NovelToon NovelToon
Dermaga Cinta Aisyah

Dermaga Cinta Aisyah

Status: tamat
Genre:Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Romansa / CEO / Tamat
Popularitas:835.4k
Nilai: 5
Nama Author: UQies

Berkisah tentang seorang wanita bernama Aisyah yang harus menelan pil pahit saat suami yang begitu ia rindukan justru mengkhianati kesetiaannya.

Senja sore di dermaga itu menjadi saksi patah hati Aisyah sekaligus penguat hati yang Allah hadirkan untuknya.

Sejak saat itu, Aisyah kerap kali datang ke dermaga yang sama saat senja ketika kenangan pahit itu kembali menghampirinya.

Allah tidak pernah tidur, di dermaga ini Dia memisahkanku dengan pria pengkhianat dan di dermaga ini pula Dia mempertemukanku dengan pria baik yang bernasib sama denganku. (Aisyah)

Apa arti semua ini? akankah senja di dermaga kali ini menjadi saksi kebahagiaanku? (Aisyah)


Yuk baca cerita lengkapnya.

Sebelum baca jangan lupa subscribe/favorite, dan tinggalkan jejak like dan koment yah agar Authornya semangat 🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon UQies, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Rahasia

Adakah hari yang indah untukku? Kapankah itu? Apakah benar tak ada lagi sembilu? atau sekadar rasa pilu? Ku harap kamu yang di sana menanti dalam rindu, kelak memberi kebahagiaan dalam qalbu, membangun rumah tangga yang mengalir dalam restu, bukan hanya seminggu atau sewindu, tapi hingga kembali bertemu di Surga bersamamu.

(Aisyah Sidqia Rahman)

⚓⚓⚓

Waktu berjalan tanpa jeda, bagai air mengalir mencari muara. Beberapa hari telah berlalu tanpa terasa, mengantar matahari terbit memancarkan sinar kehangatan bagi seluruh makhluk ciptaanNya.

Aisyah berjalan memasuki area halaman sekolah saat belum ada satu pun orang yang datang selain dirinya. Hal itu sudah ia lakukan selama beberapa hari ini, lebih tepatnya sejak Zaid, sang mantan suami terus mengusik ketenangannya.

Entah apa yang terjadi dengan rumah tangga pria itu hingga membuatnya kembali mendekati Aisyah. Tak ada lagi rasa penasaran dalam hati wanita bercadar itu terhadap Zaid, karena baginya pria itu telah mati dalam hatinya.

Satu per satu siswa maupun guru kini datang di sekolah itu, tak ada lagi senyap, yang ada adalah suara ribut dari para siswa kanak-kanak yang asik bermain satu sama lain.

"Assalamu 'alaikum." Suara salam dari beberapa guru yang masuk ke dalam ruang guru itu, membuat Aisyah menoleh ke arah pintu sambil menjawab salam.

Tanpa sengaja, mata Aisyah bertemu dengan mata Pak Ahmad yang juga mengucapkan salam. Namun, pria itu kini terlihat acuh kepada Aisyah, tak lagi ada sapaan seperti dulu sebelum Aisyah menolaknya.

"Mbak, katanya bentar lagi Mbak akan nikah yah? Wah selamat yah, Mbak," ucap salah satu guru wanita sembari menyalami tangan Aisyah.

Sejenak Aisyah terdiam, seingatnya, acara pernikahannya itu belum di publikasikan sama sekali, tapi kenapa sudah ada yang tahu?

Mata Aisyah kini tertuju kepada Pak Ahmad yang tampak sedang bercerita dengan guru lain dan sesekali ia dan guru itu menatap ke arahnya.

"Apa Pak Ahmad yang memberitahukan mereka?" batin Aisyah sembari membuang napas.

"Eh, i-iya, terima kasih yah doanya," jawab Aisyah kemudian sembari tersenyum di balik cadarnya.

Tak lama setelah itu, guru-guru lain datang kepadanya dan mengucapkan hal yang sama kepada Aisyah, bahkan ada yang bertanya mengenai waktunya. Aisyah yang merasa terpojok oleh ucapan dan pertanyaan mereka hanya bisa tersenyum paksa.

"Insya Allah untuk waktunya nanti akan diumumkan saat mendekati hari H," jawab Aisyah seadanya.

"Jangan mendadak yah diumumkan, soalnya kita kan mau siapkan pakaian dan kado untuk kamu," ujar salah satu guru, membuat Aisyah hanya bisa tersenyum kaku.

