NovelToon NovelToon
Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Sistem Raja Cuan Membangun Kampung Halaman

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Fantasi Isekai
Popularitas:13.6k
Nilai: 5
Nama Author: Nissa Safira

Lelah menjadi budak korporat di kota besar tanpa hasil dan malah dikhianati oleh orang terdekatnya, Yao Wi memutuskan menyerah dan pulang ke kota kelahirannya yang miskin dan terbelakang. Namun, siapa sangka keputusannya untuk menyerah justru menjadi titik balik hidupnya saat sebuah sistem misterius tiba-tiba aktif di kepalanya.

Ding!

​[Selamat datang, Tuan Rumah Yao Wi.]

​[Sistem ini bertujuan untuk membantu Anda mengubah kota kelahiran Anda yang tertinggal menjadi kota paling makmur di bumi.]

​[Aturan Utama Sistem: Tuan rumah akan menerima seratus ribu setiap hari dari setiap jiwa yang terdaftar resmi sebagai warga kota ini.]

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nissa Safira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9

Beberapa jam berlalu dengan sangat membosankan, Yao Wi menolak puluhan kandidat berturut-turut dengan alasan yang sama.

Rata-rata dari mereka hanyalah pembual kosong yang pandai merangkai kata tapi tidak memiliki mental baja untuk membangun kerajaan bisnis dari nol.

"Manajer Li, apakah seluruh warga kota ini isinya hanya orang-orang bodoh bermulut besar?" keluh Yao Wi sambil memijat pelipisnya yang mulai berdenyut.

"Mohon bersabar, Tuan Yao, masih ada satu kandidat terakhir untuk sesi pagi ini, namanya Shen Yue," jawab Manajer Li sambil menyerahkan selembar resume yang terlihat agak lecek.

Yao Wi membaca sekilas resume tersebut dan matanya tiba-tiba memicing tajam menemukan sesuatu yang menarik.

Ceklek.

Pintu ruangan terbuka perlahan, menampilkan sesosok wanita muda berusia awal dua puluhan yang melangkah masuk dengan ragu.

Wanita itu mengenakan kemeja putih sederhana yang terlihat kebesaran dan celana bahan hitam pudar.

Rambut panjangnya diikat ekor kuda dengan sangat asal-asalan, dan ada lingkar hitam tebal di bawah mata indahnya yang memancarkan kelelahan luar biasa.

Namun, meskipun penampilannya sangat berantakan dan jauh dari kata profesional, tatapan mata wanita itu tajam bagai pisau bedah.

"Silakan duduk, Nona Shen Yue," sapa Yao Wi sambil meletakkan resumenya di atas meja kaca.

Shen Yue duduk dengan posisi punggung tegak lurus, kedua tangannya saling bertaut di atas pangkuannya menahan gugup.

"Terima kasih atas waktunya, Tuan," ucap Shen Yue dengan suara pelan namun terdengar sangat jernih di telinga.

Yao Wi menatap lekat-lekat wajah pucat wanita di depannya ini, seolah sedang mencoba menembus pertahanan jiwanya.

"Di resumemu tertulis bahwa kau pernah menjadi Manajer Investasi di salah satu firma terbesar di Beijing, itu posisi yang sangat tinggi untuk orang seusiamu," kata Yao Wi memulai interogasi.

"Tapi kenapa di baris berikutnya tertulis bahwa kau dipecat secara tidak hormat dan diblacklist dari seluruh industri keuangan di sana?"

Tubuh Shen Yue sedikit gemetar saat masa lalunya yang kelam langsung ditelanjangi di menit pertama wawancara.

Ia menundukkan kepalanya, meremas ujung kemejanya hingga buku-buku jarinya memutih, persis seperti yang Yao Wi lakukan saat diusir bapak kos tempo hari.

"Saya dijebak oleh direktur utama di tempat saya bekerja," jawab Shen Yue akhirnya dengan suara bergetar menahan tangis dan amarah.

"Dia menggelapkan dana nasabah triliunan rupiah dan menjadikan tanda tangan digital saya sebagai kambing hitam agar dia bisa lari dari hukum."

Shen Yue mengangkat wajahnya, menatap lurus ke mata Yao Wi dengan tatapan penuh keputusasaan yang sangat dalam.

"Tidak ada satupun perusahaan yang mau mempekerjakan saya lagi, bahkan untuk menjadi kasir minimarket sekalipun nama saya langsung ditolak oleh sistem mereka."

"Saya terpaksa pulang ke kota ini karena saya benar-benar sudah tidak punya uang untuk membeli makanan besok pagi."

Yao Wi terdiam mendengar cerita tragis yang ironisnya sangat mirip dengan nasibnya sebelum mendapatkan sistem.

Sama-sama dikhianati oleh atasan, sama-sama diinjak oleh kejamnya kota besar, dan sama-sama dibuang layaknya sampah ke kota mati ini.

"Lalu kenapa kau berani melamar ke perusahaanku jika kau tahu namamu sudah kotor?" pancing Yao Wi menguji nyali wanita itu.

Api semangat tiba-tiba menyala di dalam mata Shen Yue yang tadinya redup.

"Karena saya melihat kegilaan dari cara Anda membuat iklan di papan reklame itu," jawab Shen Yue dengan nada yang perlahan berubah menjadi tegas.

