NovelToon NovelToon
Belum Cukup Umur (Sweet Seventeen)

Belum Cukup Umur (Sweet Seventeen)

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Cinta pada Pandangan Pertama / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:60.8k
Nilai: 5
Nama Author: Kiki Amalia

Livia Renata harus menelan pil pahit saat mengetahui dirinya hamil, setelah kejadian naas yang menimpanya beberapa minggu yang lalu.

Salah satu mantan kekasihnya yang masih menaruh hati pada Livia, menyerang dan memperkosa gadis itu.

Livia yang baru berusia 17 tahun di paksa harus meninggalkan sekolah dan kepopulerannya.

Orang tuanya yang merasa malu dan pilu kemudian menerima lamaran Deni, kekasih Livia yang polos. Namun, tidak lama kemudian laki-laki yang menghamili Livia datang dan mengatakan dirinya akan bertanggung jawab.

Bagaimana kelanjutannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kiki Amalia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 23 : Flash Back Awal Perkenalan.

Episode sebelumnya...

Deni hanya tersenyum tipis menanggapi ucapan Roni.

###

Happy Reading and Enjoy Guys.

Waktu berlalu begitu cepat, tidak terasa ulangan semester ganjil telah berlalu.

Deni menjalani kehidupan sekolahnya dengan biasa-biasa saja, tidak ada hal yang istimewa.

Hingga suatu hari setelah membantu penjaga perpustakaan untuk melabeli buku-buku baru yang masuk tanpa sengaja Deni melihat sekelebat bayangan seseorang yang sedang berada di belakang perpustakaan sekolah.

Tempat itu sangat jarang di lalui oleh orang lain karena tempatnya yang lumayan tersembunyi dan berada di belakang gedung.

Deni yang penasaran melangkah ke arah jendela yang langsung mengarah ke bagian belakang perpustakaan.

Orang-orang dari luar tidak akan bisa melihat orang yang berada di dalam perpustakaan. karena kaca perpustakaan yang di rancang menggunakan kaca cermin berwarna hitam, sehingga hanya orang yang berada di dalam perpustakaan saja yang bisa melihat pergerakan orang lain di luar sana.

"Untuk apa orang itu berada di sana di jam pulang sekolah seperti ini?. " Lirih Deni.

Setelah sampai di jendela kaca tersebut Deni sontak menutup mulutnya dan bergerak mundur.

Apa yang di lihatnya barusan benar-benar membuatnya kaget.

Livia dan Andra kakak kelas yang menjadi pacar Livia berada disana, berduaan. Entah apa yang sedang mereka lakukan.

Karena rasa penasaran Deni lebih besar dari pada rasa sungkannya, ia kemudian menempelkan telinganya pada jendela kaca dan mendengarkan percakapan dua orang itu.

"Aku sebenarnya nggak enak banget Livia, mesti minta uang lagi sama kamu, tapi aku benar-benar butuh sekarang, usaha papaku lagi gak baik-baik aja, cicilan HP ku juga belum lunas, nanti kalau aku udah ada uang pasti bakalan aku balikin langsung ke kamu. " Pinta Andra.

"Gapapa kok Andra, tapi inget kamu mesti gantiin duit ini secepatnya yah, aku minggu ini belum ada perawatan Loh An, kamu tega kalau aku di gosipin sama satu sekolah karena kelihatan burik? itu juga sebagian uang mamaku. " Balas Livia.

"Iya sayang, gak lama kok, pasti aku balikin!. " Janji Andra.

"Itu uang simpanan aku selama 5 bulan loh Andra dan ingat sekali lagi ada uang mama aku juga di dalam ATM itu, jangan disalah gunain, langsung lunasin aja HPnya biar kamu gak di tagih-tagih lagi. " Ujar Livia lagi.

"Iya sayang, makasih yah karena kamu udah mau bantuin aku selama ini. " Ujar Andra.

"Iya, tapi inget yah jangan sampai satu sekolah tau kalau kamu bangkrut! Mau di taruh dimana muka aku kalau kamu ketauan gak punya duit lagi!. " Balas Livia.

"Iya aku janji!. " Balas Andra.

Tidak lama kemudian kedua orang itupun pergi dari sana.

"Deni, kamau ngapain disitu?. " Tegur penjaga perpustakaan.

Deni sedikit terkejut, karena penjaga perpus itu tiba-tiba saja sudah ada di belakangnya.

