NovelToon NovelToon
Aluna Batara

Aluna Batara

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:485.6k
Nilai: 4.7
Nama Author: Usan

Gadis remaja cantik, manis dan sederhana ALUNA MYSHA , 'Luna' itu yang sering di panggil oleh teman teman sekelas nya sekarang, maka dari itu gadis ini terbiasa dengan panggilan 'Luna'.

Gadis remaja yang memiliki masa lalu yang suram, yang berusaha gadis ini lupakan, namun suatu ketika kejadian itu terjadi kembali membuat ALUNA kembali merasakan masa sulit yang sulit dijelaskan..

Akibat sesosok pria yang bernama REYNAD BATARA BREE. Pria yang sering kali di panggil 'Rey' itu adalah anak bungsu dari keluarga 'BREE' pengusaha terkaya di Asia, namun berbeda dengan anak anak pengusaha lainnya, Rey tidak terlalu membanggakan latar belakangnya dan nama marganya. Meskipun seantero sekolah tau dia dari anak pengusaha, dan sifatnya yang kalem tak banyak bicara hanya kepada ketiga sahabatnya saja yang tau sifat dibalik dingin dan kalemnya Rey.

"Sorry gue gak sengaja!" Reynad Batara.

"Gak papa gue juga salah." Aluna Mysha.

Pertemuan pertama yang tidak disengaja membawa perasaan mereka seperti berada di atas perahu yang terombang ambing di tengah laut.

Penasaran sama kisahnya Aluna?
Langsung baca saja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Usan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tercium Kebusukan! ●_●

"Aluna ada yang nyari!" Teriak teman sekelasnya dari arah pintu, dengan cepat Aluna menoleh, "Iya." Jawab gadis itu lalu beranjak dari duduknya dan berjalan menuju pintu kelas.

"Loh Kak Rey!" Ucap Aluna saat tau orang yang mencarinya adalah sang pacar.

Orang orang sekitar sudah biasa melihat interaksi Aluna dan Rey bahkan Rey pernah bilang pada orang orang disekolah bahwa Aluna miliknya jika ada yang berani macam macam maka berurusan langsung dengannya.

Entahlah harus senang atau merinding saat mendengar dan tau itu dari teman sekelasnya, banyak yang mengucapkan kata selamat dan beruntung bisa menjadi pacar Rey, setau mereka Rey dingin jarang berinteraksi dengan wanita, hanya ada satu wanita dulu sebelum Aluna pindah ke sekolah ini namun sayang wanita itu sudah meninggalkan Rey untuk selamanya.

Aluna sempat takut jika dirinya hanya pelampiasan perasaan Rey yang terkubur itu karena cintanya di masa lalu, namun Aluna meyakinkan dirinya sendiri dia memilih hatinya dari pada logikanya.

Hatinya terlalu kuat untuk sekarang membela Rey dan memilih Rey.

Pria itu tersenyum mengusap kepala pacarnya, " Udah makan?" Tanya Rey yang di jawab gelengan, "Kantin yu?" Ajaknya.

Aluna mengangguk dan sebelum melangkah Aluna berbalik menghadap Nadia dan mengatakan, "Gue ke kantin bareng Kak Rey." Ucap Aluna yang hanya gerakan bibir saja dan Nadia paham itu laku mengucapkan Ok tanpa bersuara juga.

Aneh banget mereka berdua.

Rey menggengam tangan Aluna setelah melihat interaksi sang pacar dan sahabatnya itu, "Aneh banget sahabat kamu!" Ucap Rey tiba tiba.

Aluna menoleh, "Nadia?" Tanya nya memastikan dan Rey mengangguk, "Emang aneh dia mah, aneh kadar tingkat tinggi, hihi." Aluna cekikikan membuat Rey menutup bibirnya spontan.

Aluna menoleh matanya melotot seolah minta penjelasan, "Jangan ketawa nanti ada yang terpesona sama kamu terus Kaka gimana?" Ucap Rey dengan wajah yang dibuat buat memelas.

Uh, Aluna tidak tahan dia tidak bisa marah jika Rey bertingkah selalu seperti ini.

"Gombal!"

"Aws!! Sakit sayang." Rey meringis lagi lagi Aluna mencubit kecil perutnya.

"Biarin suruh siapa gombal." Jawab Aluna acuh, tapi menahan rona merah dari pipinya.

"Dihh pura pura kesel tapi pipinya merah tuh." Ah Rey suka sekali menggodanya.

