NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Menikah Dengan Sahabat Kekasihku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Patahhati / Perjodohan / Tamat
Popularitas:320.2k
Nilai: 5
Nama Author: gustikhafida

TAHAP REVISI

Warning 21+

CERITA INI MENGANDUNG UNSUR DEWASA.

Seorang sepasang kekasih yang sangat harmonis, tiba-tiba sang pria di vonis dengan penyakit kanker otak stadium akhir, dia adalah Reza.

Sebelum malaikat maut menjemputnya ia menginginkan kekasihnya Nesa menikah dengan sahabatnya yang bernama Vino.

Mereka menentang, karna mereka yakin reza akan kembali sehat seperti sedia kala,

Lambat laun, kondisi reza semakin memburuk dan terpaksa membuat vino mengambulkan permintaan terakhir dari sahabat yang sudah dia anggap kakaknya sendiri.

Pernikahan itu terjadi, 2 insan kini menjadi sepasang suami-istri yang dilandasi tanpa cinta.

Cukup cepat bagi Vino membuka hati untuk mencintai istrinya, karna dari sikap Nesa yang polos, dia juga berhati malaikat.

Siapa sangka mereka akan jatuh cinta....

Dan siapa sangka ayah dari Vino merestui pernikahan putranya

Awal yang membahagiakan, kehidupan mereka semakin damai tanpa ada masalah..

Tapi pada saatnya, setelah Renata mengetahui putranya menikah, ia tidak terima dan akan membuat mantunya itu tidak betah dan menceraikan putranya karna Renata sudah mempunyai calon yang akan ia jadikan menantu tersayangnya, ya itu Cinta Pertama dari Tuan Devino..

Kehadiran Vicky akan memperngaruhi hubungan rumah tangga mereka.

Apakah mereka akan mampu menghadapi ujian rumah tangga atau mereka akan berpisah sebelum malaikat maut menjemputnya

Yuk simak kisahnya.

Note : Para reader ini hanya ilustrasi belaka, maaf jika ada kesamaan tempat atau nama dari tokoh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gustikhafida, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22- Pertemuan yang tidak disengaja

"Silahkan kembali duduk gadis kecil, aku tidak akan mengganggumu, aku hanya bertanya kenapa kamu menangis!! " Ucap laki-laki itu yang melangkah menghampiri Nesa

Nesa kembali duduk, dia tidak ingin berdebat, toh Laki-laki itu tidak berniat menganggunya,

Memikirkan Vino membuat hatinya terasa sakit, karna ia sudah terlanjur mencintai Vino suaminya,

Laki-laki itu mendudukkan diri disamping Nesa, dan melihat rantang di dekat gadis itu.

"Untuk apa gadis kecil sepertimu berada di kota sebesar ini sendirian?hemm" Tanyanya dengan suara yang lembut, tubuhnya ia hadapkan menghadap pada gadis kecil sampingnya

Nesa menoleh, ia mendengar nada bicara orang ini sudah tidak sekasar kemarin.

"Tidak ada apa-apa. " Jawabnya, ia tidak mungkin menceritakan masalah pribadinya kepada seseorang yang tidak ia kenal, apalagi seseorang di sampingnya pernah membuat dia ketakutan

"Baiklah, aku mengalah, .. " Batin laki-laki itu,

Cukup lama mereka saling terdiam, dan laki-laki itu sedang berusaha mencari pokok pembicaraan, ia melihat kotak nasi di dekat gadisnya itu

"Lalu ini kotak apa?? "

Nesa menoleh "Kotak nasi,, jika kamu mau, ambil saja.. "

Tanpa dosa dia segera membuka kotak nasi itu, dan melihat beberapa menu makanan kesukaannya di dalam kotak makanan ini.

"Habiskan jika kamu mau!! " Ucap Nesa saat melihat seseorang itu sudah memasukan suapan pertama

"Mari kita berteman Nona,.. " Ucap laki-laki itu yang mengulurkan tanganya

Nesa menoleh kembali, ia melihat tangan laki-laki itu terulur, dengan ragu ia menerima uluran tangan tersebut

"Namaku Vicky.. " Ucap Vicky

"Vanesa, panggil saja Nesa.. " Ucap Nesa yang langsung menarik uluran tangannya

"Masakanmu sangat enak, kalau boleh tau umurmu berapa?? " Tanya Vicky yang menyukai masakan Nesa

"Terimakasih Tuan, umurku 20tahun.."

