NovelToon NovelToon
Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Cewek Absurd Dan CEO Ganteng

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta
Popularitas:1.3k
Nilai: 5
Nama Author: Fira Lmj

cewek kere, apes, mulut pedas ketiban rejeki nomplok karena ketabrak CEO ganteng

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fira Lmj, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penampakan yang menggetarkan hati

 keesokan harinya Azizah dan Arofik yang sudah terbiasa bangun di pagi hari setelah mendengar adzan subuh kini Azizah mulai berjalan ke kamar mandi di bantu oleh Arofik untuk bersih-bersih dan mengambil air wudhu.

"Sudah kak kakak selesaikan dulu bersih-bersihnya aku tunggu di depan pintu ya nanti kalau sudah selesai panggil aku ya kak" ucap Arofik seraya membantu kakaknya duduk di kloset

" Iya dek makasih ya" ucap Azizah sambil tersenyum menatap wajah adikknya

" Iya kakak" ucap Arofik sambil tersenyum

Setelah mengatakan hal tersebut Arofik langsung keluar kamar mandi dan menutup pintunya.

Arofik gegas keluar dari kamar dan mencari tempat musholah untuk meminjam alat sholat untuk dia sendiri dan juga kakaknya.

" Permisi kakak suster saya mau tanya mushollahnya di mana ya? Saya mau pinjam mukena dan sarung buat saya dan juga kakak saya?" ucap Arofik

" Oh musholahnya di lantai ujung sana dek mari kakak antar" ucap suster sambil tersenyum

" Terimakasih kak suster cantik maaf ya ngerepotin" ucap Arofik sambil tersenyum dan berjalan beriringan dengan suster

" Oh ya kak suster boleh cepetan dikit tidak jalannya keburu kakak saya selesai urusannya di kamar mandi karena kakak saya kakinya sakit jadi kemana-mana harus di anterin kak" ucap Arofik sambil menarik tangan suster dan mengajak suster tersebut untuk berlari

" Memangnya gak ada yang jagain kakak kamu selain kamu dek?" tanya suster

" Ada sih om Dimas tapi tadi masih tidur" ucap Arofik

" Nah sudah sampai silahkan kamu ambil mukena dan sarungnya ada di lemari kecil di sudut ruangan nanti kalau sudah selesai tolong segera di kembalikan lagi ya dek takut ada yang mau gunakan juga" ucap suster sambil tersenyum menatap Arofik

" Iya kakak suster terimakasih sudah di antarkan" ucap Arofik sambil tersenyum

Suster tersebut segera meninggalkan Arofik dan mulai bekerja kembali.

Setelah selesai mengambil mukena dan sarung Arofik lekas mengambil air wudhu sekalian di tempat wudhu di samping musholah agar sesampainya di ruangan rawat kakaknya tinggal sholat berjamaah saja dengan kakaknya.

Sedangkan Azizah yang telah selesai bersih-bersih segera keluar kamar mandi dan memanggil Arofik dan karena tak kunjung mendapatkan jawaban.

" Kemana perginya Arofik katanya di tungguin di depan pintu tapi kok gak ada di mana-mana?" gumam Azizah sambil melihat seluruh penjuru ruangan hanya ada Dimas yang masih tertidur dengan lelap di sofa.

Ceklek...

Pintu di buka dan munculah Arofik yang tengah membawa mukena dan memakai sarung kebesaran yang dia pinjam di mushola.

" Kamu dari mana dek tadi katanya di tunggu di depan pintu kamar mandi tapi kok gak ada?" ucap Azizah sambil menatap adiknya

" Niih pinjem mukena dan sarung buat kakak dan aku sholat" ucap Arofik sambil menunjukan mukena yang dia bawa

" Ya udah yuk sholat maaf ya kakak sholatnya sambil duduk kaki kakak sakit kalau buat berdiri lama-lama" ucap Azizah sambil memakai mukenanya

" Iya kakak gak apa-apa Allah maha tau kok kak, emmm om Dimas gak di ajak sholat sekalian kak?" tanya Arofik sambil melihat Dimas yang sedang tidur dengan mulut terbuka

" Gak usah kita kan gak tau dia agama Islam atau bukan nanti kalau kita bangunin tapi dia non Islam gimana?" ucap Azizah sambil duduk di atas sajadah

" Iya juga sih, ya sudah nanti setelah sholat saja aku bangunin" ucap Arofik

Di saat Azizah dan Arofik yang tengah menjalankan ibadah sholat subuh Dimas mulai membuka matanya.

Setelah duduk dari tidurnya mata Dimas melihat Azizah dan Arofik yang tengah sholat hati Dimas seketika bergetar melihat pemandangan itu.

Jujur saja Dimas Anggara selama ini jarang melakukan sholat hanya waktu hari raya saja dia melakukan sholat dan pergi ke masjid.

