NovelToon NovelToon
Lika-Liku Single Parent

Lika-Liku Single Parent

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:398.5k
Nilai: 5
Nama Author: Ariyanti Zahra

(21+)
Perceraian adalah sesuatu yang tidak disukai oleh Allah, tapi bila sebuah rumah tangga yang sudah tidak sehat untuk apa mempertahankanya?

Menjadi singgle parent satu anak yang masih balita usia 3 tahun bukanlah pilihan Rinda tapi kenyataan memang harus mengakhiri rumah tangga ini

"Mas... apa memang sudah kamu pikir betul untuk berpisah? apa kamu gak kasihan sama Vano?" kataku pelan sambil menahan sesak di dada

"Rinda... aku gak bisa kalau kamu inginkan dalam hidupmu hanya kamu aku gak bisa, aku laki-laki bisa memiliki banyak perempuan dalam hidupku," kata Ardi

Bagaimana Rinda menjalani kehidupan menjadi singgle parent? hingga menemukam orang yang benar-benar tulus mencintainya.

Ketika Rinda sudah berumah tangga kembali, sang mantan sering muncul dalam kehidupan Rinda, yang membuat Arif suami Rinda tidak suka.

Apakah Rinda dan mantanya bisa berdamai?

yuk... kita simak kisahnya
cover by : tung256 free for commercial use

Fb. Ariyanti Zahra
Ig. yanti_nayaka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ariyanti Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suasana Baru

Menuju ke kamar tamu kuletakkan tas ku disana dan kuturunkan Vano

"Bunda kita akan tinggal disini bersama nenek" tanya Vano

"Iya Vano, besok atau lusa kita tinggal di rumah mbah uti" kataku

"Disini gak ada om Arif gak enak bunda gak ada yang ngajak aku main" katanya

"Ya main sendirilah Vano" kataku

"Om Arif kapan pulang?" tanya Vano

"Tiga bulan lagi Vano, Vano seneng ya sama om Arif?" tanyaku Vano menganggukkan kepala, sambil memasukkan beberapa pakaian ke almari, tante Linda masuk ke kamar

"Rin jangan sungkan ya, biasa saja, anggap rumah sendiri" kata tante Linda

"Tante ke belakang dulu, kamu bisa mandi kemudian nyusul tante setelah selesai ini" katanya

"Iya tante" jawabku

Setelah membereskan pakaian dan kebutuhanku aku menuju dapur memanaskan air untuk mandi Vano, kucari-cari bak tidak menemukan, akhirnya ke belakang dan menemukan bak di belakang rumah, kulihat tante Linda duduk di taman belakang, kuhampiri tante Linda

"Tante, disini" tanyaku

"Iya Rin, aku biasa duduk disini sambil melihat taman ini, ya beginilah Rin, sepi di rumah ini, punya anak dua tidak di rumah semua, aku suka kamu tinggal disini jadi rame rumah ini" kata tante

"Tante aku mau mandikan Vano dulu setelah itu aku ke sini lagi" kataku sambil berlalu meninggalkan tante Rinda.

Vano di ruang keluarga bermain-main sendiri, aku menyiapkan keperluan mandi Vano, setelah siap kuhampiri Vano

"Vano ayo mandi" kataku sambil melepas bajunya dan menuju kamar mandi, setelah beres urusan Vano sampai ganti bajunya aku mandi setelah rapi aku menemui tante Rinda

"Vano lihat tv apa ikut bunda ke belakang sama nenek?" tanyaku

"Lihat tv bunda" katanya

"Jangan keluar ya... didalam rumah saja" kataku

Kulihat tante Rinda masih di taman belakang rumah, kuhampiri beliau dan duduk di depannya

"Tante.. suka dengan bunga anggrek ya?" tanyaku memulai obrolan

"Suka Rin, bunganya bagus" katanya

"Vano kemana? tanyanya lagi

"Lihat TV tante" kataku

"Arif sudah hubungi kamu?" tanyanya

"Sudah tante" jawabku

"Syukurlah, Arif itu kasihan Rin, aku yang salah kenapa dulu menyetujui di bawa bapaknya ke merauke, disana dia menderita, untung Arif kuat mentalnya" kata tante mulai bercerita aku mendengarkan dengan serius

