___________________
•[CH 1-30]•
SEDANG DIREVISI !!
___________________
*FISRT NOVEL*
___________________
Suport author dengan:
Like
Komen
Dan jika berkenan Berikan Vote
_________________________________
[SINOPSIS]
Mati lalu berinkarnasi menjadi anak dari seorang raja?.
Nama ku Mal, Aku hidup dengan damai semua yang ku inginkan semuanya terpenuhi. Dan aku seorang pelajar SMA yang Mempunyai Hobi Bermain Game Dan membaca novel
Tapi hidup ku yang damai berakhir karena terjatuh dari lantai 2 sekolah dan akhirnya dikirim ke dunia Fantasi.
Dewa mengatakan Dunia dimana tempat ku tinggal nanti terdapat sihir dan dunia yang penuh dengan Monster.
Aku dikrim ke dunia Fantasi oleh dewa untuk menghentikan perang antar Ras yang akan terjadi, dalang dari perang tersebut tak lain adalah adalah Bangsa iblis.
Dewa memberi ku berkah dan mentransfer sedikit kekuatannya agar aku bisa menjalankan tugas tersebut.
Bisakah Mal mengentikan perang Antar Ras yang akan terjadi dengan kekuatan nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mal M, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BANDIT
Fenrir belari dengan sangat kencang hanya perlu beberapa menit saja agar dirinya dan Mal bisa sampai di hutan dekat ibu kota kerajaan nya Azure yaitu kota Azure.
"Fenrir berhenti disini," ucap Mal pada Fenrir.
"Baik pangeran," ucap Fenrir lalu berhenti dari lari nya.
"Kau kembalilah lakukan seperti apa yang ku perintah," ucap Mal lalu berlari menjauhi Fenrir.
Mal berlari dengan kecepatan normal agar dia bisa menikmati pemandangan hutan dekat ibukota kerajaan Azure dalam perjalanan nya Mal sama sekali tidak menemukan monster karena monster dihutan ini sering dibersihkan oleh para petualang yang ada ibukota kerajaan.
Trang..Trang..
Mal berhenti dari larinya karena mendengar suara dua logam atau besi yang berbenturan.
"Sepertinya ada pertarungan didekat sini," ucap Mal lalu yang tadinya dia berada di bawah tanah langsung meloncat kesebuah pohon dia meloncat dari satu pohon ke pohon lain mencari arah dari dua benturan besi yang mal dengar seperti sebuah dua pedang yang beradu.
Mal berhenti di sebuah pohon dia melihat ke arah jalan hutan di kejauhan, Mal melihat dari kejauhan ada 5 orang yang sedang melindungi sebuah kereta dari banyak kepungan orang orang. Orang orang yang mengepung 5 orang tersebut berjumlah 15 dan terdapat 1 orang berbadan kekar dalam barisan orang orang itu.
"Serahkan semua barang kalian dan wanita yang di dalam maka kami akan membiarkan kalian hidup," ucap pria berbadan kekar yang mengepung 5 orang yang melindung sebuah kereta kuda.
"Jangan bermimpi hanya seorang bandit tidak akan bisa mengalahkan kami yang merupakan party petulang rank B," ucap salah satu pria dari 5 orang yang melindung kereta kuda itu.
Mal dalam atas pohon memasang wajah yang tidak tertarik pada mereka dia hanya menonton nya dengan wajah yang datar.
"Hmm bandit dan petualang ya," ucap Mal sambil mengunakan skill Aprasial ke orang orang yang dia lihat di jalan hutan dekat ibukota.
Bandit
level: 90
JOB:Swordman
Bandit
Level:95
Job:Swordman
Bandit
Level:110
Job:Warrior
tak lupa mal juga melihat 5 orang yang sedang berusaha melindungi sebuah kereta kuda dari para bandit bandit .
"Hmm para petualang tersebut sepertinya akan kesusahan melawan para bandit itu karena kalah jumlah dan pemimpin bandit itu merupakan orang yang di atas level 100," ucap Mal yang masih terus melihat dari atas pohon.
trang..trang..
