NovelToon NovelToon
WARIS [ END ]

WARIS [ END ]

Status: tamat
Genre:Roh Supernatural / Horor / Tamat
Popularitas:36.9k
Nilai: 5
Nama Author: siyuk sie

Novel ke.12 Judulnya = TERROR.

Kematian Eyang yang kuanggap wajar, ternyata menyimpan rahasia nan kelam.
Turut membawaku ke dalam ambang kematian. Menarikku semakin dalam, seolah cahaya tak dapat lagi terlihat.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon siyuk sie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEJUJURAN

Sepanjang masa berkabung Mayang, Bayu selalu menemaninya. Berusaha maksimal untuk selalu hadir agar Mayang, tak lagi merasa sendirian hingga suatu hari, Bayu mengajak Mayang untuk merayakan hari diterimanya ia bekerja. Kesempatan yang tepat untuk mengajak Mayang berlibur ke luar kota. Sekitar pukul enam pagi, keduanya telah bersiap. Mengendarai motor bebek dengan tujuan wisata alam yang menyegarkan. Mayang yang sudah lama tidak pergi liburan, merasa sangat antusias.

Perjalanannya sendiri menghabiskan waktu dua jam lamanya. Berawal dari rumah dan gedung tinggi yang menjulang, pemandangan berubah menjadi alam pedesaan dengan banyak sekali pepohonan. Jalan berkelok, beraspal hingga sampai ke jalanan setapak. Sesampainya di sana, Bayu memarkir motornya lalu berjalan berdua bersama dengan Mayang. Menghirup udara bersih tanpa polusi.

Dari kejauhan, terdengar debur air yang jatuh menghantam bebatuan. Benturan air dengan batu disambut oleh angin yang lantas menghasilkan dingin nan segar. Pohon rindang terhampar luas di sisi kiri dan di sisi kanan jalan. Senyum riang terulas terus di bibir Mayang.

"Kamu suka May?" tanya Bayu.

"Suka Bay, seger banget di sini," jawab Mayang dengan senyum yang tak lepas dari bibirnya.

Bayu senang telah berhasil membuat Mayang tersenyum riang. Meski jarak antara parkiran hingga ke lokasi air terjun membutuhkan waktu lima belas menit berjalan. Keduanya tetap antusias, terlebih saat semua lelah terbayar lunas dengan indahnya pemandangan. Mayang dan Bayu bermain air serta mengambil potret diri di bawah air terjun, sama seperti para pengunjung yang lain. Saat itu, pengunjung cukup banyak tapi tidak sampai berdesakan.

Dalam deras air yang mengalir dan pemandangan yang menawan, Bayu menggenggam kedua tangan Mayang. Tak peduli dengan banyak pasang mata yang memandang. Bayu mengungkapkan perasaannya, perasaan yang awalnya biasa. Namun, terpupuk perlahan hingga menjadi lebih istimewa. Bayu mengutarakan niatnya untuk menjadikan Mayang sebagai pendampingnya. Sorak sorai seketika terdengar dari para pengunjung di sana. Mayang tersipu sekaligus senang.

"Malu Bay," ucapnya pelan.

"Terima! Terima! Terima!" sorak para pengunjung yang turut antusias menantikan jawaban dari Mayang.

"Kamu serius Bay?"

"Sangat, sangat serius May."

"Aku.. keluargaku.."

"Hussst! yang terpenting adalah kamu. Yang ingin aku nikahi itu, kamu," sahut Bayu.

Mayang mengedarkan pandangannya ke sekeliling. Banyak senyum tersungging yang seolah memberi dukungan untuk mereka. Melihat kesungguhan Bayu, Mayang pun mengangguk. Membuat senang semua orang. Terutama Bayu yang lekas bersorak seraya memeluk Mayang.

"Terima kasih May!" ucap Bayu dengan senyum yang terus ia sunggingkan.

Hari yang indah untuk keduanya. Mulai hari ini, menyandang status yang berbeda. Meski tidak sekarang, mereka menikah. Namun, niat baik itu telah mengakar kuat dalam batin masing-masing. Saling bergandeng tangan, melewati suka dan duka bersama.

...🌟🌟🌟...

Usai meninggalkan lokasi air terjun, Bayu dan Mayang mampir ke sebuah warung tepi sungai yang juga merupakan aliran dari air terjun yang mereka kunjungi tadi. Keduanya memesan beberapa makanan dan juga minuman. Bayu mengarahkan pandangannya ke aliran sungai sembari menunggu pesanan dihidangkan. Sementara Mayang, menatap kekasihnya dengan penuh kebimbangan. Dalam benaknya tengah berdebat antara mengatakan fakta tersembunyi tentang dirinya ataukah jangan. Jika melihat kesungguhan Bayu selama ini, tentu tak akan jadi masalah jika ia menceritakannya. Namun, ia takut kalau sosok Kantil akan turut mengincar Bayu untuk dijadikan tumbal berikutnya. Mayang menghela napas nan panjang.

"Ada apa? kok kelihatan gelisah begitu?" tanya Bayu.

Mayang benar-benar bingung hendak menjawab apa.

