NovelToon NovelToon
Sang Penguasa Langit

Sang Penguasa Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Fantasi Timur
Popularitas:94.7k
Nilai: 4.6
Nama Author: Denny Uranu Ghaisan

Aku berjalan di atas Benua yang penuh dengan darah dan penghianatan. Hanya Pedang ditangan saudara sejatiku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Denny Uranu Ghaisan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sosok Misterius

Bai Yuan berjalan melewati puluhan mayat para Perampok Hutan Kuning , menghampiri satu satunya dari mereka yang masih hidup.

Tubuh pimpinan rampok yang kini telah kehilangan tangan kanannya, bergetar hebat melihat senyum dingin Bai Yuan.

" Jangan...mendekat....! " ucapnya panik.

" Hemm...katakan padaku dimana letak markas kalian ? mungkin saja aku bisa membiarkanmu hidup !"

" Kau....kau hanya akan mengh...."

Crash....!! Hegh....

Kepala pimpinan rampok itu terlepas dari tubuh sebelum dia menyelesaikan ucapannya.

" Kau hanya perlu menjawab pertanyaan bukan yang lainnya...! " dengus Bai Yuan dingin.

" Perampok Hutan Kuning...? kurasa ini kesempatanku menagih hutang lama".

Bai Yuan begitu antusias mengetahui orang orang kasar itu adalah anggota kelompok Rampok Hutan Kuning.

Dia sangat mengingat nama itu , karena ketujuh gurunya pernah bercerita bahwa kelompok itulah yang membunuh kedua orangtua dan juga seluruh keluarganya.

Para warga desa yang sebelumnya bersembunyi satu persatu mulai keluar dari rumah mereka.

Tapi tak satupun berani mendekati Bai Yuan yang hanya membutuhkan waktu kurang dari sepuluh menit melenyapkan puluhan perampok.

Pemandangan itu terlalu mengerikan bagi warga desa biasa .

Salah satu warga akhirnya memutuskan memberanikan diri mendekati Bai Yuan walau dengan lutut bergetar.

" Maaf tuan pendekar ......" sapa lelaki tua itu dengan suara bergetar.

" Ah ya pa tua ..?" wajah Bai Yuan sudah berubah kembali normal.

Brukk....!!

" Terima kasih telah membebaskan diri kami dari mereka ...! "

Orang tua itu menjatuhkan diri berlutut di hadapan Bai Yuan diikuti warga desa lainnya.

" Eh apa apaan kalian ? berdirilah ! "

Bai Yuan yang terkejut dengan sikap para warga desa meminta mereka untuk kembali berdiri.

" Terima kasih...Tuan Muda....?"

" Yuan , namaku Yuan, dan kau tak perlu memanggilku Tuan Muda !"

" Terima kasih Pendekar Yuan , namaku Tuo Li , aku adalah wakil kepala desa ini".

" Baiklah pa Tuo Li , bisa anda ceritakan lebih banyak tentang merekaa ? " ujar Bai Yuan menunjuk mayat para rampok.

" Tentu saja Pendekar ..!" ucap Tuo Li lalu mengajak Bai Yuan ke sebuah kedai yang kosong.

Para warga desa yang lain bergerak bahu membahu membereskan mayat mayat perampok tanpa diminta.

Sesekali beberapa dari mereke meludah memghinakan mayat para rampok.

**

Wajah Bai Yuan memerah menahan marah mendengar penuturan Tou Li.

Sudah hampir tiga bulan ini , wilayah barat Duan diganggu oleh mereka yang berasal dari sekte sekte aliran hitam dan juga para perampok.

Mereka menjarah desa dan menghabisi semua pendekar dari sekte aliran putih yang mereka temui.

Selain itu , mereka juga mengambil para pemuda dan juga gadis secara paksa dan tak tau dibawa kemana..

Belasan desa mengalami hal.yang sama dengan desa itu , pihak pemerintah tak bisa melakukan apa apa karena selalu kalah di dalam pertempuran .

Mereka yang lolos berusaha mengungsi ke Kota Ji'An karena dinilai masih aman karena adanya pasukan Kerajaan.

Mereka membunuh siapa saja kecuali mereka yang mau menyatakan setia pada Pangeran Yanzheng.

Hal yang paling membuat marah Bai Yuan adalah para anggota sekte aliran hitam membunuhi rakyat biasa yang tak mengerti bela diri tanpa alasan jelas.

Sikap itu adalah sesuatu hal yang tabu bagi kultivator, bahkan tak semua aliran hitam mau melakukannya.

Bai Yuan akhirnya mengambil sikap, dia tak perduli siapa yang akan berkuasa , tapi satu hal yang pasti, Bai Yuan akan membuat mereka membayar perbuatan mereka.

