NovelToon NovelToon
Kita Berbeda Alam

Kita Berbeda Alam

Status: tamat
Genre:Romantis / Fantasi Urban / Fantasi Urban-Percintaan Modern / Petualangan / Cinta Beda Dunia / Mata Batin / Action / Tamat
Popularitas:379.7k
Nilai: 5
Nama Author: meidina

Rafasya tak mengira jika kelebihannya membuatnya harus kehilangan orang-orang yang di cintainya.

Rafa dan Raka akan berjuang demi cinta mereka, meski harus menghadapi semua tantangan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon meidina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

gadis bodoh itu.

Rafa sedang duduk sambil menikmati matahari pagi, sedang Raka sudah siap berangkat.

"kamu mau kemana?" tanya Rafa melihat kembarannya itu.

"aku harus mengajar kelas seni bro, kebetulan aku di terima di sekolah tempatmu," jawab Raka.

"bagus kalau begitu, bekerjalah yang giat, mungkin aku akan busa masuk besok hari," kata Rafa tertawa.

"ya, karena murid-murid cewek mu sudah meneror ku, baiklah aku pergi," pamit Raka.

Raka pun sudah pergi dengan mengunakan mobil, pasalnya dia juga harus membawa beberapa peralatan.

saat sampai di sekolah, para siswa menyambut Raka dengan hangat.

"pagi mas," sapa semuanya.

"pagi, boleh minta tolong, bantu saya membawa ini ke laboratorium seni ya," kata Raka.

"siap mas, oh ya nanti kita mau belajar buat apa?" tanya Rian tak sabar.

"seharusnya melukis, tapi kalian pasti tidak membawa bahannya, jadi nanti kita mungkin belajar membuat sketsa dulu," jawab Raka.

"kalau bikin lagu, aku semangat ini," saut Andre.

"boleh kok, asal kamu bisa baca note balok," jawab Raka tertawa.

"itu mas yang susah," jawab mereka.

"sudah-sudah, sekarang masuk kelas dulu karena pelajaran pertama akan mulai," kata Raka.

para siswa pun pergi dari ruangan itu, sedang Raka melanjutkan beberapa lukisan yang belum selesai.

itu adalah lukisan yang penuh arti, bahkan membuatnya sketsanya membuat Raka lelah.

tak lama rombongan anak kelas XI IPS masuk kedalam ruangan sambil membawa peralatan lukis mereka.

"selamat pagi kak," sapa semua murid yang duduk di kursi masing-masing.

"pagi, kali ini kita akan menggambar suasana pedesaan, atau kalian boleh melukis apapun yang ada di otak kalian, hari ini tidak ada batasan, lukisan harus sesuai keinginan kalian, sekarang kita mulai," kata Raka.

Raka menghampiri satu persatu muridnya, lukisan itu terlihat abstrak.

Raka hanya tertawa dan membantu mereka menemukan konsep, tapi saat di murid terakhir.

Raka malah terkejut melihat gadis itu melukis Rafa, "kamu menyukainya?" tanya Raka langsung.

"ah ... tidak, saya hanya kagum padanya, karena Aira yang dia miliki," jawab gadis itu.

"siapa namamu?".

"Loly," jawab gadis itu.

"Loly," kata Raka mengulang perkataan gadis itu.

"eh bodoh, ambilkan air dong aku butuh untuk mencuci kuas nih," kata Ratna.

"baiklah," jawab Loly.

"hentikan, kamu Ratna ambil sendiri jangan menyuruh murid lain, saya tak suka itu," kata Raka.

"baiklah kak," jawab Ratna.

"Loly lanjutkan lukisannya," perintah Raka.

saat semua murid melukis, Raka memainkan gitar dengan lembut dan bisa membius para pendengarnya.

para siswa pun merasa begitu tenang dan dapat melukis dengan baik, sedang Loly malah sangat membenci irama itu.

mereka pun tak sadar hingga jam pelajaran habis,"kalian bisa melanjutkan lukisan itu di rumah, dan setelah itu kumpulkan di saya,", kata Raka.

"baik pak," jawab semua muridnya.

kini giliran anak kelas X IPA, mereka sudah datang dengan gitar di tangan mereka.

sedang di rumah Rafa melihat Lulu yang memperhatikan dirinya, tapi gadis itu tak berani mendekat.

ternyata Adri baru pulang setelah menjemput Rania pulang dari TK, Rania langsung menghampiri Rafa.

"siang kakak Rafa."

"siang cabtik, bagaimana sekolahmu?" tanya Rafa.

"semuanya berjalan baik, tapi tadi ayah tak sengaja menabrak Bu guru di kelasku," kata Rania.

"itu kecelakaan, habis murid-murid kalau keluar dorong-dorongan, beruntung guru tadi tak jatuh," jawab Adri

"jadi apa dia guru yang cantik, hingga om malu begitu?" goda Rafa.

"sudahlah, ayo nak kita ganti baju terus ikut ayah ke pengilingan, karena hari ini ada muatan banyak yang harus di kirim ke luar Jawa," kata Adri.

"siap ayah," jawab Rania.

1
diara
terimakasih banyak atas karya mu author aku suka ...
Chercher
suka sama wulan
🌸💫Dhaniatree🔥🌻
ng jember jenenge amben
Chercher
rajin doa, tapi sama calon istri udah cium tangan. belum muhrim
Chercher
Rafa sembuh yuuk
Chercher
cerita sebelumnya judulnya apa ya??
RS
Luar biasa
Momz Zahira
sedihh jd teringat sma alamarhum ibu aqu 😭😭
Momz Zahira
sedih bngt ampe terharu ini 😭😭
Ririn Saftaliana
semangat kk, aq tunggu karya2 mu yg bru
Ririn Saftaliana
typonya banyak thor, tetap semangat...
GALAXY GAMING
dr awal novel thor, selalu aja orang terdekat yg mengkhianati, sedih aku apa y memang begitu, gak bisa y aman tentrem aja gitu
GALAXY GAMING
kalau berdasarkan novel yg sebelumnya, itu raka juga ada khodam harinau juga warnanya hitam, kl Rafa warna putih ko ini semua sekarang jadi punya rafa, aku agak belibet sama alur deh
GALAXY GAMING
karakternya ko beda, antara rafa dan raka kyk k tuker gitu,
arfan
up
Anonim
Eh Rania lu jdi anak angkat gk tau diri bngt udh di mskkin malah gk mw lebih baik lh pergi sna
Anonim
Jelaslah Rania kan anak angkat Adri bkn anak kandung jdi ya Adri blm nikah psti
Anonim
Dsr Rania anak angkat bkin nyusahin
Mulya Cahaya
Raka sama wulan
Zay Zay
ach babang raka aq kan jd ikut malu.😊😊😊😊☺☺☺☺☺
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!