Suara dari dua benturan pedang.
Mal melihat para petualang sangat kesulitan karena di kepung dari berbagai arah, setelah beberapa menit terjadi pertempuran para petualang terjatuh tidak sadarkan diri karena luka yang sangat parah , hanya satu orang saja yang tersisa yang masih berdiri.
"Uhuk uhuk****"
terlihat keluar darah dalam batuk petualang yang tersisa.
"Haha ternyata cuman segini kemampuan dari party petualang rank B," ucap seroang bandit yang badannya kekar sambil tertawa mengejek, dan diikuti para bandit yang lain yang juga ikut tertawa.
"Menyusukan saja," ucap Mal lalu tanganya mengeluarkan sebuah pedang dari sarung pedang yang mal pegang.
pedang tersebut merupakan pedang tipe pendek yang sangat tajam. dan warnanya sedikit mengeluarkan warna kebiruan dari bilah pedang nya.
"Baiklah selamat ting,-," ucap bandit berbadan kekar sambil mengarahkan pedang nya ke petualang yang masih tersisa tapi sayang nya sebelum dia menyelesaikan perkataan nya tangan yang memegang pedang sudah terpotong .
"Wind Slash," ucap Mal sambil menebas pedang nya keudara.
Lalu ada sebuah angin yang berbentuk sebuah bilah pedang yang mengarah ke bandit berbadan kekar.
jeezz..
suara darah yang keluar dari bandit yang terkena skill dari Mal.
"Arrrgh," ucap bandit tersebut kesakitan, sambil memagang tangan nya yang terpotong karena sebuah bilah angin yang tajam.
Para bandit yang lain memasang wajah takut dan kebingungan.
"Ah, padahal tadi aku sudah mengarahkan nya ke kepala kenapa yang kena adalah tangannya," ucap Mal yang baru turun dari sebuah pohon.
Para bandit mengarahkan mata nya ke arah dimana Mal berada.
"Hanya anak kecil saja jangan takut kita habisi dia bersama," ucap salah satu bandit.
"Ah maaf saja aku tidak ingin berlama disini, jadi aku tidak akan melawan kalian," ucap Mal.
"Thousand wind sword," ucap Mal lalu tercipta banyak pedang yang terbuat dari mana dan elemen angin.
"Lepaskan," ucap Mal , pedang pedang yang tadinya ada di atas kepala Mal melesat dengan cepat kearah pada bandit dan menembus armor mereka yang hanya terbuat dari kulit hewan atau monster.
*Jleb..
Jleb*..
Para bandit mati dengan instan dan mereka mati tidak mengeluarkan suara sedikitpun karena pedang yang terbuat dari mana dan elemen angin nya Mal mengarah langsung kearah titik vital mereka yaitu jantung.
Terlihat seorang pria yang keluar dari kereta kuda dan dia mendekat ke arah Mal.
"Terimakasih tuan karena telah menolong pedagang ini, walaupun sedikit tolong terimalah," ucap pria yang tak lain adalah pedagang sambil menyodorkan sebuah kantung yang didalamnya berisi koin emas.
"Aku tidak memerlukannya , aku hanya ingin kau mengantarku ke dalam kota," ucap Mal sambil mengeluarkan 5 potion HP dari kantung jubah nya.
Sebenarnya Mal mengambil potion itu dari inventori tapi sebagai pengalihan dia berpura-pura memasukan tangan nya dalam kantung jubah nya.
"Dan berikan ini pada mereka aku ingin beristirahat sekarang," ucap Mal lalu menuju kerarah belakang kereta kuda untuk beristirahat kereta kuda tersebut merupakan kereta kuda barang yang banyak di miliki seorang pedagang.
"Baik tuan," ucap pria yang tak lain adalah pedagang yang sudah mal selamatkan dari para bandit.
Mal masuk dalam kereta kuda dan dia tertidur dengan posisi badan yang tertunduk dan masih mengenakan topeng nya.
karna dari beberapa novel yang gua baca hampir seluruh penguasa mati bukan karna perang melainkan krn teman atau keluarga yang dia percaya.