"Jangan panggil Tuan, aku bukan Tuanmu!! " Terdengar suara Vicky yang tidak menyukai ucapan gadis di depannya

"Lalu??aku harus memanggilmu apa?? Om, kakak, ??" Tanyanya sambil berfikir

"Imutnya dia, tanganku ini meronta-ronta ingin mencubit pipi cubynya yang menggemaskan.. " Batin Vicky menatap aneh Nesa

"Bukannya menjawab malah melamun.. " Batin Nesa

"Hallo kaka, om!! " Nesa berusaha menyadarkan lamunan orang dihadapannya

"Eh, iya.. " Vicky tersadar dari lamunannya saat tangan Nesa mengalun di wajah Vicky

"Boleh, itu bagus.. " Jawabnya yang kurang fokus

"Apanya yang bagus?? "

"Om atau kakak? " Ucap Nesa kembali

"Eh maksud aku kaka, aku belum terlihat tua dan belum pantas jika disebut om.. "

"Oh baiklah kakak, haha.. " Nesa berbicara sambil tertawa karna dengan sebutan kakak ini

"Lihat tertawanya saja sangat manis.. " Batin Vicky terpesona

Cukup lama mereka berbincang, Nesa tidak menyangka seseorang yang pernah ia anggap orang kejam malah sekarang sedang duduk tertawa dengannya

"Maaf kak, aku harus pulang.. " Ucap Nesa yang melihat jam di ponselnya

"Ya ampun Nes, jangan terlalu berharap kepada suamimu itu, buktinya sampai sekarang dia tidak menghubungi mu!! " Batin Nesa saat melihat ponselnya

"Aku antar.. " Ucap Vicky yang sudah bangkit dari duduknya

"Eh, tidak usah, aku bisa naik taksi online.. "

Tiba-tiba Vicky mendapat telfon dari sekertarisnya untuk segera ke kantor karna ada ayahnya yang sedang berkunjung

"Ayahmu ingin bertemu denganmu, kau cepatlah pulang, jangan membuat beliau menunggu terlalu lama, jika tidak! aku tidak ingin mendapatkan segerombolan pertanyaan yang menyakut keseharian hidupmu!! " Rain berbicara di sebrang sana, lalu mematikan telfonnya sebelum Vicky menjawabnya

"Bedebah!! sekertaris macam apa kau, berani-beraninya kau bersikap seperti ini pada bossmu!! " Batin Vicky yang geram, ia segera memasukan ponselnya kedalam kantong sakunya

"Kali ini kau lolos gadis kecil... " Vicky berkata di dalam hatinya, ia memandang gadis impiannya yang sedang melamun

"Okeh, lain kali aku akan mengantarmu,.. " Ucap Vicky yang menyadarkan lamunan Nesa

"Berikan nomor ponselmu!! "

"Hah! Buat apa!! "Jawab Nesa terkejut

"Untuk menghubungimu!! "

"Jangan!! " Ucap Nesa spontan

"Aku hanya tidak ingin Vino marah jika aku mempunyai teman laki-laki, aku harus menjaga perasaan suamiku.. " Batin Nesa

Ketika Nesa sedang memesan taksi online, Vicky merebut ponsel Nesa, dan mencatat nomor ponsel dirinya lalu menghubungi ke ponselnya,

"Jangan!! Mau apa kak!! "

"Nih!! " Vicky menyodorkan ponsel Nesa yang ia rebut tadi

"Kakak!! " Teriak Nesa saat ponsel itu sudah berada di genggamannya

"Aku hanya mencatat nomor ponselku di ponselmu!! "

"Dan aku sudah memesan taksi online, mari kita menunggu.. " Vicky membawa Nesa ke kursi dekat jalan, agar tidak menunggu terlalu jauh

"Menyebalkan!! " Gumam Nesa yang masih bisa di dengar oleh Vicky

"Gadis kecil, aku dengar!! "

"Eh maaf kak, hehehe, . " Nesa menggaruk kepalanya yang tidak gatal,

"Rupanya pendengaranmu sangat tajam, tapi okelah, ayo kita berteman, sepertinya kamu orang baik.. " Batin Nesa yang melihat punggung Vicky, karna Vicky berjalan lebih dulu

10 menit kemudian taksi online itu datang, Vicky membukakan pintu untuk gadis kecil itu dan memberi perintah serta beberapa pecahan uang kepada pak supir.

