiang Hao menjadi legenda yang di takuti lawan serta kawan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon erik riswana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 23 tempat misterius di balik Jurang
Zhong Zhifu menggigit bibirnya, dan sesuatu yang besar terjadi begitu cepat.
Ting.
Formasi merah darah menyelimuti Zhong Zhifu dan lainnya, lalu menghilang secara cepat, tanpa meninggalkan sisa sama sekali.
Tidak lama kemudian, muncul tiga pria tua yang memiliki aura alam legenda puncak , mata mereka begitu kusut saat mengetahui bahwa sebanyak 15 jenius muda dari empat negara dan kekaisaran Qing telah hilang dan belum diketahui rimbanya.
" kelompok setan Darah tidak memiliki rasa takut , beraninya menyinggung kekaisaran Qing !" Geramnya dengan wajah tua yang sudah tidak memiliki kehidupan lagi.
Sebagai penjaga kota Jiangqi, mereka bertiga diberi tugas untuk mengamankan keadaan kota Jiangqi dari gangguan bahaya ,juga secara diam diam mereka bertiga menjaga para putra terbaik empat negara serta para pangeran dan putri kekaisaran Qing dengan kesetiaan tertinggi.
Dan sekarang, para jenius muda sudah hilang tak ada kabar sama sekali, dan ketiganya kemungkinan 100 persen akan dihapuskan kehidupan tanpa bisa bereinkarnasi.
" penatua hitam , kita harus segera memberitahu kekaisaran dan empat kerajaan " kata pria tua menatap langit malam yang tampak tak terlihat bintang.
" kalau kita memberi tahu kekaisaran, hidup kita akan berakhir, apakah penatua Yanan bersedia menyerahkan nyawa kepada kekaisaran?"
" sudah ... sudah.. kita harus secepatnya menemukan keberadaan para pangeran dan jenius muda lainnya "
Ketiga orang tua itu terbang menggunakan pedang sebagai media , dan mulai mencari para jenius muda yang hilang pasca serangan setan Darah.
..
Hutan kematian Timur , Gunung Xu .
Shuuuthh..
Shuuuthh...
Terlihat puluhan sosok terbang melintas kawasan hutan yang masih lebat , mereka tampaknya sedang mengejar sesuatu yang ada di depannya.
Di mana teriakan makian serta ancaman intimidasi terus menerus tertuju ke arah sosok yang ada di depannya itu .
" berhenti .. kami tahu siapa kamu, ketua gunung Jiang Timur, berhenti .. !"
" kita semua sama sama penjahat , tidak perlu melarikan diri "
Jiang Hao terus terbang diantara pepohonan yang sangat tinggi, sesekali matanya melirik ke belakang, memastikan jarak antara dirinya dengan puluhan sosok itu tidak terlalu dekat.
Setelah terbang beberapa puluh menit , Jiang Hao merasakan ada yang aneh dengan fisiknya , ia merasakan berat yang tidak pasti dan memutuskan untuk turun dari atas langit .
Wushhh...
Melihat Jiang Hao turun dari atas langit , puluhan sosok yang mengejarnya juga ikut turun , mereka terus mengejar hingga pemuda yang mereka kejar kehabisan energi Spiritual.
Namun selama lebih dari tiga batang dupa , Jiang Hao tidak berhenti sama sekali, dan para pengejarnya yang merupakan anggota setan Darah mulai ragu dengan kehidupan.
Mereka baru pertama kali melihat seseorang yang bisa terbang tanpa henti selama tiga jam lebih, dan orang itu masih ada di alam Legenda.
" huhh , kita seperti mengejar seorang ahli alam Bumi, semut mengejar ular... !"
Beberapa sosok berjubah hitam tampak begitu kesakitan, mereka menarik nafas secara cepat, lalu menghembuskannya cepat pula .
Jiang Hao menatap jurang gelap di depannya, lalu menoleh ke arah puluhan sosok berjubah hitam yang terus membujuk dirinya agar menyerah.
" hehehe... ketua Jiang Timur, kamu tidak memiliki jalan , menyerah saja , percuma menghabiskan energi Spiritual untuk melawan kami "
" benar, reputasi ketua Tiansha sangat bagus dan bila bergabung dengan Aula Setan Darah, ketua Tiansha bisa diangkat sebagai wakil komandan setan Darah dan mendapatkan kehormatan tertinggi di aula !"
