NovelToon NovelToon
Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Seporsi Kekalahan Dari Kehidupan, Aku Bangkit!

Status: tamat
Genre:Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga / Mandul / Tamat
Popularitas:215.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Selama tujuh tahun, Zahira Narapati mengorbankan karier dan mimpinya demi mendampingi Deris Adikara membangun usaha. Namun, saat kesuksesan akhirnya diraih, Deris justru menceraikannya karena menganggap Zahira tak lagi sejalan dengan kehidupannya dan memilih wanita lain.

Semua orang mengira perceraian itu akan menghancurkan Zahira. Nyatanya, ia bangkit dari nol, membangun kembali kariernya hingga menjadi perempuan sukses yang berdiri di atas kakinya sendiri.

Dalam perjalanan itu, Zahira bertemu Revan Wiranata, pria yang menghargai kesetiaan dan memberinya kebahagiaan baru. Ketika Deris menyesali keputusannya dan ingin kembali, Zahira memilih melangkah bersama seseorang yang benar-benar menghargainya. Sebab, setiap luka bukanlah akhir, melainkan awal dari kebangkitan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode — 19.

Dua hari setelah forum bisnis, nama Zahira Narapati mulai menjadi perbincangan di berbagai kalangan pengusaha. Beberapa media bisnis bahkan menulis artikel mengenai strategi operasional Wiranata Corp yang dinilai berhasil menarik perhatian para investor.

Di ruang kerja Direktur Utama, Revan baru saja menandatangani beberapa dokumen ketika sekretarisnya mengetuk pintu.

"Pak, Ketua Dewan Komisaris ingin bertemu."

"Persilakan masuk."

Tak lama kemudian, seorang pria berusia sekitar enam puluh tahun memasuki ruangan. Wajahnya tegas, tetapi sorot matanya menunjukkan wibawa seorang pemimpin yang telah puluhan tahun membangun kerajaan bisnis.

Pria itu adalah Tomas Wiranata, Ayah Revan.

"Pa..." Revan berdiri menyambut.

"Duduk saja."

Setelah keduanya duduk, Tomas langsung meletakkan sebuah map di atas meja. "Papa baru saja bertemu dengan keluarga Capital Group."

Revan melirik map itu sekilas, di dalamnya terdapat foto seorang perempuan cantik berusia sekitar dua puluh tujuh tahun. Namanya Almira Prabaswara, putri tunggal pemilik Capital Group.

"Keluarga mereka kembali menanyakan jawabanmu."

Revan menutup map itu tanpa membacanya lebih jauh. "Jawabanku masih sama."

"Papa sudah menduganya."

"Aku gak akan menikah demi kepentingan bisnis."

Ayahnya menghembuskan napas panjang. "Capital Group adalah salah satu mitra terbesar perusahaan kita."

"Aku tahu."

"Kalau hubungan ini terjalin melalui pernikahan, kerja sama kedua perusahaan akan jauh lebih kuat."

Revan menatap ayahnya dengan tenang. "Kalau kerja sama bisnis harus dipertahankan dengan sebuah pernikahan, berarti hubungan itu memang tidak cukup kuat sejak awal."

"Kau memang keras kepala." Kata-kata anaknya membuat Tomas tersenyum tipis.

"Aku hanya ingin membesarkan perusahaan dengan kemampuan kita sendiri." Revan melanjutkan ucapannya tanpa sedikit pun mengubah nada suara. "Wiranata Corp tidak membutuhkan pernikahan untuk memperluas bisnis. Kalau perusahaan ini memang layak berkembang, kami akan berkembang karena kualitas pekerjaan kami, bukan karena hubungan keluarga."

Tatapan ayahnya berubah lebih dalam. Selama ini, ia memang berharap putranya menikahi Almira. Namun melihat keyakinan Revan, ia mulai memahami jika putranya bukan sedang membangkang, tapi sedang mempertahankan prinsip.

"Papa nggak akan memaksamu."

"Terima kasih." Revan mengangguk hormat.

"Tetapi, jika suatu hari nanti kamu memilih seseorang... pastikan pilihanmu tidak membuatmu menyesal."

Tatapan Revan sesaat mengarah ke luar jendela, bayangan seorang perempuan yang sedang sibuk bekerja di lantai operasional terlintas di benaknya. Namun hanya sesaat, Ia segera mengembalikan fokusnya.

Di tempat lain.

Kayla sedang duduk di sebuah kafe bersama sahabatnya, Ia masih kesal mengingat kejadian di forum bisnis. Semakin ia berusaha menjatuhkan Zahira, semakin banyak orang justru menghormati wanita itu.

"Mustahil Revan membelanya hanya karena dia bawahannya."

Kayla mengaduk kopinya dengan kesal.

"Pasti ada hubungan lain."