"Orang yang berani menjanjikan gaji seratus juta di kota miskin ini pasti bukan orang yang peduli dengan aturan normal atau daftar hitam ibu kota."

"Jika Anda memberi saya kesempatan, saya akan menggunakan otak jenius saya untuk menggandakan setiap sen uang Anda menjadi kerajaan bisnis yang tak terkalahkan."

Prok! Prok! Prok!

Yao Wi tiba-tiba bertepuk tangan dengan lambat namun keras, suaranya menggema memenuhi ruang rapat VVIP tersebut.

Ia tersenyum sangat lebar hingga memamerkan deretan giginya, merasa sangat puas telah menemukan berlian di tumpukan batu koral.

"Menarik, sangat menarik dan sangat sombong, aku suka caramu berpikir, Shen Yue," ucap Yao Wi sambil berdiri dari kursinya.

Ia berjalan memutari meja kerjanya dan berdiri tepat di samping kursi Shen Yue.

"Aku tidak peduli dengan masa lalumu di Beijing, aku juga tidak peduli dengan direktur busuk yang menjebakmu itu," kata Yao Wi dengan suara rendah namun penuh tekanan yang absolut.

"Di kota Linzhou ini, akulah hukumnya, akulah aturannya, dan uangku adalah tuhan bagi perekonomian di sini."

Yao Wi merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah cek tunai, lalu menuliskan beberapa angka dengan cepat.

Sret.

Ia merobek cek itu dan meletakkannya tepat di hadapan Shen Yue yang matanya langsung terbelalak lebar.

"Ini adalah gaji bulan pertamamu yang kubayar di muka, seratus juta rupiah utuh tanpa potongan pajak sepeserpun," ucap Yao Wi meledakkan bom kejutan.

Shen Yue menahan napasnya, tangannya melayang di atas kertas cek itu seakan takut kertas itu akan terbakar jika disentuh.

"T-Tuan... Anda langsung menerima saya? Bahkan tanpa tes tertulis atau tes psikologi?" gagap Shen Yue tidak percaya dengan nasib baik yang jatuh dari langit ini.

"Instingku tidak pernah salah dalam menilai orang yang sama-sama pernah merasakan kejamnya dibuang," jawab Yao Wi sambil kembali duduk di kursinya dengan gaya bos besar.

"Mulai besok kau resmi menjadi Asisten Pribadi merangkap CEO sementara di Linzhou Corp."

Shen Yue tiba-tiba berdiri dari kursinya, air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya tumpah membasahi pipi pucatnya.

Ia membungkukkan badannya sembilan puluh derajat ke arah Yao Wi dan menahan posisi itu cukup lama.

"Terima kasih, Tuan Bos! Nyawa dan kesetiaan saya mulai hari ini resmi menjadi milik Anda sepenuhnya!" seru Shen Yue dengan sumpah setia yang tulus dari lubuk hatinya.

Ding!

[Target teridentifikasi memiliki potensi luar biasa dalam bidang manajemen strategis dan analisis keuangan tingkat dewa.]

[Tingkat kesetiaan bawahan: 100% (Loyalitas Mutlak).]

Yao Wi tersenyum puas membaca notifikasi dari sistem yang mengkonfirmasi ketajaman instingnya.

"Hapus air matamu, Shen Yue, seorang CEO dari Linzhou Corp tidak boleh terlihat cengeng di depan siapapun," tegur Yao Wi dengan nada yang mulai memerintah namun hangat.

"Siapkan dirimu, karena besok pagi kita akan datang ke markas besar baru kita dan mulai membeli setengah dari kota ini tanpa ampun."

Shen Yue segera mengusap air matanya dan mengangguk tegas dengan raut wajah yang kini berubah menjadi sangat profesional dan mematikan.

Mesin penggerak kerajaan bisnis Yao Wi kini telah mendapatkan otak jeniusnya, dan Linzhou tidak akan pernah sama lagi mulai besok.

1
Fajar Fathur rizky
aturan mentri zhou di bantai
Hadi Hadi
mantap🤭
Hadi Hadi
sikat💪
Hadi Hadi
up up
Kirigaya Haruto
tinggi gedungnya 5 kali burj khalifah
Kirigaya Haruto
alur ceritanya bagus dan gak berbelit-belit walaupun aku gak tau uangnya dari mana bisa ngeluarin uang sebanyak itu
Fajar Fathur rizky
hahahaha mampus kau
Kirigaya Haruto
linzhou itu kota di China gimana bisa di linzhou ada jalan sudirman yang lekat sama kota2 di Indonesia
Kirigaya Haruto
kan harusnya jumlah uangnya itu 4.348.550.000 kenapa dia bisa ngeluarin 5m hari ini kan uangnya seharusnya gak cukup
Kirigaya Haruto: aku sebagai pembaca veteran selalu menemukan pola yang sama jumlah uang yang keluar sama jumlah uang yang masuk itu gak seimbang banyakan uang keluar dari pada uang yang masuk
total 2 replies
Hadi Hadi
up💪
Nissa Safira: terima kasih kaka hadi🥰🙏
total 1 replies
Hadi Hadi
up up up💪
Hadi Hadi
lanjut💪
Hadi Hadi
good😍
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
mantap😍😍💪
Hadi Hadi
semangat💪
Hadi Hadi
bantai💪
Hadi Hadi
mantap
Hadi Hadi
sikat
Hadi Hadi
lanjut💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!