NovelToon NovelToon
MAGIC STAR

MAGIC STAR

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Action / Romansa Fantasi
Popularitas:596.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Syira Faozi Lestari

Bintang Laurencia adalah seorang gadis yang sangat cantik lebih tepatnya sempurna.
Terlahir dengan keajaiban diluar nalar, dia dilahirkan di dalam mobil pada malam hari saat bulan purnama tepat bersama bintang jatuh bahkan kedua cahayanya menyatu menyinari tubuhnya dan membuat tubuhnya pun ikut bersinar, tak lama kemudian terdapat tanda bintang di bagian atas dada kanannya. Disitulah awal keajaiban yang dimilikinya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syira Faozi Lestari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 24

Universitas XXXX

Bintang keluar berjalan bersama Jo.

"Gara-gara kau aku telat ke Kantor." Ucap Jo datar.

"Ini karena ulat bulu itu Jo, bukan aku!" Elak Bintang.

Kini mereka berdua sudah sampai diparkiran tepat didepan mobil Jo. Jo menghentikan langkahnya lalu menatap Bintang.

"Ulat bulu?" Jo mengerutkan keningnya dan Bintang mengangguk.

"Wanita ulat bulu tadi Jennifer Madley anak dari Gerald Madley." Jawab Bintang malas.

"Apa? Dia anak tua bangka itu?" Tanya Jo kaget.

"Hmmm kau sudah tau banyak rupanya Jo." Jawab Bintang.

"Sean banyak bercerita padaku. Jika aku tahu, sudah ku tembak dari tadi jalang itu!" Sengit Jo.

"Hah, harusnya aku yang kamu tembak Jo, bukan dia?" Ujar Bintang mengerucutkan bibirnya.

"Ck kenapa kau jadi seperti Joi! Pikiranmu terlalu jauh!" Ucap Joi mengusap kepala Bintang tanpa sadar, membuat Bintang mematung.

Bintang menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangannya.

"*H*ah Jo menyentuhku? Dia juga sudah mau banyak bicara denganku, sepertinya aku berhasil. Aaa senang sekali.." Batin Bintang girang membuka kedua telapak tangannya lalu menatap Jo.

"Kau kenapa?" Tanya Jo datar.

"Tidak apa." Jawab Bintang masih menatapnya.

"Aku harus kekantor, kau mau disini terus?" Tanya Jo.

"Aku akan ikut kekantor bersamamu ya boleh yaa?" Bintang merayu mengedip-ngedipkan mata berulang.

"Jangan seperti orang cacingan!" Tegur Jo lalu berjalan untuk masuk ke mobil.

"Jo tunggu aku...!" Seru Bintang pada Jo dan menyusulnya.

Namun langkahnya terhenti kala mendengar suara seorang pria memanggil dirinya dari belakang.

"BINTANG LAURENCIA?" Teriaknya memanggil Bintang.

Bintang menoleh ke arah suara.

"Mati aku." pekiknya lalu dengan cepat Bintang lari dan masuk kedalam mobil.

"Bi tunggu..." Teriaknya lagi ketika Bintang masuk ke mobil.

BRAK

Bintang langsung membringsut ngumpat dibawah tempat duduknya yang bersebelahan dengan Jo menyetir.

"Astaga!" Seru Jo terlonjak kaget melihat Bintang buru-buru masuk dan menutup keras pintu mobilnya.

"Jo cepat jalankan mobilnya!" Seru Bintang.

"Ada apa?" Tanya Jo masih bingung.

"Cepat Jo!" Seru Bintang kesal, kemudian Jo langsung melajukan mobilnya.

Rayyan yang melihat mobil Bintang sudah pergi, kini hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.

"Kenapa kau menghindariku Bintang? Apa kau juga membenciku? Aku percaya padamu Bi." Lirihnya.

Bintang masih bersembunyi.

"Kenapa aku bisa lupa kalo ada Rayyan disini?Aaarrgh." Bintang mengacak-acak rambutnya seperti orang frustasi.

Jo semakin bingung dengan sikap Bintang yang semakin aneh.

"Kau itu kenapa hmmm? Seperti orang tidak waras!" Seru Jo.

Bintang menatap Jo kemudian bangkit dan duduk di sampingnya.

"Jo aku mau kau jangan bicara apapun pada Kak Sean tentang semua yang terjadi tadi, okey." Ucap Bintang serius.

"Hmmm tidak janji." Ucap Jo singkat dan datar.

"Ck kau menyebalkan Jo!" Kesal Bintang mengerucutkan bibir.

"Cih jangan so imut!" Ujar Jo.

"Ish aku memang imut Jo! Joi saja bilang kalo aku ini boneka imutnya." Elak Bintang membela diri.

"Dan kau harus tau, aku bukan Joi!" Ucap Jo kembali dingin.

"Terserah." Kesal Bintang.

Hening...

"Jo bolehkah aku bertanya?" Tanya Bintang ragu-ragu namun tidak direspon.

"Jo?" Panggil Bintang.

