NovelToon NovelToon
Berbagi Cinta : Selir Kesayangan Dokter Ken

Berbagi Cinta : Selir Kesayangan Dokter Ken

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Poligami / Dokter / Tamat
Popularitas:336.3k
Nilai: 5
Nama Author: ria aisyah

Almahyra seorang anak korban tsunami yang diadopsi oleh seorang dokter lajang bernama Kenzo Takeshi Sato.
Mereka sama-sama memendam perasaan.
Pernikahan Kenzo dengan wanita lain yang bernama Mona tidak bahagia.
Setelah berpura-pura lumpuh dia baru sadar bahwa Almahyra lah yang pantas menjadi istrinya.
Kenzo dan Almahyra diam - diam menikah.

Apakah Mona rela di madu?

Apa yang akan terjadi setelah dia tahu di madu?

Selamat membaca...
Aku tunggu support Anda semua agar aku lebih semangat untuk berkarya.

Love u All.. 😘😘😘
Terimakasih.. 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ria aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEDARI DULU MEMANG BEGITU

Mila dan Almahyra melenggang riang masuk ke dalam mall. Mereka berjalan bergandengan tangan. Setiap yang melihatnya pasti akan mengira jika mereka adalah sepasang ibu dan anak kandungnya.

Dari sorot mata Mila, dia sangat tulus menyayangi Al. Begitupun sebaliknya. Mereka juga terlihat sangat kompak.

Butik. Tempat yang mereka tuju untuk pertama kali dikunjungi. Butik milik sahabat Mila sangat besar dan ramai. Butik kelas atas yang menjual baju dengan harga selangit.

"Selamat siang Nyonya Mila!" sapa salah satu karyawan butik yang sudah sangat mengenal Mila.

"Selamat siang Mbak Loli! Sitanya ada?" tanya Mila.

"Ada di ruangannya, Nyona. Mari saya antar!" Loli mengayunkan tangannya untuk mempersilakan Mila dan Almahyra berjalan di depan.

Mila sudah hafal di mana letak ruangan Sita. Loli mengantarkannya hanya sebagai formalitas saja. Bagi Loli, Mila adalah tamu yang sangat istimewa bagi Sita. Para karyawan senang menyambutnya karena Mila sering memberi mereka uang tips.

"Nyonya Sita, saya datang mengantar Nyonya Mila," ucap Loli setelah berada di depan pintu ruangan Sita dan mengetuknya.

"Bawa dia masuk!" jawab Sita dari dalam ruangannya.

Loli membukakan pintu untuk Mila dan Almahyra. Setelah itu dia menarikan kursi untuk mereka duduk.

"Terimakasih. Ini buat beli cemilan sama teman-teman kamu!" Mila memberikan beberapa lembar uang ratusan ribu.

"Terimakasih, Nyonya. Saya permisi!" Loli tersenyum senang. Dia membungkuk lalu kembali untuk bekerja.

"Kamu kebiasaan, Mil. Anak-anak jadi ngarep tiap kamu dateng ke sini," ucap Sita.

"Biar mereka semangat. Lagian kalau kerja mereka bagus kamu juga kan yang seneng," protes Mila.

"Hehehe... iya juga sih. Eh, tumben-tumbenan kamu datang. Biasanya order kirim aja."

Sita meletakkan alat kerjanya dan fokus menghadap Mila.

"Iya, mau minta kamu bikinin aku baju. Oh, iya kenalin. Ini Al kamu masih inget nggak?" tanya Mila.

"Al? Sepertinya aku pernah dengar. Em, gadis kecil yang tinggal sama Ken, bukan?" Sita balik bertanya.

"Bener banget. Sekarang dia jadi menantuku." Mila merangkul bahu Al.

"Hallo, Tante!" Al mengulurkan tangannya.

Bukannya segera menyambut tangan Al, Sita malah terbengong. Setahu Sita, Ken sudah menikah dengan Mona. Kenapa dia bisa melewatkan kabar sebesar ini dari sahabatnya.

"Heh, malah bengong. Kesambet setan kitiran baru tau rasa kamu!" hadik Mila sambil menepuk lengan Sita.

"Eh, iya. Sita!" Sita membalas uluran tangan Al.

"Maaf Sit. Kamu pasti terkejut mendengarnya," ucap Mila mulai serius.