Bai Yuan memberikan sebagian harta yang dia ambil dari para perampok didesa itu untuk Tou Li bagikan kepada warga yang lain .

Selain itu dia juga akan berusaha untuk mencari jejak kemana para perampok membawa para pemuda dan gadis.

Bai Yuan melayang tanpa arah sampai dia mendengar bunyi pertarungan. Bai Yuan lalu terbang ke arah tersebut.

Trang....swoowsh ...

Pertarungan sengjt terjadi antara dua kubu yang berbeda. Rata rata mereka menggunakan atribut berbagai macam sekte.

Mereka berasal dari Sekte Kalajengking Biru dan Sekte Beruang Iblis melawan Sekte Lembah Kuning dan Pedang Besi.

Pertarungan cukup sengit dan nampak berimbang sampai mendadak muncul dua orang berkemampuan tinggi yang langsung menyerang anggota Pedang Besi dan Lembah Kuning.

Kedua sosok itu berhasil membuat arus pertarungan berubah. Terutama saat keduanya memukul mundur masing masing tetua Pedang Besi dan Lembah Kuning

Bruk....bruk ...

Hegh...

Dua sosok senior dari Lembah Kuning dan Pedang Besi terhempas ke tanah menahan ruyung lawan mereka.

Keduanya memuntahkan darah dan membuat para anggota mereka mundur mendekati mereka berdua.

" Ahahahha....hari ini kalian semua akan binasa ! Kalian ingin menentang Sekte Golok Iblis ...?! Kalian sama sekali tak layak !

" Sepasang Ruyung Setan...? tak kukira pendekar netral sepert kalian pun ikut memiihak Pangeran gila itu !

" Cih ...asalkan ada uang , kami tak perduli hitam dan putih , kalian berdua yang naif ! " ucap Na Yong , salah satu dari Sepasang Ruyung Setan.

" Kami bukan orang orang gila harta seperti kalian ! " sergah Lin Dan salah satu tetua Lembah Kuning.

" Ahahah baiklah , sekarang kukirim kalian berdua dengan semua prinsip kalian ke liang kubur !

Lin Dan dan Kwan Sung mencoba menahan serangan Sepasang Ruyung Setan sementara yang lain kembali bertempur .

Sepasang Ruyung Setan dengan mudah mendesak Lin Dan dan Kwan Sung yang memang kalah dalam segala hal.

Sepasang Ruyung Setan berada pada ranah Raja tingkat 3 sedangkan Lin Dan dan Kwan Sung baru saja memasuki ranah Raja.

Tapi Lin Dan dan Kwan Sung tak begitu saja menyerah. Mereka mengerahkan semua kemampuan yang mereka punya.

" Hmmh...kurasa saatnya sedikit unjuk gigi .." gumam Bai Yuan sambil turun perlahan ke tanah.

BAMM.......!!

Lin Dan terpental oleh serangan energi besar Na Yong hingga kembali terluka dalam cukup parah .

Kwan Sung lebih buruk.lagi , Bong Kwok berhasil menggores luka dalam pada dada Kwan Sung hingga mengalami luka yang serius.

"Matilah kalian ....! " Na Yong dan Bong Kwok melompat kedepan bersiap untuk mengakhiri riwayat Lin Dan dan Kwan Sung yang sudah tak berdaya.

Namun baru saja mereka melompat , tubuh keduanya terhempas mundur kebelakang seakan membentur dinding tak kasat mata.

Desh...desh....

" Kurang ajar...ada yang ikut campur ..!"

Segera setelah bisa mengendalikan diri, pandangan keduanya mengunci pada satu sosok

Satu sosok yang menutupi sebagian wajahnya muncul di dekat Lin Dan dan Kwan Sung.

" Minum pil ini dan pulihkan dirimu "

Setelahnya sosok itu lalu berpindah ke dekat Kwan Sung dan melakukan hal yang sama.

Walau bingung dengan kehadiran pria yang menutup wajahnya , tapi keduanya tak menolak bantuan darinya.

" Hentikan pertarungan !! " teriak Na Yong dan Bong Kwok.

Seruan keduanya membuat kedua kubu saling mengambil.jarak .

" Bawa tetua kalian sedikit menjauh dari sini " ucap sosok yang tak lain adalah Bai Yuan kepada anggota ksekte.

" Ah...rupanya masih ada yang sok hebat disini ..." Bong Kwok mendengus kesal.

" Siapa yang anda maksud pa Tua ? " ucap Bai Yuan sambil menoleh ke kiri dan kanan.

" Sial..! apa kau bagian dari pendukung Yushuang...? Bong Kwok menunjuk Bai Yuan dengan Ruyungnya.

" Aku bukan pendukung siapapun " ucap Bai Yuan santai..

" Lalu kenapa kau ikut campur ?!