"Eh kak, aku bisa bayar sendiri!! " Ucap Nesa yang melihat Vicky membayar tarif ongkosnya

"Ini balasan karna kamu sudah memberiku makan siang gadis kecil.. "

"Eh, tapi kak!! " Nesa masih menolak

"Pak, antar dia sampai kerumah dengan selamat.. " Ucap Vicky yang mengabaikan tolakan Nesa

Setelah kepergian Nesa ia tersenyum senang, akhirnya ia bisa mendapatkan nomor gadis kecilnya itu.

"Tapi kenapa dia menangis?? " Gumam Vicky

Ia menggelengkan kepalanya, tiba-tiba ucapan Rain yang berkata ayahnya sedang di kantor pun terlintas di otaknya, segera ia masuk kedalam mobilnya dan berjalan menuju kantor

Saat sudah sampai di depan rumah Nesa, ia melihat mobil suaminya sudah terparkir di halaman rumah, tiba-tiba bayangan wanita itu terlintas dipikiranya

Ia masuk dengan langkah gontai, tubuhnya lemas,

"Sayang.. " Panggil Vino yang melihat Nesa memasuki rumahnya tetapi pandangannya masih fokus pada laptopnya

"Iya Vin, eh hubby.. "

"Darimana Nes!! " Tanya Vino yang melihat Nesa berpakaian rapih

"Emm dari.. " Nesa berfikir

"Dari mana ya, tidak mungkin aku bilang jika aku ke kantormu dan melihat mu sedang bersama wanita lain, aku belum siap kehilangan mu.. " Batin Nesa

"A-aku diajak pergi sama bu Titin.. " Ucapnya berbohong

"Maafkan aku, aku akan mencari sebuah kebenaran terlebih dahulu, agar aku tidak salah mengambil langkah selanjutnya.. " Batin Nesa

.........

"Ada apa Ayah menemuiku!! " Tanya Vicky yang melihat Ayah nya duduk di sofa ruang kerja,

Vicky segera mengambil beberapa minuman dingin lalu duduk didekat Ayahnya

"Vic, ada apa! kenapa kau terlihat bahagia ! " Ucap Rayhan yang melihat putranya tersenyum

.

.

.

.

.

Hay gaes, Mohon maaf jika ada kesalahan kata atau kalimat.

Dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian disini (like, favorite, komen, vote dan hadiah🎁)

......... #Happy Reading😘#.........

1
Dini Mulyati
banyak konflik n airmata jd bikin nyess sedih banget.... /Sob/
Impun
yaa jadi g semangatt bacnya vicky sudah meninggal
Sha_
ak kasih boom like ya kakak othor.. tolong dukung karya pertamaku juga ya.. semangat!!
Rinjani
thor ngantung euy
Tulip
cocok lah ulat bulu sm ulat daun 😂😂😂
Tulip
😁😁😁😁😁
Tulip
😂😂😂 vino langsung kesentrum
Tulip
baru baca udah bikin gw mewek 😭😭😭😭
Leli Leli
mangkin seru aja nih ceritanya tapi maaf ya hrs nyicil lagi🙏


jangan lupa mampir lagi di lapak ku say👌🥰
Leli Leli
gak.selingkuh lalu apa donk namanya sungguh membagongkan
Leli Leli
ibu mertua yang su'uzon dijawab makasih malah emosi hadehhhhh
Leli Leli
Nesa sabar banget ya gak langsung ngomong sm vino apa yang telah ia lihat dikantor kemarin
Leli Leli
vino gitu amat ya sama ibu kandungnya juga.....kalimatnya itu lho
Leli Leli
ternyata oh ternyata......begitu ceritanya☺️
Leli Leli
hy aku mampir lagi ni say🤗🤗🤗
Sweet chicie💞
baru online lagi ternyata sudah tamat 😍
Khafida II
belum ending, sengaja aku kasih label tamat, karena belum bisa up lagi
Ummi Faizah
uda ending atw blm ya gk up lgi😁😁
Leli Leli
wah salah paham nih Vino
Leli Leli
hahaha akhirnya ada yang berani bilang Vicky gila
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!