Sementara di meja lain, Pak Ahmad yang menyaksikan Aisyah diberondong dengan pertanyaan oleh rekannya, membuatnya tersenyum puas, jika acaranya tidak jadi karena hanya sebuah alasan untuk menolaknya, maka tentu wanita itu akan sangat malu, begitu pikirnya.

Karena merasa tidak nyaman dengan rekan kerjanya yang kini bercerita tentang pernikahannya, Aisyah memutuskan untuk pergi dari ruang guru itu. Ia memilih masuk ke kelas lebih awal untuk melihat para siswanya bermain, setidaknya dengan begitu pikirannya yang sedikit kalut bisa lebih tenang.

"Ummi," sapa Khaira saat melihat Aisyah memasuki kelasnya. "Apa sudah mau masuk?" tanya gadis itu.

"Tidak, Sayang. Ummi hanya ingin duduk di kelas sambil melihat kalian bermain," jawabnya sembari duduk di kursi guru yang berada di depan kelas.

"Oh, kirain, kalau gitu Khaira mau main lagi yah, Ummi," izin gadis itu lalu kembali bermain bersama teman-temannya.

Aisyah sungguh menikmati tontonannya kali ini, anak-anak yang bermain dengan bebas tanpa ada beban, tawa yang begitu tulus menyapa pendengarannya, membuat hati Aisyah sedikit tenang.

⚓⚓⚓

Di tempat lain, Akmal sudah berada di perusahaan setelah mengantar Khaira ke sekolah. Namun, ada yang membuat hatinya tidak tenang, lagi-lagi ia melihat pria yang sama sedang memantau sekolah itu, entah siapa dia dan apa yang dia cari.

Masih sibuk dengan pikirannya, suara ketukan pintu seketika membuatnya tersadar.

"Masuk," titahnya.

Masuklah seorang wanita cantik dengan pakaian yang sedikit terbuka, ya dia adalah Novi, sekretaris CEO di perusahaan itu.

Jika dulu saat Zafran yang menjadi bosnya, ia memakai pakaian yang sedikit tertutup karena perintah Zafran, kini wanita itu kembali memakai pakaian yang sedikit terbuka karena bosnya yang telah berganti, meski hanya sementara.

Dengan rok di atas lutut dan sedikit belahan sehingga memperlihatkan pah4nya, dipadukan dengan kemeja lengan panjang yang sengaja tidak dikancing pada bagian leher hingga dad4, hingga menampakkan pundak dan sedikit belahan dad4nya.

Wanita itu merasa tertarik dengan adik sepupu dari bosnya itu, jadi selagi ada kesempatan, ia akan berusaha membuat pria itu tertarik kepadanya.

Akmal sedikit mengernyitkan alisnya saat melihat penampilan Novi yang berubah drastis. Namun, dengan cepat ia memalingkan wajahnya ke arah lain.

"Maaf, Pak. Ini ada beberapa berkas yang harus ditanda tangani," ujar wanita itu sedikit membungkukkan tubuhnya untuk meletakkan berkas di atas meja, lebih tepatnya agar belahan dad4nya sedikit terekspos. Namun, Akmal sama sekali tidak tertarik untuk melihat ke arahnya.

"Baik, terima kasih," ucap Akmal sembari membuka lembaran dari berkas tersebut.

Namun, aktivitasnya terhenti saat ia menyadari bahwa Novi masih berdiri di tempatnya.

"Apa masih ada lagi?" tanya Akmal heran.

"Tidak ada, Pak," jawab Novi.

"Baik, kalau begitu silahkan keluar," pintanya, membuat Novi membuang napas lesu sebelum akhirnya berbalik dan berjalan ke arah pintu keluar.

"Tunggu!" Langkah kaki Novi terhenti saat mendengar suara Akmal. Sejenak ia tersenyum lalu berbalik ke arah Akmal.

"Iya, Pak?" tanya Novi.

"Pastikan besok kamu tidak menggunakan pakaian itu, saya ingin kamu memakai pakaian yang tertutup seperti saat Zafran di sini," titah pria itu dengan tegas tanpa melihat ke arah Novi.

Hal itu berhasil membuat Novi merasa kesal lalu keluar dengan cepat dari ruangan itu.

"Dasar, tidak kakak tidak adik, dua duanya sama, ish," dumelnya bermonolog saat telah berada di luar ruangan.

"Kamu kenapa Nov?" tanya Fadil yang rupanya sejak tadi berdiri di samping pintu, membuat wanita cantik itu terkejut bukan main.

"Astaga, kamu ini hantu atau apa? Tiba-tiba muncul kayak jailangkung," gerutunya dengan raut wajah yang sudah tidak bersahabat.