"Iya. Aku shok mendengarnya. Gimana ceritanya anak angkat kalian bisa menjadi istri Ken?" tanya Sita sambil mengerutkan keningnya.

"Ceritanya panjang. Yakin mau denger?" tanya Mila.

"Yakinlah. Nggak sampai sejam kan?" canda Sita.

"Setahun!" goda Mila.

Al tidak banyak bicara. Sita mendengarkan cerita Mila dengan seksama. Mila hanya menceritakan poin-poin pentingnya saja.

Mendengar cerita Mila, Sita teringat sesuatu. Sejak lama dia merahasiakan ini dari Mila karena takut membuat hubungan antara Ken dan Mona hancur. Akhirnya Sita memberanikan diri untuk menceritakannya pada Mila.

Sita sangat mengenal keluarga Doddy Hendrawan. Bagi keluarga Doddy ketiga anak perempuannya adalah pion yang bisa mereka kendalikan sesukanya. Mereka menjadikan anak-anaknya sebagai pemulus urusan bisnisnya.

Suatu ketika rekan bisnis Doddy meminta Mona untuk menemaninya di hotel. Itu terjadi jauh sebelum Mona menikah dengan Ken. Doddy sendiri yang mengantarkannya ke sana.

Rekan bisnis Doddy merasa kecewa setelah mendapati Mona sudah tidak virgin. Dia membatalkan kerjasama dan menarik semua investasinya karena merasa di tipu. Mulai saat itu sikap Doddy berubah pada Mona.

Doddy memperlakukan Mona berbeda dengan kedua saudaranya. Tidak jarang Doddy berlaku kasar padanya. Baik fisik maupun verbal.

Mona sendiri sering keluar malam sejak SMA. Dia sering pergi ke klub bersama teman-temannya. Pergaulannya semakin bebas ketika dia bertemu dan punya pacar seorang keturunan bule.

Mila dan Almahyra saling bertukar pandang. Mereka tidak menyangka Mona perempuan yang seperti itu. Mereka hanya tahu jika Mona memang sedikit arogan dan suka semaunya sendiri.

"Hemmm, semuanya sudah terlanjur Sita. Sebagai orang tua aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk anak-anakku. Awalnya aku sangat khawatir keluargaku nggak memiliki penerus. Tapi sejak kehamilan Al, aku dan Takeshi mulai semangat lagi dalam berbisnis. Semua yang kami miliki akan kami wariskan untuk cucu kami kelak," cerita Mila penuh perasaan.

"Jadi, Al sedang hamil? Wah, selamat Al. Semoga kalian sehat dan dimudahkan hingga lahiran nanti!" seru Sita.

"Aamiin... Terimakasih atas doanya Tante."

"Sama-sama Sayang." Sita tersenyum ke arah Al. Pandangannya beralih menatap Mila.

"Eh, Mil. Mana desainnya? Katanya mau buat baju?" tanya Sita.

"Oh, iya sampai lupa. Kita keasikan ngobrol sih dari tadi." Mila mengeluarkan sebuah map berisi gambar desain hasil karya Al.

Sita membuka map itu dan melihat isinya. Satu persatu dia lihat desain di tangannya dengan teliti. Dia terpukau dengan detail sketsa dan ketelitian rinciannya. Kepalanya mengangguk-angguk, baru kali ini dia melihat desain seakurat ini.

"Gimana, Sit?" tanya Mila.

"Ok! Aku akan membuatkannya untukmu. Desainnya sangat elegan dan terperinci. Berapa duit nih kamu beli?" tanya Sita.

"Gratis," jawab Mila enteng.

"What? Nggak mungkin kan kamu gambar sendiri. Jangan ngarang deh! Aku tahu kamu gambar kotak aja nggak simetris." Sita mendelik tak percaya.

"Siapa juga yang bilang kalau aku yang gambar. Itu hasil coretan menantu kesayanganku, Sita!" jawab Mila dengan nada sombong.

"Al? Beneran?" tanya Sita sambil melirik ke arah Almahyra.

Al tersenyum malu-malu.

"Iya. Siapa lagi. Hebat kan?" Mila kembali menonjolkan kemampuan Al di depan Sita.

"Hooh. Sumpah aku nggak nyangka banget." Sita masih saja terpukau melihat sketsa di tangannya.