"Hei, ada apa? ada yang kamu sembunyikan ya? it's ok, apa pun itu, kamu bisa cerita padaku!"

"Astaga Bay!" benak Mayang.

"Mayang.. gak apa-apa kok, serius, kamu bisa cerita apa pun!"

"Bay, ini menyangkut keselamatanmu."

"Hemm.. apa itu?"

"Aku gak bisa cerita."

"Bisa, kamu pasti bisa. Cerita dulu saja lalu kita pikirkan cara untuk menyelesaikannya!"

"Gak bisa Bay, aku sadar kalau kamu sangat baik padaku dan aku pun, menyukaimu. Jadi, aku tidak bisa mempertaruhkan hidupmu."

"Emm.."

Bayu menarik tangan Mayang lalu menggenggamnya. Bayu berusaha meyakinkan Mayang kalau dia sangat serius dengan niat baiknya. Apa pun yang menjadi masalah Mayang, akan menjadi masalahnya juga.

"Cerita ya!" mohon Bayu.

Pada akhirnya, Mayang mengangguk dan mulai menceritakan semuanya. Tentang kisah kelam dalam keluarga besarnya. Meski terkejut, Bayu berusaha tenang agar kekasihnya tetap nyaman dalam bercerita.

"Jadi itu yang membebanimu?"

"Iya."

"Itu juga yang akhirnya membuatmu membatalkan pembukaan toserba milikmu?"

"Iya."

"Itu juga alasan dibalik kematian kedua orang tuamu?"

"Iya."

"Semua kepelikan ini dimulai dari zaman eyang dan akungmu?"

"Iya, semuanya iya."

"Oke," jawab Bayu dengan tenang sembari mengukir seulas senyum.

"Bay.."

"Gak apa-apa May, makasih ya sudah bersedia untuk terbuka! udah mau cerita dan percaya padaku juga!"

"Tapi kamu dalam bahaya sekarang."

"Tenang saja! Aku akan baik-baik saja. Kamu pun juga sama."

"Mana bisa begitu? mereka (kaum jin) cepat atau lambat pasti akan mengambil tumbal. Jika tidak diberikan, bisa saja aku atau kamu, sebagai gantinya."

Bayu kembali tersenyum seraya membelai lembut rambut panjang kekasihnya.

"Tenang ya! dunia belum kiamat. Masih ada banyak kesempatan bagi kita untuk lepas dari pusaran ini."

"Gimana caranya?"

"Kita bisa cari orang pintar, semacam ustad atau kyai yang bisa membantu kita!"

"Siapa? ada yang kamu kenal?"

"Ada satu atau dua orang, bisa kita coba dulu tapi kalau masih belum berhasil juga, kita cari yang lain! tanya ke teman atau saudara, pasti ada. Asalkan ada niat, pasti Alloh beri jalan."

"Tapi Bay.."

"Tanya hatimu May! kamu benar-benar menolak kan? kamu sungguh tidak ingin bersekutu dengan mereka (kaum jin) kan?"

"Iya Bay, aku benar-benar tidak mau. Aku ingin lepas dan besar. Aku juga ingin, keris di keningku ini, dapat cepat disingkirkan."

"Oke, kalau niatmu sudah kuat. Pasti Alloh kasih jalan! tugas kita untuk terus berusaha."

"Apa kamu tidak takut?"

"Sebagai manusia, tentu ada rasa takut tapi bukan alasan untuk tetap diam. Justru karena rasa takut itu maka, harus segera kira singkirkan!"

Mayang sudah tidak bisa mengatakan apa-apa lagi selain menundukkan kepala. Bayu kembali tersenyum lalu menarik Mayang ke dalam pelukannya. Menenangkan gadis yatim piatu tersebut dan membuatnya, merasa nyaman.

"Tenang ya May! sabar! kita hadapi bersama!"

"Hidupmu sangat sempurna Bay. Dengan kamu yang mencintaiku, apa tidak merugikanmu?"

"Hemm..."

Bayu memegang kedua pundak Mayang seraya menatap lembut ke arahnya.

"Apa yang bisa kuperbuat jika kesempurnaan bagiku adalah ketika bersamamu? aku tidak ada pilihan lain, selain menerjang segala resiko yang menghadang untuk tetap bersamamu. Menjalani suka duka berdua hingga menua bersama," jawab Bayu yang lekas memunculkan lengkung senyum di bibir Mayang.

"Kita pasti bisa, jangan menyerah, jangan mau kalah!" ucap Bayu lagi.

Mayang lantas menganggukkan kepalanya.

"Terima kasih," ucap Mayang, lirih.

...🌟 BERSAMBUNG 🌟...

1
siyuk sie
Hallo kak apa kabar?
Saya barusan rilis judul baru tapi genre romance.