Beberapa hari kemudian, ia menyuruh seseorang mencari informasi mengenai Revan.

Hari itu sebuah berkas tipis sampai ke tangannya, Kayla membacanya perlahan.

Riwayat pendidikan.

Riwayat perusahaan.

Prestasi.

Hingga, matanya berhenti pada satu bagian.

"SMA Garuda Nusantara..."

Kayla langsung membuka riwayat pendidikan Zahira, nama sekolahnya sama. Ia semakin penasaran, tak lama orang yang disuruhnya kembali menghubungi.

"Nona, kami juga menemukan informasi tambahan."

"Apa?"

"Pak Revan dan Bu Zahira satu angkatan. Menurut beberapa alumni, dulu Pak Revan pernah menyukai Bu Zahira."

Sendok di tangan Kayla langsung terjatuh ke atas meja. "Apa?"

"Katanya Bu Zahira adalah cinta pertama Pak Revan."

"Pantas saja..." Kayla langsung mengepalkan kedua tangannya.

Pantas saja Revan berkali-kali membela Zahira, dan pria itu selalu muncul setiap kali Zahira dalam masalah. Kemarahannya kembali membuncah. Namun kali ini, ia akan memilih cara yang berbeda.

Senyum tipis penuh kelicikan perlahan terukir di bibirnya. "Kalau begitu..."

Ia membuka daftar kontak yang baru saja diperoleh, namanya Almira Prabaswara. Calon perempuan yang selama ini dijodohkan dengan Revan. Tanpa ragu, Kayla menekan tombol panggil.

Keesokan paginya...

Di Wiranata Corp.

Seorang perempuan berpenampilan elegan memasuki lobi perusahaan, gaun putih eksklusif yang dikenakannya langsung menarik perhatian para karyawan.

"Apa Pak Revan ada?"

Resepsionis segera berdiri. "Maaf, Ibu sudah membuat janji?"

"Saya Almira Prabaswara dari Capital Group."

Mendengar nama itu, wajah resepsionis langsung berubah. "Silakan menunggu sebentar, Bu."

Tak lama kemudian, pintu lift VIP terbuka, Revan keluar bersama sekretarisnya. Begitu melihat Almira berdiri di lobi, langkahnya langsung terhenti. Ekspresi pria itu tetap tenang, namun sorot matanya berubah lebih dingin.

Sementara dari lantai dua, Zahira yang baru selesai menghadiri rapat tanpa sengaja melihat pemandangan tersebut. Ia sama sekali tidak mengetahui siapa perempuan yang sedang berdiri di hadapan Revan. Yang ia lihat hanyalah... ada seorang perempuan datang mencari Direktur Utama mereka dengan tatapan yang begitu akrab.

Dan di sudut lain lobi, Kayla yang sengaja datang menyunggingkan senyum puas.

1
Eric ardy Yahya
Jalang diam aja , ELU UDAH KALAH YOTAL
Eric ardy Yahya
wah mengulang kejadian Zahira nih , Kurasa Rafka akan jadi orang bodoh kedua
Eric ardy Yahya
SADAR DIRI BU , ANAK ELU BIANG KEROK DAN MENYALAHKAN ZAHIRA ? emang benar-benar otak anda udah Korslet . Zahira wanita berkarir selama 7 tahun , dibandingkan anak elu yang manja yang pakai cara koneksi buat masuk
Dwi Vella
bagus👍👍
Desi Belitong
ada juga ya pelakor gak Tau malu
Dewa Nara
mampir Thor
Rina Arie
good
niktut ugis
manusia jika sudah berhubungan dengan harta siapapun di bantai sekalipun itu satu darah.
curhat dikit Thor 🤭🤗
niktut ugis
jika ada di kehidupan nyata dan ada di depan ku sudah aku siram si Ema dan Rafka dengan bensin😡
Ria Gazali Dapson
emang cocok sih , sampah ya dapet nya tong sampah , cocok , sama² ga da guna nya , bau ,
Dini
aku suka cerita" mu thor 👍
Dini
udah membuang msh ingin d kenang'bnr" geser otaknya c deris🤭
Dini
tuuuuhhh kaannn'menyesal kamu deris hubungan dgn siapapun ga akn pede 🤭 dia yg mandul🤭
niktut ugis
eh Kayla jalang pelakor bedain yg 7th pontang panting sama yg sekejap mau enak nya aj
Raden
sisi ibu yg kecewa tapi salah
Dini
naaah ketemu jg cerita yg seru👍
Raden
so sweet ❤️
Zaenab 1122
terlalu PD si Daris merasa dibutuhin
farah felany
alur cerita mengalit, dan suka dengan karakter pemeran utama wanitanya
Aditya hp/ bunda Lia
semua bahagia dengan pasangannya masing2
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!