NovelToon NovelToon
Little Bride

Little Bride

Status: tamat
Genre:Pernikahan Kilat / Dijodohkan Orang Tua / Nikahmuda / Teen School/College / Tamat
Popularitas:88k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Pagi yang cerah dengan jalanan ibu kota yang padat dengan kendaraan. Terdapat satu keluarga dengan seorang anak gadis yang sangat cantik.

Kehidupan mereka sangat bahagia sampai akhirnya ada satu kejadian yang di harus kan ayah dari gadis itu di penjara.

Setiap hari gadis itu mendapatkan bully di sekolah karena ayah nya yang berada di dalam penjara. Sampai akhirnya dia bertemu salah satu pria yang menemani dia saat semua orang menghinanya.

Pria itu sangat baik, tetapi dari kebaikan nya itu ada maksud tersendiri, sampai akhirnya gadis itu mengetahui apa maksud pria itu mendekati nya.

Sampai pada suatu hari ayah dari gadis itu akhir nya bebas dari tuntutan yang membuat gadis itu sangat senang, tetapi kesenangan itu tidak berlangsung lama gadis itu harus menuruti perkataan orang tuanya.

Dia harus menikah dengan seorang pria yang sudah di tentukan oleh orang tua nya, pria itu ternyata satu sekolah dengan dia dan bisa di bilang musuh nya sejak awal masuk sekolah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Seketika ia mengangkat kepalanya dan mengarahkan senter untuk melihat sekitar, seketika ia tersadar bahwa dirinya sudah terpisah dengan teman – temannya, di mana dia sekarang? Suasanya terlihat sangat gelap, semakin sepi dan sunyi dan lebih menyeramkan dari pada sebelum nya.

“Gue di mana?”

Adira memutarkan badannya melihat sekeliling, di sana hanya terdapat pohon–pohon besar yang mengelilingi nya. Ke mana arah untuk kembali? Semuanya terlihat sama.

Takut? Tentu saja Adira sangat takut, seorang diri di dalam hutan yang sangat gelap, bagaimana jika ada ular yang mematok nya, ada harimau yang memakannya?

Gadis itu memberanikan diri untuk berjalan menelusuri hutan itu untuk mencari jalan menuju kembali ke tenda dan kembali bertemu dengan teman–temannya.

Rasanya Adira sudah berjalan dari titik satu ke titik lainnya tapi entah mengapa dia merasa bahwa dia hanya memutar–mutar di tempat itu saja, dia merasa tidak berpindah tempat sama sekali. 

Gadis itu menjatuhkan diri di bawah pohon besar. Tubuhnya bergetar hebat, di meletakkan kepala nya di tumpuan aalutut kaki yang ia tekuk, air matanya berjatuhan, dia bingung bagaimana dirinya bisa keluar dari tempat yang sangat menyeramkan ini. Satu kesalahan lagi bagaimana bisa dia meninggalkan ponselnya di dalam tenda, terus sekarang bagaimana bisa di menghubungi Alfino dan teman–temannya. 

“Mama papah tolongin Adira, Adira takut sendirian di sini.”

Sementara di area camping yang berdiri bebera puluhan tenda itu. Elfaro sedang duduk santai bersama teman temannya sedangkan Alfino sedang mengurus tugasnya.

“Nyet mau enggak gue bawa pulang ke rumah?” ucap Brandan kepada monyet yang ada di situ. Dia menemukan monyet itu di dalam hutan tadi, bukannya di lepas malah di bawa ke area perkemahan.

“Nyet loe mau tau enggak di rumah gue ada monyet cewek loh namanya cemon, loe mau engak pacaran sama dia,” tanya Brandan kepada monyet itu yang membuat taman–temannya itu geleng kepala melihat tingkah Brandan yang konyol.

“El liat tuh temen loe, keluarin aja dari genk kita, gue males punya temen yang gila kek dia,” ucap Aldi bercanda. 

