NovelToon NovelToon
Don'T Forget Me

Don'T Forget Me

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Teen School/College / Tamat
Popularitas:4.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Aisyah Aisyah

10 tahun lamanya, Melody Alexandria kembali dipertemukan dengan sahabat masa kecilnya, yaitu Glan Algalasta. Mereka bertemu di sekolah yang sama dan kebetulan satu kelas. Kini, benih benih cinta mulai tumbuh diantara keduanya. Namun perjalanan cinta mereka tak selamanya mulus. ada beberapa konflik yang harus mereka hadapi


bagaimanakah kisah selanjutnya? mungkinkah mereka akan terus bersama?
simak ceritanya, terima kasih😊

insyaallah up setiap hari😊


Follow IG: @yeniaisah191

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aisyah Aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. aku senang mendengarnya

SEMAKIN BESAR SUDUT PANDANGMU PADA DUNIA, MAKA KAMU AKAN SEMAKIN MERASA KECIL BERADA DIDUNIA INI. KARNA HIDUP TAK HANYA DUA SISI.

~Melody Alexandria~

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...----------------...

...****************...

......................

kicauan burung yang bertengger didahan dahan pohon membangunkan tidur nyenyak Melody, Dia menggeliat dan terbangun lalu membuka jendela, merenggangkan otot ototnya dan menghirup betapa segarnya udara dipagi hari ini.

PRANK!

BRUGH!

Melody cepat cepat keluar dan mendapati Sandy yang sudah tergeletak didepan pintu.

"paman!" serunya langsung memapah Sandy dan membaringkannya disofa. Tidak aneh, ini sudah biasa terjadi. Namun sepertinya malam ini dia mabuk berat.

"mau sampai kapan paman seperti ini? apa paman tidak menyayangi diri paman sendiri?" tanyanya.

Namun karna kesadaran Sandy yang tidak stabil itu dia hanya bergurau dan bicara tidak jelas seperti orang mengigau.

Melody memutuskan untuk meninggalkannya dan membiarkannya istirahat. Namun tiba tiba, Sandy berhasil mencekal pergelangan tangannya.

"emmh...,aku menyayangimu" ucapnya dengan suara pelan hampir tak terdengar. Matanya terpejam dan mulutnya bergetar.

Melody tersenyum bahagia, dia senang mendengar ucapan Sandy walau dalam keadaan tidak sadar.

"aku tahu itu paman!" senyumnya penuh rasa haru.

...****************...

Setelah cukup lama kepergian Melody ke sekolah, Sandy terbangun dari tidurnya. Perlahan dia mulai bangun dari sofa sambil mengerjapkan matanya beberapa kali menyesuaikan penglihatannya dengan cahaya temaran yang ada disekitarnya

Lalu dia mengedarkan pandangannya dan mendapati sepiring nasi goreng dan segelas susu yang ada diatas meja, ada secarik kertas yang tersimpan disana. Sandy segera mengambilnya dan membaca tulisan itu.

paman, aku tidak berani membangunkanmu. Kalau sudah bangun cepat makan sarapanmu ya, maaf kalau keburu dingin

betapa polosnya gadis itu, membuat Sandy jadi luluh karna sikapnya yang baik. Sangat tak rela harus memanfaatkan gadis polos itu untuk keuntungan dirinya sendiri. Tapi tak ada pilihan lain, egonya lebih penting daripada kasih sayangnya untuk keponakannya itu.

Sementara keadaan disekolah, Melody mengisi kertas jawabannya dengan penuh semangat. Bolpoinnya terus bergoyang mengisi kertas putih kosong itu.

Namun ketenangannya terganggu saat seekor kecoa dari kolong meja terbang dan menempel diroknya lalu pindah kemeja.

"wuhaa kecoa!!" bukan Melody yang berteriak, tapi Aril yang langsung melompat dari kursinya.

Tentu hal itu menyita perhatian semua yang ada dikelas.

PLAK!

"dapat!" ucapnya, begitu dia memukul kecoa itu dengan bukunya.

"hahahaha!" semua langsung tergelak melihat kelakuan Aril. Padahal dia terkenal sebagai sosok pria tampan yang ramah, jarang tertawa dan selalu memamerkan senyum manis. Tapi kali ini dia berteriak, sangatlah lucu.