Menyebalkan.

"Aku balik ke kelas lagi nih." Ancam Aluna menghentikan langkahnya.

"Aishh selalu mengancam." Ucap Rey mencubit gemas pipi sang pacar.

"Ihh sakit cubit cubit mulu." Aluna meringis mengusap pipinya akibat ulah Rey.

"Kamu gemesin yang."Jawab Rey lalu menarik lengan Aluna dan kembali berjalan menuju kantin.

"Aku sayang kamu." Bisik Rey tepat ditelinga Aluna dan bertepatan juga mereka sudah memasuki kantin alhasil Aluna diam tidak bisa berbuat apa apa karena banyak orang.

Rey tersenyum puas karena berhasil menggoda Aluna tanpa ada cubitan dan terikan dari sang pacar, Rey pun berlalu meninggalkan Aluna di kursi khusus memang tempat Rey dan dkk namun masih belum ada kawan kawan Rey.

Rey pergi memesan makanan untuk mereka, Rey tidak menanyakan makanan apa yang diinginkan sang pacar, Rey random membelinya dan Aluna pasti akan memakannya, Rey yakin itu.

"Temen temen Kaka pada kemana?" Tanya Aluna saat Rey duduk disebelahnya, dan melupakan kejadian tadi.

Selamat. Batin Rey.

"Masih dikelas sih tadi belum beres nulisnya." Jawab Rey menghadap Aluna memainkan ujung rambut sang pacar.

"Emang Kakak udah beres?" Sedikit ada nada mengejek dari Aluna.

"Kamu ngejek Aku yang? Hemm." Rey mencubit gemas di puncuk hidungnya.

"Ihh ya kali aja kan Kak." Elak Aluna yang malah mendapatkan rambutnya acak acakan ulah Rey, "Kaka ihh berantakan." Protes Aluna namun Rey acuh.

"Biarin, biar cuma aku aja yang suka sama kamu yang lain jangan." Kan keluar sudah posesif nya.

Huh dasar pacar posesif Reynad Batara!

Batin Aluna.

"Woyy jahat lo main ninggalin kita!" Bagas dan yang lain tiba tiba datang, apa lagi wajah Bagas yang terlihat masam dan duduk di meja yang sama.

"Hai luna!"Sapa Bagas memperlihatkan senyuman manisnya, "Gue minta ini ya? Haus." Lanjutnya langsung mengambil gelas yang berada di depan Aluna dan meminumnya hingga tandas tak tersisa.

Rey melotot tidak percaya dengan tingkah sahabatnya, itu minum yang dia pesankan untuk sang pacar perjuangan yang sulit karena berdesakan dengan para ciwi penggoda dan minum itu di habiskan oleh oknum kurang ajar dasar sahabat laknat.

Rey memukul kepala bagas begitu gelas sudah kembali pada tempatnya-dimeja.

"Awss!!" Bagas meringis memegang kepalanya.

"Lo gila! Itu gue beli buat cewe gue bukan buat lo!" Rey marah rahangnya mengeras, namun teman laknatnya tidak menggubris karena Rey tidak akan lama marahnya.

"Luna juga gak marahkan? Gak papa kan Lun?" Dengan santai Bagas berucap dan menanyakan pada Aluna.

Aluna menatap Rey mengusap rahang pria itu yang mengeras seketika Rey menoleh, Aluna menggelengkan kepalanya "Gak papa kok Kak, tapi makasih bela belain buat Luna." Runtuh sudah kelemahannya jika melihat senyuman gadisnya ini, Rey tidak bisa meneruskan kemarahannya namun pria itu tau harus melakukan apa.

Makanan yang Rey pesan sudah datang, "Terimakasih Mang, oh iya Mang yang bayar Bagas ya! Kalau dia gak mau bayar lapor aja sama kepsek." Seketika Bagas langsung menggebrak meja membuat para penghuni kantin melihat kearah nya.

"Lo gila hah!" Bagas berbisik didepan wajah Rey karena malu dengan tatapan orang orang disana.

"Jangan pernah macam macam. Lo tau kan akibatnya!" Rey tersenyum miring dan bagas mengacak rambutnya frustrasi, pasalnya Rey tau jika Bagas tengah dihukum oleh orang tuanya dan membatas uang jajannya, sekarang dia sedang mengerjai sahabatnya itu.

"Uang jajan gue habis Rey!" Bagas mencoba membujuk Rey agar tidak membayar pesanannya.

