NovelToon NovelToon
Blind Date With CEO

Blind Date With CEO

Status: tamat
Genre:Kehidupan di Kantor / Romansa / CEO / Dijodohkan Orang Tua / Tamat
Popularitas:159k
Nilai: 5
Nama Author: Miss Yune

Season 1 - Alena dan Arga
Alena yang merupakan salah satu staff finance dijodohkan dengan Arga oleh Kakeknya. Dengan terpaksa dia mengikuti kencan buta dengan pria yang ternyata adalah CEO di perusahaan tempatnya bekerja. Kakek Arga yang sakit meminta mereka untuk segera menikah.

Bagaimana kencan buta antara Alena dan Arga? Apakah kencan buta yang diatur oleh kedua keluarga tersebut berhasil? Mari kita ikuti kisah manis mereka.

Season 2 - Vania dan Adam

Vania yang didesak untuk segera menikah akhirnya melakukan kencan buta melalui situs perjodohan. Hal tersebut berakhir buruk dan Vania dijebak dan diperlakukan tidak baik, Adam yang tidak sengaja melihat hal tersebut menolong Vania, tetapi malah berakhir menghabiskan malam dengan bawahannya itu.

Bagaimanakah kelanjutan hubungan Vania dan Adam? Baca terus kisah manis mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss Yune, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pemecatan

Anggi dan Intan yang mendengar perkataan Adam dari luar ruangan cukup bergetar. Suara Adam walaupun hanya meminta mereka untuk masuk terdengar sangat dingin.

"Silakan duduk," perintah Adam kepada kedua wanita yang bersahabat itu. Mereka berdua akhirnya duduk berhadapan dengan Adam.

"Baiklah, sebelumnya saya ingin kalian mengaku sesuatu terlebih dahulu. Sebelum saya membeberkan perilaku kalian di sini." Adam berkata dengan tenang namun membuat jantung kedua wanita di depannya berdegup kencang.

Anggi menaikkan alisnya dan berpikir mungkinkah pemanggilan mereka kali ini karena perbuatan mereka terhadap Alena. Sebagian tubuhnya gemetar membayangkan sanksi yang mungkin dia dapatkan karena tindak kekerasan yang telah dilakukannya terhadap Alena. Bukan hanya Anggi, sedari tadi wajah Intah telah pucat pasi dan samakin pucat mendengar perkataan dari Adam tersebut.

"Saya merasa tidak memiliki kesalahan apa pun, Pak." Anggi yang sedari tadi diam mencoba membuka suara. Mendengar perkataan Anggi tersebut Adam mengalihkan pandangannya dan menatap mata Anggi tajam. Intan yang melihat hal tersebut hanya terdiam dan mencoba menenangkan dirinya sendiri.

"Coba kalian interopeksi diri terlebih dahulu. Saya ingin kalian mengakui perbuatan kalian sendiri." Adam berkata dengan penuh penekanan.

"Ya pak, namun saya merasa tidak melakukan kesalahan apa pun apalagi dalam pekerjaan saya. Saya merasa telah menyelesaikan pekerjaan saya dengan baik." ujar Anggi yang masih dapat bersikap tenang seolah-olah tidak terjadi apa pun.

"Baiklah. Bagaimana denganmu Intan? Apa kamu mau mengakui perbuatan yang telah kalian lakukan?" tanya Adam yang mengalihkan pandangannya ke arah Intan. Intan yang ditatap tajam tidak hanya oleh Adam tetapi juga dengan sahabatnya yang berada di sampingnya.

"Saya.. Saya ingin mengaku sesuatu, Pak. Aduh." Intan mengaduh karena kakinya diinjak oleh Anggi yang berada di sebelahnya. Anggi menggelengkan kepalanya tanda bahwa dia tidak ingin Intan mengakui perbuatan yang telah mereka lakukan kepada Alena.

"Tidak, Pak. Anggi tidak ingin mengakui apapun." Mendengar hal tersebut cukup membuat sang sekretaris kepercayaan Arga tersebut marah.

"Saya tidak bertanya kepada kami, Anggi. Saya bertanya kepada Intan. Jadi, jangan menginterupsi perkataan saya," bentak Adam kepada Anggi yang nyalinya mulai menciut karena bentakan tersebut.

"Lanjutkan pengakuanmu, Intan!" perintah Adam yang kini melipat kedua tangannya di dadanya. Dia menatap Intan dengan tatapan yang penuh dengan intimidasi.

"Sa... Saya telah melakukan tindakan yang tidak baik kepada Alena pak. Sore itu, saya dan Anggi melakukan perundungan terhadapnya." Akhirnya Intan mengaku kepada Adam, entah karena perasaan lega atau perasaan bersalah terhadap Alena dia merasa bebannya terangkat.

"Aku tidak melakukan apa pun terhadap Alena! Kau jangan asal menuduh kalau tidak ada bukti!" teriak Anggi kepada Intan yang memandangnya dengan penuh kekesalan. Dia kesal mengapa mempunyai sahabat yang bodoh seperti Intan. Bisa-bisanya dia mengakui perbuatannya kepada atasan mereka.

"Jadi, kamu membutuhkan bukti?" tanya Adam dengan tenang.

"Iya, saya tidak bersalah. Sore itu kami langsung ke cafe x untuk makan-makan bersama para staff lain sedivi dengan kami. Kebetulan Alena tidak ikut, jadi saya tidak ada sangkut paut terhadap hal yang terjadi pada Alena," jelas Anggi panjang lebar untuk membuktikan alibinya kepada Adam.