"Hmmm." Sahut Jo dingin.

"Apa kau seorang mafia?" Tanya Bintang serius.

"Bukan." Jawab Jo singkat.

"Tapi kau sep...

"Aku sama sekali tidak tertarik dengan dunia itu!" Jo memotong pembicaraan Bintang.

Kini mereka sudah sampai didepan gedung besar yang menjulang tinggi 'SP Company'.

Jo sudah membuka pintu mobil untuk keluar namun Bintang mencekal tangan jo sebelum turun.

"Apa lagi?" Tanya Jo kesal.

"Emmm Jo kau tidak lihatkah celanaku yang robek-robek ini, aku tidak mungkin masuk kedalam seperti ini bukan hehe..?" Ucap Bintang cengengesan sambil menunjuk celana yang dipakainya.

"Ck salah sendiri kau memakai celana rusak seperti itu! Lalu aku harus apa hah?" Tanya Jo kesal.

"Ish kenapa kau membentakku? Sudah kau keluar saja, aku ganti celana disini. Tunggu aku diluar mobil!" Kesal Bintang tak ingin kalah.

Jo mengerutkan keningnya.

"Kau...

"Cepat keluar!" Bintang mendorong Jo keluar mobil lalu menutup pintu mobil dengan keras membuat Jo berjingkrak.

BRAK

"Astaga, kenapa dia jadi serigala?" Gumam Jo terkaget.

Bintang membuka ikatan rambutnya dan merapihkannya, lalu mengganti celananya. Kemudian melepas kaca mata tebalnya.

Lima belas menit Bintang keluar dari mobil.

Jo menatap bingung Bintang dari atas sampai bawah sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

"Hah kenapa rambutnya sudah pendek lagi?" Tanya Jo bingung dalam hati.

Bintang berjalan mendekati Jo, lalu berhenti dan menatapnya.

"Kenapa? Ajaib bukan?" Bisik Bintang tersenyum puas lalu berjalan lagi melewati Jo yang masih terdiam.

"Apa bocah itu bisa membaca batinku? Cih mustahil." Gumam Jo lalu melangkah menyusul Bintang.

"Cih dia jadi semakin terlihat seperti anak kecil saja, kenapa aku lebih suka lihat dia yang sexy ya? Ah bicara apa aku ini." Gerutu Joi berjalan dengan tersenyum tipis.

"Aku masih bisa dengar Jo, lebih baik kau diam saja." Ucap Bintang yang berjalan di depan.

"*S*ifatnya tak terbaca, ajaib memang." Ucap Jo dalam hati.

Jo dan Bintang masuk kedalam perusahaan. Bintang terus bergelayut ditangan Jo sepanjang jalan menuju lift dan mengundang tatapan sinis dari para karyawan.

"Apa gue gak salah lihat, itu tuan Jonathan yang tak tersentuh itu kan?" Tanya si A.

"Loe gak salah lihat! Cih apa bagusnya bocah kecil itu coba... seksi juga gue!" Jawab si B.

"Eh tapi meski bocah mungil wajahnya seperti boneka, lumayan tinggi, bodynya lumayan loh dadanya gak rata bokongnya juga berisi, gak kalah sama loe." Ujar si C.

"Cih paling juga kebanyakan digrepe-grepe om hidung belang." Timpal si B.

"Iya tuh wajah juga paling gak jauh dari oplas, dasar jalang kecil." Sahut si A.

"Hey, kalian sudah bosan kerja disini hah!" Seru seseorang membuat mereka bungkam.

"Gosip teruss... belum tau aja pas gue lagi sexy, kelar hidup loe! dasar tante girang." Sengit Bintang dalam hati tak mau kalah menirukan gaya bahasa mereka.

#Bintang Laurencia Maddison

1
Nur indah Sari
lanjut dong thor , udah 2th aku nunggu kelanjutanya
ig @ismitzknfsh
C'mon kak next dong menasaran nih.
ini udh ganti tahun loh kak.
certny menarik syng kalo berhenti ditengah jalan.
Rika Sartika
lanjut thor
Ira Rahayu
kemana ini
Ira Rahayu
Thor lanjutkan. sehat kan
Sugiyarti Gik
lanjut ko lama tak tunggu
Ira Rahayu
THOR Sahat THOR
Ira Rahayu
THOR LANJUUT
Ira Rahayu
Hello
Apni Oktavia
Thor... kapan up
Apni Oktavia
lanjut...

semangat terus Thor...
yunia
Lnjut thorrr
Rika Sartika
lanjut!!!!!
☠ᵏᵋᶜᶟ𝐌𝐢𝐬𝐭𝐲
kok nggak up lgi yah
black white_❄
lanjuttt semngttt thorrr
black white_❄
buat mereka saling mencintai yh thor semngttttt
Risty_key🌸
thor knp lama ga up sih ..di gantung trs
Tatik Purwati
msh lnjut g sh thor crta y
yunia
Thor kok lama up nya sih
Selima Ardiansyah
Up thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!