Zoe kehilangan Indra penglihatan nya di usia nya yang ke 18 tahun, ulang tahun yang dia bayangkan akan menjadi sumber kebahagiaan nya karena mendapatkan banyak yang dia mau malah menjadi awal masalah di hidup nya.
Penasaran kelanjutan nya? ikuti ceritanya ya dengan cara pertama yaitu like coment and Vote ya kak 🤗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nilam nuraeni, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Hukuman untuk Reyhan
Di luar Reyhan sampai di rumah Dad Kevin dan dia langsung di hadapkan dengan wajah marah Dad Kevin.
"Bawa dia ke markas" kata Dad Kevin pada dua pria di depan nya.
Reyhan yang belum mengatakan apapun di seret ke dalam rumah, dan tak hanya itu Reyhan juga di masukkan ke dalam ruangan yang sangat mengerikan yang ada di balik ruang baca.
"Ikat dia" titah Dad Kevin lagi.
Dan kedua pria itu menurut, keduanya mengikat Reyhan di kursi, Reyhan berniat melawan tapi saat tangan nya mengapung berniat memberikan pukulan suara Dad Kevin terdengar.
"Kau melawan aku akan meminta Zoe menceraikan mu!" kata Dad Kevin dingin.
"Tuan saya bahkan belum merasakan malam pertama, masa iya harus jadi duda" celetuk Reyhan keceplosan.
"Sialan! sudah mengambil kesucian putriku dan masih tak mau mengakui!" Dad Kevin marah.
"Ikat dia dengan kencang!" lanjut nya berteriak.
Glkek !
Reyhan akhirnya tak banyak berontak, dia tidak mau menjadi duda apalagi duda yang masih perjaka.
Bodoh sekali jika dia menjadi duda sebelum menyicipi gadis pujaan hatinya, tidak Reyhan tak akan mau menjadi duda.
Setelah mengikat Reyhan kedua pria itu diperintahkan untuk keluar dari ruangan tersembunyi ini.
Dan kini di ruangan nya hanya meninggalkan Dad Kevin dan Reyhan berdua, yang membuat suasana nya terasa sunyi dan mencekam.
Buggk !
Satu pukulan mendarat di perut Reyhan.
"Tuan, ampun" kata Reyhan kesakitan.
"Itu belum cukup, kau tau aku sangat ingin menguliti mu" ucap Dad Kevin dingin.
Dad Kevin membuka box yang berisi barang-barang kesayangan nya, dan tangan nya memegang pisau kecil.
Reyhan melihat itu, dia menelan ludahnya kasar tak tau apa yang akan di lakukan majikan nya, ralat karena sekarang Dad Kevin adalah mertua nya.
"Tuan" Reyhan sudah ketakutan.
Dad Kevin mengambil pistol dan menodongkan kedua senjata itu kepada Reyhan.
"Pilih satu kau mau mati dengan di kuliti atau di tembak tepat di kepala mu" kata Dad Kevin dengan tatapan tajam nya.
"Saya tidak mau dua-duanya tuan" balas Reyhan cepat.
"Kenapa?" tanya Dad Kevin memicingkan mata nya pada pria tidak tau diri di depan nya.
Dia sudah memberikan kehidupan kepada Reyhan dan kakak nya, dan sekarang Reyhan telah mengkhianati nya yang membuat nya begitu ingin menghabisi pria itu.
"Zoe akan jadi janda muda jika aku mati, dan kasihan anak Zoe nanti akan jadi yatim tuan" balas Reyhan asal.
"Sialan!" geram Dad Kevin.
Brugkkk !
Reyhan kembali mendapatkan pukulan di perutnya, rasa ngilu benar-benar dia rasakan saat ini.
"Ternyata semuanya tidak semudah yang aku pikirkan, memiliki mertua galak lebih seram dari pada bertemu hantu." batin Reyhan bergedik.
"Zoe tidak akan hamil anak mu bajingan!" Dad Kevin memberikan pukulan ketiga kalinya.
"Tuan yakin, milik ku tajam dan aku menanam di dalam" celetuk Reyhan yang sekali lagi keceplosan.
Dan kembali mendapatkan tatapan tajam Dad Kevin yang tidak terima mendengar pernyataan dari Reyhan.
Uhuk..uhuk..
Reyhan terbatuk-batuk karena di pukuli habis-habisan oleh Dad Kevin.
Tanpa keduanya sadari Salsa mengintip, kenyataan nya Salsa memang ada di ruangannya itu.
Dan Salsa mendengar semuanya yang membuat dia kesal, apalagi Dad nya mengatakan jika kakak nya akan menceraikan Reyhan yang artinya..
"Dad sudah jangan pukuli kak Rey, pukuli saja kak Zoe yang juga salah" kata Salsa yang keluar dari persembunyiannya.
Dad Kevin mendengar suara Salsa kaget dan melihat ke arah putrinya yang wajahnya terlihat kelelahan.
"Kenapa kesini?" tanya Dad Kevin kaget.
"Habisnya ruangan olahraga di atas nggak ada senjata kaya di ruangan ini" balas Salsa santai.
Dad Kevin menatap tajam Reyhan, lalu dia membawa Salsa keluar meninggalkan Reyhan seorang diri di ruangan itu dengan posisi terikat.
"Dad apa tidak apa?" tanya Salsa kasihan pada Reyhan.
"Tidak, dia laki-laki dan dia pantas mendapatkan hukuman dari kesalahan nya" balas Dad Kevin.
Salsa menatap Dad nya lalu memeluk Dad nya.
"Apa jika nanti aku melakukan kesalahan akan di maafkan?" tanya Salsa serius.
"Tergantung bentuk kesalahan nya" jawab Dad Kevin.
"Apa Dad akan memarahi ku?" Salsa terus bertanya.
Dad Kevinn mengecup kening putrinya, lalu mengusap pipi putrinya.
"Bau acem, ayo berenang kita sudah lama tidak berenang" ajak Dad Kevin membawa Salsa ke arah kolam renang.
Keduanya pergi ke kolam renang, sedangkan Reyhan di ruangan tersembunyi itu hanya bisa menghembuskan nafasnya kasar.
"Tenanglah nanti malam kau akan mendapatkan nya, si cantik akan menjadi milik mu" gumam Reyhan yang memilih membayangkan sosok Zoe istrinya.
🌹
Oh iya yang belum Mampir ke cerita Salsa di ^^Jerat Gadis Misterius^^ langsung capcus yuk, udah sampai bab 28 ya🤗
Cerita nya hanya ada si Oren Paijo ya♥️
Jangan lupa like coment and Vote ya kak ♥️🤗🙏
harus adil
ada yg tau?
kasi tau dong
zoe tdk boleh begitu thp mom n dad nya
bukannya zoe buta sejak lahir ya ?