"keluarga bapaknya disana tidak menerima baik Arif, lama-lama Arif tidak tahan akhirnya pergi meninggalkan keluarga tersebut, dia diberi uang bapaknya untuk tinggal di luar keluarga tersebut" kata tante

"Kok gak pulang ke jawa saja tante" tanyaku

"Ya begitulah Rin, Arif tidak boleh bapaknya menemuiku, lama tante ini tidak tau kabar Arif, waktu telp bapaknya dijawab baik begitu saja tapi tidak pernah memberikan telpon itu ke Arif jadi tante tidak pernah berkomunikasi dengan Arif" katanya

"Terus tante mulai komunikasi sama Arif kapan?" tanyaku

"Waktu itu, tiba-tiba saja Arif pulang ke sini Rin, tante saja kaget sekali" katanya

"Kapan itu tante?" tanyaku

"Waktu Arif kuliah di jakarta" jawab tante

"Mas Arif tau rumah ini dari mana? Rinda pernah mencari mas Arif ke rumah lama kata penghuni baru sudah pindah dan dijual dan tidak tau pindah kemana" kataku

"Ada teman Arif dari sini kuliah di Jakarta sana cerita kalau pernah melihat tante di rumah ini terus memberi alamatnya ke Arif, waktu itu Arif libur kuliahnya, nah mulai saat itu Arif sering pulang kesini, tidak ke bapaknya" kata tante Rinda, tiba-tiba Vano datang menghampiri kami

"Bunda... susunya mana?" tanyanya

"Sebentar tante" kataku

"Iya Rin, ini tante juga mau masuk rumah, sudah mau maghrib" katanya

Masuk ke kamar, mengambil susu kotak untuk Vano dan memberikan ke Vano, kurebahkan tubuhku di kasur, melihat sekeliling kamar, suasananya sangat beda disini dan di rumah ibuk, di rumah ibuk masih rame sepeda motor yang lewat disini sepi sunyi, kasihan tante Rinda di rumah sendiri, kuambil hp di meja kamar, menulis wa untuk mas Arif

"Mas Arif... lagi napa sekarang? ini aku di rumahmu" tulisku

masih centang satu, mungkin masih sibuk

Suara adzan maghrib berkumandang dari masjid, aku beranjak dari tempat tidur menuju tempat untuk wudhu dan ke mushola rumah mas Arif, tante tidak terlihat mungkin di atas, istirahat juga sholat di atas, kutunaikan kewajiban sholat maghrib setelah selesai aku duduk sendiri mengawasi Vano yang sedang bermain, hp ku berbunyi aku menuju kamar tamu, kuambil hp, kulihat nama mas Arif, segera aku angkat

"Assalamualaikum mas" sapaku

"Waalaikumsalam, bagaimana tinggal di rumah?" tanya mas Arif

"Sepi mas... tante Linda di atas dari tadi belum turun" kataku

"Ibu sudah makan belum?" tanyanya

"belum sepertinya" jawabku

"Rin... kamu naik ke atas lihat ibu ya" katanya

"Bilang kalau aku telpon mau ngomong sama ibu" katanya

"Iya mas, jangan dimatikan dulu ya, aku naik ke atas" kataku

"Vano ikut bunda naik ke atas? tanyaku ke Vano

"Ikut..." jawabnya

Naik ke lantai dua

"M*as kamar tante yang mana? ada tiga kamar di atas" kataku

"Yang pojokan sebelah kiri dari tangga kamar ibu" jelas mas Arif*

Kuketuk pintu kamar tante Linda

"*Ta**nte... ini mas Arif mau telpon tante" kataku dari luar, belum ada sahutan dari dalam

"Mas kok gak ada jawaban?" tanyaku*

"Kamu buka Rin pintunya?" kata mas Arif

kubuka pintu kamar tante Linda

"Kosong mas...aku salah kamar apa? tapi ini bener kamar pojok sebelah kiri kalau dari tangga" kataku

"*Ka*mu ketuk pintu atau buka pintu dua kamar lainya" pinta mas Arif

Kuketuk kamar kedua tetap sama tidak ada jawaban, kamarnya terkunci dan kuketuk kamar yang terakhir, belum aku ketuk tante Linda sudah keluar kamar

"Ada apa Rin?" tanya tante Linda

"Tante ini mas Arif telp mencari tante" jawabku sambil memberikan hp ke tante Rinda