"Bagaimana bila saya menunjukkan ini!" Adam menunjukkan gawainya kepada Anggi. Di situ terdapat video Anggi dan Intan yang masuk ke toilet setelah Alena. Kemudian ada lagi rekaman Anggi dan Intan yang keluar terburu-buru keluar dari toilet. Melihat video rekaman CCTV tersebut, badan Anggi gemetar dia sadar telah masuk ke jebakan Adam. Mau tidak mau dia harus mengakui perbuatannya.

"Saya minta maaf, Pak. Saya khilaf dan tidak sengaja melakukan tindakan tidak terpuji kepada Alena." Anggi akhirnya menyerah dan mengakui perbuatannya kepada Adam.

"Saya juga minta maaf, Pak. Saya berjanji tidak akan melakukan perbuatan seperti itu pada Alena maupun dengan orang lain." Intan ikut meminta maaf kepada Adam.

"Tindakan kalian memang sangat tidak terpuji. Bahkan, Nona Alena saat ini sedang dirawat di rumah sakit." Adam menjelaskan keadaan Alena akibat perbuatan kedua wanita di depannya ini.

"Saya tidak tahu penyebab kalian melakukan hal tersebut ,namun kalian harus menanggung akibatnya. Perusahaan ini tidak dapat menerima tindakan kekerasan yang sudah kalian lakukan karena itu kami memutuskan untuk memberhentikan kalian dengan tidak hormat. Kalian tidak akan mendapatkan surat rekomendasi dari perusahaan ini." Mendengar perkataantersebut kedua wanita tersebut terkejut.

Mereka tidak menyangka kegiatan tersebut berimbas besar pada karir mereka. Semua orang tahu apabila diberhentikan secara tidak hormat dari PT Rajawali kedepannya pasti akan sulit mendapatkan pekerjaan.

"Pak, saya mohon jangan berhentikan kami. Bagaimana dengan nasib karir kami selanjutnya? atau memang benar Alena adalah simpanan dari Tuan Arga sehingga sanksi kami sangatlah berat?" cerocos Anggi seolah menyalahkan Alena atas pemberhentiannya.

"Siapa yang bilang Nona Alena adalah simpanan Tuan Arga?" tanya Adam yang menatap Anggi tajam.

"Banyak bukti kedekatan keduanya. Benar bukan perkataan saya kalau Alena adalah simpanan CEO kita, Tuan Arga," jawab Anggi dengan beraninya mengatakan hal tersebut.

"Anda salah besar. Alena adalah isteri sah Tuan Arga. Sekali lagi saya tekankan kalau Anda masih terus menyebarkan rumor dan gosip yang tidak dapat dibuktikan kebenarannya. Kalian akan kami proses hukum. Seharusnya tindakan kalian sudah dapat menyeret kalian berdua ke jeruji besi. Namun, Nona kami sangat baik hati sehingga tidak ingin melaporkan kasus ini kepada polisi." Penjelasan Adam tersebut membuat kedua orang tersebut terkejut.

"Jadi, Alena adalah isteri sah Tuan Arga." Anggi mengulangi kata-kata Adam. Hancurlah semua karir yang dia bangun.

Anggi sebenarnya merupakan karyawan dengan kinerja yang sangat baik, bisa saja di tahun ini dia dipromosikan menjadi kepala divisi. Namun, karena tindakan implusifnya hancur semua karir yang telah dia bangun dengan susah payah. Kedua wanita tersebut akhirnya menerima pemecatan mereka karena Adam masih mengancam akan meneruskan kasus ini ke jalur hukum kalau mereka masih tidak bisa menerima sanksi tersebut. Apalagi jika Anggi masih menyebarkan rumor dan gosip tentang Alena dan Arga.

1
Enda büë čáh gûâñtëñg
Luar biasa
Priskha
pingin aq hajar aja kmu Adam....
Priskha
bodoh kmu Adam...laki2 kok nggak tegas....kok gemes aq
Priskha
lha si Vania ini apa ndak mikir ya bgmn nasibnya ke depannya beruntung si Adam mau langsung bertanggung jwb, nanti klau hamil baru bingung, klau Adam ndak mau tanggung jwb ya yg rugi kmu sendiri Vania enakan si Adam dpt jackpot 😂😂😂
Priskha
Nach ini lagi bknnya mommy Leona sdh tau lbh dulu klau Alena hamil secara beliau kan sdh datang lbh dulu dr klg yg lain....tlg dikoreksi lg ya thor biar pembaca tdk bingung 🤔🤔🤔
Priskha
Sik kok aq bingung ya thor bknnya mommy Leona sdh datang lbh dulu ya dan sdh ada di kmrnya Alena
Priskha
ceritanya bagus dan bahasanya mudah dimengerti, alurnya juga jelas ndak morat marit tetap semangat utk karya2 selanjutnya thor 💪💪💪
Priskha
aq sdh baca duluan thor sblm novel ini 😁😁😁
Priskha
klau ini mah namanya pemaksaan, diberikan kesempatan utk berpikir selama 3 hr tp ujung2nya klau menolak hrs mengundurkan diri 🤦🤦🤦
Anis Nisrina
Luar biasa
Risma Waty
cukup bagus sebagai karya pertama
Risma Waty
Rasakan deh, Adam...
Jadi orang kok plin-plan
Risma Waty
Wajar kok Gio kalau kau hajar Adam
v3r4
Bagus ceritanya👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻👍🏻
mars
diulang sih
mars
kurang promosi atau apa ya ka,bagus bgini tpi ko sepi ya
Agnes Aristo
luar biasa tidak bertele - tele
andi_wathy
sakit menjalani hubungan dgn org yg belum selesai dgn masa lalunya .. Adam oh Adam pengen gue jitak biar otak lu normal lagi ...
andi_wathy
bagus gak membosankan
andi_wathy
list selanjutnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!