"Sejak kapan kamu pintar mendesain Al?" tanya Sita penasaran.

"Al belum lama belajar desain kok Tante. Kebetulan Al ambil jurusan fashion designer. Cuma ini Al lagi cuti kuliah, jadi Al bikin sketsa buat ngisi waktu luang," jawab Al.

"Wah, kamu sangat berbakat Al. Kalau kamu mau kita kerjasama yuk! Kadang tante nggak ada ide buat bikin model baju yang unik dan elegan seperti desainmu. Kita bagi hasil nantinya," ucap Sita menawarkan kerjasama pada Al.

""Boleh Tan. Nanti Al kirim via fax desain dari Al."

"Ok, Sayang!" Sita tersenyum senang.

"Mil, kamu pasti seneng dong punya mantu yang pinter dan menggemaskan seperti Al."

"Banget. Lagian kamu punya mantu bule semua. Kesepian kan jadinya." ucapan Mila membuat Sita cemberut.

"Hmm, Lin sama Yan nggak suka sama yang lokal. Aku jadi iri deh sama kamu. Coba dulu Lin atau Yan sering main ke rumahmu." Sita menyangga kepalanya di atas meja.

"Maksud kamu biar salah satu dari mereka jatuh cinta sama membantu gitu? Mana boleh. Bisa-bisa anakku bunuh diri karena cemburu. Ken selalu protektif sama Al. Temen cowok aja dia awasin," jelas Mila.

Al hanya diam mendengarkan obrolan Mila dan Sita yang tidak ada habisnya itu. Kadang dia juga ikut tersenyum saat mendengar obrolan lucu mereka. Sesekali Mila juga melibatkan Al dalam obrolan.

****

Bersambung...

1
Umar Muhdhar
y
Umar Muhdhar
4
Tining Revi
orang kaya nasih aja kekurangan uang buat beli rumah thor. apalagi kaum seperti diriku thor.
Cen Li
ok
Arya Al-Qomari@AJK
sebel juga sih sama almahyra. usia udah 20 tahun, udah kuliah, udah nikah juga kenapa terima-terima aja di dzolimi Mona (bini tua suaminya). klo q, udah balik q gampar si Mona. untuk urusan Kenzo mah belakangan saja karena Kenzo juga gk ngasih hukuman thd Mona Krn udah dholim thd Al.
Arya Al-Qomari@AJK
aduh Yaa Allah, kenapa Kenzo sikapnya lemah banget thd Mona? payah si Kenzo.

semoga saja anak q sikapnya gk lemah spt dr. Kenzo karena anak q namanya juga kenzo
Rati Nafi
❤️❤️❤️❤️
Turmini Marjo
ceritanya bagus
Rose Mustika Rini
visit dokternya kenapa ga langsung dokter yg bertanggung jawab..
Rose Mustika Rini
ini mah mending sama si Vea dr pada Mona...kasian jg si Kenzo ditinggal pergi pacar karena sakit dapat yg baru jahat tp akhirnya dpt yg terbaik si Almahyra anak angkat...
Rose Mustika Rini
thor ga ada cerita awalnya Kenzo bertemu sama Almahyra
Rose Mustika Rini
ga jelas si lu Mon mau Ken mau David...sekarang mah meding kamu sama David udab bebas dr ortu kamu...klw kamu ttp kejar Ken karna harta dan kedudukan kamu ga bakalan bahagia kayak Ken dan Al...klw kamu jujur dan berubah pasti Ken ga akan menjatuhkan kamu dan ttp punya posisi di RS sesuai dengan hak kamu yg emank seorang dokter yg bagus...kan klw seperti itu kamu jg ga iri mulu
Sunarti
Mona yg tak tau terima ksh harusnya jadi sadar
Ana Susana
👍
Sunarti
bosok,,, bosok Mona dan David bagaimanapun kejahatan akan tetap ketauan
Sunarti
Mona dan David ternyata sering melakukan berzina
Sunarti
paling keduanya berzina
Sunarti
apa Kenzo yg hrs ngalah melulu mikir dong Kenzo jg punya hati kamunya aja yg ngeyel keras kepala dan slalu membuat menang sendiri
Sunarti
mg aja Mona gak berbuat yg aneh" sama Al
Sunarti
Al lbh baik diam dan menerima perlakuan Mona yg gak punya perasaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!