"Ada apa Rif" tanya tante Rinda

"Gak ada apa-apa bu, nitip Rinda bu" jawab mas Arif

"Rinda sudah seperti anakku sendiri Rif, kamu baik-baik saja disana?" tanyanya

"Baik saja, bu, sudah dulu bu" katanya dan mengembalikan hp padaku

"Ayo makan dulu Rin" ajak tante Rinda sambil berlalu menuruni tangga, aku mengikutinya dan Vano di belakang tante Rinda

Di meja makan kami duduk di kursi masing-masing dan menikmati makanan yang tersaji, aku sambil menyuapi Vano juga makan

"Tante... Rinda tidak tau harus bagaimana membalas kebaikan tante ini" kataku

"Rinda...jangan ngomong begitu, kamu sudah aku anggap anakku Rin" kata tante

"Tante...Vera ke sini terakhir kapan? tanyaku

"Vera sebenarnya sering pulang ke sini tapi memang tidak pernah nginap, sibuk sekali dia dengan pekerjaanya" jawab tante Rinda

"Kerja apa Vera di jogja?" tanyaku lagi

"Dia sekarang lagi menempuh pendidikan lagi untuk mengambil spesialis kandungan" jawab tante Rinda

"Dokter tante Vera"tanyaku lagi

tante menganggukkan kepalanya

1
Rizky Sandy
mau Mulu,,,,,
Memyr 67
istri shalihah itu, akan berusaha selalu taat ma ssuami. tidak memikirkan egonya lagi. walau sudah dapat pekerjaan bagus, tapi kalau diminta suami melepas pekerjaannya dan mengikuti dia, ya patuh taat. tidak memikirkan, pekerjaan sudah bagus, gaji sudah besar, dll. dsb. kalau sudah menikah dan masih mempertahankan pekerjaan dan menuntut suami untuk memahami dia, itu bukan istri shalihah, tapi istri egois.
Memyr 67
dipegang tangannya katanya bukan muhrim, tapi pelukan ciuman ya malah dibalas, ii pripun ki?
felisya enterprise
berjuanglah menuju yg halal mas Yusuf ..mas deni
felisya enterprise
menebak..ya Thor..
Nia lagi pacaran dri sosmed. online..
jangan2 Deny temenya Arif.. kan lagi jomblo juga Deni hehehe...
felisya enterprise
mawar 🌹 dan 👍 ya thor
felisya enterprise
haduh Ardi..Ardi..,
maju terus Rinda... kuatkan otot lengan mu ,hadapi mantan mu.. kurang diajar 🤦
felisya enterprise
😭😭😭 Thor, ngilu hati ku tapi aku bertahan baca terus.. hiks..😭

kasih bote deh.. lope lope ya Thor .. bisa buat aku 😭😭😭bombay
felisya enterprise
semangat Rinda.. aku juga pernah ngalamin gitu..,
felisya enterprise
bagus Thor ..lanjut ,aku suka critanya gak ada yg rusuh2..,
felisya enterprise
crita yg bagus banyak hikmah dan contoh pembelajaran kehidupan
Yanti Nayaka: Terima kasih, Kak
total 1 replies
felisya enterprise
Rinda ..itu godaan .. ujian kesetiaan.
Dhesie Kertiasih
kLldklllljll
Lindawty Sembiring
widihhh..... kirain sudah yangkut tuhhhhhhh....kecebongnya mas arif 🤣🤣🤣🤣
Sendy
akad nikah nya ga pake bin yah thor hehe
SAKABIYA🌻
Heum, kehidupan rinda struggle banget thor, vanonya boleh titip di rumahku aja sini, utututu tayaaang 🤗🤗🤗
Yanti Nayaka: terima kasih kak sudah sempat mampir
total 1 replies
Yana
hai kak ijin promo ya
INDAH PADA WAKTUNYA
dijamin pasti akan sangat penasaran 😊 jadi mampir yah kak 😊
Mami Vanya Kaban
keren thor cerita mu thor. ttp semangat membuat cerita yg menarik lagi ya thor
Yanti Nayaka: terima kasih kak😍
total 1 replies
Mami Vanya Kaban
nyimak dulu
Lince Dian
lanjut thor
Yanti Nayaka: terima kasih kak 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!