"Satu-satunya yang menjadi alasanku adalah, seorang Wanita Malam sepertiku tidak akan pernah menjadi Bidadari Surga untuk Lelaki setulus, Om Garret."
"Saya tidak peduli Haura, saya tahu ini berat untuk kamu, tapi bagi saya, Bidadari Surga bisa datang dari tempat manapun bahkan dari tempat paling ternoda."
Dikhianati suaminya yang menikah lagi dengan perempuan lain, Haura seorang istri yang terpaksa menjadi wanita malam karena masalah Ekonomi, harus menelan pil pahit tersebut.
Depresi, sedih, dan kehilangan arah, Haura semakin larut dalam dunia malam, sebuah insiden membuat Haura tidak sengaja mencelakai seseorang yang sangat berpengaruh.
Melarikan diri, didalam pelariannya Haura bertemu Garret, Mantan Pelanggannya yang membawa dirinya untuk sembunyi di Mansion keluarganya dengan status seorang Istri.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ridz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Eps 22 | Rahasia Besar Terungkap
Helena duduk di ruang keluarga mereka, hari Minggu ini adalah hari dimana Haura dan Garret hendak menyampaikan kejujuran mereka, apalagi Hari Minggu menjadi hari kumpul keluarga, dihadiri oleh kedua orang tua, Natasha dan Daniel, serta Loki.
Tapi pemegang situasi saat ini justru Helena, dia menatap semua orang dengan serius.
Wajahnya mendelik, menunjukkan bahwa saat ini adalah saat yang penting. Garret juga ada di sana, duduk di samping Haura yang masih ragu dengan rencana kejujuran mereka secara pribadi
"Dengarkan aku, dengan baik," Helena memulai dengan suara yang tegas, "Ada sesuatu yang perlu aku katakan kepada semua orang." Wajah keluarganya penuh kebingungan dan penasaran.
Helena meletakkan sebuah amplop di atas meja dan menyuruh Mama dan Papanya membuka amplop itu, Natasha dan Daniel saling menatap kemudian mereka membuka amplop itu dan menemukan sejumlah foto yang menggambarkan Garret bersama Haura, namun bukan dalam suasana pernikahan. Mereka berdua terkejut, dan kebingungan mereka semakin mendalam.
Helena tidak bisa menahan amarahnya lebih lama. "Kakak laki-lakiku, Kak Garret," ucapnya tajam, "Selama ini hanya berpura-pura menikah dengan Haura!"
Deg!
Haura merasa seperti semua mata di ruangan itu tertuju padanya, dan dia merasa sangat rentan. Dia tahu saat ini adalah saat yang sulit untuk dia hadapi, apalagi kejujuran ini tidak datang dari mulutnya atau mulut Garret sendiri.
Natasha dan Daniel menatap Garret, wajah mereka penuh dengan ketidakpercayaan. "Apa yang dia katakan itu benar, Garret?" tanya Natasha dengan suara bergetar.
Garret mengangguk, merasa sangat menyesal atas segala yang telah dia lakukan. "Iya, Ma, Pa, Garret harus jujur. Kami tidak menikah, tetapi kami saling mencintai."
Helena tidak berhenti di situ. Dengan tajam, dia menyerang Haura. "Cinta? asal Mama dan Papa tahu yah, wanita yang Kakak bawa ke rumah ini, Haura, di sini dia adalah seorang wanita malam! Kasta rendah yang tidak pantas bergabung dengan keluarga kita."
Deg!
Haura menahan tangisnya, merasa dirinya seperti terluka oleh kata-kata Helena. Natasha dan Daniel terlihat terkejut dan terpukul oleh pengakuan Helena.
Daniel sebenarnya hanya berpura-pura terkejut, dia sudah tahu bahwa Haura wanita malam tapi yang membuat dia takut kalau Helena tahu bahwa dia dan Haura pernah tidur bersama, sedangkan Loki, dia takut kalau Helena tahu bahwa Haura dan dirinya pernah menikah.
Helena menunjukkan bukti foto saat, Haura bekerja, sebagai bukti bahwa semua yang dia katakan adalah fakta. Suasana di ruang keluarga itu penuh dengan keheningan, Garret menghela napas panjang dan berdiri dari duduknya.
"Interupsi, semuanya!"
Garret berdiri tegak di hadapan kedua orang tuanya, Natasha dan Daniel, yang tampak serius dan penuh pertanyaan. Dia merasa berdebar, tapi dia tahu saatnya telah tiba untuk mengungkapkan perasaannya. Haura, calon istrinya, duduk di sebelahnya, penuh dengan harapan.