" Ah ...tak ada alasan khusus, aku hanya sekedar ingin membunuh kalian , apa kalian keberatan ?" Bai Yuan tertawa kecil.

" Bangsat ..! ku sobek mulutmu ...!

BAMM....!

Bong Kwok meledakkan aura ranah Raja miliknya dan melesat cepat menerjang Bai Yuan.

Serangan demi serangan Bong Kwok mudah dihindari oleh Bai Yuan. Aura Raja dan aura pembunuh miliknya juga tampak tak berpengaruh apapun.pada Bai Yuan.

" Saudara Lin .. siapa orang itu ?" tanya Kwan Sung

" Aku tak tau saudara Kwan , tapi kurasa dia berniat membantu , karena pil.yang dia berikan sangat ampuh " ujar Lin Dan.

Desh ...desh...

" Orang tua ...kau terlalu banyak celah ! "

Telapak.Bai Yuan menghantam perut Bong Kwok dan menghempasnya jatuh terduduk jauh kebelakang .

Walau nampak pelan , tapi pukulan itu cukup untuk membuat Bong Kwok muntah darah .

" Bong..., kau jangan gegabah , dia tak selemah yang kau kira ." ucap Na Yong sambil mengalirkan Qi ke punggung Bong Kwok.

" Aneh ..aku tak merasakan ranahnya , tapi pukulannya kuat sekali " keluh Bong Kwok.

" Bagaimana... ? apakah sekarang kalian sudah siap maju berdua ?" Bai Yuan tersenyum mengejek.

":Brengsek .....! "

BAMM ...!

Na Yong dan Bong Kwok melepaskan aura energi yang kuat dan juga aura pembunuh secara bersamaan berharap bisa menekan Bai Yuan.

Bai Yuan tertawa kecil menggelengkan kepala melihat keduanya mencoba menekan dengan aura mereka berdua.

" Kalian senang main aura nampaknya, baiklah kutunjukkan apa itu aura pada kalian ....!"

BAMM.....BAMM.....

Bai Yuan melepaskan aura Pendekar Suci tingkat 7 disertai energi spiritual hngga membuat fluktuasi energi.hebat disekitarnya.

Energi aura sekuat itu menghempas tubuh Sepasang Ruyung Setan hingga terhempas jauh kebelakang.

Keduanya memuntahkan darah kental , saat Bai Yuan bahkan belum memulai serangan.

Mulut besar Na Yong dan Bong Kwpk terbuka lebar, sekujur tubuh mereka merinding melihat Bai Yuan yang kini melayang di udara.

" Kau....kau .....Pendekar Suci...! "

" Haizz aku bosan liat wajah kalian, biar ku akhiri saja kalian..!."

" Seribu Jalur Kematian ....!! "

Wusshh.......Crash......akkkh....

Puluhan siluet pedang energi melesat layaknya jalur pedang yang muncul dari ruang hampa menghujani tubuh Bong Kwok dan Na Yong.

Mereka berdua hanya bisa pasrah saat pertahanan Qi mereka ditembus dengan mudah oleh pedang energi Bai Yuan dan membunuh mereka dengan tubuh tak utuh.

Bukan hanya keduanya yang di habisi Bai Yuan, seluruh anggota sekte aliran hitam dihabisinya tak tersisa.

Lin Dan dan Kwan Sung bersusah payah menelan ludah mereka melihat Bai Yuan yang kini melayang di udara.

" Mengerikan...! " Hanya itu yang terucap dari bibir Lin Dan.

Mereka semua sulit untuk bergerak dan hanya bersyukur Bai Yuan bukan musuh mereka.

Bai Yuan melesat meninggalkan semua orang bertanya tanya siapakah orang yang memiiki kekuatan begitu tinggi dan nampak masih begitu muda.

1
Alex Kawun
banyakan komentar miring nya , yg mc nya idiot author nya g cerdas laah
cari judul laen lah yg author nya nalar
Ibad Moulay
Urraa 🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Lanjutkan 🐎🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Kitab Racun Langit
nanonano
semangat lanjut thor...
Ibad Moulay
Lanjutkan 🐎🐎🐎🐎
Ibad Moulay
Segel Jiwa Iblis
Ibad Moulay
Urraaa 🔥🔥🔥🔥
Ibad Moulay
Lanjutkan 🐎🐎🐎🐎
Sak. Lim
apa nya rumit dtgin ja sekte hutan gaib gtu aja repot mc idioooooot
ayub tambunan
MC loyo dan bodh
ayub tambunan
alur nya maju mundur ini yang bikin bosan baca
David Jonathan
Luar biasa
Jimmy Avolution
teruskeun
Jimmy Avolution
terus
Jimmy Avolution
josss
Jimmy Avolution
Ayo
Jimmy Avolution
gaspol
Jimmy Avolution
lanjutkeun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!