Tepat saat Azizah dan Arofik telah selesai sholat subuh mereka menoleh ke arah Dimas dan melihat Dimas sudah bangun dan memperhatikan keduanya timbullah rasa penasaran di benak Azizah karena nampak kedua mata Dimas yang sedang berkaca-kaca.

" mas Dimas kenapa kok matanya berkaca-kaca gitu klilipan apa lihat penampakan?" ucap Azizah sambil menatap Dimas

" Hiii dimana penampakannya kak, wujudnya Tante Kunti atau om wowo kak?" ucap Arofik sambil meloncat mendekati Azizah karena panik dan takut

" Eh gak kok gak ada penampakan hantu apa pun saya hanya sedang terharu melihat kamu dan kakakmu yang sedang sholat itu saja" ucap Dimas seraya memeluk tubuh Arofik yang gemetar ketakutan

" Ish lagian kamu ini takut banget sama gituan dek udah kayak orang indigo saja yang bisa lihat gituan" ucap Azizah sambil mengusap punggung adiknya

Sedangkan Dimas tak bisa memalingkan pandangannya dari wajah Azizah yang tengah memakai mukena yang membuat kecantikannya berkali-kali lipat.

" Kamu memang cantik banget zizah" gumam Dimas yang masih bisa di dengar oleh Azizah

" Ya emang aku cantik mas sudah dari lahir hehhee" ucap Azizah sambil malu-malu meong

" Oh ya mas Dimas itu Islam atau bukan karena tadi saat mau sholat sebenarnya Arofik sudah mau bangunin mas Dimas untuk mengajak sholat berjamaah tapi karena takut mas Dimas non muslim jadi kita urung banguninnya" ucap Azizah sambil menatap wajah ganteng Dimas Anggara

" Aku Islam sih tapi aku gak pernah sholat jadi aku gak bisa bacaan sholatnya gimana" ucap Dimas sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal sama sekali

" Oh gitu ya belajarlah mas selagi nyawa masih di kandung badan ya sholat kan ada tuh paribahasa sholatlah sebelum kamu di sholati jadi selagi masih bernyawa dan bernafas di usahakan sholat apa lagi kita sebagai umat Islam yang wajib menjalankan sholat 5 waktu" ucap Azizah yang mengingatkan Dimas agar melakukan sholat 5 waktu

" Iya nanti saya akan belajar sholat dan menjalankan sholat 5 waktu" ucap Dimas

" Iya semangat mas belajarnya supaya bisa jadi imam yang baik untuk keluarga mas Dimas kelak" ucap Azizah

" amin makasih sudah di ingatkan" ucap Dimas sambil tersenyum

" Sama-sama sudah kewajiban sesama muslim untuk saling mengingatkan" ucap Azizah sambil tersenyum

" Mas bisa gak ya?? hari ini saya pulang saja karena sudah terlalu lama saya ada di sini dan Arofik juga harus sekolah kasihan kalau banyak ketinggalan pelajaran" ucap Azizah

"Nanti saya tanya dokternya dulu ya bisa pulang atau tidak, gimana kalau nanti saya saja yang antar Arofik ke sekolah sekalian saya mau cek kerjaan di kantor sebentar" ucap Dimas menawarkan diri

" Boleh gak kak?" tanya Arofik sambil menatap wajah Azizah penuh harap

" Memangnya gak ngrepotin mas?? nantikan mas Dimas harus antar Arofik ke rumah dulu untuk ganti baju dan ambil peralatan sekolahnya" ucap Azizah

" gak ngrepotin sama sekali kok tenang saja, sekarang Arofik siap-siap saja sebentar lagi kita ke rumah kamu ya" ucap Dimas sambil mengusap kepala Rofik

" Siap om Dimas" ucap Arofik dan segera berlari ke kamar mandi

" makasih ya mas sudah mau mengantarkan Arofik sekolah maaf merepotkan mas Dimas" ucap Azizah sambil menundukkan kepalanya

" Iya sekarang kamu tiduran saja di brankar sebentar lagi suster yang antar sarapan kamu akan datang" ucap Dimas sambil melihat jam tangannya.

" Iya mas" ucap Azizah

Setelah membereskan peralatan sholat Azizah berdiri dan berjalan ke brankar dengan di bantu oleh Dimas.

1
Fira Lmj
Yuk guys baca ceritanya di jamin kamu akan baper dan ngakak dengan tingkah absurd si zizah dan bucinnya pak CEO
anggita
mungkin rejeki anak sholeh😊
Fira Lmj: makasih kakak Saranya
total 1 replies
anggita
Maaf saran saja Thor, klo awal paragraf/alinea pakai huruf besar🙏. moga novelnya lancar.
Fira Lmj: makasih kakak Saranya 🙏
total 1 replies
anggita
ikut ng👍like, kasih☝iklan saja.
Fira Lmj: makasih 🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!