"Itu salah Lo." Rey tetap tidak peduli dengan Bagas yang terus merengek, pria itu melanjutkan makannya tanpa menawari sahabatnya, Hah tidak ada yang benar satu pun empat pria populer disekolah ini.

Populer, tampan, kaya, tubub tinggi, badan sexy tapi melibat tingkah laku yang sebenarnya ternyata sama saja sama orang biasa tidak ada spesialnya, Aluna hanya geleng geleng kepala melihat Kakak Kakak di depannya.

"Ohh iya Kak Al makasih makanan tadi." Ucap Aluna tiba tiba membuat kedua pria yang tadi sedang recok kini diam dan menoleh ke arah Aluna dan Aldan.

"Makanan?" Beo Rey.

Aluna mengangguk tanpa menatap Rey, "Iya tadi Kak Al ngasih makanan lebih buat Luna suruh bagi juga, tapi Aluna kasih Nadia karena cewek itu kalau liat gratisan suka kalap Kak." Aluna menjawab tidak melihat mata Rey yang mengisyaratkan sesuatu dan menatap tajam ke arah Al yang kini hanya menatap Aluna.

Tangan Rey terkepal dibawah meja, "Nadia sampe seneng loh Kak dapet makanan dari Kaka." Lanjut gadisnya.

"Hemm iya." Al hanya menjawab singkat namun dalam hati nya dia kecewa, kenapa orang lain yang harus memakannya bukan kamu Lun? Kenapa masih belum sadar sih Lun kalau gue suka.

Batin Al dengan mata yang masih menatap Aluna yang sesekali melihatnya juga dan tersenyum karena Luna tengan memakan mie yang Rey pesan tadi.

Lalu Aluna beralih menatap Rey yang juga menatapnya, Aluna sesikit terkejut namun tak terlihat oleh yang lain hanya terlihat oleh Rey, Aluna terkejut melihat mata Rey sedikit merah.

"Kakak kenapa?" Aluna spontan melepaskan sendok san garpuhnya pada mangkuk dan menangkup kedua pipi Rey, Rey menggengam tangan Aluna yang berada dipipinya lalu mengarahkan pada bibirnya, dikecup lembut tangan mungil itu, "Gak kenapa kenapa kok! Habisin ya makannya." Ucap Rey mengelus pipi sang pacar, Aluna mengangguk lalu kembali makan.

Rey tau gadisnya tidak akan sadar tingkah Al yang seperti itu, memang Aluna terlalu polos untuk mengetahui kode kode yang tidak bisa dia mengerti makanya Rey langsung mengklaim bahwa Aluna miliknya.

Rey harus berhati hati dengan satu sahabatnya ini, dia sudah mencium bau penghianatan.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.Tbc.

Wow udah keliatan nihh ada yang bakal berkhianat..

Tunggu part selanjutnya...

Jangan lupa like dan komen kalian..

Kasih saran dan pendapat kalian...

See you...

1
miyura
Luar biasa keren ceritanya
miyura
luar biasa keren ceritanya...
kak ada kelanjutan nya nggak kak..
abdan syakura
Emang knp yaa??
kan Aluna gk sengaja nabrak Rey...
koq ketakutan bgt sih....
abdan syakura
Selamat berjuang,Aluna!!
abdan syakura
Semangat,Thor!!!!!
abdan syakura
Assalamu'alaikum
Salken,Kak Usan
Aq mampir nih...🙏
Chia
visual lokalnya gak masuk thor
Baca Buku
lah katanya Aluna ada turunan blasteran Inggris Thor?
Novhi Ta Pidri
mau jdi Aluna ,, d kasih bodyguard cogan🤣. walaupun pacar nya jauh masih ada yg bisa buat dya bahagia
Ilhan Dana Priyadi
cerita ttng andri dong thor
sukakebab
iihhh ga rela rasanya😭
Selviana 1485
up
Selviana 1485
lanjut
sukakebab
haiissshh.. lanjutnya jangan lama-lama
nisya anis
.keren kk🥰🥰🥰
Emy Zaf
lanjut donk
Ayra Ayla
lanjut thorrr
seru ciritanya
❣️SafhaaLee❣️
lanjut dong thorr ampek anak2lahhh
semangat yakkkk
୧⍤⃝🍭
Aaaa Gk Sabar Aluna Sama Rey Lamaran Terus Nikah☺😊Moga Author Gk Kasih Pelakor Atau Pebinor Yaa😁😆😅
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!