"Laah, malah nyalahin, aku itu dari tadi sudah berdiri di sini, kamu aja yang nggak lihat," ujar Fadil yang tidak terima disalahkan.

"Tau ah, males," ucap Novi lalu pergi dari hadapan Fadil menuju ke meja kerjanya.

Sementara Fadil hanya mengedikkan bahunya bingung melihat tingkah makhluk Tuhan yang paling ajaib itu, lalu mengetuk pintu.

Tok tok tok

"Masuk," titah suara dari dalam ruangan

"Permisi, Pak. Saya mau izin keluar sejenak, ada urusan mendadak," ucap Fadil sedikit gugup.

"Ada apa?" tanya Akmal sembari menandatangani berkas di hadapannya.

"Anu, Pak, keluarga saya sedang sakit, dan dia membutuhkan bantuan donor organ, jadi saya ingin membantu mencarikannya," jawab Fadil.

Akmal menghentikan aktivitasnya lalu menatap ke arah Fadil.

"Apa kau mencari donor ginjal," tanya Akmal cepat.

"Iya, Pak," jawab Fadil refleks. Namun, seketika matanya membulat saat menyadari ia telah membocorkan misi rahasianya. "Anu, Pak, maksud saya, maksud saya ..."

"Apa itu perintah Zafran?" tanya Akmal kembali tanpa menunggu Fadil menyelesaikan penjelasannya.

-Bersambung-

1
RIMAWATI
ceritanya bagus..
UQies (IG: bulqies_uqies)
memang ada yg kayak gitu kak, apalagi org itu org tertua di keluarga, jd seolah dia punya kuasa
Anonim
Jujur aku wanita, tapi aku gk suka dgn sifat aisyah, terlalu berlebihan baiknya, udh di jadih obat persngsang untung suaminya yg ketemui, udh di fitnah di rendahksn nadih aha peduli, jujur bukannya reharu atau bagaimana makah bikin ginsba gitu maaf ya thour
UQies (IG: bulqies_uqies): Nggak papa kak, karakter org memang beda2 kan kak 😁
total 1 replies
Anonim
Heran kenapa bu’de nya ikut campur urusan rumah tangga mereka, punya hak apa ya
Sri Ariyanti
Luar biasa
UQies (IG: bulqies_uqies): Alhamdulillah terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
zeus
👍
UQies (IG: bulqies_uqies): Alhamdulillah, terima kasih kakak 🥰
total 1 replies
zeus
Yang jd pertanyaan?
Zafran Kan yg maksa dulu si akmal buat masuk di perusahaan Dia.. Naah, ketika akmal di pecat kok kyk lepas tangan gitu?
Sungguh Aneh Dan tidak masuk akmal
UQies (IG: bulqies_uqies): krn Zafran nggak ada kuasa lagi, kak, yg berkuasa sdh berpindah tangan
total 1 replies
zeus
Klo zafran pinter, Harusnya Langsung Lamar ainun dulu
Krn bisa nguatin Posi2 waktu sidang Hak asuh, krn klo Dia msh sendiri/duda Maka bisa di pasti Kan Posi2 nya klh telak lawan mantan
zeus
Dah di bilangin, akmal itu Pantesnya di pakein rok
zeus
Akmal ini tll bnyk mikir
Egois...
apajalah
🍁🍂👌
Bunda SalVa
luar biasa ceritanya kak 👍🏻👍🏻
UQies (IG: bulqies_uqies): Alhamdulillah, terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Bunda SalVa
loppppeeee yang buanyaakkk buat Mas Akmal 😍😍😍😍
Bunda SalVa
ide jail dari Akmal bagus juga nih...jadi ketahuan sifat aslinya Ridwan 😅😅
Bunda SalVa
nyesek banget liat kakak dan adik yang saling berkorrban untuk kebahagiaannya masing2 😭😭😭😭
Rahma Lia
Luar biasa
UQies (IG: bulqies_uqies): Alhamdulillah terima kasih kak 🥰
total 1 replies
Bunda SalVa
pasti ini ulah Zaid buat ngancam Aisyah biar mau balik dengannya lagi 😡
Bunda SalVa
Akmal mana sih ??? apa nantinya Akmal akan berkorban demi kebahagiaan Khaira ?? 🤔🤔
Bunda SalVa
pengennya sama Akmal tapi kenapa yang dapat peluang malah Zafran yah 🤭🤭
Nora♡~
waaaaw...cerita nya best....Tahniah thor dan terus lah berkarya.
UQies (IG: bulqies_uqies): Alhamdulillah, terima kasih, Kak🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!