Dinda Di Ujung Senja.
Jangan lupa mampir ya...
Makasih ☺️
Fatimah Bibi
baguuuss..seru
siyuk sie: terima kasih kak
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒓𝒆𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏𝒏 𝒕𝒉𝒐𝒓 𝒄𝒆𝒓𝒊𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 👍👍👍👏👏👏😘😘😘
siyuk sie: Terima Kasih kak
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒍𝒉𝒂𝒎𝒅𝒖𝒍𝒊𝒍𝒍𝒂𝒉 𝒉𝒂𝒑𝒑𝒚 𝒆𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈 𝒂𝒌𝒉𝒊𝒓𝒏𝒚𝒂 🤲🤲👏👏
siyuk sie: ikut seneng ya.. 😁
total 1 replies
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒚𝒐 𝒎𝒂𝒔 𝑮𝒂𝒍𝒂𝒏𝒈 𝒑𝒆𝒓𝒈𝒊 𝒅𝒓 𝒊𝒃𝒖 𝒎𝒖 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒔𝒆𝒑𝒆𝒓𝒕𝒊 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒊𝒂𝒓 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒔𝒆𝒍𝒂𝒎𝒂𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒎𝒆𝒏𝒅𝒊𝒏𝒈 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒋𝒅 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒈𝒂𝒌 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒅𝒊 𝒔𝒂𝒌𝒊𝒕𝒊 𝒍𝒈 𝒅𝒂𝒏 𝒌𝒂𝒎𝒖 𝒂𝒌𝒂𝒏 𝒉𝒊𝒅𝒖𝒑 𝒕𝒆𝒏𝒕𝒓𝒂𝒎
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒏𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒎𝒆𝒓𝒆𝒌𝒂 𝒚𝒈 𝒋𝒅 𝒑𝒆𝒏𝒆𝒓𝒖𝒔 𝒐𝒓𝒕𝒖𝒏𝒚𝒂 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒚𝒂 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒆𝒎𝒐𝒈𝒂 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒕𝒆𝒕𝒂 𝒊𝒔𝒕𝒊𝒒𝒐𝒎𝒂𝒉 𝒚𝒂 👍👍
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒂𝒍𝒖𝒕 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝒎𝒃𝒂𝒌 𝒀𝒂𝒏𝒕𝒊 𝒘𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒅𝒂𝒉 𝒕𝒉 𝒌𝒆𝒏𝒚𝒂𝒕𝒂𝒂𝒏 𝒏𝒚𝒂 𝒎𝒔𝒉 𝒎𝒆𝒎𝒆𝒏𝒊𝒏 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒏𝒈𝒏 𝒈𝒐𝒚𝒂𝒉 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒉𝒓𝒔𝒏𝒚𝒂 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒔𝒆𝒅𝒊𝒌𝒊𝒕" 𝒋𝒂𝒍𝒂𝒏𝒊𝒏 𝒔𝒉𝒐𝒍𝒂𝒕 𝒘𝒂𝒍𝒂𝒖 𝒃𝒆𝒓𝒂𝒕
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒏𝒂𝒉 𝒈𝒊𝒕𝒖 𝒅𝒐𝒏𝒌 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒄𝒂𝒓𝒊 𝒔𝒐𝒍𝒖𝒔𝒊𝒏𝒚𝒂 𝒃𝒌𝒏 𝒅𝒊𝒂𝒎 𝒂𝒋𝒂
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒔𝒂𝒍𝒖𝒕 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑩𝒂𝒚𝒖 👍👍👏👏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒈𝒂𝒌 𝒂𝒅𝒂 𝒚𝒈 𝒃𝒂𝒊𝒌 𝒌𝒍 𝒃𝒆𝒓𝒔𝒆𝒌𝒖𝒕𝒖 𝒅𝒏𝒈𝒏 𝒔𝒆𝒕𝒂𝒏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒂𝒚𝒂𝒉 𝒏𝒚𝒂 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒊𝒔𝒂 𝒍𝒊𝒏𝒈𝒍𝒖𝒏𝒈 𝒚𝒂 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒌𝒆𝒏𝒂𝒑𝒂 𝒈𝒂𝒌 𝒋𝒖𝒋𝒖𝒓 𝒂𝒋𝒂 𝒔𝒂𝒎𝒂 𝑩𝒂𝒚𝒖 𝒔𝒊𝒉 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒋𝒅 𝒚𝒈 𝒅𝒊𝒃𝒂𝒘𝒂 𝒕𝒅 𝒔𝒊𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒂 🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒑𝒂 𝒚𝒈 𝒅𝒊 𝒃𝒊𝒔𝒊𝒌𝒊𝒏 𝒎𝒂𝒎𝒂 𝒏𝒚𝒂 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒌𝒆 𝒎𝒂𝒌 𝑹𝒖𝒎𝒊𝒕 𝒚𝒂 🤔🤔🤔
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒃𝒏𝒚𝒌 𝒕𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒕𝒑 𝒈𝒂𝒌 𝒃𝒆𝒓𝒕𝒊𝒏𝒅𝒂𝒌
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
𝒂𝒚𝒐 𝑴𝒂𝒚𝒂𝒏𝒈 𝒄𝒂𝒓𝒊 𝒕𝒉 𝒔𝒆𝒎𝒖𝒂𝒏𝒚𝒂 𝒋𝒏𝒈𝒏 𝒕𝒂𝒌𝒖𝒕 𝒎𝒆𝒍𝒖𝒍𝒖
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!