Jiang Hao tidak berbicara , ia berbalik menatap ke arah jurang gelap yang membuat jantungnya berdetak keras, bukan karena takut , melainkan ada sesuatu yang memanggil jiwanya untuk dengan berani masuk ke dalam jurang .
Ia membuka topeng hitamnya, memperlihatkan wajah tampan sempurna di hadapan puluhan pria berjubah hitam .
" kamu bukan ketua gunung Jiang Timur !" Teriakan tidak percaya terdengar .
Jiang Hao tersenyum lebar, " baru tahu, tapi itu sudah terlambat !" Katanya sedikit mencondongkan tubuhnya ke arah jurang.
" apa yang akan kamu lakukan anak muda ?"
" coba pikirkan.. !!"
Jiang Hao menutup matanya , lalu tubuhnya perlahan menghilang dalam pandangan semua sosok berjubah hitam .
" tidak hentikan dia !"
Puluhan sosok berjubah hitam itu secepat kilat datang menyerbu ke arah di mana tempat Jiang Hao berdiri sebelumnya, mereka hanya bisa menatap kosong ke arah gelapnya jurang kematian yang ada di depannya.
" sayang sekali, talenta muda jatuh lagi , ayo kembali.. !" Kata salah satu sosok berjubah hitam memberi komando.
Mereka semua tidak tahu bahwa Jiang Hao sebenarnya bersembunyi di balik tebing jurang yang ada di dekatnya, dan tebing itu tidak hanya curam , tetapi juga penuh dengan rongga .
Jiang Hao merasa penasaran dengan banyaknya lubang lubang berongga di hadapannya, ia mulai turun perlahan dan memutuskan untuk memasuki salah satu lubang berongga, rasa penasaran mengalahkan rasa takut, matanya menatap gelap pekat salah satu lubang yang hanya memiliki diameter 12 meter , di mana puluhan batu yang berwarna hitam tersusun secara rapi .
Hal itu membuat Jiang Hao yakin bahwa sebelumnya tempat yang dimasukinya merupakan tempat persembunyian bagi kultivator yang memiliki masalah atau kekuatan rendah.
Tak
Jiang Hao meraba batu batu yang tersusun rapi itu , dan mengambil salah satu batu yang ada di bagian kanan , dekat dengan tangannya.
Telapak tangannya merasakan sensasi lembut dan halus , ia merasakan cahaya pudar berwarna biru muda, lalu cahaya tersebut memasuki tubuhnya.
Wunggghhh...
Kretakk..
Duarrrrhhh..
Ledakan keras terdengar sampai ke luar Goa berongga , di susul getaran keras hingga membuat puluhan sosok berjubah hitam yang sudah ada di kejauhan, berhenti, mereka saling pandang satu sama lain , dan sesaat kemudian, mengangguk bersama , memutuskan kembali untuk melihat apa yang terjadi.
Wushhh..
Sampai di tempat sebelumnya, puluhan sosok itu tidak menemukan apapun, mereka hanya melihat tanah retak selebar beberapa inci ,disertai khawatir serta gelisah hewan hewan di sekelilingnya.
" wakil kedua , apakah anda tahu dengan kejadian ini ?"
Sosok berjubah hitam yang dipanggil wakil kedua menggelengkan kepala, matanya yang hitam tampak bingung sekaligus ada rasa ragu dalam pandangannya.
Ia berfikir dalam hati , bahwa pemuda yang sudah bentrok dengan kelompoknya masih hidup , dan kemungkinan akan muncul tidak lama lagi .
" di mana wakil pertama , apakah sudah membawa piringan hitam ke kuil Aula Setan Darah?" Tanya wakil kedua menatap ke arah salah satu bawahan yang ada di dekatnya.
" tuan kedua , wakil pertama Zhifu sudah pergi terlebih dahulu ke Aula Setan Darah, beliau bersama dengan dua rekan kemungkinan sudah sampai di Gunung Xu !" Kata anggota Kuil setan Darah melaporkan.
" baiklah , ayo kita segera menyusul, aku sudah tidak sabar ingin melihat bagaimana rupa dari Yang Mulia Kaisar Setan Surgawi "
Puluhan anggota Aula Setan Darah perlahan meninggalkan tepi jurang kematian, mereka sekarang terbang dan keadaan di tepi jurang kematian menjadi sepi .
Kretakkkk...
Boooommmmhh...!!"