“Loe waras?” tanya Elfaro kepada Brandan.

“Anjing loe semua. Gue waras kali” Kesal Brandan.

“Btw gue liat–liat Adira cantik juga ya, loe beneran ga tertarik sama dia El?” Tanya Aldi.

“Gila loe, yakali gue tertarik sama cewek modelan kayak Adira, lagian juga dia uda ada doi.”

“Sebelum ada janur kuning melengkung mah gapapa kali El, lagian loe juga uda di sakitin sama Arini kan, masa loe masih suka sama cewek modelan Arini, kalau di bandingin sama Adira mah beda jauh El.” Samber Brandan.

“Gue uda enek sama Arini, bener bokap gue, bokap gue pernah bilang kalau Arini itu engga tulus sama gue, di situ gue marah banget sama bokap gue karena asal ngomong yang enggak–enggak tentang Arini, tapi sekarang terbukti bahwa omongan dan felling orangtua itu kuat.”

“Mangkanya loe jangan pernah membantah omongan orangtua.”

Mata tajam milik Elfaro menyapu objek area camping. Malam sudah semakin larut, udara semakin dingin menembus jaket yang di gunakan para siswa. Para siswa sudah kembali ke tenda masing–masing.

“BRANDENNNNNN” Pekikan keras itu terdengar melengking di gendang telinga dari arah selatan membuat tiga lelaki itu menoleh.

“Anjritt suaranya uda ngalahin spiker masjid yang ada di kampung gue aja,” ucap Aldi yang langsung dapet jitakan dari Brandan di kepalanya. 

“Brandan ada setan jelek tau,” adu Aliya sambil menyenderkan kepalanya di bahu Brandan dia langsung duduk di samping Brandan.

“Masa? Dimana setannya?” Brandan malah menggoda.

“Ada ih, tadi aja aku langsung lari mencar sama teman–teman yang lainnya.”

“Maksud lo?” Alfino yang mendengar aduan Aliya kepada Brandan langsung terkejut itu artinya Adira terpencar oleh teman–temannya dan dia masih ada di dalam hutan. 

“Iya mencar, tadi gue sama Ica terus ketemu neni di persimpangan dekat sini,” jelas Aliya.

“Adira?”

Aliya menepuk jidatnya “Lah tadi Adira kemana?”

“Maksud loe apa?” tanya Alfino marah.

“Tadi kita mencar gue gatau Adira kemana, gue kira Adira ada di belakang gue,” ucap Aliya dengan nada gemetar.

“Loe tunggu sini, kalau Adira uda balik kabarin gue!” Perintah Alfino kepada Brandan.

“Gue ikut cari Adira.”

Alfino tidak merespon ucapan Elfaro dia balik ke temda nya untuk menggambil ponsel miliknya.

Tanpa membuang waktu lama, Alfino langsung melangkahkan kaki masuk ke dalam hutan. Pikirannya tidk karuan di dalam sana. Dimana Adira sekarang apakah dia baik–baik saja? Bagaimana dia bis terpencar dari kelompok nya. Alfino dan Elfaro berpencar mencari Adira di dalam hutan sedangkan yang lain menunggu Adira di tenda. 

“Adira kemana?” tanya Aliya sambil menetaskan air matanya. 

“Aliya balik ke tenda dulu yu, biar gue sama yang lain bantu cari Adira,” ujar Brandan kepada Aliya.

Aliya menggeleng “Aku ikut.”

“Jangan uda malem bahaya! Balik ke tenda ya sama Ica kalian tunggu di dalem tenda aja.”

“Tapi Dira?”

“Adira aman, masuk tenda ya!”

Akhirnya Aliya dan Ica masuk ke dalam tenda untuk menenangkan diri mereka dan menunggu kabar baik dari teman–temannya.

Setelah memastikan Aliya dan Ica masuk ke dalam tenda, Brandan dan Aldi berdiri dan memakai jaket miliknya lalu menyusul teman–temannya yang sedang mencari Adira. Saat hendak melangkah masuk ke dalam hutan Ica menghampiri Aldi terlebih dahulu.