"Eeh Ibu, enggak ada kok cuman mau liat pemandangan di belakang aja Bu. " Balas Deni.

"Ya udah, kamu udah boleh pulang kerjaannya udah bereskan. " Ujar Penjaga Perpus.

"Iya Bu udah, ibu sendiri gak pulang?. " Tanya Deni.

"Saya masukin list bukunya ke komputer dulu, baru pulang. " jawab Penjaga perpustakaan.

"mau saya bantuin Bu?. " Tanya Deni menawarkan bantuannya.

"Ah nggak usah, mending kamu segera pulang, nanti di cariin sama orang tuamu loh. " Balasnya lagi.

"Oh iyayah hehe, ya udah Bu kalau begitu saya pulang duluan yah Bu.. " Pamit Deni segera mengambil tasnya di tempat penyimpanan khusus barang.

"Iya Deni, Terima kasih yah untuk bantuannya. " Ujar Penjaga Perpustakaan.

"Iya sama-sama Bu, mari Bu. " Balas Deni.

Deni kemudian melangkah dengan cepat menuju ke arah gerbang sekolah, berharap masih bisa melihat Livia sebelum laki-laki itu pulang.

Tidak lama kemudian ia sudah sampai di pos Security sambil celingak celinguk, tatapannya kemudian tertuju pada seorang gadis.

Benar saja Livia masih berada di depan gerbang sekolah, sepertinya sedang menunggu seseorang untuk menjemputnya.

Bersambung...

Note : klik like, vote, subscribe dan berikan komentar kalian untuk membantu perkembangan author. Terima kasih.

1
Qaisaa Nazarudin
Perlakuan peran Livia di sini terlalu sombong dan Kasar menurut ku, Sekarang tambah jadi isteri durhaka lagi,Walau gimana pun Radit udah SAH jadi SUAMI nya..Aku semakin eneg dengan sikap sombong Livia..
Qaisaa Nazarudin
NGEBACTIKIR itu apa thor?? Banyak ayat kata2 mu yg aku gak paham,Padahal cerita mu bagus lho..
Qaisaa Nazarudin
CINTA bisa bikin orang cerdas jadi BODOH, CINTA bisa bikin orang WARAS jadi GILA,Jangan karna CINTA kita rela kayak Jadi PENGEMIS di mata orang yg tak bisa MENGANGGAP dan MENGHARGAIN kita..
Qaisaa Nazarudin
Udah di perkokos kek gini masih aja sombong,Ini jahat kan kalo aku bilang ini KARMA buat Livia..
Qaisaa Nazarudin
Apa Livia gak punya sahabat ya..Biasanya cewek Cantik n tajir pasti punya geng lho..
Qaisaa Nazarudin
GILA si Radit..Ini mah bukan CINTA tapi OBSESI,kalo orang udah gak suka ya udah,maksa banget,Cewek tuh bukan Livia doang,Cewek Matre kek gitu di rebutin...
Qaisaa Nazarudin
Kecil' aja udah matre,Gimana saat udah gede..
Qaisaa Nazarudin
Kasian juga Deni,Tapi harusnyandia tau diri juga kalo gak modal jangan berani2 dekatin nih cewek,udaj tau dia cewek cantik,pasti gayanya selangit,Kalo gak punya modal,lupain aja..Biasanya yg berani deketin cewek cantik yah paling juga cowok2 tajir,Jadi gak masalah hanya beli boneka dgn es krim doang,Tapi di sini terlihat kan kesungguhan Deni..👍👍

Mampir thor...🙋🙋
Aurora
Ceritanya bagus... 👍
Mampir juga ya kak..
Anonim
Lanjutannnnnnn
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
cerita yang sangat menarik, alurnya juga oke
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
aduh kalian ini yaa, gosip and ngomongin orang aka kerjaannya, belajar heh
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
alasannya dong liv, kasian deni
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
pasti enak banget ya Livia
🍾⃝Ɲͩᥲᷞⅾͧเᥡᷠᥲͣhˢ⍣⃟ₛ❤️⃟Wᵃf࣪ᯓℛ𓍝
kak habis tanda tanya tak perlu ada titik. Dan setelah tanda petik itu huruf kecil kalau berupa dialog tag🤗
lanjutkan
masokk
lanjutkan
bgaus
🥑⃟Bejo
lanjutt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!