"Ma, Pa," Garret mulai dengan suara yang tegas, "Garret ingin menjelaskan hal ini."
Natasha dan Daniel bertukar pandangan, kemudian mengangguk untuk memberi tanda bahwa mereka mendengarkan.
"Garret mencintai Haura dengan sepenuh hati," ucap Garret dengan tulus. "Dia adalah wanita yang luar biasa, dan Garret ingin menjadikannya istri."
Haura tersenyum penuh harapan, merasa hangat mendengar kata-kata Garret.
Namun, Natasha dan Daniel tampak ragu. "Garret," kata Daniel, "Kami sangat menghargai perasaanmu, tapi kamu harus tahu bahwa Haura adalah seorang wanita malam. Kasta kita berbeda."
Bohong! Daniel sebenarnya iri kepada anaknya yang bisa mendapatkan wanita yang menjadi obsesinya, yaitu, Haura.
Garret tidak ragu-ragu dalam menjawab, "Itu tidak masalah bagiku, Ma, Pa. Garret tidak peduli dengan kasta atau latar belakangnya. Haura adalah wanita yang kucintai, dan saya ingin melamar dia."
"Karena menurutku, dia adalah Bidadari Surga yang selalu Garret rindukan, dan Bidadari Surga bisa datang dari tempat paling ternoda," lanjut Garret.
Natasha tersenyum lembut, merasa tersentuh oleh tekad Garret. "Anakku," katanya, "Apa yang kamu katakan adalah tanda sejati dari cinta. Kasta dan latar belakang seharusnya tidak menghalangi perasaan sejati."
Daniel terdiam, dia terpaksa setuju akan tidak memancing kecurigaan Natasha, "Kami mendukung keputusanmu, Garret. Jika kalian berdua mencintai satu sama lain, kami akan mendukung pernikahan kalian."
Garret merasa lega dan bahagia mendengar persetujuan dari kedua orang tuanya. Dia menatap Haura dan tersenyum kepadanya.
Mereka tahu bahwa perjuangan mereka untuk bersama telah membawa hasil, dan cinta mereka adalah yang terpenting. Dengan hati yang penuh harapan, mereka bersiap untuk memulai babak baru dalam hidup mereka sebagai pasangan yang sah, melewati semua rintangan bersama-sama.
-
Helena duduk di sudut ruang kerjanya, mata penuh dengan rasa kesal dan amarah. Fakta bahwa kakaknya, Garret, akan menikahi Haura telah membuatnya sangat kesal. Dia merasa bahwa pernikahan itu akan mengganggu posisinya dalam keluarganya.
"Kak Garret tidak bisa begitu saja membiarkan Haura mengambil posisiku di rumah ini, apalagi Mas Loki sangat perhatian kepada Haura," gumamnya sambil merencanakan cara-cara untuk menggagalkan pernikahan itu. Helena adalah tipe yang tidak akan berhenti untuk mendapatkan apa yang dia inginkan.
Dia mulai menyusun rencana jahatnya. Pertama, dia akan mencoba mempengaruhi orang tua mereka, Natasha dan Daniel, dengan memberi tahu mereka tentang masa lalu Haura sebagai wanita malam. Dia berharap bahwa ini akan merusak citra Haura di mata mereka.
Selain itu, Helena mulai mencari cara untuk menciptakan konflik antara Garret dan Haura. Dia berencana untuk mengirim pesan-pesan yang mencurigakan dan membuat mereka meragukan satu sama lain. Tujuannya adalah merusak kepercayaan mereka satu sama lain.
Helena juga merencanakan untuk mendatangi Haura secara langsung dan mencoba mengintimidasi dan mengancamnya agar menarik diri dari pernikahan itu. Dia percaya bahwa dengan menggertak Haura, dia bisa membuatnya pergi dari kehidupan Garret.
Semua rencana jahat itu berputar di kepala Helena dengan intensitas yang semakin meningkat, TAPI SAYANG! Kepercayaan Daniel dan Natasha sudah jatuh kepada Haura, dan Garret sendiri, dia tidak akan mudah dihasut, lantas bagaimana dengan Haura? Dia wanita tahan gentar yang tidak takut dengan gertakkan, hal inilah yang membuat Helena harus memutar kepala.
"Video Haura bersama Papa Daniel?" gumam Helena mengambil flashdisk dari meja kerjanya.
-
bodo mau aja kerja sama dgn arash, mlh hsncur sdr kamu