“Aldi!” Panggil Ica yang membuat langkah Aldi terhenti.

“Iya Ca ada apa?”

“Hati–hati ya”

Aldi tersenyum dia tidak menyangka kalau Ica bakal bilang seperti itu.

“Iya Ca gue bakalan hati–hati kok, dan gue janji sama lo gue bakal bawa Adira balik dengan selamat”

“Makasih ya, Di.”

“Iya sama–sama, ya udah loe balik sana ke tenda istirahat ya tenangin diri loe, gue jalan dulu.”

Ica pun membalikkan badan dn jalan menuju tenda. 

Malam semakin larut saat ini sudah pukul 23.00 namun mereka belum juga menemukan Adira. Saat ini Alfino sangat cemas dia mengacak rambutnya frustasi, batang–batang pohon yang ada di sekitarnya pun ikut menjadi pelampiasan amarahnya yang memuncak. 

Pikiran–pikiran buruk mulai memasuki otaknya. Adira kemana? Apakah dia baik – baik aja? Apakah dia merasa ke dinginan? Bagaimana kalau dia merasa sangat takut? “Ahh kenapa gue tadi engga nemenin dia sih.” Alfino kesal dengan dirinya sendiri, dia merasa sudah ceroboh dia tidak bisa menjaga Adira. 

“Brengsek!” Tidak peduli saat ini dia dimana semua batu yang ada di situ kena tendang oleh Alfino.

1
𝒮🍄⃞⃟Mѕυzу​​​᭄
...
bunda DF 💞
bukannya alfino adik kelas adira yaa,, ko bisa lulusnya barengan? apa aku yg salah baca yaaa
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ fjR💘𝓡⃟⎼ᴠɪᴘᵇᵃˢᵉ
ternyata ada musuh dalam selimut.
akhir nya setelah lama menunggu Dira sadar juga.
yuni kazandozi
tamat😭😭,,semoga ada seson 2 nya dan menceritakan saat mrk sdh pda berumah tangga ya
yuni kazandozi
alhamdulillah penantian elfaro tak sia sia,dira sadar juga,sehat selalu langgeng rt mu dira elfaro,,tuh farhan hatinya busuk juga ya,kalau arini ga mati tuh harusnya jodohnya arini tuh,sama jahatnya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
yeey akhirnya semua lulus ya..sukses buat kedepannya
⏤͟͟͞Rᵇᵃˢᵉ αииα 🅑αbу ՇɧeeՐՏ🍻
akhirnya dira sadar juga..semoga dira cepet sembuh ya
hearty 💕
Sukses terus u K Irma dan karya²nya
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
yeeeee habis n happy ending 🥳🥳🥳
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
ini ni satu lagi manusia tumbuh dengan obses yg overdosis 🥴
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
akhirnya happy ending 🤗
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
Farhan jahat ternyata 🤭
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
semoga ada mukjizat Adira bisa sembuh
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
ya salam logout kaya apa aja 😅
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
lha terus emaknya kemana emang
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
emang bener" bapak model apa ini anaknya mau mati malah di tinggal kabur wis wis ora bapak ora anak Podo ndene
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
eeeaaalllaaahhh inilah akhirnya di sayang ma truck 😌😌😌
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰: sekalinya di sayang auto pindah alam🤧🤧🤧
total 3 replies
🌷💚SITI.R💚🌷
Alhamdulillah..happy ending smg mereka bisa ketemu lg stlh selesai kuliyah..next novel mereka sdh sukses thoor
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
lahhh pantas aja kelakuan Arini kaya begitu lha ortunya aja ga mengharapkan dia ada
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🍾⃝ sͩᴀᷞᴍͧsᷡʏͣ💘ѕ⍣⃝✰
bukan cuma murahan pak anak bapak tu bak malaikat berhati iblis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!