"sudah sudah, kembali fokus ke pelajaran kalian!" lerai bu guru.

akhirnya pelajaranpun usai, mereka segera keluar kelas.

"Bagaimana kau tidak takut dengan kecoa?" tanya Aril masih ingin membahas kecoa itu.

"dirumahku banyak!" ucapnya seadanya .

"Ayo kekantin!" ajak Glan yang kini sudah ada disampingnya.

"ayo!" senyumnya langsung beranjak dan di ikuti oleh sahabat sahabatnya.

Sesampainya dikantin, mereka memesan beberapa makanan dan tentu saja diiringi dengan berbincang bincang.

"Resya, bagaimana keadaanmu sekarang?" tanya Melody mengingat malam tadi.

"sudah lebih baik" jawabnya sambil tersenyum tipis.

tentu saja baik, bagaimana tidak? semalam Glan meperlakukannya begitu spesial, membuat hatinya cemburu saja. Namun dia harus mulai terbiasa dengan hal itu.

"bagaimana kau bisa langsung tahu kalau orang yang menelpon itu Satria?" tanya Glan penasaran.

"sebenarnya, aku melihat Resya berbicara dengan pria asing yang misterius, jadi saat ia tak kunjung kembali, aku mulai khawatir"

Glan hanya mengangguk pelan, sementara Resya terpaku menatap kearah Melody. Gadis itu cukup pintar, dia tidak mau munafik untuk mengaguminya.

"kalian bicara apa?" tanya Aril yang sedari tadi hanya diam tak mengerti.

"lupakan saja, ah ngomong ngomong, aku belum melihat Angelica pagi ini!" jawab Melody mengalihkan pembicaraan.

"siapa peduli pada gadis itu!" sahut Aril dengan wajah memelas.

Melody tersenyum, namun dalam hatinya dia merasa bingung. Bagaimanalagi caranya untuk menyembunyikan masalah ini? tapi sepertinya dengan menjodohkan mereka, maka semua akan selesai dengan cara yang baik.

1
bebek terbang
😍
Susi Nuraini
bingung baca nya
kagome
Luar biasa
Okto Mulya D.
Melody hamil anak siluman Glan atau gendruwo yang menyamar jadi Glan..hiks hiks..pas malam Jumat lagi baca ginian
Okto Mulya D.
kenapa jadi hantu - Glan, kasihan Melody dan Gray penderitaannya tiada akhir.. semuanya mati.
Okto Mulya D.
Dia datang bawa anak dan istrinya.
Okto Mulya D.
Mantab sekali, asisyah masih SMP sudah bikin novel online. terus semangat kamu pasti lebih bagus dari ini..
Okto Mulya D.
Kena azab kayaknya lama tak mati-mati barulah dapat maaf dari Melody lancar
Okto Mulya D.
Sandy itu harus dikasih pelajaran kayaknya..orang bejat begitu.
Okto Mulya D.
Author, knp begini digantung terus..sudah beberapa kali lhoo
Okto Mulya D.
rusakkkkk status keluarga yang agung..
Okto Mulya D.
itu bukan cinta tapi pelampiasan Aldridge
Okto Mulya D.
Thor kenapa maju mundur gini moodnya...
Okto Mulya D.
Susah kalau cinta tapi zaman sekarang - males yaa
Okto Mulya D.
Karma apa nanti menimpa Sandy, orang bejat ituuuu
Okto Mulya D.
settingnya koq aneh, Thor. suasana di kota kecil tetapi ada hotel, dan mobil sport. Agak kontras antara cerita dengan suasana yang Author bangun...
Okto Mulya D.
cinta remaja itu beda ya..
Okto Mulya D.
Gadis anehh bisa sembuyikan masalah sebesar itu, menghidupi pamannya bukan malah sebaliknya
Okto Mulya D.
waduh Thor ceritamu loncat2 kayak kutu loncat..
Okto Mulya D.
Ceritanya sedih ya Thor, gadis cantik yang tidak beruntung! Namun dia tegar dan menjalani apa adanya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!